0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan2 halaman

Koreksi Kesalahan Data Hamming

Dokumen tersebut memberikan contoh koreksi galat pada data input biner menggunakan metode Hamming. Data asli 0101 1110 mengalami kesalahan pada bit ke-6 menjadi 0101 1010. Variabel-variabel yang terkait proses deteksi dan koreksi galat didefinisikan beserta nilainya. Hasil perbandingan fungsi kontrol menunjukkan posisi bit ketiga yang salah.

Diunggah oleh

4 END
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan2 halaman

Koreksi Kesalahan Data Hamming

Dokumen tersebut memberikan contoh koreksi galat pada data input biner menggunakan metode Hamming. Data asli 0101 1110 mengalami kesalahan pada bit ke-6 menjadi 0101 1010. Variabel-variabel yang terkait proses deteksi dan koreksi galat didefinisikan beserta nilainya. Hasil perbandingan fungsi kontrol menunjukkan posisi bit ketiga yang salah.

Diunggah oleh

4 END
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Chandra Wijaya

NPM : 140810190033
Kelas : A
P-14: TUGAS
Error Correction
(Internal Memory)-Lanjutan

1. Cara deteksi dan koreksi dari data input. Berikan nilai pada masing-masing variable pada
nomor 2 yang ditandai, setelah melakukan proses koreksi (Metoda Hamming), jika data
input: 0101 1110. Misalkan sekarang datanya menjadi 0101 1010. Lakukan proses koreksi
untuk menemukan bit yang salah!

2. Isikan nilai-nilai variabel yang namanya tertulis warna MERAH dan BIRU pada Gambar 5.7
berdasar soal no. 1 !

Jawab :
1.
Input : 0101 1110
Output : 0101 1010
Posisi 12 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1
Data Input 0 1 0 1 xxx 1 1 1 xxx 0 xxx Xxx
Data Ouput 0 1 0 1 1 0 1 0
var D8 D7 D6 D5 C8 D4 D3 D2 C4 D1 C2 C1

Input: (Data Lama)
C1 = 0 ⊕ 1 ⊕ 1 ⊕ 1 ⊕ 1 = 0
C2 = 0 ⊕ 0 ⊕ 1 ⊕ 0 ⊕ 1 = 0
C4 = 1 ⊕ 0 ⊕ 1 ⊕ 0 = 0
C8 = 1 ⊕ 0 ⊕ 1 ⊕ 0 = 0

Output: (Data Baru)


C1 = 0 ⊕ 1 ⊕ 1 ⊕ 1 ⊕ 1 = 0
C2 = 0 ⊕ 1 ⊕ 1 ⊕ 0 ⊕ 1 = 1
C4 = 1 ⊕ 1 ⊕ 1 ⊕ 0 = 1
C8 = 1 ⊕ 0 ⊕ 1 ⊕ 0 = 0

Perbandingan :
 # C8 C4 C2 C1
     0    0    0    0 (lama)
⊕ 0    1    1    0 (baru) 
     0    1    1    0
Hasilnya 0110 = 6, menunjukkan bahwa posisi bit 6, yang berisi data bit 3 salah.

2.
VARIABEL ISI
Mf = Min = input (lama) 0101 1110
Kin = Kco = hasil fungsi f dari Mf C1 = 0, C2 = 0, C4 = 0, C8 = 0
Mcr = data output MEM (baru) 0101 1110
Kcr = hasil fungsi f dari Mcr C1* = 0, C2* = 1, C4* = 1, C8* = 1
Crr = Kin XOR Kcr, posisi error C1# = 0, C2# = 1, C4# = 1, C8# = 0
Mcr dan Crr à data dikoreksi 0101 1010
Mrt = data yang salah 0
Mot = data salah yang dibenarkan 1

Anda mungkin juga menyukai