0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
57 tayangan16 halaman

Definisi dan Jenis Prototyping

Prototyping adalah pendekatan pengembangan sistem yang mendemonstrasikan bagaimana sistem atau komponen sistem akan berfungsi sebelum konstruksi aktual. Terdapat berbagai jenis prototyping seperti prototyping sekali pakai, evolusioner, berbagai tingkat ketepatan (rendah, sedang, tinggi), dan alat bantu prototyping seperti program gambar, presentasi, pembuat antarmuka.

Diunggah oleh

Nur Aulya Fauzia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
57 tayangan16 halaman

Definisi dan Jenis Prototyping

Prototyping adalah pendekatan pengembangan sistem yang mendemonstrasikan bagaimana sistem atau komponen sistem akan berfungsi sebelum konstruksi aktual. Terdapat berbagai jenis prototyping seperti prototyping sekali pakai, evolusioner, berbagai tingkat ketepatan (rendah, sedang, tinggi), dan alat bantu prototyping seperti program gambar, presentasi, pembuat antarmuka.

Diunggah oleh

Nur Aulya Fauzia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Definisi

• Prototyping adalah salah satu pendekatan dalam


pengembangan sistem yang secara langsung
mendemonstrasikan bagaimana sebuah sistem atau
komponen-komponen sistem akan bekerja dalam
lingkungannya sebelum tahapan konstruksi aktual
dilakukan
Evaluate DONE
Design Prototype ?

Re-design
penyajian

lingkup

executability

maturation.
TERMINOLOGI=WORKING PROTOTYPE
A. Prototipe Horizontal /interface
• Ini memberikan pandangan yang luas dari seluruh sistem atau
subsistem, berfokus pada interaksi pengguna lebih dari
tingkat rendah fungsi sistem, seperti akses database.

Konfirmasi persyaratan antarmuka pengguna dan ruang lingkup sistem

Demonstrasi versi sistem untuk mendapatkan buy-in dari bisnis

Mengembangkan perkiraan awal pembangunan, biaya waktu dan usaha.


TERMINOLOGI=WORKING PROTOTYPE
b. Prototipe Vertikal
• Sebuah prototipe vertikal merupakan penjabaran
lebih lengkap dari subsistem tunggal atau fungsi.
• Hal ini berguna untuk mendapatkan persyaratan rinci
untuk fungsi tertentu, dengan manfaat sebagai
berikut:
Perbaikan desain database

Memperoleh informasi mengenai volume data dan kebutuhan sistem


antarmuka, untuk jaringan ukuran dan kinerja rekayasa

Menjelaskan persyaratan rumit dengan menelusuri ke fungsi sistem yang


sebenarnya
TERMINOLOGI=WORKING PROTOTYPE
c. Early prototyping (prototype cepat)
d. Late prototyping (Prototype lambat)
e. Low-fidelity Prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan
yang rendah).
Contoh (1) storyboard:
- Digunakan di awal desain.
- Biasanya digunakan dengan skenario, lebih
terinci, dan dapat
diputar ulang.
- Kumpulan dari sketsa/frame individual.
- menyajikan urutan inti cerita.
- menunjukkan bagaimana kemungkinan user
dapat mengalami
peningkatan melalui setiap aktifitas.
Terminologi . . . (3)
Contoh (2) sketsa:
- Sketsa sangat penting untuk low-fidelity
prototyping.
- Jangan takut dengan kemampuan
menggambar.
- Menyajikan “tampilan” yang kotor dan cepat
dari interface, konsep
desain, dll.

Contoh (3) “wizard-of-oz”:


- User berpikir mereka berinteraksi dengan komputer, tapi developer
lebih menanggapi hasilnya daripada sistemnya.
- Biasanya dilakukan di awal desain untuk memahami apa yang
diharapkan oleh user.
TERMINOLOGI=WORKING
PROTOTYPE
f. Mid-fidelity prototyping
(prototype dengan tingkat
ketepatan sedang)
Contoh tools yang digunakan:
powerpoint, illustrator, dll.

g. High-fidelity prototyping
(prototype dengan tingkat
ketepatan yang tinggi).
Tools umum yang digunakan:
Macromedia Director, Visual
Basic, Flash, illustrator.
Jenis-jenis Prototyping
1. Prototyping sekali pakai
Menulis persyaratan awal

Desain prototipe

Pengguna mengalami / menggunakan prototipe,


menentukan persyaratan baru

Ulangi jika perlu

Tuliskan persyaratan akhir

Mengembangkan produk nyata


Jenis-jenis Prototyping
2. Prototyping Evolutionary
• Tujuan utama → membangun prototipe yang
sangat kuat dengan cara yang terstruktur dan
dapat diperbaiki secara kontinyu.
Tahapan Pembuatan Prototyping

• Identifikasi kandidat prototyping.


1.
• Rancang bangun prototype dengan bantuan software
2.
• Uji prototype
3.
• Siapkan prototype USD (User’s System Diagram)
4.
• Kolaborasi dengan pengguna untuk evaluasi dan perubahan jika
5. diperlukan.

• Transformasikan prototype menjadi sistem yang beroperasi penuh


6.
Keunggulan Prototyping
Mengurangi waktu pengembangan.

Mengurangi biaya pengembangan.

Membutuhkan keterlibatan pengguna.

Pengembang menerima umpan balik pengguna terukur.

Memfasilitasi implementasi sistem karena pengguna tahu apa yang diharapkan.

Hasil di kepuasan pengguna yang lebih tinggi.

Potensi peningkatan sistem masa depan.


Kelemahan Prototyping

Proses analisis dan perancangan terlalu singkat.

Mengesampingkan alternatif pemecahan masalah.

Bisanya kurang fleksible dalam mengahdapi perubahan.

Prototype yang dihasilkan tidak selamanya mudah dirubah.

Prototype terlalu cepat selesai.


Prototyping Tools

Draw/Paint Program
• contoh: Photoshop, Coreldraw
• Menggambar setiap layar, baik untuk dilihat.
• Prototype horisontal, tipis.

Scripted Simulations/Slide Show


• contoh: Powerpoint, Hypercard,Macromedia Director, HTML.

Interface Builders
• contoh: Visual Basic, Delphi, UIMX.
• Tools untuk menampilkan jendela, kendali,
• dan lain-lain dari interface.

Anda mungkin juga menyukai