0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
137 tayangan30 halaman

RTRW Minahasa Tenggara 2013-2033

Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara untuk periode 2013-2033 mencakup (1) pembangunan dan pengembangan pusat-pusat kegiatan, (2) peningkatan jaringan transportasi darat seperti jalan kolektor primer dan sekunder, serta (3) pembangunan jalan-jalan baru untuk menghubungkan pusat-pusat kegiatan di kabupaten. Program-program tersebut akan dilaksanakan oleh instansi pemerintah

Diunggah oleh

Resky Rey Pitoy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
137 tayangan30 halaman

RTRW Minahasa Tenggara 2013-2033

Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara untuk periode 2013-2033 mencakup (1) pembangunan dan pengembangan pusat-pusat kegiatan, (2) peningkatan jaringan transportasi darat seperti jalan kolektor primer dan sekunder, serta (3) pembangunan jalan-jalan baru untuk menghubungkan pusat-pusat kegiatan di kabupaten. Program-program tersebut akan dilaksanakan oleh instansi pemerintah

Diunggah oleh

Resky Rey Pitoy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun

2013 - 2033

Indikasi Program RTRW Kabupaten MINAHASA TENGGARA


TAHAPAN PELAKSANAAN

BIAYA SUMBER Pendek


N0 URAIAN PROGRAM LOKASI INSTANSI PELAKSANA Menengah Panjang
(Rp) PENDANAAN (2014 - 2018)
(2019 – 2023 (2024 – 2033
1 2 3 4 5 Tahun) Tahun)

RENCANA STRUKTUR RUANG


Pengembangan Pusat-Pusat Kegiatan
Pembangunan dan pengembangan
 Kementerian PU
sarana dan prasarana umum
 APBN  PU Prov Sulut
1. penunjang aktivitas Pusat Kegiatan Kecamatan Ratahan 20 Milyar
 APBD  PU Kab Mitra
Wilayah (PKW) serta penyusunan
RDTR dan Peraturan Zonasinya  Bapeda Kab Mitra
Pembangunan dan pengembangan
 Kementerian PU
sarana dan prasarana umum
Kecamatan Belang dan  APBN  PU Prov Sulut
2. penunjang aktivitas Pusat Kegiatan 15 Milyar
Tombatu  APBD  PU Kab Mitra
Lingkungan (PKL) serta penyusunan
RDTR dan Peraturan Zonasinya  Bapeda Kab Mitra
Pembangunan dan pengembangan
 Kementerian PU
sarana dan prasarana umum Kecamatan Ratatotok,
 APBN  PU Prov Sulut
3. penunjang aktivitas Pusat Pelayanan Pusomaen, Touluaan, dan 20 Milyar
 APBD  PU Kab Mitra
Kawasan (PPK) serta penyusunan Ratahan Timur
RDTR dan Peraturan Zonasinya  Bapeda Kab Mitra
Pembangunan dan pengembangan
Kecamatan Tombatu Utara,  Kementerian PU
sarana dan prasarana umum
Tombatu Timur, Silian  APBN  PU Prov Sulut
4. penunjang aktivitas Pusat Pelayanan 20 Milyar
Raya, Pasan, dan Touluaan  APBD  PU Kab Mitra
Lingkungan (PPL) serta penyusunan
Selatan  Bapeda Kab Mitra
RDTR dan Peraturan Zonasinya
Sistem Jaringan Prasarana Utama
1. Sistem Jaringan Transportasi Darat
Peningkatan kondisi fisik jalan  Kementerian PU
Kecamatan Pusomaen,
1. kolektor Primer K1 yang meliputi ruas 500 Milyar  APBN  PU Prov Sulut
Belang, dan Ratatotok
jalan Buyat – Rumbia  PU Kab Mitra

1
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

Kecamatan Touluaan,
Peningkatan kondisi fisik jalan  Kementerian PU
Tombatu, Tombatu Utara,  APBN
2. kolektor Primer K2 yang meliputi ruas 400 Milyar  PU Prov Sulut
Tombatu Timur, Pasan, dan  APBD
jalan Amurang – Ratahan  PU Kab Mitra
Ratahan
Peningkatan kondisi fisik jalan  Kementerian PU
Kecamatan Silian Raya dan  APBN
3. kolektor Primer K3 yang meliputi ruas 200 Milyar  PU Prov Sulut
Tombatu  APBD
jalan Silian – Tombatu  PU Kab Mitra
Rencana pembangunan dan pengembangan jalan Kolektor
Sekunder, meliputi:
Jalan yang menghubungkan antara
 Kementerian PU
Desa Wongkai (Kecamatan Ratahan  APBN
Kecamatan Ratahan Timur 50 Milyar  PU Prov Sulut
Timur) dan Desa Atep (Kec  APBD
Langowan di Kab Minahasa)  PU Kab Mitra

4. Jalan yang menghubungkan antara


 Kementerian PU
Desa Wiau (Kec Pusomaen) dan  APBN
Kecamtan Pusomaen 50 Milyar  PU Prov Sulut
Desa Atep (Kec Langowan di Kab  APBD
Minahasa)  PU Kab Mitra
Jalan yang menghubungkan antara
 Kementerian PU
Desa Silian (Kec Silian Raya) dan  APBN
Kecamatan Silian Raya 100 Milyar  PU Prov Sulut
Kec Amurang di Kab Minahasa  APBD
Selatan  PU Kab Mitra
Pembangunan jalan-jalan baru yang menghubungkan antara pusat-
pusat kegiatan di wilayah kabupaten Minahasa Tenggara:
 Kementerian PU
a. Jalan yang menghubungkan Kecamatan Belang dan  APBN
200 Milyar  PU Prov Sulut
wilayah Belang – Tombatu Tombatu  APBD
 PU Kab Mitra
5. b. Jalan yang menghubungkan  Kementerian PU
Kecamatan Ratatotok,  APBN
wilayah Ratatotok dengan wilayah 200 Milyar  PU Prov Sulut
Belang, dan Tombatu  APBD
Touluaan dan Tombatu  PU Kab Mitra
c. Jalan yang menghubungkan  Kementerian PU
Kecamatan Pusomaen dan  APBN
wilayah Pusomaen dan Ratahan 200 Milyar  PU Prov Sulut
Ratahan Timut  APBD
Timur  PU Kab Mitra
 Kementerian PU
Pembangunan jalan lingkar di wilayah  APBN
6. Kecamatan Ratahan 300 Milyar  PU Prov Sulut
ibukota Kabupaten  APBD
 PU Kab Mitra
Pembangunan jalan-jalan alternatif di Kecamatan Tombatu, Silian
 APBN  Kementerian PU
7. kawasan-kawasan yang padat Raya, Belang, Tombatu 200 Milyar
 APBD  PU Prov Sulut
aktivitas perkotaannya, yaitu di Utara, Tombatu Timur

2
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

kawasan Belang, Tombatu, Silian,  PU Kab Mitra


Molompar, Liwutung
Pembangunan jalan-jalan
perkebunan baru untuk membuka
 Kementerian PU
akses ke wilayah-wilayah produktif Tersebar di seluruh wilayah  APBN
8. 200 Milyar  PU Prov Sulut
dalam rangka membuka akses dan kabupaten  APBD
memberikan peluang bagi  PU Kab Mitra
pembangunan ekonomi masyarakat
Pembangunan jalan-jalan baru yang  Kementerian PU
Tersebar di seluruh wilayah  APBN
9. membuka akses ke kawasan- 100 Milyar  PU Prov Sulut
kabupaten  APBD
kawasan wisata  PU Kab Mitra
Pembangunan jembatan-jembatan  Kementerian PU
Tersebar di seluruh wilayah  APBN
10. baru berdasarkan rencana 200 Milyar  PU Prov Sulut
kabupaten  APBD
pembangunan jalan-jalan baru  PU Kab Mitra
 Kementerian PU
Pembangunan Terminal penumpang  APBN  Kementerian Perhub.
11. Kecamatan Belang 5 Milyar
tipe A terdapat di Belang  APBD  PU Prov Sulut
 PU Kab Mitra
 Kementerian PU
Pembangunan Terminal penumpang Kecamatan Ratahan dan  APBN  Kementerian Perhub.
12. 6 Milyar
tipe B di Ratahan dan Tombatu Tombatu  APBD  PU Prov Sulut
 PU Kab Mitra
Kecamatan Ratatotok,
Pembangunan Terminal penumpang
Pusomaen, Ratahan Timur,  Kementerian PU
tipe C di Ratatotok, Pusomaen,
Pasan, Silian Raya,  APBN  Kementerian Perhub.
13. Ratahan Timur, Pasan, Silian Raya, 9 Milyar
Tombatu Utara, Tombatu  APBD  PU Prov Sulut
Tombatu Utara, Tombatu Timur,
Timur, Touluaan, dan  PU Kab Mitra
Touluaan, dan Touluaan Selatan
Touluaan Selatan
Pembangunan dan pengembangan  Kementerian PU
trayek angkutan kota/pedesaan dan  APBN  Kementerian Perhub.
14. Seluruh wilayah kabupaten 20 Milyar
pesisir pantai dengan pengadaan  APBD  PU Prov Sulut
sarana angkutan umum masal  PU Kab Mitra
2. Sistem Jaringan Kereta Api
Rencana Pembangunan dan pengembangan jaringan jalur kereta
api umum, yang terdiri atas:
1.
jalur Manado – Bitung – Kema – Kecamatan Pusomaen,  APBN  Kementerian PU
500 Milyar
Belang – Molibagu – Gorontalo Ratahan, Belang, dan  APBD  Kementerian

