DIGITAL SIGNAL PROCESSING
LABORATORY REPORT
John Paul - 2201794630
Muhammad Adisaputra - 2201812715
Ricky – 2201816114
Rafi Javier R - 2201834672
AUTOMOTIVE AND ROBOTICS ENGINEERING
BINUS ASO – SCHOOL OF ENGINEERING
DIGITAL SIGNAL PROCESSING
LABORATORY REPORT
I. OBJECTIVE
1. Memasukan file berbentuk .WAV kedalam Matlab atau Scilab
2. Membuat grafik berdasarkan karakteristik suara
II. INTRODUCTION
MATLAB
MATLAB merupakan kependekan dari MATrix LABoratory dikarenakan setiap data
pada MATLAB menggunakan dasar matriks. MATLAB adalah bahasa pemrograman
tinggi, tertutup, dan case sensitive dalam lingkungan komputasi numerik yang
dikembangkan oleh MathWorks. Salah satu kelebihannya yang paling populer adalah
kemampuan membuat grafik dengan visualisasi terbaik. MATLAB mempunyai banyak
tools yang dapat membantu berbagai disiplin ilmu. Ini merupakan salah satu penyebab
industri menggunakan MATLAB. Selain itu MATLAB mempunyai banyak library yang
sangat membantu untuk menyelesaikan permasalahan matematika seperti membuat
simulasi fungsi, pemodelan matematika dan perancangan GUI.
SCILAB
Scilab adalah suatu perangkat lunak yang dikembangkan untuk komputasi numerik dan
visualisasi data. Pada awalnya Scilab dikembangkan oleh INRIA dan ENPC, Perancis,
dan sekarang pengembangan dan pemeliharaan Scilab dilakukan oleh konsorsium Scilab.
Signal Analog
Signal Analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu, yang
membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/
karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitudo dan frekuensi.
Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang sinus
merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat [Link] ini didasarkan kenyataan bahwa
berdasarkan analisis fourier, suatu sinyal analog dapat diperoleh dari perpaduan sejumlah
gelombang sinus. Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data
dapat mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise.
Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga
variabel dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.
Signal Digital
Signal Digital merupakan hasil teknologi yang dapat mengubah signal menjadi
kombinasi urutan bilangan 0 dan 1 (juga dengan biner), sehingga tidak mudah
terpengaruh oleh derau, proses informasinya pun mudah, cepat dan akurat, tetapi
transmisi dengan isyarat digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang
relatif dekat. Biasanya isyarat ini juga dikenal dengan isyarat diskret. Sinyal yang
mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada
isyarat digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk
sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22),
berupa 00, 01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh
kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah.
System digital merupakan bentuk sampling dari sistem analog. digital pada dasarnya di
code-kan dalam bentuk biner (atau Hexa). besarnya nilai suatu system digital dibatasi
oleh lebarnya / jumlah bit (bandwidth). jumlah bit juga sangat mempengaruhi nilai
akurasi sistem digital.
III. PROCEDURE
1. Jalankan aplikasi Matlab / Scilab
2. Masukkan file rekaman suara (dalam bentuk WAV) ke dalam Matlab dengan
coding seperti berikut :
t = 0:0.005:2;
x = 2*cos(2*pi*t );
subplot(3,1,1), plot(t,x)
xlabel('Time (sec)')
ylabel('x(t)')
title('Analog Signal')
pause
n = 0:20;
x = 5*cos(2*pi*0.005*n);
subplot(3,1,2), stem(n,x)
xlabel('Time (sec)')
ylabel('x[n]')
title('Discrete Signal')
subplot(3,1,3)
xlabel('Time (sec)')
ylabel('Amplitude')
title('Sound Plot')
[y,Fs] = audioread('file [Link]');
N = length(y);
Ts = 1/Fs ;
t = (0:N-1)*Ts
plot(t,y);
sound(y);
3. Amati hasil percobaan berupa Sinyal Analog dan Discrete Signal
3. Masukkan file rekaman suara (dalam bentuk WAV) ke dalam Scilab dengan
coding seperti berikut :
t = 0:0.005:2;
x = 2*cos(2*22/7*t );
subplot(3,1,1), plot(t,x)
xlabel('Time (sec)')
ylabel('x(t)')
title('Analog Signal')
pause
n = 0:20;
x = 5*cos(2*22/7*0.005*n);
subplot(3,1,2), plot2d3(n,x)
xlabel('Time (sec)')
ylabel('x[n]')
title('Discrete Signal')
subplot(3,1,3)
xlabel('Time (sec)')
ylabel('Amplitude')
title('Sound Plot')
[y,Fs] = wavread('[Link]');
N = length(y);
Ts = 1/Fs ;
t = (0:N-1)*Ts
plot(t,y);
sound(y);
5. Amati hasil yang didapat
IV. EXPERIMENT RESULT
Hasil percobaan menggunakan Matlab
Hasil percobaan menggunakan Scilab
V. EXPERIMENT ANALYSIS
Dapat dilihat dari data di atas, bahwa rekaman suara “PEPES” yang diucapkan oleh Andi
Alibasyah memiliki karakteristik sendiri, jika di lihat di grafik sinyal analog dan diskrit panjang
waktu suara sebesar 2 detik dan memiliki frekuensi yang relatif rendah, sementara di grafik
amplitudo terlihat kenaikan amplitudo saat penyebutan ‘pe’ karena ada penekanan saat
mengucapkan lafal ‘pe’.
VI. CONCLUSION
Berdasarkan percobaan di atas dapat disimpulkan bahwa rekaman suara “PEPES” yang
dimasukan ke dalam matlab bisa menghasilkan grafik dan menghasilkan frekuensi dengan suara
Andi Alibasyah. Percobaan ini dilakukan untuk mengetahui suara dari berbagai orang karena
suara manusia sangatlah beragam.
VII. REFERENCES
P. Advernesia and Penulis, “Apa itu MATLAB dan Kegunaannya: Tutorial
Pemrograman MATLAB,” Advernesia, 22-Sep-2020. [Online]. Available:
[Link] [Accessed: 24-Sep-2020].
R. Amaliyah, “Sinyal Analog & Digital : Pengertian, Fungsi dan Perbedaannya
(Lengkap),” Nesabamedia, 20-Feb-2020. [Online]. Available:
[Link] [Accessed: 24-Sep-
2020].
[Link]
sa=t&source=web&rct=j&url=[Link]
Komputasi-Pak-Syifaul-2&ved=2ahUKEwiQrcf8s4HsAhVVg-YKHX37B-
4QFjAAegQIBhAB&usg=AOvVaw0ygz63GJGPSHWN4kh7ZhBp