0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan4 halaman

SOP ROM Aktif dan Pasif untuk Perawat

Standar Operasional Prosedur (SOP) Range of Motion (ROM) Aktif memberikan panduan untuk melakukan latihan gerak sendi secara aktif dimana pasien melakukan gerakan menggunakan tenaga sendiri untuk mempertahankan fleksibilitas dan kekuatan otot serta mencegah kekakuan pada sendi. Latihan ROM aktif dilakukan ketika pasien mampu menggerakkan sendi dengan atau tanpa bantuan untuk memelihara mobilisasi daerah yang ti

Diunggah oleh

Moh. Arif Sahrani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan4 halaman

SOP ROM Aktif dan Pasif untuk Perawat

Standar Operasional Prosedur (SOP) Range of Motion (ROM) Aktif memberikan panduan untuk melakukan latihan gerak sendi secara aktif dimana pasien melakukan gerakan menggunakan tenaga sendiri untuk mempertahankan fleksibilitas dan kekuatan otot serta mencegah kekakuan pada sendi. Latihan ROM aktif dilakukan ketika pasien mampu menggerakkan sendi dengan atau tanpa bantuan untuk memelihara mobilisasi daerah yang ti

Diunggah oleh

Moh. Arif Sahrani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

STANDART OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) RANGE OF MOTION (ROM) PASIF

Perawat melakukan gerakan persendian klien sesuai


PENGERTIAN dengan rentang gerak yang normal (klien pasif),
Kekuatan otot 50 %.
1. Mempertahankan atau memelihara kekuatan otot
2. Memelihara mobilitas persendian
TUJUAN 3. Menstimulasi sirkulasi
4. Mempercepat rehabilitas
5. Mencegah terjadinya kecacatan
1. Pada daerah dimana terdapat inflamasi jaringan akut
yang apabila dilakukan pergerakan aktif akan
menghambat  proses penyembuhan.
INDIKASI 2. Ketika pasien tidak dapat atau tidak diperbolehkan
untuk  bergerak aktif pada ruas atau seluruh tubuh,
misalnya keadaan koma, kelumpuhan atau bed rest
total.
1. Latihan ROM tidak boleh diberikan apabila gerakan
dapat mengganggu proses penyembuhan cedera.
2. Gerakan yang terkontrol dengan seksama dalam
batas-  batas gerakan yang bebas nyeri selama fase
awal  penyembuhan akan memperlihatkan manfaat
terhadap  penyembuhan dan pemulihan.  
3. Terdapatnya tanda-tanda terlalu banyak atau
KONTRAINDIKASI terdapat gerakan yang salah, termasuk
meningkatnya rasa nyeri dan peradangan. ROM
tidak boleh dilakukan bila respon pasien atau
kondisinya membahayakan (life threatening)
4. ROM dilakukan secara hati-hati pada sendi-sendi
besar, sedangkan AROM pada sendi ankle dan kaki
untuk meminimalisasi venous stasis dan
pembentukan thrombus
5. Pada keadaan setelah infark miokard, operasi arteri
koronaria, dan lain-lain, AROM pada ekstremitas
atas masih dapat diberikan dalam pengawasan yang
ketat.
1. Handuk kecil
PERSIAPAN ALAT 1 2. Lotion/ baby oil
3. Minyak penghangat bila perlu. Misal: minyak telon
STANDART OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) RANGE OF MOTION (ROM) AKTIF

Rentang Gerak atau Range of Motion (ROM) adalah pergerakan


maksimal dari sendi mungkin bisa dilakukan. Latihan range of motion
PENGERTIAN (ROM) adalah latihan yang dilakukan untuk mempertahankan atau
memperbaiki tingkat kesempurnaan kemampuan menggerakan persendian
secara normal dan lengkap untuk meningkatkan massa otot dan tonus otot.
ROM Aktif yaitu gerakan yang dilakukan oleh seseorang (pasien) dengan
menggunakan energi sendiri.
1. Melatih aktivitas seluruh sendi tubuh sehingga sendi-sendi tersebut
tidak kaku dan tidak ter!adi cedera atau kecelakaan pada saat tubuh di
gerakkan
TUJUAN 2. Meningkatkan atau mempertahankan fleksibiltas dan kekuatan otot
3. Mencegah kekakuan pada sendi
4. [Link] bentuk" kekakuan dan kontraktur 
5. Merangsang sirkulasi darah
6. Mempertahankan fungsi !antung dan pernapasan
Dilakukan saat pasien dapat mengkontraksikan otot secara aktif dan
menggerakkan ruas sendinya baik dengan bantuan atau tidak" saat pasen
INDIKASI memiliki kelemahan otot dan tidak dapat menggerakkan persendian
sepenuhnya" untuk program latihan aerobic" serta untuk untuk memelihara
mobilisasi ruas di atas dan dibawah daerah yang tidak dapat bergerak.
PROSEDUR A. Persiapan
1. Persiapan Pasien
a. Pastikan identitas pasien
b. Jelaskan prosedur tindakan yang akan dilakukan dan tu!uan
dilakukan tindakan keperawatan" berikan kesempatan kepada
pasien untuk bertanya dan !a$ab seluruh pertanyaan pasien
c. Pastikan pasien pada posisi aman dan nyaman
d. Jaga privasi pasien
2. Persiapan Alat
a. Bantal
b. Goneometer 
c. Tempat duduk,pegangan
d. Minyak penghangat" bila diperlukan
3. Persiapan Perawat
a. Lakukan pengecekan program terapi yang dijalani klien
b. Cuci tangan
c. Tempatkan alat di dekat pasien
B. Penatalaksanaan
1. Berikan salam" serta memperkenalkan diri pada klien dan juga keluarga
2. Jelaskan prosedur tindakan dan tujuan dilakukan tindakan pada pasien
3. Bantu klien untuk berada pada posisi yang nyaman (berdiri)
4. Cuci tangan
5. Amati klien dan Jaga keamanan gerak klien
6. Penatalaksanaan

Anda mungkin juga menyukai