3
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

dengan prioritas tinggi Ratatotok Perhubungan


 PU Prov Sulut
 PU Kab Mitra
 Kementerian PU
jalur Manado – Tomohon – Tondano  Kementerian
Kecamatan Ratahan Timur,  APBN
– Kawangkoan – Langowan – 300 Milyar Perhubungan
dan Ratahan  APBD
Ratahan dengan prioritas sedang  PU Prov Sulut
 PU Kab Mitra
 Kementerian PU
Kecamatan Belang,
 Kementerian
jalur perkotaan RATOMBELA yang Ratahan, Pasan, Tombatu  APBN
400 Milyar Perhubungan
meliputi Ratahan – Tombatu – Belang Timur, Tombatu Utara, dan  APBD
 PU Prov Sulut
Tombatu.
 PU Kab Mitra
 Kementerian PU
 Kementerian
Rencana stasiun kereta api, terdapat Kecamatan Belang dan  APBN
2. 2 Milyar Perhubungan
di Belang dan Ratahan Ratahan  APBD
 PU Prov Sulut
 PU Kab Mitra
3. Sistem Jaringan Transportasi Laut
 Kementerian PU
 Kementerian
Pembangunan dan pengembangan  APBN
1. Kecamatan Belang 5 Milyar Perhubungan
pelabuhan pengumpul  APBD
 PU Prov Sulut
 PU Kab Mitra
 Kementerian PU
 Kementerian
Pembangunan Pelabuhan Desa Bentenan dan  APBN Perhubungan
2. 4 Miliar
Pengumpan baru Ratatotok  APBD  PU Prov Sulut
 Dishub Kab. Mitra
 PU Kab Mitra
 Kementerian PU
 Kementerian
 APBN Perhubungan
3. Pembangunan pelabuhan perikanan Desa Bentenan 2 Miliar
 APBD  PU Prov Sulut
 DKP Kab. Mitra
 PU Kab Mitra

4
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

 Kementerian PU
Pembangunan dan pengembangan  Kementerian
 APBN
4. terminal wisata di Kecamatan Kecamatan Ratatotok 1Milyar Perhubungan
Ratatotok  APBD
 PU Prov Sulut
 PU Kab Mitra
4. Sistem Jaringan Transportasi Udara
 Kementerian PU
Studi Kelayakan dan KLHS/AMDAL
 Kementerian
mengenai rencana pembangunan  APBN
1. Kecamatan Belang 800 Juta Perhubungan
bandar udara di Desa Minanga –  APBD
 PU Prov Sulut
Tababo
 PU Kab Mitra
Sistem Jaringan Prasarana Lainnya
Sistem Jaringan Energi
rencana pembangunan dan
pengembangan Pembangkit Listrik
Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) pada Sungai-sungai besar  APBN  PLN Pusat
1. 10 Milyar
beberapa sungai besar yang ada di berdasarkan hasil kajian  APBD  PLN Wilayah
wilayah Kabupaten Minahasa
Tenggara
rencana pengembangan Pembangkit
Listrik Tenaga Surya (PLTS) terpusat
Lokasi berdasarkan hasil  APBN  PLN Pusat
2. baru dibeberapa lokasi wilayah 8 Milyar
kajian khusus  APBD  PLN Wilayah
Kabupaten Minahasa Tenggara
berdasarkan hasil kajian
rencana pembangunan dan
Lokasi berdasarkan hasil  APBN  PLN Pusat
3. pengembangan Pembangkit Listrik 7 Milyar
kajian khusus  APBD  PLN Wilayah
Tenaga Bayu (Angin)
rencana pembangunan dan
Kecamatan Ratahan,  APBN  PLN Pusat
4. pengembangan gardu induk di Kab 6 Milyar
Belang, dan Tombatu  APBD  PLN Wilayah
Mitra
Rencana pembangunan dan
pengembangan jaringan prasarana
energi yang berupa Saluran Udara  Kementerian ESDM
Tersebar diseluruh wilayah
Tegangan Rendah (SUTR), Saluran  APBN  PLN Pusat
5. Kab Mitra berdasarkan 20 Milyar
Udara Tegangan Menengah (SUTM),  Swasta  PLN Wilayah
hasil kajian khusus
Saluran Udara Tegangan Tinggi Sulutenggo
(SUTT) dan Saluran Udara Tegangan
Ekstra Tinggi (SUTET)

5
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

Rencana Jaringan energi yang


menghubungkan antara sumber- Tersebar diseluruh wilayah  APBN  PLN Pusat
6. 5 Milyar
sumber energi dengan gardu-gardu Kab Mitra  Swasta  PLN Wilayah
induk yang ada di wilayah Kab Mitra
Sistem Jaringan Telekomunikasi
Sistem jaringan kabel, terdiri atas  Kementerian Perhub.
jaringan kabel yang menghubungkan Tersebar di seluruh wilayah  APBN & Telekomunikasi
1. 20 Milyar
seluruh wilayah di Kabupaten kabupaten  APBD  Dinas Perhub & Tel
Minahasa Tenggara Provinsi
pengembangan sistem  Kementerian Perhub.
telekomunikasi di wilayah Seluruh wilayah pulau di  APBN & Telekomunikasi
2. 5 Milyar
pulau/kepulauan diarahkan pada kab Mitra  APBD  Dinas Perhub & Tel
penggunaan kabel bawah laut Provinsi
 Kementerian Perhub.
Sistem jaringan nirkabel, terdiri atas
Kecamatan Ratahan &  APBN & Telekomunikasi
3. jaringan mikro digital di kawasan 8 Milyar
Belang  APBD  Dinas Perhub & Tel
perkotaan Ratahan dan sekitarnya
Provinsi
pengembangan sistem jaringan
satelit direncanakan akan
 Kementerian Perhub.
dikembangkan di wilayah Tersebar di wilayah
 APBN & Telekomunikasi
4. pulau/kepulauan (selain penggunaan kabupaten berdasarkan 5 Milyar
 APBD  Dinas Perhub & Tel
kabel bawah laut) terutama pada hasil kajian khusus
Provinsi
sistem telekomunikasi satelit di
sistem utama
Sistem Jaringan Sumber Daya Air
Wilayah Sungai
wilayah DAS Ratahan
Pantai, terdiri atas: Sungai
Perlindungan terhadap Wilayah Kayuwatu, Sungai  Kementerian PU
 APBN
1. Sungai (WS) Strategis Nasional Kinamang, Sungai 3 Milyar  PU Prov Sulut
Tondano – Likupang Molompar, dan Sub DAS  APBD
 PU Kab Mitra
Ratatotok, yang merupakan
kewenangan pemerintah
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian PU
Perlindungan terhadap Wilayah  APBN
2. sungai yang ada di Kab 20 Milyar  PU Prov Sulut
Sungai (WS) Kabupaten  APBD
Mitra  PU Kab Mitra
Jaringan Irigasi

6
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

 Kementerian PU
Pembangunan dan Pengembangan  APBN
1. Tombatu Timur 10 Milyar  PU Prov Sulut
Bendungan Ranombolay  APBD
 PU Kab Mitra
Pembangunan dan pengembangan
 Kementerian PU
Daerah irigasi (DI) Buyat yang  APBN
2. Kecamatan Ratatotok 2 Milyar  PU Prov Sulut
meliputi wilayah Kecamatan  APBD
Ratatotok  PU Kab Mitra
 Kementerian PU
 APBN
3. Daerah Irigasi (DI) Belang Kecamatan Belang 2 Milyar  PU Prov Sulut
 APBD
 PU Kab Mitra
 Kementerian PU
 APBN
4. DI Touluaan Kecamatan Touluaan 2 Milyar  PU Prov Sulut
 APBD
 PU Kab Mitra
 Kementerian PU
 APBN
5. DI Ratahan Kecamatan Ratahan 2 Milyar  PU Prov Sulut
 APBD
 PU Kab Mitra
 Kementerian PU
 APBN
6. DI Pusomaen Kecamatan Pusomaen 2 Milyar  PU Prov Sulut
 APBD
 PU Kab Mitra
 Kementerian PU
 APBN
7. DI Tombatu Kecamatan Tombatu 2 Milyar  PU Prov Sulut
 APBD
 PU Kab Mitra
 Kementrian PU
 APBN
8. DI Silian Kecamatan Silian Raya 2 Milyar  PU Prov Sulut
 APBD
 PU Kab. Mitra
 Kementrian PU
 APBN
9. DI Tombatu Kecamatan Tombatu Utara 2 Milyar  PU Prov Sulut
 APBD
 PU Kab. Mitra
 Kementrian PU
 APBN
10. DI Poniki Kecamatan Pasan 2 Milyar  PU Prov Sulut
 APBD
 PU Kab. Mitra
 Kementrian PU
 APBN
11. DI Wioi Kecamatan Ratahan Timur 2 Milyar  PU Prov Sulut
 APBD
 PU Kab. Mitra
 Kementrian PU
Kecamatan Touluaan  APBN
12. DI Kalait 2 Milyar  PU Prov Sulut
Selatan  APBD
 PU Kab. Mitra

