AES
(Atomic Emission Spectroscopy)
Kelompok 11
Ahmad Riski 16
Munawaroh 1622230031
Atomic Emission Spectroscopy
Prinsip
Instrumen
Dasar
Cara
CaraKerja
Kerja Analisis
A. Rumusan Masalah
1. Menjelaskan pengertian spektroskopi emisi atom (AES) ?
2. Bagaimana prinsip dasar AES ?
3. Bagaimana prinsip kerja AES ?
4. Instrumen apa yang dapat mengukur AES ?
5. Menjelaskan interferensi dalam ICP ?
6. Menjelaskan aplikasi dalam ICP ?
7. Menjelaskan kelebihan dan kekurangan ICP ?
PRINSIP DASARAES
• Spektroskopi emisi atom adalah studi tentang
radiasi yang dipancarkan oleh atom tereksitasi dan
ion monoatomik.
• Atom tereksitasi dan ion berelaksasi ke keadaan
dasar. Relaksasi sering mengakibatkan emisi cahaya
menghasilkan spektrum garis di daerah spektrum
tampak dan UV. Spektrum yang dipancarkan dapat
digunakan untuk identifikasi kualitatif unsuryang
ada dalam sampel dan untuk analisis kuantitatif
unsur seperti pada konsentrasi rendah, mulai part
per miliar (ppb) hingga persen.
PRINSIP DASARAES
Ketika energi diberikan pada suatu atom, maka energi sebesar a dan b
menyebabkan eksitasi atom, energi sebesar c menghasilkan ionisasi
atom dan energi sebesar d menyebabkan ionisasi dan eksitasi atom.
Keadaan tersebut merupakaan keadaan tidak stabil dan secara spontan
atom akan melepaskan energi emisi agar diperoleh keadaan yang lebih
stabil. Energi emisi e merupakan energi emisi ion sedangkan f, g, dan h
merupakan energi emisi atom. Energi emisi dan panjanggelombang
dihubungkan oleh persamaan
PRINSIP DASARAES
• Spektroskopi emisi atom merupakan teknik
multiunsur dengan kemampuan untuk
menentukan logam, metaloid, dan
beberapa unsur non logam secara
bersamaan dalam berbagai sampel cair,
padat, dan gas. Perbedaan utama pada
berbagai jenis spektroskopi emisi atom
terletak pada sumber eksitasi dan jumlah
energi yang diberikan pada atom atau ion
(efisiensi eksitasi dari sumber).
Atomic
AtomicEmission
EmissionSpectroscopy
Spectroscopy
AES
AES
==Atomic
AtomicEmission
EmissionSpectroscopy
Spectroscopy
==Auger
AugerElectron
ElectronSpectrometry
Spectrometry
Atomic
AtomicEmission
EmissionSpectroscopy
Spectroscopy
| || |
Optical
OpticalEmission
EmissionSpectroscopy
Spectroscopy
(OES)
(OES)
INSTRUMEN AES
Cerobong
pembakaran
Pembacaan
Larutan
cuplikan
Gambar Spektrometer EmisiAtom
Instrumentasi
Instrumentasi dari AES tidak jauh berbeda dengan AAS.
Bahkan Instrumentasi AAS merupakan pengembangan lebih
lanjut dari instrumentasi AES dengan beberapa instrumen
tambahan seperti Hollow Cathode. Berikut merupakan
bagian dari instrumenAES:
Skema Fotometri Nyala/ AES.
Filter Photodetector Readout
0.245
Amplifier
Ruang
pengkabutan
Gas
Kompresor
Cuplikan
DAFTAR BAHAN BAKAR DAN OKSIDAN YANG BANYAK DIPAKAI
BahanBakar Oksidan Suhu Maksimum (oC)
Propana Udara 1725
Propana Oksigen 2900
Hidrogen Argon 1577
Hidrogen Udara 2045
Hidrogen Oksigen 2677
Asetilen Udara 2300
Asetilen Oksigen 3060
Asetilen N2O 2955
Sianogen Oksigen 4500
Monokromator
Monokromator terdiri dari slit dan alat pendispersi yaitu kisi
difrafksi umumnya.
Peranan monokromator dalam spektroskopi atom adalah untuk
mengisolasi garis spektra dari garsi-garis spektra yang lain, tidak
untuk membuat sinar polikromatis menjadimonokromatis.
Oleh karena itu monokromator dalam spektroskopi atom lebih
sederhana daripada dalam spektroskopi molekul yang
menggunakan kombinasi prisma, grating dan cermin atau lensa.
Bahkan ada yang hanya memakai filter saja (untuk beberapa
spektrometer).
Detektor
Untuk mendekteksi spektra yang dihasilkan dari
sampel. Detektor yang sering digunakan yaitu
charge-injection devices (CIDs) or charge-
coupled de-vices (CCDs) sebagai transducer.
