PROTOCOL ROUTING
KEMAL ADE SEKARWATI
Pendahuluan
• Fungsi utama dari layer network adalah
pengalamatan dan routing
• Routing merupakan fungsi yang bertanggung
jawab membawa data melewati sekumpulan
jaringan dengan cara memilih jalur terbaik
untuk dilewati data
• Tugas Routing akan dilakukan device jaringan
yang disebut sebagai Router
Router
• Router merupakan komputer jaringan yang
bertugas atau difungsikan menghubungkan
dua jaringan atau lebih
• Type router :
– Komputer (PC) yang difungsikan sebagai
Router
– Peralatan khusus yang dirancang sebagai
Router
• Tugas router melakukan forward data (Fungsi
IP Forward harus diaktifkan) menggunakan
routing protokol (Algoritma Routing)
• Data diatur oleh Router Protocol
Komputer (PC) Router
• Router adalah komputer general purpose
(untuk tujuan yang lebih luas) dengan dua
atau lebih interface jaringan (NIC Card) di
dalamnya yang berfungsi menghubungkan 2
jaringan atau lebih, sehingga dia bisa
meneruskan paket dari satu jaringan ke
jaringan yang lain.
• Untuk jaringan kecil, interface-nya adalah NIC
Card, sehingga router mempunyai 2 NIC atau
lebih yang bisa menghubungkan dengan
jaringan lain.
Komputer (PC) Router
• Untuk LAN kecil yang terhubung internet,
salah satu interface adalah NIC card, dan
interface yang lain adalah sembarang
hardware jaringan misal modem untuk leased
line atau ISDN atau koneksi internet ADSL
yang digunakan
Default Gateway
• Supaya Router bisa meneruskan data,
komputer yang ada pada jaringan tersebut
harus menugaskan router untuk meneruskan
data
• Penugasan dilakukan dengan cara setting
komputer default gateway ke router
• Jika kita tidak setting default gateway maka
bisa dipastikan LAN tersebut tidak bisa
terkoneksi dengan jaringan lainnya
Perubahan Alamat IP
Cara Membangun Tabel Routing
• Dua cara membangun tabel Routing :
– Static Routing
• Dibangun berdasarkan definisi dari
administrator
• Administrator harus cermat, satu saja
tabel routing salah jaringan tidak
terkoneksi
Dynamic Routing
– Secara otomatis router membangun jalur
routingnya, dengan cara bertukar informasi
antar router
– Kategori algoritma dinamik :
• Distance Vector
• Link State
• Hybrid
Distance Vector
• Router mendapatkan informasi dari router
yang berhubungan secara langsung tentang
keadaan jaringan router tersebut.
• Berdasarkan informasi tetangga tersebut
mengolah tabel routing
• Informasi yang dihasilkan adalah jumlah
jarak/hop yang dipakai untuk mencapai suatu
jaringan
Cara Kerja Distance Vector
• Asumsi router keadaan baru menyala
• Awal router hanya punya informasi tentang
jaringan yang terhubung secara langsung
dengannya
Cara Kerja Distance Vector…
• Router akan saling mengirimkan informasi
yang dimiliki.