7
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

Renc Pembangunan dan


pengembangan Saluran irigasi primer
yang meliputi saluran irigasi
 Kementerian PU
Ranombolay sepanjang kurang lebih  APBN
13. 2 Milyar  PU Prov Sulut
1,45 km, serta saluran irigasi  APBD
sekunder yang meliputi saluran irigasi  PU Kab Mitra
Ranombolay sepanjang kurang lebih
19,08 km
Prasarana Air Baku Untuk Air Minum
Rencana Pengembangan Sumber  Kementerian PU
 APBN
1. Mata Air (SPMA) di Kalatin-Ratahan, Kecamatan Ratahan 2 Milyar  PU Prov Sulut
 APBD
dengan debit kurang lebih 60 l/dtk  PU Kab Mitra
Rencana Pengembangan Sumber Air
Sungai dan Danau (SASD) di Sungai  Kementerian PU
 APBN
2. Makalu dengan debit kurang lebih Kecamatan Belang 2 Milyar  PU Prov Sulut
 APBD
250 l/dtk, dan Sungai Belang dengan  PU Kab Mitra
debit kurang lebih 200 l/dtk
Rencana pengembangan Instalasi
Pengolahan Air (IPA) Minum di  Kementerian PU
 APBN
3. Sungai Makalu dengan debit kurang Kecamatan Belang 2 Milyar  PU Prov Sulut
lebih 250 l/dt; dan Sungai Belang  APBD
 PU Kab Mitra
dengan debit kurang lebih 200 l/dt
Sistem Pengendalian Banjir
 Kementerian PU
Lokasi berdasarkan hasil  APBN
1. perlindungan daerah tangkapan air 3 Milyar  PU Prov Sulut
kajian khusus  APBD
 PU Kab Mitra
 Kementerian PU
Lokasi berdasarkan hasil  APBN
2. normalisasi sungai 5 Milyar  PU Prov Sulut
kajian khusus  APBD
 PU Kab Mitra
perbaikan drainase dan penyusunan  Kementerian PU
Lokasi berdasarkan hasil  APBN
3. Master Plan Drainase untuk seluruh 7 Milyar  PU Prov Sulut
kajian khusus  APBD
wilayah kabupaten  PU Kab Mitra
 Kementerian PU
pembangunan tanggul pada sungai Lokasi berdasarkan hasil  APBN
4. 5 Milyar  PU Prov Sulut
yang rawan banjir kajian khusus  APBD
 PU Kab Mitra
Lokasi berdasarkan hasil  APBN  Kementerian PU
5. pengamanan pantai 3 Milyar
kajian khusus  APBD  PU Prov Sulut

8
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

 PU Kab Mitra
pembangunan, rehabilitasi serta
 Kementerian PU
operasi dan pemeliharaan bangunan- Lokasi berdasarkan hasil  APBN
6. 3 Milyar  PU Prov Sulut
bangunan pengendali banjir dan kajian khusus  APBD
pengamanan pantai  PU Kab Mitra
Sistem Prasarana Pengelolaan Lingkungan
Sistem Jaringan Persampahan
 Kementerian PU
Kecamatan Belang,  PU Prov Sulut
rencana pembangunan TPS yang  APBN
1. Ratatotok, Tombatu, dan 4 Milyar  PU Kab Mitra
tersebar di 4 lokasi  APBD
Touluaan  BLH Kab Mitra
 Bapeda Kab Mitra
rencana pembangunan TPA di  Kementerian PU
Kecamatan Ratahan dengan luas  PU Prov Sulut
 APBN
2. kurang lebih 5 Ha yang akan Kecamatan Ratahan 5 Milyar  PU Kab Mitra
 APBD
dikembangkan dengan sistem  BLH Kab Mitra
sanitary landfill  Bapeda Kab Mitra
Sistem Jaringan Air Minum
 Kementerian PU
Rencana pembangunan dan
 PU Prov Sulut
pengembangan sistem jaringan air Tersebar diseluruh wilayah  APBN
1. 30 Milyar  PU Kab Mitra
minum/bersih di wilayah Kabupaten kabupaten  APBD
Minahasa Tenggara  BLH Kab Mitra
 Bapeda Kab Mitra
Sistem Jaringan Drainase
rencana pembangunan jaringan  Kementerian PU
drainase pada sepanjang sisi kiri dan Tersebar diseluruh wilayah  APBN  PU Prov Sulut
1. 20 Milyar
kanan jaringan jalan, terutama pada kabupaten  APBD  PU Kab Mitra
kawasan perkotaan  Bapeda Kab Mitra
rencana pengembangan jaringan
 Kementerian PU
sungai sebagai bagian dari
Tersebar diseluruh wilayah  APBN  PU Prov Sulut
2. pengembangan sistem drainase yang 5 Milyar
kabupaten  APBD  PU Kab Mitra
difungsikan sebagai jaringan drainase
primer  Bapeda Kab Mitra
 Kementerian PU
rencana pengembangan kawasan
Tersebar diseluruh wilayah  APBN  PU Prov Sulut
3. cekungan sebagai kawasan resapan 10 Milyar
kabupaten  APBD  PU Kab Mitra
air
 Bapeda Kab Mitra

9
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

rencana pembangunan dan


 Kementerian PU
pengembangan sumur-sumur
Tersebar diseluruh wilayah  APBN  PU Prov Sulut
4. resapan dan lubang-lubang biopori 5 Milyar
kabupaten  APBD  PU Kab Mitra
serta upaya teknis lainnya untuk
mempercepat proses peresapan air  Bapeda Kab Mitra
Jalur Evakuasi Bencana
 Kementerian PU
rencana pembangunan jalur evakuasi
Kecamatan Ratatotok,  APBN  PU Prov Sulut
1. dan ruang evakuasi pada kawasan 5 Milyar
Belang, dan Pusomaen  APBD  PU Kab Mitra
pesisir pantai
 Bapeda Kab Mitra
perlindungan dan pengendalian
pembangunan pada kawasan yang
 Kementerian PU
rawan terhadap bahaya bencana Kecamatan Ratahan Timur,
 APBN  PU Prov Sulut
2. Gunung Soputan, baik perlindungan Ratahan, Pasan, Tombatu 5 Milyar
 APBD  PU Kab Mitra
terhadap lontaran material letusan Utara, dan Silian Raya
gunung maupun terhadap bahaya  Bapeda Kab Mitra
aliran lahar gunung berapi
 Kementerian PU
perlindungan dan pengendalian Tersebar diseluruh wilayah
 APBN  PU Prov Sulut
3. pembangunan pada kawasan yang kabupaten berdasarkan 10 Milyar
 APBD  PU Kab Mitra
rawan banjir dan tanah longsor hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
Sistem Prasarana Air Limbah
 Kementerian PU
rencana pembangunan dan
 PU Prov Sulut
pengembangan Instalasi Pengolahan  APBN
1. Kecamatan Ratahan 5 Milyar  PU Kab Mitra
Air Limbah (IPAL) terpadu dengan  APBD
renc pembangunan TPA  Bapeda Kab Mitra
 BLH Kab Mitra
 Kementerian PU
rencana pembangunan dan
 PU Prov Sulut
pengembangan Instalasi Pengolahan  APBN
2. Kecamatan Ratahan 5 Milyar  PU Kab Mitra
Lumpur Tinja (IPLT) terpadu dengan  APBD
renc pembangunan TPA  Bapeda Kab Mitra
 BLH Kab Mitra

RENCANA POLA RUANG


Rencana Kawasan Lindung
Kawasan Hutan Lindung

10
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

Kecamatan Silian Raya,


Rencana Preservasi dan Konservasi
Kecamatan Tombatu Utara,  Kementerian Kehut.
terhadap Kawasan Hutan Lindung  APBN
1. Kecamatan Pasan, 2 Milyar  Dinas Kehut. Kab
Gunung Soputan dengan luas  APBD
Kecamatan Ratahan, dan  Bappeda Kab
kawasan lindung 4.139,0 Ha
Kecamatan Ratahan Timur
Rencana Preservasi dan Konservasi
 Kementerian Kehut.
terhadap Kawasan Hutan Lindung  APBN
2. Kecamatan Ratahan Timur 2 Milyar  Dinas Kehut. Kab
Gunung Kawatak dengan luas  APBD
kawasan 737,0 Ha  Bappeda Kab
Kawasan Yang Memberikan Perlindungan Terhadap Kawasan Bawahannya
Rencana penetapan dan pengelolaan
Kawasan sekitar DAS (daerah aliran  Kementerian Kehut.
Tersebar di seluruh wilayah  APBN
1. sungai) dan kawasan 2 Milyar  Dinas Kehut. Kab
kabupaten  APBD
perbukitan/pegunungan sebagai  Bappeda Kab
kawasan resapan air
Rencana penetapan dan pengelolaan
 Kementerian
kawasan atau daerah yang memiliki
Tersebar di seluruh wilayah  APBN Kehutanan
2. kemiringan lahan diatas 30º 2 Milyar
kabupaten  APBD  Dinas Kehut. Kab
ditetapkan sebagai kawasan resapan
air  Bappeda Kab
Kawasan Perlindungan Setempat
Perlindungan dan pengelolaan
Kawasan sempadan pantai di
Kabupaten Minahasa Tenggara  Kementerian
ditetapkan berdasarkan penetapan Kehutanan
Kecamatan Ratatotok,  APBN
1. dengan memperhatikan lebar 200 15 Milyar  Dinas Kehut. Kab
Pusomaen, dan Belang  APBD
meter dari pasang muka air laut  PU Kab
tertinggi, mencakup seluruh garis  Bappeda Kab
pantai, terutama yang berpotensi
abrasi di seluruh wilayah pesisir kab
Perlindungan dan pengelolaan
Kawasan sempadan sungai  Kementerian
Berdasarkan hasil kajian
ditetapkan dengan memperhatikan Kehutanan
khusus dan tersebar  APBN
2. kondisi fisik sungai, dimana untuk 10 Milyar  Dinas Kehut. Kab
diseluruh wilayah  APBD
sungai besar di luar wilayah  PU Kab
kabupaten
permukiman adalah minimal 50 meter  Bappeda Kab
dari tepi sungai
Perlindungan dan pengelolaan Berdasarkan hasil kajian  APBN  Kementerian
3. 7 Milyar
Sempadan sungai kecil dan anak khusus dan tersebar  APBD Kehutanan

