0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
69 tayangan40 halaman

RPP Pembelajaran Matriks Kelas XI

Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) ini membahas pelajaran matriks untuk siswa kelas XI dengan menggunakan pendekatan saintifik dan model pembelajaran Numbered Head Together. RPP ini mencakup kompetensi dasar, indikator pencapaian, tujuan pembelajaran, materi pelajaran, metode dan media pembelajaran yang digunakan.

Diunggah oleh

NOVERIA NINGSIH
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
69 tayangan40 halaman

RPP Pembelajaran Matriks Kelas XI

Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) ini membahas pelajaran matriks untuk siswa kelas XI dengan menggunakan pendekatan saintifik dan model pembelajaran Numbered Head Together. RPP ini mencakup kompetensi dasar, indikator pencapaian, tujuan pembelajaran, materi pelajaran, metode dan media pembelajaran yang digunakan.

Diunggah oleh

NOVERIA NINGSIH
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : SMAN..............................
Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Kelas/Semester : XI / Ganjil
Tahun Pelajaran : 2019 / 2020
Materi Pokok : Matriks
Alokasi Waktu : 8 × 45 Menit (4 pertemuan)

A. Kompetensi Inti
 KI-1 dan KI-2:Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif
dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan,
keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan
regional, dan kawasan internasional”.
 KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian,
serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
 KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak
secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator
3.3 Menjelaskan matriks dan kesamaan 3.3.1 Menjelaskan konsep matriks
matriks dengan menggunakan 3.3.2 Menyebutkan jenis-jenis matriks
masalah kontekstual dan melakukan 3.3.3 Menjelaskan konsep kesamaan matriks
operasi pada matriks yang meliputi 3.3.4 Menentukan nilai variabel yang belum
penjumlahan, pengurangan, diketahui pada kesamaan matriks
perkalian skalar, dan perkalian, serta 3.3.5 Menjelaskan konsep transpose matriks
transpose 3.3.6 Menentukan hasil transpose suatu matriks
3.3.7 Menjelaskan konsep penjumlahan
matriks
3.3.8 Menentukan hasil dari penjumlahan
matriks
3.3.9 Menjelaskan konsep perkalian matriks
dengan skalar
3.3.10 Menentukan hasil perkalian matriks
dengan skalar
3.3.11 Menjelaskan konsep perkalian dua
matriks
3.3.12 Menentukan hasil perkalian dua matriks
4.3 Menyelesaikan masalah kontekstual 4.3.1 Menyelesaikan masalah kontekstual
yang berkaitan dengan matriks dan yang berkaitan dengan konsep matriks
operasinya 4.3.2 Menyelesaikan masalah kontekstual
yang berkaitan dengan penjumlahan
matriks
4.3.3 Menyelesaikan masalah kontekstual
yang berkaitan dengan perkalian matriks
dengan skalar
4.3.4 Menyelesaikan masalah kontekstual
yang berkaitan dengan perkalian dua
matriks

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Numbered Head Together dengan
pendekatan saintifik yang menuntun peserta didik untuk mengamati (membaca)
permasalahan, menuliskan penyelesaian dan mempresentasikan di depan kelas peserta
didik diharapkan dapat mengidentifikasi fakta pada matriks, kesamaan matriks dan
transpose matriks, dan operasi matriks dengan masalah kontekstual. Selain itu peserta
didik diharapkan dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang berhubungan dengan
matriks dengan sikap religiositas (beriman, bertakwa, peduli lingkungan), Mandiri
(percaya diri, disiplin, rasa ingin tahu, tanggung jawab, berpikir kritis dan kreatif),
Gotong royong (kerjasama, toleransi) dan integritas (konsisten, jujur).
D. Materi Pembelajaran
Matriks
• Pengertian Matriks
 Jenis – jenis Matriks
 Kesamaan Matriks
 Transpose Matriks
• Operasi Matriks
FAKTA
 Matriks dituliskan dalam bentuk baris dan kolom
 Matriks dinotasikan dengan huruf besar
 Matriks ditulis dalam kurung biasa atau kurung siku

KONSEP
 Matriks adalah kumpulan bilangan yang disusun dalam baris dan kolom.
 Baris pada matriks adalah bilangan – bilangan yang mendatar dalam matriks
 Kolom pada matriks adalah bilangan – bilangan tegak dalam matriks
 Banyaknya baris dan kolom disebut ordo matriks
PRINSIP
 a1.1 a1.2 a1.3 ... a1.n 
a 
 2.1 a 2.2 a 2.3 ... a 2.n 
 Bentuk umum matriks adalah A =  a3.1 a3.2 a3.3 ... a3.n 
 
 : : : ... : 
a m.1 a m.2 a m.3 ... a m.n 

a1.1  elemen matriks pada baris 1, kolom 1


a1.2  elemen matriks pada baris 1, kolom 2

a1.3  elemen matriks pada baris 1, kolom 3

 Sifat Komunitatif terhadap penjumlahan : A + B = B + A


 Sifat Assosiatif terhadap penjumlahan ( A + B ) + C = A + (B + C)
 Sifat Matriks nol : A + 0 = A
 Sifat lawan Matriks : A + (-A) = 0
 Sifat Asosiatif terhadap perkalian : (AB) C = A (BC)
 Sifat perkalian dengan konstanta : k (AB) = (kA) B, dimana k konstanta real
 Sifat Perkalian dengan matriks satuan : A I = IA = A

PROSEDUR
 a11 a12 ... a1n  b11 b12 ... b1n 
a a ... a2 n  b b ... b2 n 
A   21 22 B   21 22
Jika  ... ... ... ...  dan  ... ... ... ... 
   
an1 an 2 ... anm  bn1 bn 2 ... bnm 

 a11  b11  a12  b12  ... a1n  b1n  


a  b  a22  b22  ... a2n  b2n 
 21 21
 ... ... ... ... 
 Maka A + B = 
an1  bn1  an 2  bn 2  ... anm  bnm 

 a11  b11  a12  b12  ... a1n  b1n  


a  b  a22  b22  ... a2 n  b2n 
 Maka A – B =  21 21
 ... ... ... ... 

an1  bn1  an 2  bn 2  ... anm  bnm 

 ka11 ka12 ... ka1n 


ka ka22 ... ka2 n 
 21
 ... ... ... ... 
 Maka k A =  
kan1 kan 2 ... kanm 

 a11 a12 ... a1n  b11 b12 ... b1n 


a a 22 ... a 2 n  b ... b2 n 
 21  21 b22
 Maka C = A × B = ... ... ... ...   ... ... ... ... 
   
a n1 a n2 ... a nm  bn1 bn 2 ... bnm 
c = a x b + a x b + …. + a xb
11 11 11 12 21 1m m1

c = a x b + a x b + ….. + a xb
12 11 12 12 22 1m m2

.
.
.
c =a x b + a x b + ….+ a xb
1k 11 1k 12 2k 1m mk

cij = a x + a x b + …..+ a x b
i1 b1j i2 2j im mj

E. Metode Pembelajaran
Pendekatan : Scientific Learning
Metode : Diskusi, Demonstrasi
Model Pembelajaran : Numbered HeadTogether

F. Media Pembelajaran
Media/Alat:
 Powerpoint
 Lembar Kerja Peserta Didik
 LCD proyektor
 Laptop
Bahan :
 Spidol / kapur berwarna

G. Sumber Belajar
 Buku penunjang kurikulum 2013 mata pelajaran Matematika Wajib Kelas XI
Kemendikbud, Tahun 2016
 Bahan Ajar Matriks