• Router RTA mengirimkan data tentang
jaringan yang terhubung secara langsung
• Router RTB juga mengirimkan data jaringan
yang terhubung secara langsung
Cara Kerja Distance Vector…
• Setiap router melakukan pemeriksaan
terhadap data yang didapat, dibandingkan
dengan tabel routing masing-masing router
• Bila belum ada datanya maka dimasukkan,
jika sudah dibandingkan jumlah hop
Type Distance Vector
• RIP – menggunakan protokol routing interior
dengan algoritma distance vector
• IGRP – menggunakan protokol routing
interior dengan algoritma Cisco distance
vector
• EIGRP – menggunakan protokol routing
interior dengan algoritma advanced Cisco
distance vector
• BGP – menggunakan protokol routing
eksterior dengan algoritma distance vector
Routing Information Protocol (RIP)
• Dikenal dengan Algoritma Bellman-Ford
• Algoritma tertua, terkenal lambat dan terjadi
routing loop
• Routing Loop : Suatu kondisi antar router
saling mengira untuk mencapai tujuan yang
sama melalui router tetangga tersebut
– RouterA mengira untuk mencapai jaringan
xxx melalui RouterB
– RouterB mengira untuk mencapai jaringan
xxx melalui RouterA
– Bisa terjadi antar 3 router
Routing Information Protocol (RIP)
• Untuk memperbaiki kinerja dikenal split
horizon
– Router tidak perlu mengirim data yang
pernah diterima dari jalur dimana dia
mengirim data
– Misal router mengirim routing melalui eth0,
maka router tidak akan pernah mengirim
balik data yang pernah diperoleh dari
interface eth0
Routing Information Protocol (RIP)…
• Untuk mempercepat proses dikenal juga
trigger update
– Jika terjadi perubahan info routing, router
tidak perlu menunggu waktu selang normal
untuk mengirimkan perubahan informasi
routing tapi sesegera mungkin
• Hanya hop count yang dipakai untuk
pengukuran
• Jika hop count lebih besar dari 15 , data akan
dibatalkan
• Default, Update data setiap 30 detik
Routing Information Protocol (RIP)…
Interior Gateway Routing Protocol (IGRP)
• Routing Protokol yang dikembangkan cisco
• Bandwidth, load, delay dan reliability
yang digunakan dalam pengukuran
• Default, Broadcast informasi dilakukan setiap
90 detik
EIGRP (Enhance Interior Gateway
Routing Protocol )
• Perluasan dari distance vector routing
protocol.
• Kombinasi dari kemampuan distance vector
and link-state .
• Menggunakan Diffused Update Algorithm
(DUAL) untuk menghitung jarak terpendek
• Tidak ada broadcast informasi tapi dipicu
ketika ada perubahan topologi
Link State
• Pada Prinsipnya Setiap router harus kenal
semua router dalam satu autonomous system
• Semua Router saling bertukar infomasi
• Setiap router menghitung jarak terpendek
untuk mencapai setiap router
• Type :
– OSPF (Open Shortest Path First)
– Link State
Link State …
• Setiap jalur ada metric, yang menunjukkan
biaya
• Semakin kecil biaya semakin bagus
• Setiap router akan membuat tree router
tujuan berdasarkan biaya yang ada
Link State …
Router 1 Router 2 Router 3
Net 5(Cost 3) Net 6(Cost 3)
Net 2(Cost 6) Net 4(Cost 6)
Net 1(Cost 4)
Net 3(Cost 4)
Net 7(Cost 2)
Router 4 Router 5
Tahap tahap Link-State
• Setiap router memperkenalkan diri, dengan
mengirimkan paket hallo
• Setiap router akan tahu tetangga
berdasarkan paket hallo beserta biaya,
dimasukkan database
• Setiap router mengirimkan basis datanya ke
tetangganya dalam paket LSA (Link-State
Advertisement)
• Router yang menerima paket LSA harus
meneruskan ke sel. tetangga sebelahnya
Tahap-Tahap Link-State
• Paket LSA dimasukkan database jika infonya
lebih baru
• Awalnya terjadi flooding karena setiap router
jika ada update data akan mengirimkan
sampai konvergen
• Selanjutnya setiap router menghitung jarak
terpendek ke router yang lain dengan
Shortest Path First, dan terbentuklah tree
• Dimungkinkan untuk mencapai Router yang
sama, antar router punya tree yang berbeda
Tahap tahap Link-State
• Proses Flooding
Router 1 Router 2 Router 3
Router 4 Router 5
OSPF (Open Shortest Path First)
• Menggunakan link-state routing protocol.
• Open standard routing protocol
didiskripsikan pada RFC 2328.
• Menggunakan SPF algorithm untuk
menghitung biaya terendah ke tujuan.
• Jika terjadi perubahan topologi terjadi
Routing updates dengan sistem flooded
Terima kasih