Nama : Syafrida Maulina Hartanti
NPM : 17081010066
1. Jelaskan konsep dan definisi ERP beserta fitur-fitur yang ditawarkannya
ERP dapat disimpulkan adanya kesamaan ide dan kata kunci utama pada
ERP, yaitu adanya aspek perencanaan yang terintegrasi di suatu organisasi
atau perusahaan dengan tujuan agar dapat merencanakan dan mengelola
sumber daya organisasi dan dapat merespon kebutuhan pelanggan dengan
baik. Konsep ERP yaitu Sistem ERP mengintegrasikan informasi dan proses-
proses yang berbasis informasi pada sebuah bagian atau antar bagian dalam
suatu organisasi atau perusahaan.
Sistem ERP terdiri atas beberapa sub sistem (modul) yaitu sistem finansial,
sistem distribusi, sistem manufaktur, sistem inventori, dan sistem human
resource. Masing-masing sub sistem terhubung dengan sebuah database
terpusat yang menyimpan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh masing-
masing sub sistem. Sub sistem mewakili sebuah bagian fungsionalitas dari
sebuah organisasi perusahaan.
Fitur-fitur ERP sebagai berikut :
1. Customer Relationship Management (CRM)
2. Membership & Loyality point
3. Product Management
4. Inventory Management
5. Warehouse Management
6. Pricing & Discount Management
7. Purchasing & Suppiler
8. Report & Sales Analysis
9. Sistem Point of sale (POS)
10. Finance & Accounting
2. Jelaskan dengan contoh untuk pertukaran data antara berbagai area fungsi di
perusahaan. Pilih salah satu fungsi di bawah sebagai pusatnya. Buatkan pula
skemanya.
Area fungsi A/F terhubung dengan area fungsi HR, SCM, dan M/S. A/F juga
mengurusi data tentang customer. Customer melakukan checkout dengan
disertai Invoices yang dikeluarkan oleh bagian A/F. Data pembayaran diterima
oleh fungsi A/F. Area fungsi A/F bekerja sama dengan area fungsi HR dalam
manajemen pegawai khususnya dalam hal detil job information, payroll, dan
expense yang ditetapkan oleh divisi HR. Jika bagian A/F membutuhkan
pegawai, dapat mengirimkan detil kebutuhan kepada bagian HR. Area Fungsi
Marketing dan Sales memberikan data Sales order untuk keperluan approval
dan analisis keuangan kepada bagian A/F. Hasil analisis sebagian akan
dibagikan oleh bagian A/F kepada bagian M/S untuk keperluan penyusunan dan
implementasi program marketing.
3. Apa saja biaya yang harus dikalkulasi untuk membangun sistem ERP?
Biaya yang dikeluarkan untuk membangun sistem ERP sendiri relative leih
murah dibandingkan dengan membeli paket sistem ERP yang ada di pasaran.
Namun kekurangan dari metode ini adalah waktu implementasi yang dibutuhkan
jika sistem ERP selesai akan memakan waktu lama dikarenakan
adapenyesuaian proses bisnis agar sesuai dengan sistem ERP dari vendor.
Selain itu juga yang di kalkulasikan adalah :
1) Jenis ERP yang digunakan apakah software ERP membebani modal atau
operasional suatu perusahaan
2) Teknologi, teknologi yang efisien akan memakan banyak biaya
3) Modul, modul biasanya akan menghabiskan biaya lebih banyak
4) Tingkat kustomisasi, biasanya vendor ERP mengenakan biaya untuk
penyesuaian
5) Jenis pembagian
6) Pengalaman vendor dan merk ERP
4. Jelaskan peran ERP di perusahaan. Apakah ERP dapat mendukung seluruh
level manajemen? Apakah ERP dapat menghilangkan silo informasi atau silo
fungsi di perusahaan?