H. Langkah-Langkah Pembelajaran
Pertemuan 1 (4 × 45 menit)
3.3.1 Menjelaskan konsep matriks
3.3.2 Menyebutkan jenis-jenis matriks
4.3.1 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan konsep matriks
Pertemuan I ( 4 × 45 menit) Nilai
Kegiatan pendahuluan ( 10 menit) Karakter
1. Guru memasuki ruangan dan mengucapkan salam.
2. Peserta didik duduk dalam kelompoknya yang sebelumnya telah di atur Disiplin
oleh guru.(Pendidik mengelompokkan peserta didik. Satu kelompok
terdiri atas 4-5 orang. Masing – masing kelompok diberikan kartu yang
diberi nomor 1 sampai 5 dan setiap anggota kelompok mendapat satu
nomor ditempelkan di baju).
3. Menyiapkan peserta didik secara fisik dan psikis untuk mengikuti proses
pembelajaran dengan cara :
 Peserta didik melakukan doa sebelum belajar (meminta seorang Religius
peserta didik untuk memimpin doa)
 Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik
untuk mempersiapkan perlengkapan dan peralatan pembelajaran.
4. Guru memberikan motivasi tentang aplikasi dari matriks dalam kehidupan
sehari – hari. Berpikir
 Ananda sekalian, hari ini kita akan mempelajari Matriks. Matriks ini kritis
nantinya sangat bermanfaat untuk menyelesaikan berbagai masalah
kontekstual matematika salah satunya adalah contoh persoalan di
bawah ini :

 Dengan mempelajari matriks kita dapat menentukan Jarak antar kota


wisata. Selain itu masih banyak persoalan lain yang dapat diselesaikan
dengan bantuan matriks seperti pada Sistem pertidaksamaa
linier,Transpormasi Geometri, dan lain – lain
 Pendidik menyampaikan tujuan pembelajaran :
Setelah mempelajari matriks peserta didik nantinya diharapkan
mampu :
- Menjelaskan konsep matriks
- Menyebutkan jenis – jenis matriks
5. Pendidik menjelaskan cakupan materi dan penilaian pengetahuan yang
akan dipelajari.
Ananda ada banyak materi dalam matriks yang akan kita pelajari namun
hari ini kita hanya mempelajari pengertian matriks dan jenis – jenis
matriks. Nantinya ibuk akan menilai kinerja ananda dalam menyelesaikan
LKPD dan Presentasi. Dan di akhir pembelajaran akan ada kuis
Kegiatan Inti (65 menit) Nilai
karakter
1. Peserta didik mengamati penjelasan yang diberikan oleh guru. Rasa
(mengamati) ingin
 Perhatikan masalah berikut : tahu
 Dari permasalahan di atas kita dapat menyajikannya dalam bentuk
matriks.
Jawab :
Wisatawan akan memulai perjalanannya dari bandung ke kota – kota
wisata di pulau jawa. Jarak antar kota tujuan wisata dituliskan
sebagai berikut :
Bandung Semarang Yogyakarta
Bandung 0 367 428
Semarang 367 0 115
Yogyakarta 428 115 0
Berdasarkan tampilan di atas, dapat dilihat jarak antarkota tujuan
wisata dengan membaca data dari baris ke kolom. Susunan tersebut
dapat juga dituliskan sebagai berikut:

[ ] Susunan jarak antarkota di pulau jawa ini terdiri

dari 3 baris dan 3 kolom.


2. Peserta didik diarahkan untuk menemukan sendiri konsep matriks Berpikir
berdasarkan permasalahan di atas. (menalar) kritis
 Dari permasalahan di atas apakah ananda tahu apa itu matriks ?
 Guru meluruskan jawaban siswa yang beragam
Matriks adalah susunan bilangan yang diatur menurut aturan baris
dan kolom dalam suatu jajaran berbentuk persegi atau persegi
panjang. Susunan bilangan itu diletakkan di dalam kurung biasa “( )”
atau kurung siku “[ ]”.
Matriks diberi nama dengan huruf kapital, seperti A, B, C dan lain –
lain. Selain memiliki baris dan kolom, matriks juga memiliki entry
yaitu setiap anggota dalam matriks tersebut. Entry suatu matriks
dinotasikan dengan huruf kecil seperti a, b, c,... dan biasanya
disesuaikan dengan nama matriks.
Bentuk umum :
 a1.1 a1.2 a1.3 ... a1.n 
a a 2.2 a 2.3 ... a 2.n 
 2.1
A =  a3.1 a3.2 a3.3 ... a3.n 
 
 : : : ... : 
a m.1 a m.2 a m.3 ... a m.n 

a1.1  elemen matriks pada baris 1, kolom 1

a1.2  elemen matriks pada baris 1, kolom 2

a1.3  elemen matriks pada baris 1, kolom 3

.
.
.
a m.n  elemen matriks pada baris m, kolom n

 Perhatikan matriks di bawah ini :

Banyak baris : 3 baris


Banyak kolom : 3
Ordo matriks : 3×3
Ordo matriks adalah banyak baris dan kolom pada matriks untuk
menentukan ukuran dari matriks tersebut
3. Guru memberikan contoh lain dari permasalahan yang memuat matriks.
 Sekarang coba ananda perhatikan contoh berikut :

 Dari contoh di atas coba ananda sajikan dalam bentuk matriks


Alternatif I

* + Matriks adalah matriks persegi panjang


dengan berordo 2 ×3
Alternatif II

= [ ] Matriks adalah matriks persegi panjang

berordo 3×2
 Jika diberikan contoh lain apakan ananda dapat menyajikannya
dalam bentuk matriks?
4. Guru menjelaskan materi jenis – jenis matriks

JENIS-JENIS MATRIKS
1. Matriks baris
adalah matriks yang hanya memiliki satu baris. Biasanya ordo
matriks seperti ini adalah 1× n, dengan n banyak kolom pada matriks.
Contoh : =[2 3 0 7]
2. Matriks kolom
adalah matriks yang hanya memiliki satu kolom. Matriks kolom
berordo m × 1, dengan m banyak baris pada matriks tersebut.
2
  1
Contoh : =  
0
 
7
3. Matriks Persegi panjang
Adalah matriks yang banyak barisnya tidak sama dengan banyak
kolomnya. Matriks seperti ini biasanya berordo m × n

Contoh : =* +

=[ ]

4. Matriks persegi
adalah matriks yang jumlah baris dan kolomnya sama. Matrik ini
berordo n × n
2 0 5 3
1 8 6 4 
Contoh : = 
5 9 0 6
 
7  3  5 10
Diagonal samping Diagonal utama
5. Matriks Identitas
adalah matriks persegi yang elemen-elemen pada diagonal utamanya
1, sedangkan semua elemen yang lainnya nol.
Contoh :
1 0
A=  
0 1 
1 0 0
B = 0 1 0
0 0 1

6. Matriks segitiga atas


adalah matriks persegi yang elemen-elemen dibawah diagonal
utamanya nol.
Contoh :
2 3  1
A = 0 1 4 
0 0 5 

7. Matriks segitiga bawah


adalah matriks persegi yang elemen-elemen diatas diagonal utamanya
nol.
Contoh :
2 0 0
B = 9 1 0
3 2 5

8. Matriks diagonal
Matriks yang susunan diagonalnya terdiri dari angka – angka bukan
nol.
Contoh :

* +

[ ]

9. Matriks nol
adalah matriks yang semua elemennya nol.
Contoh :
0 0 0 
C=  
0 0 0 
5. Peserta didik diberikan kesempatan bertanya terhadap materi yang
dijelaskan.(menanya)
6. Masing – masing peserta didik diminta untuk mengeluarkan LKPD tentang
materi dan jenis – jenis matriks.

