0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan2 halaman

Ciri dan Karakteristik Sapi Madura

Sapi Madura berasal dari Madura. Karakteristiknya termasuk berwarna kuning kecoklatan untuk betina dan merah bata untuk jantan, dengan tanda hitam di sekitar mata, telinga, kaki, ekor, dan punggung jantan. Sapi Madura memiliki keunggulan seperti mudah dipelihara, berkembangbiak, tahan penyakit, dan adaptif, namun ukurannya lebih kecil.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan2 halaman

Ciri dan Karakteristik Sapi Madura

Sapi Madura berasal dari Madura. Karakteristiknya termasuk berwarna kuning kecoklatan untuk betina dan merah bata untuk jantan, dengan tanda hitam di sekitar mata, telinga, kaki, ekor, dan punggung jantan. Sapi Madura memiliki keunggulan seperti mudah dipelihara, berkembangbiak, tahan penyakit, dan adaptif, namun ukurannya lebih kecil.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SAPI MADURA

A. Karakteristik
Berdasarkan deskripsi pada laman resmi Direktorat Pembibitan dan Produksi Ternak
Karakteristik Sapi Madura (Kualitatif):
1. Warna tubuh : Sapi betina berwarna kuning kecoklatan dan sapi jantan berwarna merah
bata atau merah coklat bercampur putih dengan batas yang tidak jelas
pada bagian pantat.
2. Mata : Sekitar mata berwarnahitam.
3. Telinga : Pinggir telinga berwarnahitam.
4. Kaki : Bagian bawah (tarsal/metatarsal) berwarna putih.
5. Ekor : Berwarna hitam.
6. Postur tubuh : Bentuk badan kecil-sedang, kaki relatif pendek dan pada sapi jantan
berpunuk dan bergelambir.
7. Punggung : Pada sapi jantan terdapat garis “belut” berwarnahitam.
8. Tanduk : Kecil, pendek mengarah ke arah luar.

Karakteristik Sapi Madura (Kuantitatif):


Kesuburan induk : 80,0 +10,0%
Angka kelahiran : 82,0 +12,0%
Persentase karkas : 49,9+ 1,3%
Kadar lemak daging : 16,6+ 1,2%
Kemampuan hidup hingga dewasa : 80,0 +10,0%
Tinggi gumba
Jantan (24-36bulan) : Minimal 105 cm
Betina (18-24 bulan) : Minimal 102 cm

B. Keunggulan dan Kelemahan


Keunggulan
1. Mudah dipelihara atau diternakkan
2. Mudah dikembangbiakan
3. Tahan terhadap beberapa penyakit sapi
4. Mudah beradaptasi dengan lingkungan baru
5. Tetap dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, meski diberi pakan dengan kualitas
rendah sekalipun.
6. Presentase karkas yang dihasilkan tergolong baik untuk sapi local, yakni berkisar antara
50-60%
7. Tenaga Sapi Madura dapat dimanfaatkan petani membajak sawah.
8. Bagi konsumen, harga sapi Madura jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan jenis sapi
lainnya dengan kualitas yang sama.

Kelemahan
Dari segi kualitas fisik dan sifat kuantitas, Sapi Madura tidak memiliki kelemahan
meskipun termasuk kedalam golongan sapi potong local dengan ukuran tubuh yang lebih
kecil dibandingkan dengan sapi potong lainnya.

Referensi:
Direktorat Pembibitan dan Reproduksi Ternak. 2015. Sapi Madura [Online]. Diakses dari
[Link] pada 19 Februari 2021 pukul
9.21 WIB.
Karnaen dan Arifin, J. 2007. Kajian Produktivitas Sapi Madura. J ilmu ternak 7(2):135-139

Anda mungkin juga menyukai