0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
79 tayangan6 halaman

Rangkaian PWM dalam Elektronika Daya

Laporan ini membahas tentang rangkaian Pulse Width Modulation (PWM) dan uji cobanya. PWM adalah cara memanipulasi lebar pulsa sinyal untuk mendapatkan tegangan rata-rata yang berbeda. Aplikasi PWM umumnya digunakan untuk pengontrolan kecepatan motor dan intensitas cahaya LED. Uji coba rangkaian PWM menghasilkan tegangan 40V dengan frekuensi 50Hz, meskipun masih berbentuk gelombang sinus.

Diunggah oleh

Teja Kusuma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
79 tayangan6 halaman

Rangkaian PWM dalam Elektronika Daya

Laporan ini membahas tentang rangkaian Pulse Width Modulation (PWM) dan uji cobanya. PWM adalah cara memanipulasi lebar pulsa sinyal untuk mendapatkan tegangan rata-rata yang berbeda. Aplikasi PWM umumnya digunakan untuk pengontrolan kecepatan motor dan intensitas cahaya LED. Uji coba rangkaian PWM menghasilkan tegangan 40V dengan frekuensi 50Hz, meskipun masih berbentuk gelombang sinus.

Diunggah oleh

Teja Kusuma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN ELEKTRONIKA DAYA

RANGKAIAN PULSE WIDHT MODULLATION (PWM)

Oleh :
Nama : Wegi Ahmad Maulana
NPM : 127002016

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SILIWANGI
TASIKMALAYA
2015

Pulse Width Modulation (PWM)


Pengertian PWM
          Pulse Width Modulation (PWM) secara umum adalah sebuah cara memanipulasi lebar
sinyal yang dinyatakan dengan pulsa dalam satu periode, untuk mendapatkan tegangan rata-
rata yang berbeda. Bebarapa contoh aplikasi PWM adalah pemodulasian data untuk
telekomunikasi, pengontrolan daya atau tegangan yang masuk ke beban, regulator tegangan,
audio effect dan penguatan, serta aplikasi-aplikasi lainnya. 

           Aplikasi PWM berbasis mikrokontroller biasanya berupa pengendalian kecepatan


motor DC, pengendalian motor servo, dan pengaturan nyala terang LED. Oleh karena itu
diperlukan pemahaman terhadap konsep PWM itu sendiri.

Konsep Dasar PWM  


          Sinyal PWM pada umumnya memiliki amplitude dan frekuensi dasar yang tetap,
namun memiliki lebar pulsa yang bervariasi. Lebar pulsa PWM berbanding lurus dengan
amplitude sinyal asli yang belum termodulasi. Artinya, sinyal PWM memiliki frekuensi
gelombang yang tetap namun duty cycle bervariasi antara 0% hingga 100%.

            Dari persamaan diatas, diketahui bahwa perubahan duty cycle akan merubah tegangan
output atau tegangan rata-rata seperti gambar dibawah ini. 
           PWM merupakan salah satu teknik untuk mendapatkan sinyal analog dari sebuah
piranti digital. Sebenarnya sinyal PWM dapat dibangkitkan dengan banyak cara, secara
analog menggunakan IC op-amp atau secara digital.

         Secara analog setiap perubahan PWM-nya sangat halus, sedangkan secara digital setiap
perubahan PWM dipengaruhi oleh resolusi PWM itu sendiri. Resolusi adalah jumlah variasi
perubahan nilai dalam PWM tersebut. Misalkan suatu PWM memiliki resolusi 8 bit, berarti

PWM ini memiliki variasi perubahan nilai sebanyak  256 variasi mulai dari 0 – 225
perubahan nilai yang mewakili duty cycle 0% – 100% dari keluaran PWM tersebut. 
UJI COBA RANGKAIAN
Vin = 5V

Vrms = 40.0 V

Frequency = 50,0 H

Rangkaian PWM ini tidak sempurna karena gelombang masih berbentuk sinusoidal AC
[Link]

Anda mungkin juga menyukai