7. Mendorong rasa ingintahu peserta didik secara berkelompok mengamati


dan memahami kegiatan 1 dan 2 yang ada dalam LKPD. (mencoba)

A. Pengertian Matriks.

Matriks adalah kumpulan bilangan yang disusun dalam bentuk baris


dan kolom. Bilangan yang tersusun dalam baris dan kolom disebut
elemen matriks. Nama matriks ditulis dengan menggunakan huruf
kapital. Banyaknya baris dan kolom matriks disebut ordo matriks.
Dalam kehidupan sehari-hari dapatkah anda menyebutkan contoh
susunan bilangan yang dapat dibuat menjadi matriks?
Matriks diberinama dengan huruf kapital.
 3 2 7 9
  4  3
Contoh : A =  1 6  M= 
 1
0 11 ;
 5 2   2
 4 10 
 5 
 
; P=  7 
 12 
 
Setiap bilangan pada matriks disebut unsur atau elemen dari matriks
tersebut
Contoh :
1. Unsur baris ke 2 dari matriks A adalah : 1 , 0 , 11 dan 6
2. Elemen kolom ke 3 dari matriks A adalah : 7 , 11 dan –4
3. Unsur baris ke 2 kolom ke 3 dari matri A adalah : 11
4. Unsur baris ke 3 dari matrik A adalah
…………………………………………………
5. Elemen baris ke 2 dari matrik M adalah
………………………………………………
6. Unsur kolom ke 4 dari matrik A adalah
……………………………………………….
7. Elemen kolom ke 1 dari matriks M adalah
……………………………………………
8. Unsur baris ke 3 kolom ke 4 dari matri A adalah
……………………………………..
9. Elemen baris ke 2 kolom ke 2 dari matri M
adalah……………………………………
10. Unsur baris ke 3 kolom ke 1 dari matri P adalah
……………………………………...

Ordo atau ukuran suatu matriks ditentukan oleh banyaknya baris kali
banyaknya kolom matriks itu.
Contoh : Matriks A terdiri atas 3 baris (mendatar/horizontal) dan 4
kolom (tegak/vertikal) maka matriks A berordo 3x4 ditulis A3x4 dan
banyaknya unsur matriks A adalah 3x4=12
1. Ordo matriks M adalah ……. ,banyaknya unsur matriks M adalah
………………..
2. Ordo matriks P adalah ……. ,banyaknya unsur matriks P adalah
…………………

 a11 a12 a13 ... a1n 


 
 a21 a22 a23 ... a2 n 
Bentuk Umum Matriks dapat ditulis Amxn   a31 a32 a33 ... a3n 
 
 
 
 am1 am 2 am3 ... amn 

B. Jenis-jenis Matriks.

1. Matriks Persegi adalah matriks yang banyaknya baris dan banyaknya


kolom sama.
 ..... ..... ..... 
 5 7  
Contoh : C2 x 2    , tuliskan P3x 3   ..... ..... ..... 
 3  1  ..... ..... ..... 
 
2. Matriks Baris adalah matriks yang hanya terdiri atas satu baris.
Contoh : N1x3   2 6  4 , tuliskan B1x 4  .... .... .... ....
3. Matriks Kolom adalah matriks yang hanya terdiri atas satu kolom.
 .... 
 15   
Contoh : Q2 x1    , tuliskan K 3x1   .... 
  9  .... 
 
4. Matriks Nol ( 0 ) adalah matriks yang semua unsurnya nol.
 .... ....
 0 0 0  
Contoh : O2 x 3    , tuliskan O3x 2   .... ....
 0 0 0  .... ....
 
5. Matriks Diagonal adalah matriks persegi yang semua unsurnya nol
kecuali unsur diagonal utamanya tidak semuanya nol.
2 0 0
   .... ....
Contoh : D3x 3   0  1 0  , tentukan D2 x 2   
0 0 5   .... .... 
 
6. Matriks Satuan atau Matriks Identitas adalah matriks diagonal yang
semua unsur diagonal utamanya satu.
 .... .... .... 
1 0   
Contoh : I 2 x 2    , tentukan I 3x 3   .... .... .... 
 0 1  .... .... .... 
 
7. Matriks Segitiga Atas adalah matriks persegi yang semua unsur di
bawah diagonal utamanya nol sedangkan unsur lainnya tidak
semuanya nol.
 .... .... .... .... 
5 4 0  
   .... .... .... .... 
Contoh : S 3x 3   0  3 1  , tentukan T4 x 4  
 0 0 2 .... .... .... .... 
   
 .... .... .... .... 
 
8. Matriks Segitiga Bawah adalah matriks persegi yang semua unsur di
atas diagonal utamanya nol sedangkan unsur lainnya tidak semuanya
nol.
6 0 0 0
   .... .... ....
 2 1 0 0  
Contoh : R3x 3    , tentukan Q3x 3   .... .... ....
1 3 5 0  .... .... ....
   
4 0 7  3
 
9. Matriks Koefisien adalah matriks yang unsur-unsurnya diperoleh dari
koefisien variabel suatu sistem persamaan linear.
2 x  y  7
Contoh : Matriks koefisien dari sistem persamaan 
3x  5 y  4
2 1
adalah  
 3  5
x  3 y  2z  1

Tentukan matriks koefisien dari sistem pers. 5 x  y  3z  12
2 x  7 y  18

 ..... ..... .....
 
adalah  ..... ..... .....
 ..... ..... .....
 

8. Peserta didik dalam kelompoknya diberikan kesempatan menjawab dan


bertanya tentang kegiatan 1 dan 2 yang ada dalam LKPD. (Menanya)
Memberikan tugas
9. Setelah peserta didik memahami kegiatan 1 dan 2 peserta didik diminta
menyelesaikan kegiatan 3 dan 4 yang ada dalam LKPD.
Kegiatan 3

Jawab :
Gambar di atas mendeskripsikan susunan barang –barang pada rak
supermarket yang terdiri atas tiga baris dan tiga kolom. Bentuk matriks
dari susunan barang tersebut dapat dinyatakan sebagai berikut.

Baris 1
A=[ ]
Baris 2
Baris 3
Kolom 3
Kolom 1 Kolom 2
Kegiatan 4
Perhatikan tabel berikut :
DAFTAR NAMA SISWA RUANG 07
NO NAMA NO PESERTA
1 Ardi Saogo X11
2 Fina NAfisa X12
3 Gusti Azmi X21
4 Ilvi Nafisatul K X22
5 Imam Maulana X31
6 Linda Khofifah X32
7 M. Fuad X41
8 M. Iqbal X42
9 Khalifa Hadaf X51
10 Yunita Safira X52
Kesepuluh siswa di atas akan mengikuti ulangan semester ganjil. Mereka
akan menempati ruang 07 yang berisi 10 meja. Untuk memudahkan
pengaturan peserta ulangan, pihak panitia membuat pola nomor peserta
yang akan ditempelkan pada tiap – tiap meja. Mulai dari nomor X11 sampai
X52. Jika nomor peserta adalah nomor X11 maka ia akan menempati posisi
meja pada baris 1 kolom 1, jika nomor peserta adalah nomor X52 maka ia
akan menempati posisi meja pada baris 5 kolom 2. Tentu hal ini akan
memudahkan para siswa dalam memahami posisi duduk mereka dalam
ruangan tersebut.
Tugas : Cobalah menyusun tempat duduk mereka jika denah tempat duduk
ruang 07 terdiri dari 5 baris dan 2 kolom
Jawab :
Denah Ruang 07 =

