0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
101 tayangan9 halaman

Konsep Gradien Aritmatik dalam Ekonomi

Konsep Formula Gradien Aritmatik membahas tentang gradien aritmatik yang merupakan kemiringan yang seragam pada setiap periode. Rumus gradien aritmatik digunakan untuk menghitung nilai masa kini, annuitas, atau nilai masa depan dengan asumsi peningkatan yang konstan setiap periode. Contoh soal mendemonstrasikan penggunaan rumus untuk menghitung nilai investasi, simpanan, atau pengeluaran dengan asumsi suku bunga

Diunggah oleh

Dyera Syaufina
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
101 tayangan9 halaman

Konsep Gradien Aritmatik dalam Ekonomi

Konsep Formula Gradien Aritmatik membahas tentang gradien aritmatik yang merupakan kemiringan yang seragam pada setiap periode. Rumus gradien aritmatik digunakan untuk menghitung nilai masa kini, annuitas, atau nilai masa depan dengan asumsi peningkatan yang konstan setiap periode. Contoh soal mendemonstrasikan penggunaan rumus untuk menghitung nilai investasi, simpanan, atau pengeluaran dengan asumsi suku bunga

Diunggah oleh

Dyera Syaufina
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

 

Konsep Formula Gradien Aritmatik

Rudini Mulya Daulay


Program
Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik – Universitas Mercu Buana
email:  rudinimenteri@[Link]
email:

Gradien Aritmatik  

Pada deret gradien panjangnya periode adalah N, tetapi aliran kas dalam periode 1 adalah
0. Beberapa faktor yang mempengaruhi gradien antara lain nilai sekarang, annuitas, atau
nilai masa akan datang.

P = G (P/G, i, N) atau G = P (G/P, i, N) (3.9)


 A = G (A/G, i, N) atau
atau G = A (G/A, i, N) (3.10)
(3.10)
F = G (F/G, i, N) atau G = F (G/F, i, N) (3.11)

Beberapa masalah arus kas melibatkan peneriman-peneriman atau pengeluaran-


pengeluaran yang diproyeksikan agar meningkat atau berkurang.

Jumlah secara konstan, G, pada setiap periode. Situasi itu dapat dimodelkan dengan
suatu kemiringan/gradient yang seragam (uniformgradient/arithmetic gradient)

Secara umum untuk periode n tahun :


P = G(1 + i)-2 + 2 G(1 + i)-3 + 3G(1 + i)-4 + … + (n -1) G (1 +i)-n  (1)

 ‘13 
 ‘13  Ekonomi Teknik Teknik Industri
R udini Mulya Daulay
Daulay Univers ita
itass Mercu B uana
uana 2010
 

Persamaan ( 1 ) dikalikan dengan ( 1+i ) sehingga diperoleh :


( 1+i )P = G(1 + i) -2 + 2 G(1 + i)-3 + 3G(1 + i)-4 + … + (n -1) G (1 +i)-n  (2)

Persamaan ( 1 ) dikurangi persamaan ( 2 ) menghasilkan :

G  (1  i ) n  1 n 
P=       
i  i (1  i ) n
1  i n

Dengan demikian, diperoleh persamaan untuk mencari P :

 1  i   in  1
n

P = G.  
i
2
(1  i) n

Mencari P jika G diketahui


Rumus dan table yang disajikan dihitung berdasarkan kondisi P yang berada dalam satu
periode sebelum nikai arus kas nol.
Diagram arus kas :
3G
2G
G
1 2 3 4

P=?

(1  i) n  in  1
Rumus : P = G.  
(1  i )
2 n
i

 Atau : P = G.( P/G,i,n )

Mencari A jika G diketahui


Rumus dan table yang disajikan dihitung berdasarkan kondisi A yang berada mulai dari
arus kas nol sampai dengan penerimaan atau pengeluaran yang diproyeksikan agar
meningkat atau berkurang berakhir secara konsisten.

 ‘13 
 ‘13  Ekonomi Teknik Teknik Industri
2
R udini Mulya Daulay
Daulay Univers ita
itass Mercu B uana
uana 2010
 

Diagram arus kas :


3G
2G
G
0
1 2 3 4

 A = ? A=? A=? A=?

