No.
DX
Tanggal/Pukul Evaluasi
keperawatan
3 < Tiga > 28 November S : - Klien mengeluh nafsu makan menurun
2020 - Klien mengatakan mual.
15 : 03
O : - BB Klien menurun 20 Kg.
- Membran mukosa bibir pucat
TTV : T = 120/80 mmHg
S = 360 C
N = 77 x/ Menit
RR = 22 x/ Menit
A : Masalah belum teratasi
P : Lanjutkan Intervensi.
1) Identifikasi dan Intoleransi tindakan
2) Identifikasi status Nutrisi
3) Monitor Asupan makanan
4) Monitor BB
5) Berikan makanan tinggi serat untuk mencegah konstipasi
6) Kolaborasi dengan ahli gizi untuk menentukan jumlah
kalori dan nutrient yang di butuhkan .
Evaluasi keperawatan
Nama / Umur : Ny. J / 30 Tahun
Ruang / Kamar : Melati / 02
No. Dx
Keperawatan Tanggal/Pukul Evaluasi
2 <Dua> 28 November S : Klien mengatakan susah BAB
2020 Klien mengatakan jumlah yang keluar sedikit.
Pukul = 15 : 09
O : Klien tampak memegang perut yang nyeri atau sakit ,
terdengar bising usus , fases keras.
TTV : T : 120/80 mmHg
S : 360 C
N : 72 x/Menit
RR : 22 x/menit
A : Masalah belum teratasi
P : Lanjutkan Intervensi
1) Kaji pola BAB (warna,frekuensi,konsistensi,volume).
2) Memberi tanda dan gejala diare, konstipasi atau infaksi
3) Anjurkan minum air hangat setelah makan
4) Anjurkan mencatat (warna, frekuensi,konsistensi,
volume)
5) Anjurkan meningkatkan asupan cairan
6) Penatalaksanaan pemberian makanan yang tinggi serat.
Implementasi Keperawatan
Nama/Umur : Ny S / 30 Tahun.
Ruang/Kamar : Melati / 02
Implementasi Keperawatan
Nama/Umur : Ny . S / 30 Thn
Ruang/Kamar : Melati / 02
No. Dx Tanggal/Pukul Evaluasi
Keperawatan
1 <Satu> 28 November 1. Identifikasi gangguan fungsi tubuh yang mengakibatkan
2020 pukul kelelahan
15:09
Hasil : Klien mengatakan lelah jika duduk terlalu lama
15:08
2. Sediakan lingkungan yang nyaman dan rendah stimulus
17:00
Hasil : memposisikan klien dengan posisi supinasi, dan
17:32 mengatur suhu ruangan sesuai dengan lingkungan
18:00 3. Anjurkan melakukan Aktivitas secara bertahap
Hasil : Klien Koperatif
4. Memonitor pola jam tidur
Hasil : Klien tidur jam 23:30, klien terjaga saat tidur
5. Kolaborasi dengan ahli gizi tentang cara meningkatkan
asupan makanan.
Hasil : pemberian makanan yang berfariasi dan
Mengandung tinggi serat
Implementasi Keperawatan
Nama/Umur : Ny.S / 30 Thn
Ruangan/Kamar : Melati / 02
No. Dx
Keperawata Tanggal/Pukul Evaluasi
n
3 <Tiga> 28 1. Identifikasi alergi dan intoleransi makanan
november
/pukul : Hasil : Klien mengatakan tidak alergi terhadap makanan, namun
18:00 Dibatasi makanan daging
15:03 2. Identifikasi status nutrisi
15:07 Hasil : status nutrisi klien kurang dengan hasil IMT : 15,625
Kg/m2(dinyatakan kurus)
15:09
3. Memonitor asupan makanan
16:00
Hasil : Klien mengatakan makanan 1/4 malanan dari porsi yang
18:00 Disediakan
4. Memonitor berat badan
Hasil : BB Klien : 40 Kg.
5. Berikan makanan tinggi serat untuk mencegah kontisipasi
Hasil : Klien banyak mengkonsumsi sayuran yang mengandung
Vitamin dan tinggi serat
6. Penatalaksanaan pemberian asupan gizi untuk menentukan
jumlah kalori dan nutrient yang dibutuhkan
Hasil : Klien membutuhkan makanan yang tinggi serat dan
Banyak Mengandung vitamin dan mineral
Implementasi Keperawatan
Nama / Umur : Ny.S / 30 Thn
Ruangan / Kamar : Melati / 02
No. Dx Tanggal/Pukul Implementasi
Keperawata
n
2 ( dua ) 28 November 1) Mengkaji pola BAB ( warna, frekuensi, konsistensi, volume).
2020/
15:00 Hasil : warna kegelapan BAB kera.
15:07 2) Memonitor tanda dan gejala diare, konstipasi atau inpaksi.
15:09 Hasil : Klien mengatakan perut terasa kembung dan BAB susah
16:30 3) Menganjurkan minum air hangat setelah makan.
16:43 Hasil : klien koperatif
18:00 4) Menganjurkan mencatat warna frekuensi, konsistensi, volume
feses.
Hasil : klien mengatakan warna feseskegelapan dan feses
berbentuk bulat dank eras.
5) Menganjurkan untuk meningkatkan asupan cairan
Hasil : klien koperatif
6) Penatalaksanaan pemberian makanan yang tinggi zat
Evaluasi Keperawatan
Nama/Umur :Ny.S / 30 Thn
Ruangan /Kamar : Melati / 02
[Link] Tanggal/Pukul Evaluasi
Keperawata
n
1 (satu)
18 November 2020 S : Klien mengatakan merasa lemas disertai dengan nyeri perut
pukul : 15:07
O : Klien tampak pucat, klien tampak memegang perut yang
Nyeri, konjungtifa anemis .
TTV = T : 120/80 mmHg
S : 360 C
N: 72 x/menit
RR: 22 x/menit
A : Masalah belum teratasi
P : `Lanjutkan intervensi
1) Identifikasi gangguan fungsi tubuh yang kelelahan.
2) Sediakan lingkungan yang nyaman dan rendah stimulus
3) Anjurkan melakukan aktivitas secara bertahap
4) Memonitor pola dan jam tidur
5) Kolaborasi dengan ahli gizi tentang cara meningkatkan
asupan makanan