Nama : Nadhira Hilwa (180201011)
Dosen : Juli Widiyanto, [Link]., [Link]. Epid
KEPERAWATAN GAWAT DARURAT DAN MANAJEMEN BENCANA
SOP RESUSIASI JANTUNG PARU BAYI
Pengertian : usaha dalam memberikan ventilasi yang adekuat, pemberian oksigen dan curah
jantung yang cukup untuk menyalurkan oksigen kepada otak, jantung dan alat vital lainnya.
Tujuan :
1. Memberikan ventilasi yng adekuat
2. Membatasi kerusakan cerebi
3. Pemberian oksigen dan curah jantung yang cukup untuk menyalurkan oksigen kepada
otak, jantung dan alat-alat vital lainnya
4. Untuk memulai atau mempertahankan kehidupan ekstra uteri
Prosedur :
Persiapan pasien
1. Identifiksi klien
2. Jelaskan tujuan dan tindakan yang dilakukan
3. Infrom consent
Persiapan alat
1. Tempat resusitasi datar, keras, bersih, kering dan hangat
2. Handuk atau kain bersih untuk mengeringkan, serta menutup tubuh dan kepala
bayi
3. Alat pengantar udara atau oksigen
Pelaksanaan
1. Sebelum melakukan pertolongan, hal yang harus diperhatiakan pertama adalah
Danger : keamana penolong, keamanan pasien, keamanan lingkungan.
2. Mengecek Respon dengan cara menepuk telapak kaki bayi
3. Jika tidak ada respon, langkah selanjutnya Shout for help (Penolong tidak boleh
meninggalkan korban panggil bantuan minta orang lain mengaktifkan
EMERGENCY MEDICAL SYSTEM).
4. Mengecek circulation denan cara mengecek napas dan nadi, jika tidak ada napas
dan nadi, maka lakukan kompresi 30x menggunakan 2 jari
5. Selanjutnya Airway (bebaskan jalan napas)
6. Breathing, berikan ventilasi 2x
Untuk 1 penolong lakukan 30 kompresi dan 2 ventilasi sebanyak 5 siklus
Untuk 2 penolong lakukan 15 kompresi dan 2 ventilasi sebanyak 10 siklus
7. Setelah itu lakukan evaluasi dengan cara mengecek nadi dan pernapasan. Jika nadi
belum teraba napas belum ada ulangi kegiatan sebanyak 5 siklus
8. Jika nadi teraba napas belum ada berikan rescue breathing dengan cara 1 ventilasi
tiap 3 detik, evaluasi tiap 2 menit