G  (1  i) n  1 n   i (1  i ) n 
Rumus : A=   n   
i  i (1  i ) n
(1  i )  (1  i ) n
 1 
 1  i n  i.n  1
 A = G. n    
 i 1  i   i 

 Atau : A = G.( A/G,i,n )

Contoh 1: Annuitas  – 2


Setiap bulan anda menyimpan $50 dalam rekening tabungan dengan pembayaran 1.5%
bunga digandakan bulanan. Berapa banyak yang akan anda peroleh dalam waktu dua
tahun?

Dapat diselesaikan dengan 2 cara.


Cara pertama:
F = 50 (F/A, 0.015, 24)
= 50 (28.634)
= $ 1431.70

Cara kedua:
Ieff = (1 + 0.015)12 – 1 = 19.56%
F1 = 50 (F/A, 0.015, 12) = $ 652.06
F2 = 652.06 (F/A, 0.1956, 2) = $ 1,431.66

 ‘13 
 ‘13  Ekonomi Teknik Teknik Industri
3
R udini Mulya Daulay
Daulay Univers ita
itass Mercu B uana
uana 2010
 

Contoh 2 : Gradien aritmatik 


Perhatikan deret aliran kas pada tabel berikut:

 Apakah nilai C dapat membuat


me mbuat deret simpanan akuivalen dengan deret penarikan kembali
 jika i = 12% setiap periode?
periode?
 Arus kas pada masalah tersebut:
tersebut:

Kedua arus kas dievaluasi pada waktu (periode) 4, keduanya dibuat sama, merupakan
penyelesaian untuk nilai C.
C (P/G, 0.12, 6) = 1,000(F/P, 0.12, 4) + 800(F/A, 0.12, 4)
 – 200(P/G, 0.12, 4) (F/P, 0.12, 4)
4)
C = $ 458.90

 ‘13 
 ‘13  Ekonomi Teknik Teknik Industri
4
R udini Mulya Daulay
Daulay Univers ita
itass Mercu B uana
uana 2010
 

Contoh 3: gradien aritmatik


aritmatik

Masalah pada bab sebelumnya (Contoh 2 ):

Berapa nilai C yang membuat rangkaian deposit di atas ekivalen dengan rangkaian
pengeluaran jika i=12% per periode?
 Arus kas di atas dapat
dapat dianalisis
dianalisis dengan
dengan berbagai metode…. 
berbagai metode….

Metode 1:
Memisahkan diagram arus kas menjadi 4 dan mengevaluasinya pada t = 4:

 ‘13 
 ‘13  Ekonomi Teknik Teknik Industri
5
R udini Mulya Daulay
Daulay Univers ita
itass Mercu B uana
uana 2010
 

Untuk menyeimbangkan antara penerimaan dengan pembayaran, tentukan F4 (nilai


semua arus kas pada t=4) sama dengan nol.
F4 = C(P/G, 0.12,6) – 1,000(F/P,0.12,4) – 800(F/A,0.12,4) +
200(P/G,0.12,4)(F/P,0.12,4) = 0

C(P/G,0.12,6) = 1000(F/P,0.12,4) + 800(F/A,0.12,4)


800 (F/A,0.12,4) – 200(P/G,0.12,4) (F/P,0.12,4)
C = $458.90

Metode 2:
Tentukan ekivalensi dari semua arus kas pada tahun 0 menggunakan nilai sekarang.
PW = C(P/G,0.12,6) (P/F,0.12,4)  – 1,000 – 800(P/A,0.12,4) + 200(P/G,0.12,4) = 0
C(P/G,0.12,6) (P/F,0.12,4) = 1,000 + 800(P/A,0.12,4) - 200(P/G,0.12,4)
C (8.930) (0.6355) = 1000 + 800 (3.037) – 200 (4.127)
C= 2,604.2/5.675 = $ 458.89

Metode 3:
Memisahkan arus kas menjadi 3 dan mengevaluasi arus kas pada t=4.

Untuk menyeimbangkan penerimaan dan pembayaran, tentukan F4 (nilai semua arus kas
pada t=4) sama dengan nol.
F4= C(P/G,0.12,6) – 1,000(F/A,0.12,5) + 200(F/G,0.12,5) = 0
C(P/G,0.12,6) = 1,000(F/A,0.12,5) + 200(F/P,0.12,5)*(P/G,0.12,5)
C (8.930) = 1,000 (6.353) – 200 (1.762)*(6.397)
C = 4,098.697 / 8.930 = $458.98 
 ‘13 
 ‘13  Ekonomi Teknik Teknik Industri
6
R udini Mulya Daulay
Daulay Univers ita
itass Mercu B uana
uana 2010
 

Contoh 4:
Seseorang mengharapkan hasil investasi untuk 5 tahun ke depan dengan rincian pada
tahun pertama sebesar Rp 600,- yang akan meningkat sebesar Rp 200,- pada setiap
tahun berikutnya. Jika tingkat suku bunga 15% per tahun, berapakah yang harus
diinvestasikan orang tersebut saat ini ?