Berdasarkan jawaban di atas, maka aturan susunan posisi dapat dinyatakan


dalam aturan baris dan kolom. Inilah yang dinamakan dengan matriks.
Jumlah baris dan kolom dinyatakan dalam ordo (ukuran) matriks. Ordo
sebuah matriks ditulis dengan m × n, m adalah jumlah baris dan n adalah
jumlah kolom.
Misal matriks di atas disebut matriks X

10. Peserta didik secara kelompok mengumpulkan informasi apa saja yang
terdapat di dalam masalah yang disajikan di dalam LKPD.
11. Setiap peserta didik mencatat hasil yang diperoleh dari kegiatan yang
dilakukan pada LKPD nya masing – masing. ( LITERASI)
12. Peserta didik diminta menuliskan kegiatan 1 , 2, 3 dan 4 yang ada dalam
LKPD kedalam kertas koran yang telah disediakan dan menempelkan di
papan tulis
13. Setelah selesai diskusi kelompok peserta didik diminta mempresentasikan
hasil diskusi kelompoknya.(Mengkomunikasikan)
14. Mengambil nomor secara acak
 Dengan menggunakan model NHT guru mengambil nomor yang akan
presentasi secara [Link] itu guru mengambil nomor kelompok
yang akan tampil.
15. Nomor yang disebutkan mempresentasikan hasilnya.
 Meminta nomor yang telah disebutkan untuk mengkomunikasikan atau
mempresentasikan kerja kelompoknya di depan kelas. ( Komunikasi 4
C).
 Kelompok lain dipersilahkan untuk bertanya ataupun menanggapi hasil
presentasi dari perwakilan kelompok tersebut.
 Peserta didik mengevaluasi hasil presentasi dari setiap kelompok,
maupun terhadap seluruh aktivitas pembelajaran yang dilakukan dengan
arahan guru.(komunikatif 4C)
 Guru memberikan penguatan berupa applause dan pujian untuk semua
peserta didik dan kelompok yang telah mempresentasikan hasil
kerjanya.
 Pendidik mengevaluasi dan membahas kembali mengenai soal di LKPD
yang telah dijawab oleh peserta diskusi.
16. Peserta didik mengerjakan latihan
17. Peserta didik mengumpulkan LKPD

Catatan : Selama pembelajaran Pengertian Matriks berlangsung, guru


mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap:
nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh
menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan

Kegiatan Penutup (15 menit) Nilai


Karakter
1. Peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari dengan merespon
pertanyaan pendidik yang sifatnya menuntun dan menggali.
Tadi kita telah belajar pengertian dan sifat – sifat matriks. Coba ananda
jelaskan apa sebenarnya pengertian matriks.
2. Pendidik dan peserta didik merefleksi kegiatan pembelajaran bersama –
sama terkait dengan kegiatan yang belum terlaksana dengan baik.
Bagaimana pembelajaran kita hari ini? Bagian mana pelajaran yang sulit
dipahami? Bagaimana dengan sistem belajar kelompoknya?
3. Guru memberikan kuis sebanyak dua soal.
 Tentukan ordo matriks A, jika * +
Jawab : Ordo matriks A adalah 2 × 3
 Tentukan nilai p, q dan r agar matriks A menjadi matriks

segitiga atas jika [ ]

Jawab : p = 0, q = 0 dan r = sembarang.


4. Peserta didik diminta menyelesaikan penugasan yang ada di LKPD.
5. Guru memberikan reward kepada kelompok yang teraktif.
6. Peserta didik mendengarkan arahan pendidik untuk materi pada pertemuan
berikutnya yaitu tentang transpose dan kesamaan matriks.
7. Peserta didik dan pendidik mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan
alhamdulillah
Pertemuan II (4 × 45 menit)
3.3.3 Menjelaskan konsep kesamaan matriks
3.3.4 Menjelaskan konsep tanspose matriks
3.3.5 Menentukan nilai variabel yang belum diketahui pada kesamaan matriks
Langkah – langkah pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit ) Nilai
Karakter
1. Guru memasuki ruangan kelas dan mengucapkan salam
2. Peserta didik duduk dalam kelompok masing – masing.
3. Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti
proses pembelajaran dengan cara :
a. Peserta didik melakukan doa sebelum belajar (meminta seorang peserta Religius
didik untuk memimpin doa)
b. Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik
untuk mempersiapkan dan peralatan pembelajaran.
4. Guru memberikan motivasi tentang kegunaan mempelajari kesamaan
matriks dan transpose matriks .
Ananda transpose matriks sangat penting kita pelajari karena tanpa
transpose matriks kita tidak dapat mempelajari invers matriks salah satu
contoh kontekstual transpose matriks bisa ananda lihat pada gambar
dibawah ini . Sedangkan kesamaan matriks dapat membantu kita mencari
unsur matriks lainnya yang belum diketahui.

Dari gambar di atas coba ananda tukar posisi tempat duduk baris menjadi
kolom. Pertukaran posisi tersebut kita namakan transpose matriks.
5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
a. Siswa dapat menjelaskan transpose matriks
b. Siswa dapat menjelaskan kesamaan matriks
6. Guru menjelaskan cakupan materi dan penilaian pengetahuan tentang
transpose matriks dan kesamaan matriks.
Ananda hari ini kita akan mempelajari transpose matriks dan kesamaan
matriks nantinya ibuk akan menilai kinerja ananda dalam menyelesaikan
LKPD dan presentasi. Dan di akhir pembelajaran akan ada kuis.

Kegiatan Inti (65 menit) Nilai


Karakter
1. Peserta didik mengamati penjelasan yang diberikan oleh guru.(mengamati)

2. Peserta didik diarahkan untuk menemukan syarat kesamaan dua matriks.

3. Guru memberikan contoh lain tentang kesamaan matriks dan mengajak siswa
untuk menyelesaikan bersama – sama.
Contoh : Tentukan nilai a dan b dari kesamaan matriks berikut
3a  4  12  4
a. 2b  5   9  5
  
 1 6a  1  1 3b  2
 4a  5 
b.  3  2a 3 

Jawab : a. 3a = -12
a = -12/3
a = -4
2b = 9
b = 9/2
b = 4,5
b. 4a + 5 = 2a
4a – 2a = -5
2a = -5
a = -5/2
6a – 1 = 3b + 2
6(-5/2) – 1 = 3b + 2
-15 – 1 = 3b + 2
-16 = 3b + 2
3b = 18
b =6
4. Guru menjelaskan contoh tanspose matriks.
Perhatikan contoh berikut :
Contoh :
 2 4 1
A=  
  3 5 0
2  3
A = A = A = 4 5 
t T

1 0 

5. Peserta didik memperhatikan contoh transpose matriks.


6. Peserta diberi kesempatan bertanya terhadap materi yang telah dijelaskan.
Apa itu transpose matriks?
Bagaimana cara mentranspose kan suatu matriks

TRANSPOSE MATRIKS
adalah perubahan bentuk matriks dimana elemen pada baris menjadi elemen
pada kolom atau sebaliknya. Transpose dari matriks A berordo m×n adalah
Rasa
matriks yang diperoleh dari matriks A dengan menukar elemen baris ingin tahu
menjadi elemen kolom dan sebaliknya. Sehingga berordo n×m. Notasi
transpose matriks adalah .

