PROPOSAL TERAPI BERMAIN CATERPILLAR NAME PLAQUE DI
RUANGAN ANAK RSUD LABUANG BAJI
OLEH :
ALFRIANI FARAWELLA
14420201033
CI INSTITUSI
(Suhermi, [Link],Ns.,[Link])
PROGRAM PROFESI NERS
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
MAKASSAR
2020/2021
A. JUDUL : Terapi Bermain CATERPILLAR NAME PLAQUE (Papan Nama
Ulat )
B. LATAR BELAKANG
Terapi bermain adalah bagian asuhan keperawatan pada anak,
merupakan salah satu intervensi yang efektif untuk menurunkan kecemasan
hospitalisasi. Terapi bermain mempunyai dampak positif untuk melanjutkan
proses tumbuh kembang selama anak dilakukan rawat inap (Hockenberry &
Wilson, 2011).
Berdasarkan observasi selama praktek di Ruang Anak RSUD Labuang
Baji dari tanggal 06 sampai 09 Februari 2021, didapatkan anak yang dirawat
sebanyak 32, usia anak dari umur 3 tahun sampai dengan 15 tahun. Pada saat
pengkajian didapatkan 3 anak usia 7-10 tahun yang dirawat terlihat murung,
menolak makan dan menangis saat didekati oleh mahasiswa.
Ketiga anak tersebut membutuhkan terapi bermain. Kelompok
memilih terapi bermain Caterpillar Name Plaque (Papan nama ulat). Terapi
bermain ini berperan meningkatkan fungsi perkembangan sosial anak.
Perkembangan sosial ditandai dengan kemampuan berinteraksi dengan
lingkungan dan orang lain. Melalui kegiatan terapi bermain ini akan
membantu anak mengembangkan hubungan sosial dengan orang lain. Anak
tidak takut lagi saat diajak berkenalan, anak menjadi senang sehingga
mengurangi kejenuhan selama dirawat dan dapat berinteraksi dengan orang
lain.
C. KARAKTERISTIK ANAK
Permainan ini dapat dilakukan pada usia 7-10 tahun, dengan kriteria anak:
1. Kondisi stabil, tidak demam.
2. Bisa menggunakan kedua tangannya.
3. Tidak sedang dilakukan kemoterapi (pengobatan khusus).
4. Anak mau ikut berpartisipasi dalam terapi bermain
Rencana anak yang diikutkan terapi bermain:
1. An. Raisa, usia 7 tahun, diagnosa medis Talasemia, kondisi stabil
2. An. Rian, usia 9 tahun, diagnosa medis GEDS (Gastro Entero Dehidrasi
Sedang), kondisi stabil
3. An. Syahrul, usia 10 tahun, diagnosa medis Syndrom Nefrotik, kondisi
stabil
D. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan terapi bermain pada anak usia 7–10 tahun
selama 30 menit, anak di harapkan mampu berinteraksi dengan orang lain
dan lingkungan. Tidak takut lagi saat di ajak berkenalan dengan orang
lain baik dokter, atau perawat sehingga anak bisa nyaman selama di rawat
di rumah sakit.
2. Tujuan Khusus
Setelah mendapatkan terapi bermain satu kali diharapkan anak mampu :
a. Berinteraksi dengan dokter, perawat maupun sesama pasien
b. Meningkatkan kepercayaan diri dengan menyebutkan namanya.
c. Melatih anak berinteraksi dengan sesama dan orang lain.
d. Mengurangi rasa cemas dan takut anak selama dirawat di rumah sakit.
E. MEDIA
1. Kertas karton berwana yang berbentuk bulat sedang.
2. Kertas karton putih yang berbentuk bulat kecil dengan bulatan hitam
dibagian tengahnya untuk mata ulat.
3. Kertas karton hitam dan berbentuk kaki ulat.
4. Kepala ulat.
5. Lem perekat untuk merekatkan kertas karton.
6. Gunting.
7. Spidol warna.
F. METODE PERMAINAN
1. Meminta anak untuk menyebutkan nama masing-masing.
2. Setiap anak diberikan kertas karton berwarna yang berbentuk bulat
sesuai dengan jumlah huruf namanya beserta kepala ulat.