11
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

sungai lebar sempadan adalah 50 diseluruh wilayah  Dinas Kehut. Kab


meter di kawasan permukiman dan kabupaten  PU Kab
50 meter di luar kawasan  Bappeda Kab
permukiman dari tepi sungai
Perlindungan dan pengelolaan
 Kementerian
Kawasan sempadan danau yakni Danau Bulilin di Kecamatan
Kehutanan
tepian selebar antara 50 meter Tombatu dan Danau  APBN
4. 5 Milyar  Dinas Kehut. Kab
hingga 100 meter yang ditetapkan Kawelaan di Kecamatan  APBD
berdasarkan bentuk dan kondisi fisik Touluaan  PU Kab
tepian danau  Bappeda Kab
 Kementerian
Perlindungan dan pengelolaan
Kehutanan
Kawasan sekitar mata air ditetapkan Tersebar di seluruh wilayah  APBN
5. 4 Milyar  Dinas Kehut. Kab
dengan memperhatikan lebar 200 kabupaten  APBD
 PU Kab
meter dari pusat mata air
 Bappeda Kab
Kawasan Suaka Alam, Pelestarian Alam Dan Cagar Budaya
Melestarikan bangunan tua,  Kementerian
bangunan bernilai sejarah dan/ atau Tersebar di seluruh wilayah Pariwisata
 APBN
1. bernilai arsitektur tinggi, serta potensi kabupaten berdasarkan 10 Milyar  Dinas Pariwisata Kab
 APBD
sosial budaya masyarakat yang hasil kajian khusus  PU Kab
memiliki nilai sejarah  Bappeda Kab
 Kementerian
Tersebar pada kawasan
Peletarian, perlindungan, dan Kehutanan
pesisir pantai di Kecamatan  APBN
2. pengelolaan kawasan pantai 5 Milyar  Dinas Kehut. Kab
Pusomaen, Ratatotok, dan  APBD
berhutan bakau  PU Kab
Belang
 Bappeda Kab
Kawasan Rawan Bencana Alam
 Kementerian PU
Tersebar pada kawasan  PU Prov Sulut
Perlindungan dan pengelolaan pada
pesisir pantai di Kecamatan  APBN  BNPB Prov
1. Kawasan rawan Gelombang pasang 5 Milyar
Pusomaen, Ratatotok, dan  APBD  PU Kab Mitra
di pesisir pantai kab Mitra
Belang  Bapeda Kab Mitra
 BPBD Kab Mitra
 Kementerian PU
Perlindungan dan pengelolaan pada Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  PU Prov Sulut
2. Kawasan rawan Gempa dan pada kabupaten berdasarkan 5 Milyar
 APBD  BNPB Prov
kawasan sekitar sesar/patahan hasil kajian khusus
 PU Kab Mitra

12
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

 Bapeda Kab Mitra


 BPBD Kab Mitra
 Kementerian PU
 PU Prov Sulut
Tersebar di seluruh wilayah
Perlindungan dan pengelolaan pada  APBN  BNPB Prov
3. kabupaten berdasarkan 10 Milyar
Kawasan rawan longsor  APBD  PU Kab Mitra
hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
 BPBD Kab Mitra
 Kementerian PU
 PU Prov Sulut
Tersebar di seluruh wilayah
Perlindungan dan pengelolaan pada  APBN  BNPB Prov
4. kabupaten berdasarkan 10 Milyar
Kawasan rawan banjir  APBD  PU Kab Mitra
hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
 BPBD Kab Mitra
 Kementerian PU
 PU Prov Sulut
Kecamatan Ratahan Timur,
Perlindungan dan pengelolaan pada  APBN  BNPB Prov
5. Ratahan, Pasan, Tombatu 10 Milyar
Kawasan rawan gunung berapi  APBD  PU Kab Mitra
Utara, dan Silian Raya
 Bapeda Kab Mitra
 BPBD Kab Mitra
Rencana Kawasan Budidaya
Kawasan Hutan Produksi
Pemanfaatan dan Pengelolaan
Kecamatan Ratatotok,  Kementerian Kehut.
Kawasan hutan produksi terbatas  APBN
1. Touluaan Selatan, Tombatu 5 Milyar  Kehutanan Kab Mitra
(HPT) Gunung Surat dengan luas  APBD
dan Belang  Bapeda Kab Mitra
sekitar 13.632 ha
Pemanfaatan dan Pengelolaan
 Kementerian Kehut.
Kawasan hutan produksi tetap (HP) Kecamatan Touluaan  APBN
2. 2 Milyar  Kehutanan Kab Mitra
terdapat dengan luas sekitar 2.215 Selatan dan Touluaan  APBD
ha  Bapeda Kab Mitra
Kawasan Hutan Rakyat
Pemanfaatan dan Pengelolaan Hutan  Kementerian Kehut.
 APBN
1. rakyat di Kecamatan Ratahan dengan Kecamatan Ratahan 0,5 Milyar  Kehutanan Kab Mitra
 APBD
luas kurang lebih 323 Ha  Bapeda Kab Mitra
Pemanfaatan dan Pengelolaan Hutan  APBN  Kementerian Kehut.
2. Kecamatan Tombatu 1 Milyar
rakyat di Kecamatan Tombatu  APBD  Kehutanan Kab Mitra

13
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

dengan luas kurang lebih 1.222 Ha  Bapeda Kab Mitra


Pemanfaatan dan Pengelolaan Hutan  Kementerian Kehut.
 APBN
3. rakyat di Kecamatan Touluaan Kecamatan Touluaan 2 Milyar  Kehutanan Kab Mitra
dengan luas kurang lebih 3.626 Ha  APBD
 Bapeda Kab Mitra
Kawasan Peruntukan Pertanian
Kawasan Pertanian Lahan Basah
 Kementerian Pertanian
Penetapan lahan pertanian pangan Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
1. lahan basah berkelanjutan di kabupaten berdasarkan 500 Juta
 APBD Perkebunan Kab Mitra
kabupaten Minahasa Tenggara hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian Pertanian
Tersebar di seluruh wilayah
Pemeliharaan, rehabilitasi dan  APBN  Pertanian &
2. kabupaten berdasarkan 1 Milyar
pengembangan prasarana irigasi  APBD Perkebunan Kab Mitra
hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian Pertanian
Perluasan areal persawahan baru Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
3. (ekstensifikasi) dengan kabupaten berdasarkan 4 Milyar
 APBD Perkebunan Kab Mitra
memperhatikan kesesuaian lahan hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
Produktivitas pertanian lahan basah
 Kementerian Pertanian
yang berkelanjutan tanpa Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
4. mengabaikan aspek pelestarian kabupaten berdasarkan 3 Milyar
 APBD Perkebunan Kab Mitra
sumber daya alam dan lingkungan hasil kajian khusus
hidup  Bapeda Kab Mitra
Pengembangan budidaya pertanian
lahan basah melalui intensifikasi yang
 Kementerian Pertanian
berkualitas, rehabilitasi dan Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
5. ekstensifikasi percetakan sawah yang kabupaten berdasarkan 5 Milyar
 APBD Perkebunan Kab Mitra
ditunjang oleh pengembangan irigasi hasil kajian khusus
guna menunjang komoditas ekspor  Bapeda Kab Mitra
non migas
 Kementerian Pertanian
Perlindungan daerah tangkapan air Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
6. untuk menjaga kelangsungan suplai kabupaten berdasarkan 3 Milyar
 APBD Perkebunan Kab Mitra
air untuk irigasi hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian Pertanian
Peningkatan kualitas sumber daya Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
7. manusia melalui pemberdayaan kabupaten berdasarkan 4 Milyar
kelompok tani hasil kajian khusus  APBD Perkebunan Kab Mitra
 Bapeda Kab Mitra