7. Peserta didik mengeluarkan LKPD nya masing – masing


Gotong
royong

8. Peserta didik secara berkelompok dibimbing guru menyelesaikan semua


kegiatan yang ada pada LKPD terkait dengan kesamaan dan transpose
matriks.
9. Setiap peserta didik diminta menuliskan kegiatan 1 dan 2 yang ada dalam
LKPD kedalam kertas koran yang telah disediakan dan menempelkannya di
papan tulis.
10. Setelah diskusi kelompok peserta didik diminta mempresentasikan hasil kerja
kelompoknya.
11. Mengambil nomor secara acak.
 Dengan menggunakan model NHT guru mengambil nomor yang akan
presentasi secara [Link] itu guru mengambil nomor kelompok
yang akan tampil.
12. Nomor yang disebutkan mempresentasikan hasilnya.
 Meminta nomor yang telah disebutkan untuk mengkomunikasikan atau
mempresentasikan kerja kelompoknya di depan kelas. ( Komunikasi 4
C).
 Kelompok lain dipersilahkan untuk bertanya ataupun menanggapi hasil
presentasi dari perwakilan kelompok tersebut.
 Peserta didik mengevaluasi hasil presentasi dari setiap kelompok,
maupun terhadap seluruh aktivitas pembelajaran yang dilakukan dengan
arahan guru.(komunikatif 4C)
 Guru memberikan penguatan berupa applause dan pujian untuk semua
peserta didik dan kelompok yang telah mempresentasikan hasil kerjanya.
 Pendidik mengevaluasi dan membahas kembali mengenai soal di LKPD
yang telah dijawaboleh peserta diskusi.
13. Peserta didik mengerjakan latihan.
Peserta didik mengumpulkan LKPD

Kegiatan Penutup (15 menit) Nilai


Karakter
1) Peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari dengan merespon
pertanyaan pendidik yang sifatnya menuntun dan menggali.
2) Tadi kita telah belajar kesamaan dan transpose matriks. Coba ananda
jelaskan kembali kapan dua matriks dikatakan sama dan bagaimana cara
mentranspose kan suatu matriks.
3) Pendidik dan peserta didik merefleksi kegiatan pembelajaran bersama – sama
terkait dengan kegiatan yang belum terlaksana dengan baik.
4) Bagaimana pembelajaran kita hari ini? Bagian mana pelajaran yang sulit
dipahami? Bagaimana dengan sistem belajar kelompoknya?
5) Guru memberikan kuis sebanyak satu soal.
2 x  y 3x   7  4
Diketahui P =   dan Q =  
 x  2 y x  y  2 y  1 
Jika P = QT, maka tentuka x – y
2 x  y 3x   7  2 y 
Jawab :  
x  2 y x  y   4  1 

3x = -2y maka x = sehingga 2( ) =7

sehingga -7y = 21 maka y = -3 dan x = ( )

y adalah 1 – (-3) = 4
6) Peserta didik diminta menyelesaikan penugasan yang ada di LKPD.
7) Guru memberikan reward kepada kelompok yang teraktif.
8) Peserta didik mendengarkan arahan pendidik untuk materi pada pertemuan
berikutnya yaitu tentang transpose dan kesamaan matriks.
9) Peserta didik dan pendidik mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan Berpikir
alhamdulillah. kritis
Pertemuan 3
3.3.6 Menjelaskan konsep penjumlahan matriks
3.3.7 Menentukan hasil penjumlahan matriks
3.3.8 Menjelaskan konsep pengurangan matriks
3.3.9 Menentukan hasil pengurangan matriks
4.3.2 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan penjumlahan matriks
Langkah – langkah pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan ( 15 menit ) Nilai
Karakter
1) Guru memasuki ruangan dan mengucapkan salam.
2) Peserta didik duduk dalam kelompok masing – masing. Disiplin
3) Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti
proses pembelajaran dengan cara :
 Peserta didik melakukan doa sebelum belajar (meminta seorang Religius
peserta didik untuk memimpin doa)
 Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik
untuk mempersiapkan dan peralatan pembelajaran.
4) Guru memberikan motivasi tentang aplikasi mempelajari penjumlahan dan
pengurangan matriks dalam kehidupan sehari –hari yaitu berkaitan dengan
penjualan kue di suatu toko

Selain itu juga ada dalam bidang lainnya yang dapat memanfaatkan
penjumlahan dan pengurangan matriks.
5) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
 Siswa dapat menentukan hasil penjumlahan matriks
 Siswa dapat menentukan hasil pengurangan matriks
6) Guru menjelaskan cakupan materi dan penilaian pengetahuan tentang
penjumlahan dan pengurangan matriks
Ananda hari ini kita akan mempelajari penjumlahan dan pengurangan
matriks nantinya ibuk akan menilai kinerja ananda dalam menyelesaikan
LKPD dan presentasi. Dan di akhir pembelajaran akan ada kuis.

Kegiatan Inti (60 menit) Nilai


Karakter
1. Peserta didik mengamati penjelasan yang diberikan oleh guru.
Perhatikan masalah berikut :

2. Peserta didik diarahkan untuk membuat model matematika dari


permasalahan tersebut. (Critical Thinking)
Jawab :
Jika kita misalkan matriks biaya di kota A, sebagai matriks A dan matriks
Berpikir
biaya di kota B sebagai matriks B maka matriks biaya kedua toko disajikan kritis
sebagai berikut :

A =* + dan B = * +

3. Dari model yang diperoleh, guru mengarahkan siswa untuk menentukan


berapa total biaya yang dikeluarkan oleh toko tersebut.
 Total biaya bahan untuk brownies = 1.000.000 + 1.500.000 =
2.500.000
 Total biaya bahan untuk bika ambon = 1.200.000 + 1.700.000 =
2.900.000
 Total biaya chef untuk brownies = 2.000.000 + 3.000.000 = 5.
000.000
 Total biaya chef untuk bika ambon = 3.000.000 + 3.500.000 =
6.500.000
2. Guru menjelaskan bagaimana menyajikan total biaya tersebut kedalam
matriks dan menjelaskan definisi penjumlahan matriks serta syarat
penjumlahan matriks.
Keempat total biaya tersebut dinyatakan dalam matriks adalah
sebagai berikut:
Total biaya pada tabel diatas dapat ditentukan dengan
menjumlahkan matriks A dan B
Brownies Bika Ambon
Bahan 2.500.000 2.900.000
Chef 5.000.000 6.500.000

Total biaya pada tabel diatas dapat ditentukan dengan


menjumlahkan matriks A dan matriks B

A+B=( )+( )

=( )

Penjumlahan kedua matriks biaya di atas dapat dioperasikan


diakibatkan kedua matriks biaya memiliki ordo yang sama.
 Guru menjelaskan konsep penjumlahan matriks dan syarat
penjumlahan matriks

3. Guru memberikan contoh lain tentang penjumlahan matriks dan mengajak


siswa untuk menyelesaikan bersama – sama.
Contoh :
4. Guru menjelaskan masalah yang berkaitan dengan pengurangan matriks
Perhatikan masalah berikut :

5. Peserta didik dalam kelompok diminta untuk memodelkan masalah di atas


dalam matriks

6. Guru menuntun siswa untuk merumuskan pengurangan matriks.


7. Peserta didik secara berkelompok dibimbing guru menyelesaikan kegiatan
1 dan 2 yang ada pada LKPD terkait dengan penjumlahan dan
pengurungan matriks.
Kegiatan 1:
Hitunglah :
1. ( )+( )= ( )= ( )
( ) ( )

2. ( )+( )= ( )

3. ( )+( )= ( )

Kegiatan 2:
Hitunglah :
1. Diketahui matriks P = ( ) maka – P = ( )

2. Diketahui matriks Q = ( ) maka – Q = ( )


Kegiatan 3:
Hitunglah :
1. ( ) ( )= ( ) ( ) ( )

