1.
Jelaskan pengertian agama
Jawaban : Secara etimologi, agama berasal dari Bahasa Sansekerta, a yang berarti tidak, dan
gama berarti kacau. Dapat disimpulkan bahwa agama memiliki arti tidak kacau atau ada
keteraturan.
Menurut KBBI, agama adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan
peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan
pengertian manusia dengan manusia serta lingkungannya.
Agama merupakan peraturan yang mengatur kehidupan manusia, mengenai sesuatu yang
gaib, mengenai budi pekerti dan pergumulan-pergumulan hidup manusia. Agama adalah
proses hubungan manusia yang dirasakan terhadap sesuatu yang diyakini, bahwa sesuatu
lebih tinggi daripada manusia (Zakiah Darajat, 1988).
Bertrand Russel berpendapat bahwa agama adalah sesuatu yang terbawa/tertinggal dari masa
kanak-kanak dari inteligensi kita, agama akan lenyap ketika kita mengadopsi penalaran dan
ilmu pengetahuan sebagai penuntun kita.
2. Jelaskan apa yang dimaksud agama sebagai fenomena
Jawaban : Agama telah menjadi fenomenal dalam kehidupan manusia karena telah
menyentuh, mengisi, dan memengaruhi kehidupan manusia. Fenomena agama merupakan
fenomena umum dalam kehidupan manusia sebab agama tidak terpisahkan dari kehidupan
manusia. Agama memberikan warna ke dalam kehidupan manusia, hal ini terlihat dari
kehidupan manusia. Karakter seseorang dipengaruhi oleh keyakinan ajaran agamanya.
Fenomena agama tidak pernah tidak ada dalam kehidupan manusia karena kelemahan
manusia sehingga bergantung sepenuhnya kepada Allah. Agama memiliki keberadaan yang
sangat penting di dalam kehidupan manusia karena ajaran agama sebagai sumber moral,
ajaran agama sebagai petunjuk dalam kebenaran, ajaran agama sebagai sumber informasi,
dan agama juga memberikan bimbingan rohani bagi manusia di dalam semua aspek
kehidupan.
Dalam kekristenan, kita percaya bahwa Tuhan menciptakan manusia sedemikian rupa
sehingga ada kesadaran religius dalam dirinya yakni suatu kesadaran akan adanya kodrat
Ilahi di atas manusia, dengan nama yang bermacam-macam sesuai dengan kepercayaan
masing-masing. Kesadaran itulah yang kemudian mendorong manusia untuk mewujudkan
relasinya dengan kodrat Ilahi yang pada gilirannya memunculkan fenomena agama.
Selain itu, agama tak pernah akan bisa lenyap, karena ia berfungsi untuk menjawab
pertanyaan mendasar manusia yang tak bisa dijawab oleh ilmu dan teknologi.
3. Jelaskan
a. Fenomena agama dalam sejarah umat manusia
b. Fenomena agama di Indonesia
Jawaban :
a. Dalam kehidupan manusia hakekat dari agama tidak dapat dipisahkan. Sejak
manusia ada selalu berbudaya dan beragama. Budaya dan agama itu telah
membuat corak dalam kehidupan manusia.
Setiap manusia pada dasarnya mempunyai kesadaran religius, yakni kesadaran
bahwa ada suatu kodrat Ilahi di atas realitas dunia ini dan dalam berbagai agama
diberi nama yang bermacam-macam.
b. Sejak Negara Kesatuan Republik Indonesia terbentuk, agama merupakan salah
satu hal yang sangat penting. Di Indonesia, agama menjadi penentu arah dari
kemajuan Indonesia. Indonesia mengakui beberapa agama, di antaranya Kristen,
Katolik, Islam, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Pengaturan agama ini berada di
bawah naungan Kementrian Agama.
Dalam konteks masyarakat Indonesia yang berdasarkan Pancasila, gejala agama
merupakan suatu gejala yang amat penting. Karena sila pertama dari Pancasila,
semua warga negara diasumsikan mempunyai kepercayaan kepada Tuhan
meskipun dengan konsep yang berbeda-beda. Di Indonesia, agama telah meresapi
berbagai aspek kehidupan: sosial, politik, pendidikan, dan lain-lain. Karena itu,
masyarakat Indonesia tidak dapat dipahami dengan baik tanpa memahami peranan
agama di dalam masyarakatnya.
Dalam konteks agama di Indonesia Kementerian Agama dalam Direktorat
Bimbingan Masyarakat Kristen telah menerima 327 denominasi di Indonesia. Di
Indonesia terdapat tujuh Lembaga gereja aras nasional, di antaranya: Persekutuan
Gereja Indonesia (PGI), Persekutuan dan Lembaga Gereja Injili Indonesia
(PGLII), Persekutuan Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI), Gabungan Gereja
Baptis Indonesia (GGBI), Advent, Ortodox, dan Bala Keselamatan.
4. Jelaskan apa yang dimaksud ajaran agama sebagai jalan keselamatan
Jawaban : Hal yang terpenting di dalam kehidupan ini adalah kehidupan setelah kematian.