14
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

Penerapan sisitem usaha tani  Kementerian Pertanian


Tersebar di seluruh wilayah
minapadi dan penerapan pola tanam.  APBN  Pertanian &
8. kabupaten berdasarkan 5 Milyar
Sistem Pola Tanam: monokultur,  APBD Perkebunan Kab Mitra
hasil kajian khusus
tumpangsari, campuran tumpang gilir  Bapeda Kab Mitra
 Kementerian Pertanian
Tersebar di seluruh wilayah
Tindakan konservasi pada kawasan  APBN  Pertanian &
9. kabupaten berdasarkan 3 Milyar
pertanian lahan basah  APBD Perkebunan Kab Mitra
hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
Kawasan Pertanian Lahan Kering
Mengembangkan sentra-sentra
produksi dengan koordinasi antar  Kementerian Pertanian
sektor dan antar daerah kewenangan  APBN  Pertanian &
1. Kecamatan Touluaan 4 Milyar
yang terkait dengan pengembangan  APBD Perkebunan Kab Mitra
kawasan Agropolitan Touluaan  Bapeda Kab Mitra
Selatan
Memperkuat sinkronisasi dan
 Kementerian Pertanian
koordinasi pembangunan antar sektor Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
2. dan antar daerah kewenangan yang kabupaten berdasarkan 3 Milyar
 APBD Perkebunan Kab Mitra
terkait dengan pengembangan hasil kajian khusus
kawasan pertanian lahan kering  Bapeda Kab Mitra
Penetapan lahan pertanian pangan  Kementerian Pertanian
Tersebar di seluruh wilayah
lahan kering sebagai Lahan  APBN  Pertanian &
3. kabupaten berdasarkan 2 Milyar
Pertanian Pangan Berkelanjutan  APBD Perkebunan Kab Mitra
hasil kajian khusus
untuk dilindungi  Bapeda Kab Mitra
 Kementerian Pertanian
Tersebar di seluruh wilayah
Diversifikasi dan intensifikasi  APBN  Pertanian &
4. kabupaten berdasarkan 3 Milyar
tanaman pangan, dan palawija  APBD Perkebunan Kab Mitra
hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
Meningkatkan produktivitas pertanian
melalui pemanfaatan bibit yang
unggul, pupuk yang tepat, dan
teknologi tepat-guna yang didukung  Kementerian Pertanian
Tersebar di seluruh wilayah
oleh pengembangan kelompok dan  APBN  Pertanian &
5. kabupaten berdasarkan 4 Milyar
kelembagaan usaha-tani untuk  APBD Perkebunan Kab Mitra
hasil kajian khusus
meningkatkan kesejahteraan petani  Bapeda Kab Mitra
secara keseluruhan yang didukung
sistem pengolahan produksi dan
jaringan pemasaran

15
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

 Kementerian Pertanian
Kursus/penyuluhan peningkatan Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
6. terhadap komoditas pertanian kabupaten berdasarkan 2 Milyar
 APBD Perkebunan Kab Mitra
dengan pendekatan agrobisnis hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian Pertanian
Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
7. Peningkatan kualitas kelompok tani kabupaten berdasarkan 1 Milyar
 APBD Perkebunan Kab Mitra
hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
Kursus/penyuluhan peningkatan  Kementerian Pertanian
Tersebar di seluruh wilayah
teknik-teknik konservasi untuk  APBN  Pertanian &
8. kabupaten berdasarkan 2 Milyar
pengelolaan tanah dan air lahan-  APBD Perkebunan Kab Mitra
hasil kajian khusus
lahan usaha tani  Bapeda Kab Mitra
Upaya pengalihan fungsi lahan dari
kawasan pertanian lahan kering tidak  Kementerian Pertanian
Tersebar di seluruh wilayah
produktif (tingkat kesuburan rendah)  APBN  Pertanian &
9. kabupaten berdasarkan 5 Milyar
menjadi peruntukan lain dilakukan  APBD Perkebunan Kab Mitra
hasil kajian khusus
tanpa mengurangi kesejahteraan  Bapeda Kab Mitra
masyarakat
 Kementerian Pertanian
Tersebar di seluruh wilayah
Promosi potensi, peluang investasi  APBN  Pertanian &
10. kabupaten berdasarkan 1,5 Milyar
sektor pertanian lahan kering  APBD Perkebunan Kab Mitra
hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
Pemerintah Kabupaten melakukan
pengawasan terhadap pengelolaan
 Kementerian Pertanian
Kawasan Pertanian lahan kering Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
11. (pangan dan palawija) dan kabupaten berdasarkan 2 Milyar
 APBD Perkebunan Kab Mitra
melakukan penertiban kepada pihak- hasil kajian khusus
pihak yang melanggar  Bapeda Kab Mitra
pemanfaatannya
Kawasan Peruntukan Hortikultura
 Kementerian Pertanian
Ekstensifikasi, Diversifikasi dan Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
1. Intensifikasi tanaman sayur-sayuran kabupaten berdasarkan 5 Milyar
 APBD Perkebunan Kab Mitra
dan buah-buahan hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
Meningkatkan produktivitas pertanian  Kementerian Pertanian
Tersebar di seluruh wilayah
hortikultura sayur-sayuran dan buah-  APBN  Pertanian &
2. kabupaten berdasarkan 5 Milyar
buahan melalui pemanfaatan bibit  APBD Perkebunan Kab Mitra
hasil kajian khusus
yang unggul, pupuk yang tepat, dan  Bapeda Kab Mitra

16
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

teknologi tepat-guna yang didukung


oleh pengembangan kelompok dan
kelembagaan usaha-tani untuk
meningkatkan kesejahteraan petani
secara keseluruhan yang didukung
sistem pengolahan produksi dan
jaringan pemasaran
Kursus/penyuluhan peningkatan
 Kementerian Pertanian
terhadap komoditas pertanian Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
3. hortikultura sayur-sayuran dan buah- kabupaten berdasarkan 3 Milyar
 APBD Perkebunan Kab Mitra
buahan dengan pendekatan hasil kajian khusus
agrobisnis  Bapeda Kab Mitra
Peningkatan kualitas kelompok tani
dengan kursus/penyuluhan teknik  Kementerian Pertanian
Tersebar di seluruh wilayah
budidaya serta peningkatan teknik-  APBN  Pertanian &
4. kabupaten berdasarkan 2 Milyar
teknik konservasi untuk pengelolaan  APBD Perkebunan Kab Mitra
hasil kajian khusus
tanah dan air di lahan-lahan usaha  Bapeda Kab Mitra
tani
Upaya pengalihan fungsi lahan dari
kawasan pertanian lahan kering tidak  Kementerian Pertanian
Tersebar di seluruh wilayah
produktif (tingkat kesuburan rendah)  APBN  Pertanian &
5. kabupaten berdasarkan 4 Milyar
menjadi peruntukan lain dilakukan  APBD Perkebunan Kab Mitra
hasil kajian khusus
tanpa mengurangi kesejahteraan  Bapeda Kab Mitra
masyarakat
 Kementerian Pertanian
Promosi potensi, peluang investasi Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
6. sektor pertanian hortikultura sayur- kabupaten berdasarkan 2 Milyar
sayuran dan buah-buahan hasil kajian khusus  APBD Perkebunan Kab Mitra
 Bapeda Kab Mitra
Pemerintah Kabupaten Minahasa
Tenggara melakukan pengawasan  Kementerian Pertanian
Tersebar di seluruh wilayah
terhadap pengelolaan Kawasan  APBN  Pertanian &
7. kabupaten berdasarkan 2 Milyar
Pertanian Hortikultura dan melakukan  APBD Perkebunan Kab Mitra
hasil kajian khusus
penertiban kepada pihak-pihak yang  Bapeda Kab Mitra
melanggar pemanfaatannya
Kawasan Peruntukan Perkebunan
Pengembangan pasar domestik  Kementerian Pertanian
Tersebar di seluruh wilayah
regional, nasional bahkan  APBN  Pertanian &
1. kabupaten berdasarkan 5 Milyar
internasional untuk pemasaran  APBD Perkebunan Kab Mitra
hasil kajian khusus
tanaman tahunan/ perkebunan  Bapeda Kab Mitra

17
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

Mengembangkan kawasan
 Kementerian Pertanian
perkebunan/ tanaman tahunan yang Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
2. memiliki nilai ekonomis dan juga kabupaten berdasarkan 4 Milyar
 APBD Perkebunan Kab Mitra
dapat berfungsi sebagai kawasan hasil kajian khusus
konservasi  Bapeda Kab Mitra
 Kementerian Pertanian
Menghindarkan konflik penggunaan Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
3. lahan antara perkebunan rakyat kabupaten berdasarkan 2 Milyar
 APBD Perkebunan Kab Mitra
dengan perkebunan besar hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
Menghindarkan konflik penggunaan
 Kementerian Pertanian
lahan antara perkebunan dengan Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
4. penggunaan lain seperti kawasan kabupaten berdasarkan 2 Milyar
 APBD Perkebunan Kab Mitra
lindung, pertambangan, industri dan hasil kajian khusus
permukiman  Bapeda Kab Mitra
Memperkuat sinkronisasi dan
 Kementerian Pertanian
koordinasi pembangunan antar sektor Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
5. dan antar daerah kewenangan yang kabupaten berdasarkan 4 Milyar
terkait dengan pengembangan hasil kajian khusus  APBD Perkebunan Kab Mitra
kawasan pekebunan  Bapeda Kab Mitra
 Kementerian Pertanian
Tersebar di seluruh wilayah
Rehabilitasi/peremajaan tanaman  APBN  Pertanian &
6. kabupaten berdasarkan 6 Milyar
perkebunan yang telah tua dan rusak  APBD Perkebunan Kab Mitra
hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
Intensifikasi tanaman perkebunan
 Kementerian Pertanian
dan Diversifikasi tanaman Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
7. perkebunan Kelapa dan Coklat, atau kabupaten berdasarkan 6 Milyar
dengan tanaman pangan/palawija hasil kajian khusus  APBD Perkebunan Kab Mitra
dan buah-buahan  Bapeda Kab Mitra
Meningkatkan produktivitas
perkebunan melalui pemanfaatan
bibit yang unggul, pupuk yang tepat,
 Kementerian Pertanian
dan teknologi tepat-guna yang Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
8. didukung oleh pengembangan sistem kabupaten berdasarkan 4 Milyar
 APBD Perkebunan Kab Mitra
jaringan pemasaran produksi hasil kajian khusus
perkebunan melalui pembangunan  Bapeda Kab Mitra
sentra pengumpulan di sekitar
kawasan perkebunan
Peningkatan kualitas kelompok tani Tersebar di seluruh wilayah  APBN  Kementerian Pertanian
9. 2 Milyar
dengan Kursus/penyuluhan/arahan kabupaten berdasarkan  APBD  Pertanian &