2. ( )- ( )=( )+ ( )=( )

3. ( )- ( )= ( )

4. ( )- ( )= ( )

5. ( )- ( )= ( )
8. Setiap peserta didik diminta menuliskan kegiatan 1, 2 dan 3 yang ada dalam
LKPD kedalam kertas koran yang telah disediakan dan menempelkannya di
papan tulis.
9. Setelah diskusi kelompok peserta didik diminta mempresentasikan hasil
kerja kelompoknya.
10. Mengambil nomor secara acak.
11. Dengan menggunakan model NHT guru mengambil nomor yang akan
presentasi secara [Link] itu guru mengambil nomor kelompok yang
akan tampil.
12. Nomor yang disebutkan mempresentasikan hasilnya.
13. Meminta nomor yang telah disebutkan untuk mengkomunikasikan atau
mempresentasikan kerja kelompoknya di depan kelas. ( Komunikasi 4 C).
14. Kelompok lain dipersilahkan untuk bertanya ataupun menanggapi hasil
presentasi dari perwakilan kelompok tersebut.
15. Peserta didik mengevaluasi hasil presentasi dari setiap kelompok, maupun
terhadap seluruh aktivitas pembelajaran yang dilakukan dengan arahan
guru.(komunikatif 4C)
16. Guru memberikan penguatan berupa applause dan pujian untuk semua
peserta didik dan kelompok yang telah mempresentasikan hasil kerjanya.
17. Pendidik mengevaluasi dan membahas kembali mengenai soal di LKPD
yang telah dijawaboleh peserta diskusi.
18. Peserta didik mengerjakan latihan.
Peserta didik mengumpulkan LKPD

Kegiatan Penutup (15 menit) Nilai


Karakter
1. Peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari dengan
merespon pertanyaan pendidik yang sifatnya menuntun dan menggali.
2. Tadi kita telah belajar penjumlahan dan pengurangan matriks. Coba
ananda jelaskan kembali apa syarat kedua matriks bisa dijumlah dan
dikurang.
3. Pendidik dan peserta didik merefleksi kegiatan pembelajaran bersama –
sama terkait dengan kegiatan yang belum terlaksana dengan baik.
4. Bagaimana pembelajaran kita hari ini? Bagian mana pelajaran yang sulit
dipahami? Bagaimana dengan sistem belajar kelompoknya?
5. Guru memberikan kuis sebanyak satu soal.
5 3  2 7  8  2
Diketahui P =   ,Q=   , dan R =  
  2  4  3  3 6 9 
Tentukan :
a. P + Q
b. Q - R
c. (P + Q) - R
d. P + (Q - R)
6. Peserta didik diminta menyelesaikan penugasan yang ada di LKPD.
7. Guru memberikan reward kepada kelompok yang teraktif.
8. Peserta didik mendengarkan arahan pendidik untuk materi pada
pertemuan berikutnya yaitu tentang perkalian matriks dengan bilangan
skalar dan perkalian matriks dengan matriks.
9. Peserta didik dan pendidik mengakhiri pembelajaran dengan
mengucapkan alhamdulillah.

Pertemuan IV (2 × 45 menit)
3.3.10 Menjelaskan konsep perkalian matriks dengan skalar
3.3.11 Menentukan hasil perkalian matriks dengan skalar
3.3.12 Menjelaskan konsep perkalian dua matriks
3.3.13 Menentukan hasil perkalian dua matriks
4.3.3 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan perkalian matriks
dengan skalar
4.3.4 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan perkalian dua matriks
Langkah – langkah pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit ) Nilai
Karakter
1. Guru memasuki ruangan dan mengucapkan salam
2. Peserta didik duduk dalam kelompok masing – masing. Disiplin
3. Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti
proses pembelajaran dengan cara :
 Peserta didik melakukan doa sebelum belajar (meminta seorang Religius
peserta didik untuk memimpin doa)
 Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik
untuk mempersiapkan dan peralatan pembelajaran.
4. Guru memberikan motivasi tentang tentang aplikasi mempelajari pekalian
skalar matriks dan perkalian matriks dengan matriks dalam kehidupan
sehari –hari yaitu berkaitan dengan penjualan kacang, keripik dan permen.

Contoh soal : Bu Ani seorang makanan kecil yang menyetorkan


makanannya ke tiga kantin sekolah. Tabel banyaknya makanan yang
disetorkan setiap harinya sebagai berikut :
Kacang Keripik Permen
Kantin A 10 10 5
Kantin B 20 15 8
Kantin C 15 20 10
(Dalam satuan bungkus)
Harga sebungkus kacang, sebungkus keripik, dan sebungkus permen
berturut – turut adalah Rp. 2.000,00, Rp. 3.000,00, dan Rp.1.000,00.
Hitunglah pemasukan harian yang diterima Bu Ani dari setiap kantin serta
total pemasukan harian dengan penyajian bentuk matriks.
5. Selain itu juga ada dalam bidang lainnya yang dapat memanfaatkan
penjumlahan dan pengurangan matriks.
6. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
 Siswa dapat menentukan hasil perkalian matriks dengan skalar
 Siswa dapat menentukan hasil perkalian matriks dengan matriks.
7. Guru menjelaskan cakupan materi dan penilaian pengetahuan tentang
perkalian matriks dengan skalar dan matriks dengan matriks.
Ananda hari ini kita akan mempelajari perkalian matriks dengan bilangan
skalar dan perkalian matriksdengan matriks nantinya ibuk akan menilai
kinerja ananda dalam menyelesaikan LKPD dan presentasi. Dan di akhir
pembelajaran akan ada kuis.
Kegiatan Inti (65 menit) Nilai
Karakter
1. Peserta didik mengamati penjelasan yang diberikan oleh guru.
Suatu matriks dikalikan dengan bilangan real k, maka setiap elemen matriks
tersebut dikalikan dengan k. Secara umum, perkalian skalar dengan matriks
dirumuskan sebagai berikut : Misalkan A adalah suatu matriks berordo m ×
n dengan elemen – elemen dan k adalah suatu bilangan real. Matriks C
adalah hasil perkalian bilangan real k terhadap matriks A, dinotasikan C =
k. A, bila matriks C berordo m×n dengan elemen – elemennya ditentukan
oleh : =k (untuk semua i dan j)

Contoh :
2. Peserta didik mengamati permasalahan yang diberikan guru

Contoh soal : Bu Ani seorang makanan kecil yang menyetorkan


makanannya ke tiga kantin sekolah. Tabel banyaknya makanan yang
disetorkan setiap harinya sebagai berikut :
Kacang Keripik Permen
Kantin A 10 10 5
Kantin B 20 15 8
Kantin C 15 20 10
(Dalam satuan bungkus)
Harga sebungkus kacang, sebungkus keripik, dan sebungkus permen
berturut – turut adalah Rp. 2.000,00, Rp. 3.000,00, dan Rp.1.000,00.
Hitunglah pemasukan harian yang diterima Bu Ani dari setiap kantin serta
total pemasukan harian dengan penyajian bentuk matriks.
3. Peserta didik diminta untuk mengumpulkan informasi yang ada pada
permasalahan di atas terkait dengan materi matriks
4. Guru memberikan penyelesaian dari permasalahan di atas
Penyelesaian :
Banyaknya makanan yang disetorkan setiap harinya dapat dituliskan dalam
matriks sebagai berikut :

Matriks A = ( )

Matriks harga makanan adalah :

Matriks B = ( )

AB = ( )( )=

( )
Maka AB = ( )

Jadi pemasukan harian yang diterima bu Ani dari setiap kantin A, kantinB
dan kantinC berturut – turut adalah Rp. 55.000,00, Rp. 93.000,00 dan Rp.
100.000,00 dengan total pemasukan harian bu Ani dari seluruh kantin
adalah Rp. 55.000,00 + Rp. 93.000,00 + Rp.100.000 = Rp. 248.000,00
5. Guru memberikan contoh lain tentang perkalian matriks dengan skalar dan
matriks dengan matriks dan mengajak siswa untuk menyelesaikan bersama
– sama.
Contoh :

Dari contoh soal yang telah kita bahas maka syarat perkalian mtriks dengan
matriks adalah:
Dua matriks dapat dikalikan jika jumlah kolom matriks pertama sama
dengan jumlah baris matriks kedua.
6. Peserta didik secara berkelompok dibimbing guru menyelesaikan kegiatan
1, 2, 3 dan 4 yang ada pada LKPD terkait dengan perkalian matriks dengan
skalar dan perkalian matriks dengan matriks.