Melihat benefit yang akan didapatkan dengan mengimplementasikan sistem
ERP dalam manajemen sumber daya dan juga kapabilitasnya untuk diterapkan
di berbagai tipe perusahaan, banyak diantara perusahaan-perusahaan di
Indonesia yang tertarik untuk penerapannya. Untuk penerapan ERP, vendor
yang biasa digunakan di Indonesia adalah Oracle dan SAP. Software ERP dapat
mengurangi proses kinerja yang banyak memakan waktu serta menghilangkan
terjadinya duplikasi data. Salah satu studi menunjukkan bahwa 33% perusahaan
memperoleh penghematan biaya serta waktu dalam manajemen mereka.
Karena sistem ERP dapat membantu arus barang dan jasa dengan lebih cepat,
lebih banyak penjualan pun dapat diperoleh tiap bulannya.
Beberapa perusahaan yang tidak menggunakan sistem ERP terkadang
terpaksa untuk tutup karena tidak mampu bersaing dengan perusahaan yang
menggunakan sistem ERP. Kebanyakan penyebabnya adalah mereka kesulitan
dalam melakukan pengukuran agar perusahaan dapat tetap hidup. Pelaksanaan
sistem ERP yang lancar akan menghilangkan frustasi di kalangan pemasok,
pegawai, pelangga dan juga distributor dimana keuntungan ini sulit dihitung
secara kuantitif.
Sebuah perusahaan dapat berjalan dengan terpadu apabila kinerja seluruh
skateholder dapat diseleraskan antara satu dengan yang lain. Dengan sistem
ERP, anda dapat menciptakan sebuah ekosistem perusahaan yang terintegrasi
antara mitra bisnis, vendor, pegawai, dll demi mencapai tujuan yang sama.
Mempermudah pengendalian proses bisnis – Sistem ERP dapat menyajikan
beragam data dari unit bisnis yang berbeda-beda secara sistematis,
komprehensif dan real-time
5. Apa saja ekspektasi perusahaan-perushaaan terhadap penerapan sistem ERP.
Jelaskan minimal 3 manfaat.
1) Menghemat Biaya
Dengan sistem ERP, perusahaan dapat mengurangi biaya administrasi
dan operasional. Karena sebagian besar proses bisnis diotomatiskan,
maka perusahaan dapat memangkas biaya yang digunakan untuk tenaga
kerja. Perusahaan juga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli
beberapa aplikasi yang berbeda untuk setiap manajemen. Selain itu,
dengan laporan bisnis yang lengkap dan akurat, perusahaan juga dapat
memprediksi pendapatan, permintaan konsumen, kebutuhan inventaris,
dan lain-lain sehingga dapat mengatur anggaran dengan lebih bijaksana.
2) Memberikan Data Bisnis yang Akurat
Laporan bisnis berperan penting dalam proses pengambilan
keputusan. Alat pelaporan canggih dalam sistem ERP memungkinkan
perusahaan untuk menghasilkan laporan mendalam yang akurat
sehingga memudahkan mereka untuk membuat prakiraan (forecast) yang
dapat membantu mengembangkan bisnis mereka.
3) Meningkatkan Daya Saing
Seiring dengan meningkatnya permintaan konsumen dan perubahan
teknologi yang begitu cepat, penting bagi Anda untuk mengadopsi sistem
modern supaya Anda dapat memenangkan persaingan di industri Anda.
Solusi ERP dirancang untuk menawarkan fleksibilitas, kemampuan
beradaptasi, dan skalabilitas untuk pertumbuhan bisnis. Dengan
perangkat lunak ERP yang tepat, bahkan UKM dapat bersaing secara
efektif dengan pemain yang lebih besar.
6. Sebutkan dan jelaskan dengan singkat proses-proses bisnis dalam Sales Order
di suatu perusahaan dan kesesuainnya dengan urutan Sales order di software
ERP (misalkan via Odoo). Sebutkan pula data-data yang terkait di masing-
masing proses tersebut. Silahkan ambil contoh studi kasus di perusahaan Fitter
Snacker’s.