Hanya ada dua tempat yang kekal, yaitu surga atau neraka. Allah menciptakan manusia,
surga, dan neraka. Tuhan menciptakan surga untuk orang-orang yang taat kepada-Nya.
Sebaliknya, Tuhan menciptakan neraka untuk manusia yang selalu melanggar perintah-Nya
dan selalu berbuat dosa.
Berbagai cara ditempuh manusia untuk dapat berhubungan dengan Allah. Misalnya dengan
cara mendirikan agama, membuat filsafat, dan melakukan perbuatan baik, tetapi ini bukanlah
solusi dari konsekuensi dosa. Solusinya hanya satu, yaitu melalui dan percaya kepada Yesus
Kristus. Orang-orang berdosa harus mengambil keputusan untuk menerima Kristus sebagai
Tuhan dan Juruselamat.
5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan agama sebagai usaha manusia
Jawaban : Agama merupakan usaha manusia untuk mencari Allah dengan tujuan agar bisa
berhubungan dengan Allah. Dalam Alkitab disebutkan bahwa manusia diibaratkan sebagai
kawanan domba Allah, sedangkan gembalanya adalah Tuhan. Allah datang dari surga untuk
mencari domba-dombaNya yang hilang. Jadi, Allah yang mencari manusia bukan manusia
yang mencari Allah. Allah telah mengirimkan Yesus Kristus kepada manusia sehingga
manusia dapat mengenal Allah secara khusus keselamatan yang disediakan oleh Tuhan.
6. Jelaskan fungsi sosial agama
Jawaban : Fungsi agama secara sosiologis dapat dilihat dari dua sisi. Yang pertama adalah
pengaruh yang positif. Dalam hal ini agama berperan untuk menciptakan ikatan Bersama.
Namun demikian, agama juga bisa menjadi disentegratif agama. Agama juga dapat memecah
belah masyarakat. Selain itu fungsi sosial agama adalah sebagai berikut:
1. Agama menanamkan kebajikan-kebajikan sosial
Agama mempromosikan kebajikan-kebajikan sosial yang utama, misalnya, kebenaran,
kejujuran, sikap nirkekerasan, pelayanan, cintakasih, disiplin.
2. Agama meningkatkan solidaritas sosial
Agama membangkitkan semangat persaudaraan/persaudarian. Durkheim berpendapat bahwa
agama memperkuat solidaritas sosial.
3. Agama adalah agen sosialisasi dan kontrol sosial
Agama adalah salah satu agen paling penting untuk sosialisasi dan kontrol sosial. Agama
mempunyai peranan penting dalam mengatur/mengorganisasikan dan mengarahkan
kehidupan sosial.
7. Jelaskan fungsi dan tujuan agama
Jawaban : Karl Marx dan Engels misalnya berpendapat bahwa fungsi agama untuk menutupi
realitas yang mendasari sistem ekonomi dan mengurangi rasa sakit penderitaan dari massa
pekerja. Banyak ahli berpendapat bahwa fungsi agama adalah untuk memajukan serta
mempertahankan perilaku-perilaku moral.
Philip Goldberg yang merangkum berbagai fungsi agama memberi daftar fungsi agama
sebagai berikut:
1. Transmisi atau pewarisan : yakni untuk meneruskan ke setiap generasi suatu “sense
of identity” melalui kebiasaan-kebiasaan, cerita, dan kelanjutan historis yang dimiliki
bersama.
2. Translasi atau penerjemahan : yakni untuk menolong individu-individu
menafsirkan peristiwa-peristiwa kehidupan, mendapatkan suatu rasa bermakna dan
bertujuan, dan memahami hubungan-hubungannya dengan keseluruhan yang lebih
besar (baik dalam arti sosial maupun kosmis).
3. Transaksi : yakni untuk menciptakan dan mempertahankan suatu komunitas yang
sehat, dan memberi penuntun terhadap perilaku-perilaku moral dan hubungan-
hubungan etis.
4. Transformasi : yakni sebagai pengembangan kedewasaan dan pertumbuhan yang
terus- menerus, menolong umat beragama untuk merasa lebih penuh dan komplet.
5. Transendensi : yakni untuk memuaskan kerinduan untuk memperluas batasan-
batasan diri yang dipersepsikan, menjadi lebih sadar terhadap aspek kehidupan yang
lebih sakral, dan mengalami persekutuan/ penyatuan dengan dasar keberadaan yang
mutlak.
Tujuan agama adalah Kerajaan Allah. Artinya adalah bahwa tujuan agama adalah untuk
mempromosikan kerajaan Allah atau surga. Pembentukan jiwa atau budi pekerti merupakan
salah satu tujuan agama. Harus menuntun semua umatnya agar bersikap dengan baik dan
benar. Tujuan lain dari agama adalah untuk menegakkan kepercayaan manusia hanya kepada
Allah, mengatur kehidupan manusia di dunia agar teratur dan baik.