7. Setiap peserta didik diminta menuliskan kegiatan 1,2, 3dan 4 yang ada
dalam LKPD kedalam kertas koran yang telah disediakan dan
menempelkannya di papan tulis.
8. Setelah diskusi kelompok peserta didik diminta mempresentasikan hasil
kerja kelompoknya.
9. Mengambil nomor secara acak.
 Dengan menggunakan model NHT guru mengambil nomor yang akan
presentasi secara [Link] itu guru mengambil nomor kelompok
yang akan tampil.
10. Nomor yang disebutkan mempresentasikan hasilnya.
 Meminta nomor yang telah disebutkan untuk mengkomunikasikan atau
mempresentasikan kerja kelompoknya di depan kelas. ( Komunikasi 4
C).
 Kelompok lain dipersilahkan untuk bertanya ataupun menanggapi hasil
presentasi dari perwakilan kelompok tersebut.
 Peserta didik mengevaluasi hasil presentasi dari setiap kelompok,
maupun terhadap seluruh aktivitas pembelajaran yang dilakukan dengan
arahan guru.(komunikatif 4C)
 Guru memberikan penguatan berupa applause dan pujian untuk semua
peserta didik dan kelompok yang telah mempresentasikan hasil kerjanya.
 Pendidik mengevaluasi dan membahas kembali mengenai soal di LKPD
yang telah dijawab oleh peserta diskusi.
11. Peserta didik mengerjakan latihan.
12. Peserta didik mengumpulkan LKPD

Kegiatan Penutup (15 menit) Nilai


Karakter
1. Peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari dengan merespon Berpikir
pertanyaan pendidik yang sifatnya menuntun dan menggali. kritis
2. Tadi kita telah belajar perkalian matriks dengan skalar dan perkalian dua
matriks. Coba ananda jelaskan kembali apa syarat kedua matriks bisa
dikali.
3. Pendidik dan peserta didik merefleksi kegiatan pembelajaran bersama –
sama terkait dengan kegiatan yang belum terlaksana dengan baik.
4. Bagaimana pembelajaran kita hari ini? Bagian mana pelajaran yang sulit
dipahami? Bagaimana dengan sistem belajar kelompoknya?
5. Guru memberikan kuis sebanyak satu soal.

Jika matriks A=( ) dan B=( ) maka tentukanlah nilai

3AB
6. Peserta didik diminta menyelesaikan penugasan yang ada di LKPD.
7. Guru memberikan reward kepada kelompok yang teraktif.
8. Peserta didik mendengarkan arahan pendidik untuk materi pada pertemuan Religius
berikutnya yaitu tentang transpose dan kesamaan matriks.
9. Peserta didik dan pendidik mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan
alhamdulillah.
A. Penilaian
1. Teknik Penilaian
a. Penilaian Sikap :Observasi/pengamatan
b. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis
c. Penilaian Keterampilan : Praktik
2. Bentuk Penilaian
a. Observasi : lembar pengamatan aktivitas peserta didik
b. Tes tertulis : uraian dan lembar kerja
c. Unjuk kerja : lembar penilaian presentasi

3. Instrumen Penilaian (terlampir)

4. Pembelajaran Remedial
Pada kegiatan remedial guru memberikan pemahaman kepada siswa yang belum
mencapai kompetensi dasar. Berikut ini alternatif cara untuk memberikan remedi:
1. Meminta siswa untuk membuat rangkuman materi yang belum tuntas;
2. Meminta siswa untuk bertanya kepada teman yang sudah tuntas tentang materi
yang belum tuntas atau tutor sebaya;
3. Memberikan lembar kerja untuk dikerjakan oleh siswa yang belum tuntas

5. Pembelajaran Pengayaan
Pembelajaran pengayaan diberikan kepada siswa yang telah mencapai atau
melampaui KKM. Ada beberapa kegiatan yang dapat dirancang dan dilaksanakan
oleh guru dalam kaitannya degan pengayaan, diantaranya melakukan kegiatan
berikut:
1. Belajar kelompok, yaitu sekelompok siswa diberi tugas pengayaan untuk
dikerjakan bersama pada dan/atau diluar jam pelajaran
2. Belajar mandiri, yaitu siswa diberi tugas pengayaan untuk dikerjakan
sendiri/individual.
Padang, Juli 2019
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

.............................................. ....................................
NIP. ..................................... Nip..............................
Instrumen PenilaianSikap

Nama Satuan pendidikan : SMA N .......................................


Tahun pelajaran : 2018/2019
Kelas/Semester : XI / Semester I
Mata Pelajaran : Matematika - wajib