Penyelesaian :
1.200 1.400 800
800 1.000 A = 600 600
600 200 400

1 2 3 4 5 = 1 2 3 4 5 + 1 2 3 4 5
P=? P1 P2

P = P1 + P2

P = 600 ( P/A,15%,5 ) + 200 ( P/G,15%,5 )


P = 600 ( 3,35216 ) + 200 ( 5,77514 )
P = 3.166,32

Contoh 6 :
Sebuah tambang minyak diperkirakan akan memproduksi minyak selama 20 tahun.
Produksi minyak pada tahun pertama diperkirakan sebesar 300.000 barrel, dan setiap
tahunnya akan menurun sebesar 15.000 barrel dibandingkan tahun sebelumnya. Minyak
diperkirakan bernilai $20 setiap barrel untuk 13 tahun pertama, dan bernilai $25 setiap
barrel untuk tahun  –  tahun berikutnya. Menggunakan tingkat suku bunga 12% setiap
tahun, berapa nilai saat ini yang ekuivalen dengan nilai yang akan diperoleh dari produksi
minyak pada tambang tersebut ?
Penyelesaian :


1 2 3 4 5 19 20
P

 ‘13 
 ‘13  Ekonomi Teknik Teknik Industri
7
R udini Mulya Daulay
Daulay Univers ita
itass Mercu B uana
uana 2010
 

Nilai sekarang dari produksi minyak selama 13 tahun pertama :


P1 = [300.000(P/A,12%,13)-15.000(P/G,12%,13)]$20
[300.000(P/A,12%,13)-15.000(P/G,12%,13)]$20
P1 = [300.000(6,42355)-15.000(28,70237)]$20
P1 = $29.930.589.
Nilai sekarang dari produksi minyak selama 7 tahun terakhir :
P2 = [105.000(P/A,12%,7) – 15.000(P/G,12%,7)](P/F,12%
 1 5.000(P/G,12%,7)](P/F,12%,13)$25
,13)$25
P2 = [105.000(4,56376) – 15.000(11,64427)](0,22917)$25
P2 = $1.744.732,80
Sehingga total nilai sekarang sebesar :
PT = P1 + P2
PT = 29.930.589 + 1.744.732,80
PT = $ 31.675.321,80

Contoh 7 :
Seorang pegawai memiliki pengjhasilan pertama sebesar Rp 50.000.000,- per tahun yang

akan meningkat sebesar Rp 5.000.000,- setiap tahun. Pegawai tersebut memiliki rencana
untuk pension setelah bekerja selama 30 tahun. Untuk mempersiapkan masa pension,
pegawai tersebut menyisihkan 10% dari penghasilan tahunan untuk didepositokan dengan
tingkat pengembalian sebesar 12% per tahun. Berapakah nilai investasi yang akan
diperoleh pegawai tersebut saat memasuki masa pension ?

Penyelesaian : 6.5jt
5.5 jt 6 jt
5 jt
1 2 3 4

F = 5.000.000(F/A,12%,30) + 500.000(P/G,12%,30) (F/P,12%,30)


F = 5.000.000(241,33268) + 500.000(58,78205) (29,95992)
F = [Link],-

 ‘13 
 ‘13  Ekonomi Teknik Teknik Industri
8
R udini Mulya Daulay
Daulay Univers ita
itass Mercu B uana
uana 2010
 

Contoh 8 :
1.200
800 1.000
600 i = 15%

1 2 3 4 5 6 7 8 9

 A=? A=? A=? A=? A=?

Penyelesaian :
X
1.200
800 1.000

600 i = 15%

1 2 3 4 5 6 7 8 9

Y A=? A=? A=? A=? A=?