3. Kertas karton bulat berwarna dibagian belakang dilekatkan pada bahan
keras dengan lem perekat.
4. Kertas dirangkai seperti ulat dan kertas tersebut ditulis nama setiap
anak.
5. Pasang kaki ulat pada bagian bawah tubuh ulat dan kepala ulat pada
bagian ujung.
6. Tempelkan pada dada anak dengan peniti atau dibuat bisa berdiri
sehingga bisa diletakkan di meja.
G. RENCANA KEGIATAN TERAPI BERMAIN
No Tahap Waktu Kegiatan Peserta
1. Pembukaan 5 menit a. Memberi salam a. Menjawab salam
b. Perkenalan dengan perawat b. Memperhatikan
c. Menjelaskan proses bermain
2. Pelaksanaan 20 menit a. Menanyakan anak pernah a. Memperhatikan
bermain Caterpillar Name b. Memperhatikan
Plaque ( papan nama ulat ) c. Menyebutkan nama
sebelumnya? d. Anak antusias
b. Menjelaskan aturan menerima peralatan
permainan. e. Anak mengikuti
c. Menyuruh setiap anak instruksi perawat
menyebutkan namanya
masing masing.
d. Membagikan kertas karton
warna warni yang sudah
terbentuk lingkaran, sesuai
dengan nama nama anak.
e. Membimbing anak untuk
melakukan permainan (sesuai
metode terapi bermain).
3. Penutup 5 menit a. Anak memperkenalkan a. Anak antusias
namanya dan menunjukkan menjawab
hasil karyanya kepada b. Menjawab salam
temannya
b. Memberi reinforcement
c. Memberi salam penutup
H. PENGORGANISASIAN KELOMPOK
1. Leader : Mahasiswa 1 tugas memimpin jalannya permainan (menjelaskan
prosedur dan cara bermain, membuat suasana bahagia dan menyenangkan
bagi anak).
2. Fasilitator 1 : Mahasiswa 2 tugas memfasilitasi An. Raisa selama
melakukan permainan
3. Fasilitator 2 : Mahasiswa 3 tugas memfasilitasi An. Rian dan An. Syahrul
selama melakukan permainan
4. Observer : Mahasiswa 4 tugas mengamati kegiatan mulai dari awal
hingga akhir berjalannya terapi bermain
I. SETTING TEMPAT
Keterangan :
: Leader : Fasilitator
: Observer : Anak
: Orang tua
J. KRITERIA EVALUASI
1. Evaluasi Struktur
a. Proposal sudah dikonsulkan dan sudah di acc oleh pembimbing
departemen anak
b. Alat sudah siap sesuai jumlah anak maksimal 1 jam sebelum
pelaksanaan terapi
c. Tempat sudah dipersiapkan 1 jam sebelum pelaksanaan
d. Jumlah anak yang ikut terapi bermain sesuai rencana.
e. Pengorganisasian penyelenggaraan terapi sesuai rencana.
2. Evaluasi Proses
a. Anak antusias dalam kegiatan membuat papan nama ulat.
b. Anak mengikuti terapi bermain dari awal sampai akhir.
c. Anak tidak rewel dan tetap terpenuhi kebutuhan fisiologisnya selama
bermain.
3. Kriteria Hasil
a. Anak terlihat senang dan gembira.
b. Kecemasan dan ketakutan berkurang.
c. Anak dapat membuat papan nama ulat sesuai arahan perawat.
d. Anak berhasil memperkenalkan dirinya dan menyampaikan hasil
karyanya di depan teman-temannya.
K. DAFTAR PUSTAKA
Hockenberry MJ., and Wilson David Hockenberry MJ., 2011.,
Wong’s Nursing Care of Infants and Children., 9th Edition., Elsevier.,
Missouri
CONTOH Caterpillar Name Plaque ( Papan Nama Ulat ) :