SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
TERAPI TERTAWA
Pokok bahasan : Terapi Tertawa
Sub pokok bahasan : Pelaksanaan terapi tertawa untuk menurunkan tekanan darah pada
lansia dengan hipertensi
Sasaran : penerima manfaat di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Margo
Mukti Rembang.
Waktu : 20 menit
Tanggal : 3 Maret 2017
Tempat : Aula
Pelaksana : Mahasiswa Ners Stikes Cendekia Utama Kudus
1. Tujuan Intruksional Umum (TIU)
Setelah pelaksanaan penyuluhan pegawai dan penerima manfaat memahami tentang:
a. Terapi tertawa.
b. Manfaat terapi tertawa.
c. Tata cara melakukan terapi tertawa.
2. Tujuan intruksional Khusus (TIK)
Setelah pelaksanaan penyuluhan pegawai dan penerima manfaat dapat:
a. Menjelaskan tentang manfaat terapi tertawa.
b. Menyebutkan tata cara terapi tertawa.
c. Melakukan terapi tertawa.
3. Materi: terapi tertawa
4. Kegiatan penyuluhan
Kegiatan
Langkah Waktu
Penyuluhan Sasaran
Pendahuluan a. Memberikan salam a. Menjawab salam 5 menit
b. Memperkenalkan diri b. Mendengarkan/
c. Menyampaikan tujuan bertanya
penyuluhan c. Menyimak
d. Apersepsi d. Mendengarkan/
menjawab
Pelaksanaan a. Menyampaikan garis a. Mendengarkan 10 menit
besar materi tentang dengan penuh
terapi tertawa. perhatian.
b. Melakukan terapi b. Mengikuti kegiatan
tertawa terapi tertawa
c. Evaluasi c. Menyatakan
perasaan setelah
terapi tertawa.
Penutup a. Menyimpulkan a. Mendengarkan 5 menit
b. Salam penutup b. Menjawab salam
5. Metode: ceramah, role play.
6. Media: LCD dan materi.
7. Evaluasi lisan:
a. Jelaskan manfaat terapi tertawa.
b. Sebutkan salah satu cara melakukan terapi tertawa
MATERI
A. Pengertian
Tertawa adalah kemampuan yang dimiliki manusia yang merupakan ekspresi
kebahagiaan dan bisa dilakukan tanpa syarat dan sama khasiatnya dengan meditasi sering
diseut yoga tawa. Terapi tertawa adalah terapi yang diyakini mampu membangkitkan
semangat hidup sekalipun kita dalam kondisi stress
B. Manfaat Terapi Tertawa
Tawa dapat disebut juga sebagai terapi pelengkap dan pencegahan. Orang yang
menderita berbagai penyakit yang berhubungan dengan stress telah merasakan manfaat
dari terapi tertawa, antara lain:
1. Menurunkan stress: tawa dapat mengendurkan otot, memperlebar pembuluh darah
dan dapat mengurangi hormon stress.
2. Memperkuat sistem kekebalan tubuh: tertawa dapat meningkatkan jumlah sel
pembunuh alami dan antibodi (immunoglobin A)
3. Menurunkan tekanan darah tinggi: tawa membantu mengontrol tekanan darah dengan
emngurangi pelepasan hormon-hormon stress dan memberikan relaksasi
4. Aeorbik terbaik: manfaat yang didapat setelah terapi tertawa adalah perasaan nyaman.
Perasaan nyaman itu timbul karena anda menghirup lebih banyak oksigen saat
tertawa.
5. Membuat tampak lebih muda: tawa merupakan latihan yang sangat bagus untuk otot-
otot wajah, karena dapat mengencangkan otot wajah dan memperbaiki ekspresi
wajah. ketika tertawa, wajah tampak merah karena peningkatan pasokan darah yang
menyegarkan kulit wajah dan membuat kulit wajah tampak cerah.
6. Meningkatkan rasa percaya diri: ketika anda tertawa dalam kelompok dengan kedua
tangan terangkat, rasa takut atau malu akan hilang. Dan setelah beberapa lama, anda
akan menjadi orang yang lebih percaya diri.
C. Teknik Terapi Tertawa
1. Tawa bersemangat
Dalam tawa bersemangat, orang tertawa sambil mengangkat tangan ke atas dan
tertawa penuh semangat. Peserta tidak terus menerus mengangkat tangan keatas
selama tawa bersemangat, angkat tangan keatas selama beberapa saat lalu turunkan
dan angkat lagi. Di akhir tawa semangat, koordinator mulai tepuk tangan dan
mendaraskan ho-ho-ho ha-ha-ha sebanyak 4x
2. Tawa singa
Dalam postur singa, lidah dijulurkan keluar sepenuhnya dan mulut dibuka lebar-lebar.
Dengan mata terbuka lebar, peserta mengacungkan tangan seperti cakar singa dan
mengaum seperti singa, lalu tertawa dengan semangat. Tawa singa merupakan latihan
yang sangat baik untuk otot-otot wajah, lidah dan kerongkongan. Tawa singa
memperbaiki pasokan darah ke kelenjar tiroid
3. Tawa bersenandung
Dalam jenis tawa ini bibir dikatupkan dan peserta berusaha tertawa saat
mengeluarkan suara senandung “hmm” yang bergema diseluruh kepala. Peserta terus
saling pandang sambil membuat beberapa gerakan yang saling merangsang tawa.
Mereka bisa saling berjabat tangan atau melakukan gerakan apapun yang bersifat
main-main.
4. Tawa sapaan
Tawa sapaan ini dilakukan dengan cara para peserta saling mendekat dan menyapa
satu sama lain dengan gerakan tertentu, sambil tertawa dengan nada menengah dan
tetap menjaga kontak mata ketika bergerak keliling dan bertemu dengan orang yang
berbeda. Orang bisa berjabat tangan dan memandang mata orang yang disapa sambil
tertawa pelan.
5. Tawa memaafkan / meminta maaf
Tawa ini adalah tawa berdasarkan nilai dimana tawa ini memiliki pesan yaitu jika
seseorang bertengkar dengan orang lain, ia harus minta maaf. Dalam tawa
memaafkan, peserta bisa saling berjabat tangan dan berpelukan lalu tertawa.