X = Y
600 ( P/A,15%,4 ) + 200 ( P/G,15%,4 ) = A ( P/A,15%,5 ) ( P/F,15%,4 )
600 ( 2,85498 ) + 200 ( 3,78644 ) = A ( 3,35216 ) ( 0,57175 )
 A = 1.288,89

 ‘13 
 ‘13  Ekonomi Teknik Teknik Industri
9
R udini Mulya Daulay
Daulay Univers ita
itass Mercu B uana
uana 2010

Common questions

Didukung oleh AI

Evaluating if one cash flow series is equivalent to another under specific interest conditions can be approached using methods such as comparing the future or present values at a common point (usually the terminal year) or synthesizing a new cash flow pattern to match the terms of the original ones. Techniques like separating cash flows and evaluating at a specific time, and fairness in payment distribution are used. Various formulae like C(P/G, i, N) applied over a duration help align equivalent cash flow between different series by calculating one series' present worth or future worth based on the interest rate applied .

To determine an annuity from a uniform gradient flow where cash increases consistently, you begin by calculating the present value of these increasing cash flows and convert them into annuities over the entire period. The formula used is A = G (A/G, i, N), which calculates the annuity (A) given the gradient (G), interest rate (i), and number of periods (N). This process typically involves using known factors from financial tables or formulae that allow transfer from gradient sequences to equivalent annuity payments .

In an investment strategy accounting for constant production decreases, the key is to utilize a gradient descending trend applied to the valuation model. Calculate yearly outputs using present and future value formulas tailored to declining quantities, such as P1 = Q1 (P/A, i, N) - Decline (P/G, i, N). Consistent decrement values are factored across the period, valuing each consecutive decrease and potential price shifts. Specific metrics like shifting commodity value are incorporated to refine the net present worth or intrinsic output value .

To calculate the amount to be invested today for a future cash flow that increases annually, one must account for the present value of an annuity and the present value of a gradient. For example, if cash flow starts at a certain amount and increases by a fixed amount each year with a specific interest rate, the formula used is: P = A (P/A, i, N) + G (P/G, i, N). The annuity factor (P/A) and the gradient factor (P/G) are used depending on the number of years and the interest rate to find the present worth of the future cash flows .

The mathematical approach used involves aligning all cash flow terms to a common evaluation point, often using present or future value tables and formulas. Calculating equilibrium in cash flows involves using variations of P (P/G, i, N) or F (F/A, i, N) applied across differing conditions to balance cash inflows and outflows over the target period. Adjustments are made for the interest rate differences to ensure both series are directly comparable at the chosen time .

To assess the present value of future cash flows in a declining production scenario, one uses the present value formula for both annuities and gradients, taking into consideration the specific rate and term of interest. For instances where production declines annually, a combination of the annuity present value (P/A, i, N) and gradient present value (P/G, i, N) formulas are used. These methods enable valuation by summing discounted cash flows over the lifespan of production, reflecting the decreasing amounts .

The fundamental concept of an arithmetic gradient in cash flow analysis is a situation where cash flows increase or decrease by a constant amount, G, over each period. This constant change (either increase or decrease) in cash flows can be represented using uniform arithmetic gradient formulas, such as P = G (P/G, i, N) for present value calculations, where P is the present value, G is the gradient amount, i is the interest rate, and N is the number of periods .

To find a cash flow series composition that mirrors another series with different parameters, a detailed evaluation of both future and present values using various methods such as gradient evaluation and annuity calculations is required. Through steps like evaluating cash flow at specific times or over specific periods using particular interest rates, equations are set to find equivalent compositions. These processes might involve separating and adjusting cash flows while applying formulas like C(P/G, i, N) to ensure both series equate .

A worker planning for retirement can establish savings growth by determining percentage-based contributions from their annual salary, factoring in annual increases in income. They may use the formula F = , n) + G (F/G, i, N), where savings grow annually via contributions, adjusted by a fixed interest rate. Contribution growth is represented by calculating the effective future value of regular deposits over time. The worker calculates future investment value by adjusting for both fixed annual contributions and consistent income rises .

To determine the future value of a series of investments, both the annuity and effective interest rate methods can be employed. The annuity method, as seen with monthly savings growing at a given rate, uses the formula F = P (F/A, i, n), where F is the future value. The effective interest rate method involves calculating the compounded interest over the specified periods, adjusting for the frequency of compounding within the year. For example, if investments are compounded monthly, you convert the nominal rate using Ieff = (1 + i)^n - 1 .

Anda mungkin juga menyukai