Kejadian/ Pos/
No Waktu Nama Butir Sikap Tindak Lanjut
Perilaku Neg

10

11

12

13

14
Instrumen Penilaian Pengetahuan

KISI-KISI PENULISAN SOAL


Nama Sekolah : ..........................
Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Kurikulum : 2013
Kelas/Semester : XI/1
Jumlah Soal : 10
Bentuk Soal : Uraian
No Kompetensi Dasar Materi Indikator Soal Level No
Kognitif Soal
1 3.3 Menjelaskan matriks dan Konsep Peserta didik dapat C3 1
kesamaan matriks dengan Matriks menentukan ordo dan
menggunakan masalah elemen – elemen
kontekstual dan beberapa matriks
melakukan operasi pada
matriks yang meliputi
penjumlahan,
pengurangan, perkalian
skalar, dan perkalian, serta
transpose
2 3.3 Menjelaskan matriks dan Jenis – Peserta didik dapat C3 2
kesamaan matriks dengan Jenis menentukan jenis –
menggunakan masalah Matriks jenis matriks.
kontekstual dan
melakukan operasi pada
matriks yang meliputi
penjumlahan,
pengurangan, perkalian
skalar, dan perkalian, serta
transpose
3 3.3 Menjelaskan matriks dan Konsep Peserta didik dapat C3 3
kesamaan matriks dengan Kesamaan menentukan variabel
menggunakan masalah Matriks elemen matriks yang
kontekstual dan belum diketahui
melakukan operasi pada
matriks yang meliputi
penjumlahan,
pengurangan, perkalian
skalar, dan perkalian, serta
transpose
4 3.3 Menjelaskan matriks dan Transpose Peserta didik dapat C3 4
kesamaan matriks dengan Matriks menentukan nilai
menggunakan masalah transpose suatu matriks
kontekstual dan
melakukan operasi pada
matriks yang meliputi
penjumlahan,
pengurangan, perkalian
skalar, dan perkalian, serta
transpose
5 3.3 Menjelaskan matriks dan Penjumlah Peserta didik dapat C3 5
kesamaan matriks dengan an dan menentukan hasil
menggunakan masalah pengurang penjumlahan dan
an matriks
kontekstual dan pengurangan beberapa
melakukan operasi pada matriks
matriks yang meliputi
penjumlahan,
pengurangan, perkalian
skalar, dan perkalian, serta
transpose
6 3.3Menjelaskan matriks dan Perkalian Peserta didik dapat C3 6
kesamaan matriks dengan matriks menentukan nilai
menggunakan masalah dengan perkalian matriks
kontekstual dan melakukan skalar dan dengan skalar dan
operasi pada matriks yang perkalian perkalian matriks
meliputi penjumlahan, dua dengan matriks
pengurangan, perkalian matriks
skalar, dan perkalian, serta
transpose
7 4. 3Menyelesaikan masalah Konsep Peserta didik dapat C4 7
kontekstual yang berkaitan Matriks menyelesaikan masalah
dengan matriks dan kontekstual yang
operasinya berkaitan dengan
konsep matriks
8 4. 3Menyelesaikan masalah Penjumlah Peserta didik dapat C4 8
kontekstual yang berkaitan an dan menyelesaikan masalah
dengan matriks dan pengurang kontekstual yang
operasinya an matriks berkaitan dengan
penjumlahan dan
pengurangan matriks
9 4.3Menyelesaikan masalah Perkalian Peserta didik dapat C4 9
kontekstual yang berkaitan matriks menyelesaikan masalah
dengan matriks dan dengan kontekstual
operasinya skalar yangberkaitan dengan
perkalian matriks
dengan skalar
10 4. 3Menyelesaikan masalah Perkalian Peserta didik dapat C4 10
kontekstual yang berkaitan matriks menyelesaikan masalah
dengan matriks dan dengan kontekstual yang
operasinya matriks berkaitan dengan
perkalian matriks
dengan matriks

LEMBAR INSTRUMEN
Soal :

1. Diketahui matriks A = ( ) Tentukan nilai dari - - dan ordo matriks

tersebut.

2. Diketahui matriks A = ( ) Jika matriks A adalah matriks identitas tentukanlah

nilai a, b, c, d, e, dan f.
3. Jika matriks A = ( ), B = ( ) dan A = B. tentukan nilai x, y, m dan n.

4. Jika matriks A = ( ) tentukan nilai

5. Jika A = ( ) dan B = ( ) dan C = ( ). Tentukan nilai A + B – C.

6. Diketahui matriks P = ( ), Q = ( ) dan R = ( ). Jika 3PQ = R maka


tentukanlah nilai y – x.
7. Suatu SMA mempunyai tiga kelompok belajar OSN untuk kelas X. Kelompok belajar
Matematika mempunyai 27 siswa laki – laki dan 30 siswa perempuan. Kelompok belajar
fisika mempunyai 18 siswa laki – laki dan 15 siswa perempuan. Sedangkan kelompok
belajar kimia mempunyai8 siswa laki – laki dan 16 siswa perempuan. Susunlah suatu
matriks berdasarkan keterrangan di atas.
8. Jtire merupakan suatu perusahaan ban yang menjual dua jenis ban, ban mobil dan truk
kepada tiga distributornya. Distributor yang ada di Jakarta selama bulan Januari, Februari
dan Maret berhasil menjual ban sebanyak 350, 420, dan 530 serta ban truk sebanyak 220,
180, dan 140. Sementara distributor yang ada di tangerang berhasil menjual ban mobil
430, 560, dan 690 serta ban truk sebanyak 280, 320 dan 220 pada 3 bulan yang sama.
Sedangkan distributor yang di Bekasi berhasil menjual ban mobil 864, 980 dan 1.236
serta ban truk sebanyak 535, 542 dan 332 pada periode yang sama. Dengan
menggunakan matriks tentukan selisih banyaknya ban yang dijual oleh distributor di
Bekasi untuk setiap jenisnya dengan jumlah ban yang dijual oleh distributor yang berada
di Jakarta dan tangerang.
9. Perhatikan tabel di bawah ini :
Ani Budi
Pensil 3 4
Buku 2 5
Jika harga pensil Rp. 1.000,00 dan harga Buku Rp. 1.500 tentukan harga yang harus
dibayar Ani dan Budi dengan menggunakan matriks.
10. Ibu ingin membeli tiga macam kue untuk acara arisan. Untuk membuat kue I, II dan III
diperlukan bahan – bahan sebagai berikut :
Kue I : 4 butir telur, 500 gram tepung, 3 ons gula
Kue II : 3 butir telur, 450 gram tepung, 2,5 ons gula
Kue III : 2 butir telur, 400 gram tepung, 2 ons gula
Harga sebutir telur adalah Rp. 2.000,00, 1 kg tepung Rp. 10.000 dan 1 kg gula Rp.
8.000,00. Buatlah model Matematika dari masalah ini dengan menggunakan matriks.
Lalu, tentukan total biaya yang dibutuhkan ibu untuk membuat ketiga kue tersebut.

PEDOMAN PENSKORAN

No Penyelesaian Skor
Soal
1 - - = 6 – 3 – (-2) = 5 10
2 a = 0, b = 0, c = 1, d = 0, e = 0 dan f = 1 10
3 x = , y = 2, m = 4, dan n = -5 10
4 10
=( )

5 A+B–C=( )+ ( )-( )=( ) 10

6 3 PQ = R 10
3( )( )=( )( )=

( ) =( )
18 – 12x = 6
-12 x = 6-18
x=1
3y – 3x = 0
3y = 3(1)
Y=1
7 Alternatif I : A = ( ) 10

Alternatif II : A = ( )

8 Perhatikan tabel di bawah : 10


Jakarta Januari Februari Maret
Ban Mobil 350 420 530
Ban Truk 220 180 140

Tangerang Januari Februari Maret


Ban Mobil 430 560 690
Ban Truk 280 320 220

Bekasi Januari Februari Maret


Ban Mobil 864 980 1236
Ban Truk 535 542 332
Maka Selisih Bekasi dengan penjumlahan Jakarta dan
No Penyelesaian Skor
Soal
Tangerang adalah
Bekasi – (Jakarta + Tangerang)
=( )–
*( ) ( )+=

( ) ( )= ( )
9 Perhatikan matriks di bawah ini ; 10
( )( )=( )=

( ) ( )
Jadi harga yang harus dibayar Ani adalah Rp. 9.000,00 dan
harga yang harus dibayar Budi adalah Rp. 9.500,00
10 Perhatikan tabel di bawah : 10
Banyak Banyak Banyak gula
Telur tepung
Kue I 4 500 3
Kue II 3 450 2,5
Kue III 2 400 2
Harga 2.000 10.000 8.000
Model matematika dari masalah diatas adalah :

( )( ) =( )

=( )

Total Skor 100


RUBRIK PENILAIAN KETERAMPILAN

Soal Remedial dan Pengayaan

Instrumen Remedial

Nilai a yang memenuhi ( )+( )=( ) adalah...

Jawaban Instrumen Remedial

( )+( )=( )
3 + b = -3 → b = -6
3a + 3b + 10 = 9 → 3a = -1 – 3(-6) = 17

Instrumen Pengayaan

Diketahui A = ( ), B = ( ) dan C=( ). Jika A + B = C maka


nilai x + y = ...

Jawaban Instrumen Pengayaan

A+B=C
( ) ( ) ( )

2x + 5 +7 = 4 x= = =-4
3y + 1 +5 = 24 → y = = =6

Anda mungkin juga menyukai