Calon pelanggan yang berminat untuk membeli produk FS, mengirimkan
quotation (surat penawaran) kepada petugas/bagian Sales. Sales yang
menjawab penawaran kemudian membuatkan Sales order berisi rincian jumlah
pemesanan, tanggal kirim, dan nama pelanggan. Sales order ini diterima oleh
bagian Warehouse (gudang) untuk kemudian diproses (termasuk packing dan
shipping). Petugas warehouse melaporkan order yang masuk kepada bagian
Accounting untuk dibuatkan Invoice yang berisi data nomor invoice, deskripsi
item yang akan dikirim, harga satuan, harga total, nilai pajak, dan tanggal
deadline pembayaran. Invoice dikirimkan kepada pelanggan. Setelah proses
Billing dilakukan maka proses transaksi selesai. Proses yang dilakukan via
system ERP umumnya dimulai dari Quotation ->Sales Order ->Invoicing ->
Billing ->Closing.
7. Sebutkan sudut pandang (perspective) CRM dalam hal strategi bisnis (secara
bisnis, teknologi, dan konsumen)
1) CRM strategis merupakan pandangan top dewa tentang CRM sebagai
strategi bisnis paling penting yang mengutamakan konsumen dan
bertujuan memikat serta mempertahankan konsumen
2) CRM operasional adalah pandangan tentang CRM yang berfokus terhadap
proyek – proyek otomatisasi layanan, armada penjualan
3) CRM analisis merupakan pandangan botton up tentang CRM yang
berfokus terhadap kegiatan penggalian data konsumen untuk tujuan
strategis dan taktis
8. Jelaskan peran CRM dalam mendukung proses Relasi Konsumen.
CRM mendukung upaya perusahaan dalam mengidentifikasi kebutuhan,
motivasi, dan perilaku konsumen selama hubungan berlangsung. CRM dapat
membantu perusahaan untuk mengundang konsumen, berinteraksi, sehingga
terjagalah hubungan jangka panjang (sustainable). CRM yang baik juga
memberikan fitur market research dan analisis seperti Data Mining, Lead
Management, Customer Profiling, dan Feedback Management.
9. Jelaskan minimal 3 proses yang dapat diatur dalam SCM sebagai salah satu
komponen di ERP
1) Arus Material, pergerakan arus material ini melibatkan produk mentah dari
supplier ke konsumen dan bias jadi dari konsumen yang dikembalikan
seperti retur produk, daur ulang, dan lainnya
2) Arus Informasi, proses arus informasi ini berisi tentang prediksi permintaan
pasar, informasi pentransferan produk, dan peng-update-an produk, apakah
sudah diterima atau belum. Semakin akurat suatu informasi yang tentu saja
dibarengi dengan perpindahan barang secara efektif dan efisien merupakan
tolak ukur penting keberhasilan dalam suatu system SCM
3) Arus Finansial, terdiri dari proses pembayaran baik kredit atau cash dan
jadwal pembayaran hingga persetujuan kepemilikan
10. Mengapa implementasi Supply Chain Management (SCM) sangat penting di
dalam e-Business?
1) SCM berbasis web adalah syaraf digital untuk seluruh bagian di bisnis digital
artinya data dan informasi dilewatkan dengan sangat cepat ke seluruh bagian
system bisnis
2) e-SCM adalah kombinasi optimal teknologi dan proses bisnis yang dapat
mengoptimalkan proses pengiriman produk, layanan, dan informasi dari
supplier hingga ke konsumen dengan cara-cara terorganisis dan efisien e-
SCM dapat menggunakan konsep-konsep e-business secara umum dan
teknologi web untuk mengatur inventory dan informasi dengan cakupan yang
lebih luas dibandingkan hanya secara lingkup internal perusahaan. Artinya
seluruh pihak yang terkait dalam supply chain dapat ikut serta menggunakan
e-SCM sehingga tercapai istilah Total Quality Management.