18
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

dari Pemerintah kepada masyarakat hasil kajian khusus Perkebunan Kab Mitra
tentang pengelolaan Kawasan  Bapeda Kab Mitra
Tananam Tahunan/Perkebunan,
peningkatan teknik-teknik konservasi
untuk pengelolaan tanah dan air di
lahan-lahan produksi
Upaya pengalihan fungsi lahan dari
kawasan perkebunan tidak produktif  Kementerian Pertanian
Tersebar di seluruh wilayah
(tingkat kesuburan rendah) menjadi  APBN  Pertanian &
10. kabupaten berdasarkan 3 Milyar
peruntukan lain dilakukan tanpa  APBD Perkebunan Kab Mitra
hasil kajian khusus
mengurangi kesejahteraan  Bapeda Kab Mitra
masyarakat
 Kementerian Pertanian
Tersebar di seluruh wilayah
Promosi potensi, peluang investasi di  APBN  Pertanian &
11. kabupaten berdasarkan 2 Milyar
sektor perkebunan  APBD Perkebunan Kab Mitra
hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
Pemerintah Kabupaten Minahasa
Tenggara melakukan pengawasan
 Kementerian Pertanian
terhadap pengelolaan Kawasan Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  Pertanian &
12. Tananam Tahunan/Perkebunan dan kabupaten berdasarkan 2 Milyar
 APBD Perkebunan Kab Mitra
melakukan penertiban kepada pihak- hasil kajian khusus
pihak yang melanggar  Bapeda Kab Mitra
pemanfaatannya
Kawasan peruntukan peternakan
Mendorong pengembangan sentra-
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Pertanian
sentra produksi peternakan dengan  APBN
1. kabupaten berdasarkan 4 Milyar  Peternakan Kab Mitra
dukungan teknologi dan sarana  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
prasarana pendukung
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Pertanian
Mendorong pengembangan industri  APBN
2. kabupaten berdasarkan 2 Milyar  Peternakan Kab Mitra
pengolahan pakan  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
Memperkuat sinkronisasi dan
koordinasi pembangunan antar sektor Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Pertanian
 APBN
3. dan antar daerah kewenangan yang kabupaten berdasarkan 1 Milyar  Peternakan Kab Mitra
terkait dengan pengembangan hasil kajian khusus  APBD
 Bapeda Kab Mitra
kawasan perternakan
Menjalin integrasi pengembangan Tersebar di seluruh wilayah  APBN  Kementerian Pertanian
4. 1 Milyar
kegiatan peternakan dengan kabupaten berdasarkan  APBD  Peternakan Kab Mitra

19
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

perikanan, perkebunan dan pertanian hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
tanaman pangan
Pengembangan budidaya peternakan
melalui perbaikan mutu
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Pertanian
penggembalaan dengan pemberian  APBN
5. kabupaten berdasarkan 1 Milyar  Peternakan Kab Mitra
rumput yang berkualitas tinggi,  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
perbaikan teknik beternak serta
melakukan vaksinasi secara berkala
Mengoptimalkan pemanfaatan lahan
peternakan yang merupakan basis
ekologi pendukung pakan dan
lingkungan budidaya. Optimalisasi Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Pertanian
 APBN
6. lahan itu dapat dimulai dengan kabupaten berdasarkan 1 Milyar  Peternakan Kab Mitra
 APBD
mengkaji kesesuaian lahan, hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
agroklimat dan daya tampung
kawasan yang mendukung
keunggulan lokasi tersebut
Meningkatkan pemberdayaan
peternakan melalui peningkatan
pengetahuan dan pembentukan
kelembagaan peternak yang Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Pertanian
 APBN
7. diarahkan menuju terbentuknya suatu kabupaten berdasarkan 500 Juta  Peternakan Kab Mitra
koperasi usaha sehingga peternak hasil kajian khusus  APBD
 Bapeda Kab Mitra
sebagai subjek pembangunan dapat
meningkatkan pendapatan dan
kesejahteraannya
Meningkatkan produksi dan
produktivitas ternak sebagai objek
pembangunan melalui penentuan
jenis ternak yang dapat menghasilkan
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Pertanian
keuntungan dengan skala usaha  APBN
8. kabupaten berdasarkan 1 Milyar  Peternakan Kab Mitra
yang ekonomis dan potensi  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
pemasarannya, dapat diterima oleh
masyarakat setempat serta selaras
dengan kebijakan pembangunan
daerah tersebut
Upaya meningkatkan produktivitas, Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Pertanian
 APBN
9. maka aplikasi teknologi tepat guna kabupaten berdasarkan 2 Milyar  Peternakan Kab Mitra
 APBD
harus dioptimalkan guna hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra

20
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

menghasilkan produk yang berdaya


saing, baik dari sisi kualitas maupun
kuantitasnya
Kegiatan peternakan baik yang
menggunakan lahan luas, ataupun
teknologi intensif harus terlebih
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Pertanian
dahulu memiliki kajian lingkungan  APBN
10. kabupaten berdasarkan 500 Juta  Peternakan Kab Mitra
(studi AMDAL/UKL-UPL), dan selama  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
kegiatan beroperasi dilakukan
pemantauan lingkungan hidup secara
periodik
Penanganan limbah peternakan
terpadu (kotoran ternak, bangkai Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Pertanian
 APBN
11. ternak, kulit ternak, bulu unggas, dan kabupaten berdasarkan 2 Milyar  Peternakan Kab Mitra
 APBD
sebagainya) dan polusi (udara-bau, hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
limbah cair)
Penyerapan tenaga kerja lokal untuk
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Pertanian
kegiatan peternakan harus  APBN
12. kabupaten berdasarkan 1 Milyar  Peternakan Kab Mitra
diupayakan agar dapat menyerap  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
tenaga kerja lokal yang banyak
Pemeriksaan dan pengawasan rutin
oleh Dinas Peternakan terhadap Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Pertanian
 APBN
13. ternak unggas yaitu Jarak antara kabupaten berdasarkan 2 Milyar  Peternakan Kab Mitra
 APBD
usaha peternakan dan pemukiman hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
minimal berjarak 1 (satu) km
Peningkatan pemanfaatan limbah
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Pertanian
peternakan untuk pupuk organik juga  APBN
14. kabupaten berdasarkan 2 Milyar  Peternakan Kab Mitra
sebagai biostarter pada  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
pengomposan
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Pertanian
Promosi potensi, peluang investasi  APBN
15. kabupaten berdasarkan 1 Milyar  Peternakan Kab Mitra
sektor peternakan  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
Kawasan Peruntukan Perikanan
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian KP
Merangsang investasi di sektor  APBN
1. kabupaten berdasarkan 3 Milyar  DKP Kab Mitra
perikanan tangkap  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
Pengembangan sarana dan Tersebar di seluruh wilayah  APBN  Kementerian KP
2. 10 Milyar
prasarana penangkapan ikan secara kabupaten berdasarkan  APBD  DKP Kab Mitra

21
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

terpadu hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra


 Kementerian KP
Pembangunan sarana penyimpanan Kecamatan Belang dan  APBN
3. 5 Milyar  DKP Kab Mitra
berpendingin (cold storage) sekitarnya (wilayah pesisir)  APBD
 Bapeda Kab Mitra
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian KP
Penguatan kelembagaan nelayan/  APBN
4. kabupaten berdasarkan 3 Milyar  DKP Kab Mitra
masyarakat pesisir  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian KP
Pengembangan sentral pemasaran  APBN
5. kabupaten berdasarkan 4 Milyar  DKP Kab Mitra
dan pengolahan hasil laut  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
Peningkatan fasilitas armada Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian KP
 APBN
6. tangkap, dan fasilitas penunjang kabupaten berdasarkan 20 Milyar  DKP Kab Mitra
 APBD
lainnya hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian KP
Peningkatan fasilitas dan  APBN
7. kabupaten berdasarkan 15 Milyar  DKP Kab Mitra
infrastrruktur budidaya perikanan  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian KP
Penetapan kawasan industri  APBN
8. kabupaten berdasarkan 1 Milyar  DKP Kab Mitra
perikanan  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
Kawasan Peruntukan Pertambangan
Mengevaluasi kebijakan pemanfaatan
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian ESDM
ruang pada kawasan lindung untuk  APBN
1. kabupaten berdasarkan 1 Milyar  ESDM Kab Mitra
kegiatan budidaya khususnya  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
pertambangan
Memperkuat sinkronisasi dan
koordinasi pembangunan antar sektor
dan antar daerah kewenangan yang
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian ESDM
terkait dengan pengembangan lokasi  APBN
2. kabupaten berdasarkan 1 Milyar  ESDM Kab Mitra
pertambangan terutama pada  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
kawasan lindung (Dinas ESDM,
Dinas Kehutanan, BLH, Dinas Tata
Ruang dan Lingkungan)
Mengembangkan pembinaan,
pengawasan dan bimbingan teknis
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian ESDM
terhadap tambang rakyat dalam  APBN
3. kabupaten berdasarkan 1 Milyar  ESDM Kab Mitra
rangka meningkatkan kesejahteraan  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
rakyat penambang dengan tetap
menjaga kelestarian lingkungan hidup