CARAKERJAAES
1. Flame Emission Spectroscopy
Sampel akan dibakar menggunakan flame atau
api hingga menjadi gas. Panas dari flame akan
menguapkan larutan dan memutus ikatan kimia
untuk membentuk atom yang bebas. Energi
panas juga mengeksitasi atom ke excited state
yang akan mengemisikan cahaya ketika atom-
atom tersebut kembali ke ground state. Setiap
elemen mengemisikan panjang gelombang yang
spesifik dan terdispersi melalui grating atau
prisma dan terdeteksi dispektrometer.
2. Inductive Coupled Plasma Atomic Emission
Spectroscopy
Teknik ini menggunakan ICP untuk
menghasilkan atom yang tereksitasi dan ion yang
menghasilkan radiasi elektromagnetik dari berbagai
variasi panjang gelombang. Setiap elemen pada tabel
periodik mempunyai panjang gelombang yang khas.
Detektor pada ICP terletak di bawah dan mendeteksi
panjang gelombang ini dan juga intensitasnya, serta
menghitung jumlah masing-masing elemen yang
terdapat pada sampel.
3. Spark and Arc Atomic Emission SpectroscopySpark atau arc AES
Digunakan untuk menganalisa elemen logam pada sampel
yang solid. Untuk material yang non-konduktif, sampel ditaburi
dengan bubuk grafit untuk membuatnya menjadi konduktif. Pada
metode arc tradisional, sampel solid dihancurkan selama analisa. Arus
elektrik pada arc atau spark yang dilewatkan pada sampel akan
memanaskan sampel ke temperature tinggi sehingga akan
mengeksitasi atomnya. Atom yang akan dianalisa memiliki
karakteristik panjang gelombang tertentu yang akan terdispersi pada
monokromator dan akan terdeteksi. Karena kondisi dari arc dan spark
yang tidak terkontrol dengan baik, analisa yang dapat dilakukan hanya
kualitatif. Namun, sumber spark yang modern dengan muatan yang
terkontrol dan adanya gasargon dapat menganalisa kuantitatif .
Analisis AES
• Kualitatif
• Kuantitatif
Analisis Kualitatif
• Penentuan unsur-unsur dalam sampel
dapat dilakukan secara kualitatif dengan
mengamati emisi pada panjang
gelombang karakteristik dari elemen.
Analisis Kualitatif
• Contoh:
• Emisi pada 766,5
nm menunjukkan
bahwa kalium
terdapat dalam
sampel, sedangkan
emisi kuning cerah
natrium pada 589
nm menunjukkan
kehadirannya.
Analisis Kuantitatif
• Metode Kurva Kalibrasi
• Metode StandarAdisi
Metode Kurva Kalibrasi
• Dalam metode ini dibuat suatu seri
larutan standar dengan berbagai
konsentrasi dan intensitas emisi dari
larutan tersebut diukur dengan AES.
Langkah selanjutnya adalah membuat
grafik antara konsentrasi dengan
intensitas emisi yang merupakan garis
lurus yang melewati titik nol dengan
slope = ε. b atau =a.b.
Metode
MetodeKurva
KurvaKalibrasi
Kalibrasi
Metode Kurva Kalibrasi
• Konsentrasi larutan sampel dapat dicari
setelah intensitas emisi larutan sampel
diukur dan diintrapolasi ke dalam kurva
kalibrasi atau dimasukkan ke dalam
persamaan garis lurus yang diperoleh
dengan menggunakan program regresi
linear pada kurva kalibrasi.
Metode Kurva Kalibrasi
Metode StandarAdisi
Metode StandarAdisi
Metode StandarAdisi
• Cxdapat dipeolehdari:
Cx= b. Cs/ [Link]
Kesimpulan
1. Spektroskopi merupakan suatu metode analisis yang menggunakan prinsip
absorbsi, emisi, dan hamburan radiasi elektromagnetik oleh atom atau molekul
untuk studi kualitatif atau kuantitatif atom atau molekul atau untuk mempelajari
proses-proses fisika.
2. Spektorkopi emisi atom atau Atomic Emission Spectroscopy (AES) adalah suatu
alat yang dapat digunakan untuk analisa logam secara kualitatif maupun kuantitatif
yang didasarkan pada pemancaran atau emisi sinar dengan panjang gelombang
yang karakteristik untuk unsur yang dianalisa.
3. Prinsip dasar dari analisa Atomic Emission Spectrometer (AES) ini yaitu :
Apabila atom suatu unsur ditempatkan dalam suatu sumber energi kalor (sumber
pengeksitasi), maka elektron di orbital paling luar atom tersebut yang tadinya
dalam keadaan dasar atau ‘groud state’ aka n tereksitasi ke tingkat-tingkat energi
elektron yang lebih tinggi.