Modul BDR SMK N 2 Baleendah Riyan Farismana, M.
Kom
Pemrograman Dasar
ARRAY
Tujuan:
Siswa mengetahui tentang array dan jenis-jenis array, serta penggunaan array pada
pemrograman.
Siswa dapat mempraktekkan penggunaan array satu dimensi dalam pemrograman.
DASAR TEORI
Array merupakan suatu tipe data yang terstruktur dan dapat digunakan untuk menyimpan data
yang memiliki tipe data yang sama. Dengan kata lain, array adalah kumpulan data yang memiliki tipe
yang sama. Array dapat diibaratkan seperti sebuah tabel. Array biasa juga disebut larik. Array dapat
digunakan untuk menyimpan data yang berjumlah banyak namun masih memiliki suatu hubungan
atau terdapat kesamaan antar data tersebut. Sebagai contoh, array dapat digunakan untuk menyimpan
data 117 nama orang yang semuanya merupakan pelanggan sebuah toko obat, atau 65 nama yang
kesemuanya merupakan nama mahasiswa yang mengambil kelas pada semester pendek. Data yang
terdapat dalam sebuah array dapat diidentifikasikan atau dibedakan dengan menggunakan index.
Penggunaan array dapat mengurangi kerumitan dalam proses penyimpanan data dalam
jumlah yang besar. Jika kita hendak menyimpan variabel nama yang berjumlah sepuluh nama, kita
tidak harus membuat 10 variabel untuk nama tersebut. Dengan menggunakan array kita tidak perlu
membuat banyak variabel untuk data yang memiliki tipe yang sama. Selain itu, dalam alokasi memori
penyimpanan, tipe data array melakukan pemesanan tempat terlebih dahulu sesuai dengan kebutuhan
yang ada.
Terdapat 2 jenis array, yaitu array 1 dimensi dan array 2 dimensi. Perbedaan mendasar
antara kedua jenis array ini adalah, array dengan 1 dimensi merupakan array yang dapat
digambarkan sebagai sebuah baris. Selain itu, dalam array 1 dimensi, elemen yang ada di dalamnya
dapat diakses hanya dengan menggunakan 1 indeks saja. Sedangkan array 2 dimensi merupakan
array yang dapat digambarkan seperti sebuah matrik. Selain itu elemen yang ada dalam array 2
dimensi dapat diakses dengan menggunakan 2 indeks, yaitu indeks kolom dan juga indeks baris.
Berikut format pendeklarasian array:
tipe_data nama_larik[jumlah_elemen]
Dalam hal ini jumlah_elemen harus berupa konstanta.
Contoh pendeklarasian larik :
Deklarasi Keterangan
int cacah[4]; Larik cacah mempunyai 4 buah elemen bertipe
Modul BDR SMK N 2 Baleendah Riyan Farismana, [Link]
Pemrograman Dasar
int (bilangan bulat)
char vokal[5]; Larik vokal mempunyai 5 buah elemen bertipe
char (karakter)
char kota[6][20] Larik kota mempunyai 6 buah elemen bertipe
string dengna panjang maksimal sebesar 19
karakter
Pengaksesan elemen larik dilakukan dengan menggunakan notasi
nama_array[indeks]
KEGIATAN PRAKTIKUM
Salinlah kode program di bawah ini:
1. Pendeklarasian dan pengaksesan array 1 dimensi
#include<stdio.h>
int main()
{
char vokal[5];
int i;
vokal[0]='A';
vokal[1]='I';
vokal[2]='U';
vokal[3]='E';
vokal[4]='O';
for(i=0;i<=5;i++)
{
printf("%c\n", vokal[i]);
}
return 0;
}
Modul BDR SMK N 2 Baleendah Riyan Farismana, [Link]
Pemrograman Dasar
Dengan melihat pendeklarasian array di atas maka diketahui bahwa, pendeklarasian
array dilakukan dengan langsung mengisikan nilai dari tiap [Link], bagaimana jika user
sendiri yang diminta untuk mengisikan nilai dari tiap indeks yang ada?
2. Menghitung nilai rata-rata menggunakan array1 dimensi
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
int main()
{
int NIM[5];
float uts[5];
float uas[5];
float kuis[5];
float tugas[5];
float rata[5];
int i, bnyk;
printf("Masukkan jumlah mahasiswa : ");scanf("%d",&bnyk);
for(i=1;i<=bnyk;i++)
{
printf("\nData mahasiswa ke-%d",i);
printf("\nMasukkan NIM mahasiswa : ");scanf("%d",&NIM[i]);
printf("Masukkan nilai kuis : ");scanf("%f",&kuis[i]);
printf("Masukkan nilai tugas : ");scanf("%f",&tugas[i]);
printf("Masukkan nilai UTS : ");scanf("%f",&uts[i]);
printf("Masukkan nilai UAS : ");scanf("%f",&uas[i]);
rata[i]=(kuis[i]+tugas[i]+uts[i]+uas[i])/4;
}
printf("\n---------------------------------------------------");
for(i=1;i<=bnyk;i++)
{
printf("\nNIM : %d",NIM[i]);
printf("\nNilai kuis : %f",kuis[i]);
printf("\nNilai tugas : %f",tugas[i]);
printf("\nNilai UTS : %f",uts[i]);
printf("\nNilai UAS : %f",uas[i]);
printf("\nNilai rata : %f",rata[i]);
printf("\n");
}
return 0;
Apabila diperhatikan dengan seksama, maka dapat dilihat bahwa kode program di atas
merupakan contoh dari adanya penggunaan lebih dari 1 array dalam 1 program. Selain itu bahwa
kode program di atas juga menunjukkan bagaimana cara menempatkan nilai sesuai dengan indeks
yang ada.
Modul BDR SMK N 2 Baleendah Riyan Farismana, [Link]
Pemrograman Dasar
TUGAS
1. Perhatikan gambar dibawah
10 15 21 9 30
Pertanyaan :
a. Terdapat berapa elemnkah array diatas
b. Nilai 21 berada diindeks ke berapa ?
2. Bagaimana cara mendeklarasikan array ?
3. Kenapa dalam sebuah program dibutuhkan array ?
4. Buatlah sebuah program yang dapat mencetak bilangan prima yang ada dalam bilangan 1-20
dengan menggunakan array, dimana user menginputkan nilai dari 1-20!