22
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

Melakukan penanggulangan dan Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian ESDM


 APBN
4. penertiban terhadap kegiatan usaha kabupaten berdasarkan 1 Milyar  ESDM Kab Mitra
 APBD
pertambangan tanpa izin (PETI) hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
Kawasan Peruntukan Industri
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Perindag
identifikasi dan pengembangan  APBN
1. kabupaten berdasarkan 500 Juta  Perindag Kab Mitra
kelompok industri  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Perindag
penanganan produk-produk industri  APBN
2. kabupaten berdasarkan 3 Milyar  Perindag Kab Mitra
berbasis bahan baku lokal  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Perindag
mendorong masuknya investasi  APBN
3. kabupaten berdasarkan 2 Milyar  Perindag Kab Mitra
melalui regulasi dan perizinan  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Perindag
pengembangan jaringan pemasaran  APBN
4. kabupaten berdasarkan 3 Milyar  Perindag Kab Mitra
produk-produk industri  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
mengarahkan pengembangan Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Perindag
 APBN
5. kegiatan industri di lokasi kawasan kabupaten berdasarkan 4 Milyar  Perindag Kab Mitra
 APBD
industri (industrial estate) hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
Mengembangkan keterkaitan industri Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Perindag
 APBN
6. dengan pertanian dalam bentuk kabupaten berdasarkan 2 Milyar  Perindag Kab Mitra
 APBD
agroindustri hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
Pengembangan industri dilakukan
Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Perindag
dengan mekanisme pengendalian  APBN
7. kabupaten berdasarkan 2 Milyar  Perindag Kab Mitra
dampak lingkungan untuk menjaga  APBD
hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
kelestarian lingkungan hidup
Menyediakan prasarana dan sarana Tersebar di seluruh wilayah  Kementerian Perindag
 APBN
8. pendukung dalam mendorong kabupaten berdasarkan 15 Milyar  Perindag Kab Mitra
 APBD
kegiatan industri hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra
Kawasan Peruntukan Pariwisata
Melakukan pengembangan yang
terkoordinasi antar instansi dan antar
 Kementerian
daerah untuk mencapai sinergi yang Tersebar di seluruh wilayah
 APBN Pariwisata
1. optimal dalam pengembangan kabupaten berdasarkan 2 Milyar
 APBD  Pariwisata Kab Mitra
kawasan pariwisata sebagai satu hasil kajian khusus
kesatuan dalam perwilayahan  Bapeda Kab Mitra
pengembangan pariwisata

23
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

Memberi kesempatan yang luas


kepada setiap Pemerintah Kabupaten  Kementerian
Tersebar di seluruh wilayah
Minahasa Tenggara agar kreatif dan  APBN Pariwisata
2. kabupaten berdasarkan 3 Milyar
inovatif dalam mengembangkan  APBD  Pariwisata Kab Mitra
hasil kajian khusus
kegiatan dan kawasan pariwisata di  Bapeda Kab Mitra
wilayahnya
 Kementerian
Memberi dukungan sarana dan Tersebar di seluruh wilayah
 APBN Pariwisata
3. prasana pendukung pada kawasan kabupaten berdasarkan 20 Milyar
 APBD  Pariwisata Kab Mitra
pariwisata hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian
Tersebar di seluruh wilayah
Pengembangan kawasan wisata  APBN Pariwisata
4. kabupaten berdasarkan 15 Milyar
alam  APBD  Pariwisata Kab Mitra
hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian
Tersebar di seluruh wilayah
Penataan ruang kawasan pariwisata  APBN Pariwisata
5. kabupaten berdasarkan 20 Milyar
alam  APBD  Pariwisata Kab Mitra
hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian
Tersebar di seluruh wilayah
Pengembangan obyek dan fasilitas  APBN Pariwisata
6. kabupaten berdasarkan 15 Milyar
pariwisata alam  APBD  Pariwisata Kab Mitra
hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian
Tersebar di seluruh wilayah
Peningkatan infrastruktur jalan dan  APBN Pariwisata
7. kabupaten berdasarkan 22 Milyar
fasilitas infrastruktur lainnya  APBD  Pariwisata Kab Mitra
hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian
Tersebar di seluruh wilayah
Pengembangan kawasan wisata  APBN Pariwisata
8. kabupaten berdasarkan 20 Milyar
budaya  APBD  Pariwisata Kab Mitra
hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian
Tersebar di seluruh wilayah
Penataan ruang kawasan pariwisata  APBN Pariwisata
9. kabupaten berdasarkan 20 Milyar
budaya  APBD  Pariwisata Kab Mitra
hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian
Tersebar di seluruh wilayah
Pengembangan obyek dan fasilitas  APBN Pariwisata
10. kabupaten berdasarkan 30 Milyar
pariwisata budaya  APBD  Pariwisata Kab Mitra
hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra

24
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

Kawasan Peruntukan Permukiman


 Kementerian PU
Pengembangan kawasan
Kecamatan Ratahan dan  APBN  PU Prov Sulut
1. permukiman dengan konsep Lisiba 20 Milyar
Tombatu  APBD  PU Kab Mitra
BS
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian PU
Pengembangan permukiman dengan Kecamatan Belang dan  APBN  PU Prov Sulut
2. 30 Milyar
konsep KASIBA Ratatotok  APBD  PU Kab Mitra
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian PU
Perbaikan dan peningkatan Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  PU Prov Sulut
3. permukiman kumuh dan tidak layak kabupaten berdasarkan 40 Milyar
 APBD  PU Kab Mitra
huni hasil kajian khusus
 Bapeda Kab Mitra
Kawasan Peruntukan Lainnya
Pengembangan dan peningkatan
 APBN  TNI AD
1. fungsi kawasan pelatihan TNI AD Kecamatan Ratahan Timur 3 Milyar
 APBD  Bapeda Kab Mitra
yang berlokasi di Gunung Potong
Pembangunan kawasan markas  Mabes TNI AD/Kodam
 APBN
2. Komando Distrik Militer (Kodim) TNI Kecamatan Ratahan 5 Milyar VII/Korem 131
 APBD
AD  Bappeda Kab Mitra
Pembangunan kawasan Markas Tersebar di seluruh wilayah  Mabes TNI AD/Kodam
 APBN
3. Komando Rayon Militer (Koramil) TNI kecamatan se Kabupaten 12 Miliar VII/Korem 131
 APBD
AD Minahasa Tenggara  Bappeda Kab. Mitra
 TNI AL
Pembangunan kawasan untuk Pos
Kecamatan Belang,  APBN  Perhubungan Kab
4. TNI AL pada kawasan pesisir yang 4 Milyar
Ratatotok, dan Pusomaen  APBD Mitra
terdapat di wilayah
 Bapeda Kab Mitra
Pembangunan kawasan Markas  Mabes Polri
 APBN
5. Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Kecamatan Ratahan 5 Milyar  Polda Sulut
 APBD
Tenggara  Bapeda Kab Mitra
Kecamatan Ratahan Timur,
Pusomaen, Ratatotok,
Pasan, Tombatu Utara,  Mabes Polri
Pembangunan kawasan markas  APBN
6. Tombatu Timur, Silian 9 Miliar  Polda Sulut
Kepolisian Sektor (Polsek)  APBD
Raya, Touluaan dan  Bappeda Kab. Mitra
Touluaan Selatan

25
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

 Mabes Polri
Pembangunan Kawasan Markas  APBN
7. Kecamatan Ratatotok 1,5 Miliar  Polda Sulut
Subden Brimob  APBD
 Bappeda Kab. Mitra
Pembangunan kawasan markas Bandar Udara (Polsek
Kepolisian Sektor (Polsek) Bandara Bandara), Pelabuhan  Mabes Polri
 APBN
8. dan markas Kesatuan Polisi Belang (KP3), serta pada 6 Miliar  Polda Sulut
 APBD
Pengamanan Pelabuhan (KP3) serta kawasan objek vital lainnya  Bappeda Kab. Mitra
pembangunan pos-pos polisi (Pospol) seperti terminal (pospol)
 Kementerian Pemuda
Kecamatan Ratahan, & Olahraga
kawasan pusat olahraga berstandard  APBN
9. Belang, Pasan dan 10 Milyar  Olahraga Prov Sulut
internasional  APBD
Ratatotok  Olahraga Kab Mitra
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian Hukum
Kawasan lembaga pemasyarakatan  APBN
10. Kecamatan Ratahan 5 Miliar dan HAM
(lapas)  APBD
 Bappeda Kab. Mitra
 Kementerian Pemuda
kawasan pusat pengembangan
& Olahraga
olahraga air dan juga merupakan Kecamatan Ratatotok dan  APBN
11. 8 Milyar  Olahraga Prov Sulut
bagian dari pengembangan wisata Belang  APBD
 Olahraga Kab Mitra
bahari
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian
kawasan pusat pengembangan Kesehatan
 APBN
12. kesehatan yang berupa Rumah Sakit Kecamatan Ratahan 20 Milyar  Kesehatan Prov Sulut
berstandard internasional  APBD
 Kesehatan Kab Mitra
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian
Pendidikan
kawasan pusat pengembangan  APBN
13. Kecamatan Ratahan 10 Milyar  Pendidikan Prov Sulut
pendidikan tinggi  APBD
 Pendidikan Kab Mitra
 Bapeda Kab Mitra
kawasan/lokasi pembangunan dan
pengembangan menara-
 Kementerian PU
menara/tower penangkal petir yang Tersebar di seluruh wilayah
 APBN  PU Prov Sulut
14. tersebar diseluruh wilayah kabupaten kabupaten berdasarkan 5 Milyar
 APBD  PU Kab Mitra
yang rawan terhadap petir hasil kajian khusus
berdasarkan hasil kajian khusus  Bapeda Kab Mitra

26
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

 Kementerian
Pendidikan
Pembangunan kawasan sekolah  APBN
15. Kecamatan Belang 2 Miliar  Kementerian Kelautan
pelayaran  APBD
dan Perikanan
 Bappeda Kab. Mitra
 Kementerian ESDM
Pembangunan kawasan Sekolah  APBN  Dinas ESDM Kab.
16. Kecamatan Ratatotok 2 Miliar
Pertambangan  APBD Mitra
 Bappeda Kab. Mitra
 Kementerian
Kesehatan
Pengembangan Kawasan Rumah  APBN  Dinas Kesehatan Prov.
17. Kecamatan Ratatotok 5 Miliar
Sakit Umum Pusat (RSUP)  APBD Sulut
 Dinas Kesehatan Kab.
Mitra
 Kementerian
Pembangunan kawasan Rumah Sakit  APBN Kesehatan
18. Kecamatan Tombatu Timur 10 Miliar
Umum Daerah (RSUD)  APBD  Dinkes Prov. Sulut
 Dinkes Kab. Mitra
 Kementerian
Pembangunan laboratorium  APBN Kesehatan
19. Kecamatan Ratahan 3 Miliar
kesehatan  APBD  Dinkes Prov. Sulut
 Dinkes Kab. Mitra
 Kementerian
Pembangunan kawasan pusat Kecamatan Ratahan,  APBN Kesehatan
20. 6 Miliar
pengembangan kesehatan Pasan dan Tombatu Timur  APBD  Dinkes Prov. Sulut
 Dinkes Kab. Mitra
Pengembangan kawasan pusat  APBN
21. Kecamatan Ratahan 10 Miliar  Bappeda Kab. Mitra
pemerintahan kabupaten  APBD
 Kementerian
Pendidikan dan
Kawasan Pusat Pengembangan
Kebudayaan
Pendidikan Dasar, Sekolah Tersebar di seluruh wilayah  APBN
22. 12 Miliar  Dinas Pendidikan
Menengah Pertama, Sekolah kecamatan  APBD
Prov. Sulut
Menengah Atas atau sederajat
 Dinas Pendidikan Kab.
Mitra
lokasi pengembangan pusat Kecamatan Ratahan,
23. 3 Milyar  APBN  Kementerian PU
penanganan pemadam kebakaran Belang, dan Tombatu

27
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

 APBD  PU Prov Sulut


 PU Kab Mitra
 Bapeda Kab Mitra
Kawasan Tempat Pemakaman
Umum (TPU) akan dikembangkan di  Kementerian PU
Tersebar di seluruh wilayah
setiap wilayah kecamatan yang akan  APBN  PU Prov Sulut
24. kabupaten berdasarkan 2 Milyar
dipadukan dengan pengembangan  APBD  PU Kab Mitra
hasil kajian khusus
RTH pada masing-masing kawasan  Bapeda Kab Mitra
tersebut
 Dinas Pariwisata dan
Lokasi pengembangan pentas
25. Kecamatan Ratahan 2 Miliar  APBD Kebudayaan Kab.
budaya/teater
Mitra
 Kementerian Kelautan
dan Perikanan
Kecamatan Pusomaen,  APBN  Dinas Kelautan dan
26. Tempat Pelelangan Ikan (TPI) 3 Miliar
Belang dan Ratatotok  APBD Perikanan Prov. Sulut
 Dinas Kelautan dan
Perikanan Kab. Mitra
Pembangunan Kantor Kesehatan  Kementerian
27. Kecamatan Belang 2 Miliar  APBN
Pelabuhan Kelas III Bitung Perhubungan
Di seluruh wilayah
kecamatan kecuali
Kecamatan Ratahan dan
Pembangunan SPBU, SPBBG dan Belang (SPBU), di lokasi
28. 100 Miliar  Swasta  PT Pertamina
SPDN tertentu sesuai dengan
kebutuhan melalui kajian
khusus (SPBBG dan
SPDN)

KAWASAN STRATEGIS
Kawasan strategis di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara dari sudut kepentingan ekonomi
 Kementerian
Kawasan pusat pemerintahan dan  APBN Pendidikan
1. Kecamatan Ratahan 20 Milyar
pendidikan  APBD  Pendidikan Prov Sulut
 Bapeda Kab Mitra
Kawasan pusat perdagangan dan  APBN  Kementerian PU
2. Kecamatan Ratahan 15 Milyar
jasa yang ditetapkan sebagai PKW  APB  Kementerian Perindag

28
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

 Swasta  PU Prov Sulut


 PU Kab Mitra
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian KP
kawasan pesisir pantai
Kawasan pusat pengembangan  APBN  DKP Prov Sulut
3. Pusomaen, Belang, dan 10 Milyar
industri perikanan  APBD  DKP Kab Mitra
Ratatotok
 Bapeda Kab Mitra
Kecamatan Ratahan Timur,
Kawasan Pusat pengembangan  Kementerian Pertanian
Pasan, Tombatu, Tombatu
industri pertanian sesuai dengan  APBN  Pertanian Prov Sulut
4. Timur, Tombatu Utara, 20 Milyar
potensi unggulan dari masing-masing  APBD  Pertanian Kab Mitra
Silian Raya, Touluaan, dan
wilayah  Bapeda Kab Mitra
Touluaan Selatan
Kawasan Yang Memiliki Nilai Strategis Dari Sudut Kepentingan Sosial Budaya
 Kementerian
Kawasan Budaya Batulesung,  APBN Pariwisata
1. Kecamatan Tombatu 2 Milyar
Ratuoki, Kali.  APBD  Pariwisata Kab Mitra
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian
 APBN Pariwisata
2. Kawasan Kubur Raja Bantik Kecamatan Ratahan 1 Milyar
 APBD  Pariwisata Kab Mitra
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian
Kawasan Budaya Pesta Adat  APBN Pariwisata
3. Kecamatan Pusomaen 1 Milyar
Labuang Bentenan  APBD  Pariwisata Kab Mitra
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian Pemuda
Kecamatan Ratahan, & Olahraga
 APBN
4. Kawasan Sport Centre Belang, Pasan dan 10 Milyar  Olahraga Prov Sulut
 APBD
Ratatotok  Olahraga Kab Mitra
 Bapeda Kab Mitra
Kawasan strategis pariwisata bahari
 Kementerian
yang berlokasi di Bentenan, Hais, kawasan pesisir pantai
 APBN Pariwisata
5. Lakban; pariwisata tirta yang Pusomaen, Belang, dan 10 Milyar
 APBD  Pariwisata Kab Mitra
berlokasi di Air Konde Danau Ratatotok
Lumpias  Bapeda Kab Mitra

Kawasan Yang Memiliki Nilai Strategis Dari Sudut Kepentingan Fungsi Dan Daya Dukung Lingkungan Hidup

29
RTRW KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Tahun
2013 - 2033

Kawasan strategis Konservasi bawah  Kementerian


laut di Pulau Batutoli di Ratatotok,  APBN Pariwisata
1. Kecamatan Pusomaen 15 Milyar
Taman Laut Tumbak, dan  APBD  Pariwisata Kab Mitra
Pantai Bentenan  Bapeda Kab Mitra
 Kementerian
Kawasan Pantai Lakban dan Teluk  APBN Pariwisata
2. Kecamatan Ratatotok 5 Milyar
Buyat  APBD  Pariwisata Kab Mitra
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian
Kawasan Strategis Konsevasi pulau Kecamatan Ratatotok,  APBN Pariwisata
3. 6 Milyar
Kepulauan Belang dan Pusomaen  APBD  Pariwisata Kab Mitra
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian PU
Kecamatan Ratahan Timur,
Kawasan strategis gunung berapi  APBN  PU Prov Sulut
4. Ratahan, Pasan, dan Silian 8 Milyar
Soputan  APBD  PU Kab Mitra
Raya
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian PU
Kawasan strategis DAS Molompar
 APBN  PU Prov Sulut
5. sebagai sumber energi listrik sistem Kecamatan Ratahan 20 Milyar
mikrohidro (PLTM) di Desa Poniki  APBD  PU Kab Mitra
 Bapeda Kab Mitra
Kawasan strategis sungai di Tababo
 Kementerian PU
dan Kalait (pemanfaatan sumberdaya
 APBN  PU Prov Sulut
6. air untuk situ atau danau buatan 5 Milyar
 APBD  PU Kab Mitra
sebagai sumber air irigasi dan
perikanan darat)  Bapeda Kab Mitra
 Kementerian PU
 APBN  PU Prov Sulut
7. Kawasan Danau Bulilin Kecamatan Tombatu 5 Milyar
 APBD  PU Kab Mitra
 Bapeda Kab Mitra
 Kementerian PU
Penyusunan RDTR & Peraturan
Berdasarkan tingkat  APBN  PU Prov Sulut
Zonasi Untuk Kawasan Strategis 3 Milyar
kestrategisan kawasan  APBD  PU Kab Mitra
Kabupaten
 Bapeda Kab Mitra

30

Anda mungkin juga menyukai