0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
80 tayangan4 halaman

Pengertian dan Metode SPLDV

SPLDV adalah sistem dua atau lebih persamaan linear dua variabel. SPLDV dapat diselesaikan dengan metode eliminasi, substitusi, atau gabungan keduanya. Metode eliminasi menghilangkan salah satu variabel, substitusi mengganti variabel dengan yang lain, sedangkan gabungan menggunakan kedua metode.

Diunggah oleh

Ayom Com
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
80 tayangan4 halaman

Pengertian dan Metode SPLDV

SPLDV adalah sistem dua atau lebih persamaan linear dua variabel. SPLDV dapat diselesaikan dengan metode eliminasi, substitusi, atau gabungan keduanya. Metode eliminasi menghilangkan salah satu variabel, substitusi mengganti variabel dengan yang lain, sedangkan gabungan menggunakan kedua metode.

Diunggah oleh

Ayom Com
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SISTEM PERSAMAAN LINEAR

Sebelumnya telah dijelaskan konsep persamaan linear satu varibel, selanjutnya jika persamaan linear
tersebut terdiri dari dua atau lebih dari persamaan maka dapat digabung sehingga diperoleh suatu
sistem persamaan linear.

Kali ini kita akan membahas tentang sistem persamaan linear dua variabel yang biasa di singkat
dengan SPLDV.

Apakah metode penyelesaian SPLDV sama dengan penyelesaian persamaan linear seperti yang telah
dipelajari?? Apakah SPLDV itu??

Untuk lebih jelasnya mari kita simak lebih lanjut materinya..

A. Pengertian Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)

Sistem persamaan linear dua variabel adalah susunan dari dua atau lebih persamaan linear dua
variabel.

a1x + b1y = c1 ..........1

a2x + b2y = c2...........2


Ciri – ciri SPLDV :

 Sebuah bentuk persamaan di tandai dengan tanda sama dengan “=”


 Memiliki dua variabel
 Kedua persamaan dan variabel tersebut memiliki derajat satu (berpangkat satu)

B. Hal- hal Yang Berkaitan Dengan SPLDV

Seperti hal nya persamaan linier satu varibael, sistem persamaan linir dua variabel memiliki hal yang
saling berkaitan, sebagai berikut :

 Suku adalah bagian dari persamaan yang terdiri dari variabel, koefisien dan konstanta yang
setiap suku nya di pisahkan dengan tanda baca penjumlahan ataupun pengurangan.
Contoh : 6x – y + 4 = 0, maka suku nya 6x, -y dan 4.
 Variabel adalah suatu peubah atau pengganti suatu bilangan yang belum diketahui nilai nya
dan dilambangkan dengan huruf seperti x dan y .
Contoh : 2x + 4y maka varibaelnya adalah x dan y.
 Koefisien adalah bilangan yang menyatakan banyaknya suatu jumlah variabel yang sejenis
atau sama. Biasanya koefisien terletak di depan variabel.
 Konstanta adalah bilangan yang tidak diikuti oleh variabel, sehingga nilanya tetap atau
konstan.

C. Metode Penyelesaian Sistem Persamaan Linier Dua Variabel


Mencari himpunan penyelesaian sistem persamaan linier adalah dengan caramengganti nilai
variabel atau peubah yang memenuhi sistem persamaan tersebut, yaitu dengan menggunakan
metode eliminasi, substitusi dan gabungan dari kedua metode tersebut.
1. Metode Eliminasi
Penyelesaian metode eliminasi dengan cara mencari nilai variabel dengan menghilangkan
variabel yang lain. Dengan prinsip mengurangkan atau menjumlahkannya.
 Untuk menghilangkan suatu variabel, maka koefisien dari variabel tersebut pada kedua
persamaan harus sama. Jika belum sama, masing-masing persamaan dikalikan dengan
bilangan tertentu sehingga variabel tersebut memiliki koefisien yang sama.
 Jika variabel yang akan dihilangkan bertanda sama, dua persamaan dikurangi, dan jika
memiliki tanda yang berbeda, dua persamaan ditambah.

Contoh :

Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan 3x – 2y = 11 dan -4x + 3y =-2.

Penyelesaian :

Eliminasikan variabel x dari kedua persamaan agar menemukan nilai y, dengan


menyamakan koefisien dari variabel x.

3x−2 y=11 |¿4| ⇔ 12x−8 y=44


−4 x+3 y=−2 |¿3| ⇔ −12x+9 y=−6 +
y=38
Eliminasikan variabel y dari kedua persamaan agar menemukan nilai x, dengan
menyamakan koefisien dari variabel y.

3x−2 y=11 |¿3| ⇔ 9 x−6 y=33


−4 x+3 y=−2 |¿2| ⇔ −8x+6 y=−4 +
x=29
Jadi, himpunan penyelesaian dari SPLDV tersebut adalah {29, 38}

2. Metode Substitusi
Dengan cara mengganti atau menyatakan salah satu variabel dengan variabel lainnya.
Maka perhatikan contoh berikut :
Contoh :
Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan 2x -5y = -2 dan -3x + 4y =-4.
Penyelesaian :
2 x−5 y =−2 . .. . .. .. . .. ..(1 )
−3 x+4 y=−4 ... . .. .. . .(2)
memisalkan yang akan disubstitusikan adalah var x pada persamaan (2), maka
persamaan (1) dinyatakan dalam bentuk :
2 x−5 y =−2
⇔ 2 x=−2+5 y
−2+5 y
⇔ x= .. .. . .. ... .. .(3)
2
substitusikann nilai x , persamaan (3 ) ke persamaan (2)
−3 x+4 y=−4
−2+5 y
⇔−3 ( 2 ) +4 y=−4 kedua ruas dikali 2

⇔−3 (−2+5 y ) +8 y=−8


⇔ 6−15 y +8 y =−8
⇔−7 y=−8−6
⇔−7 y=−14
−14
⇔ y=
−7
⇔ y=2
untuk mendapatkan nilai x , substitusikan nilai y ke persamaan (3 )
−2+5 y −2+5 ( 2 ) 8
x= = = =4
2 2 2
jadi , Himpunan penyelesaian adalah {(4,2 ) }
3. Metode Gabungan (Eliminasi dan substitusi)
Untuk menyelesaikan suatu sistem persamaan lebih mudah menggunakan gabungan dari
dua metode sebelumnya, yaitu mengeliminasikan terlebih dahulu baru dilakukan
substitusi. Perhatikan berikut ini
Contoh :
Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan x + 3y = 15 dan 3x + 6y = 30.
Penyelesian :
Mengeleminasikan variabel x, untuk mencari nilai y dengan menyamakan koefisien
varibael x :
x+3 y=15 |¿3| ⇔3 x+9 y=45
3 x+6 y=30 |¿1| ⇔3 x+6 y=30 −
3 y=15
y=5
setelah mendapatkan nilai y=5, maka substitusikan nilai tersebut ke salah satu
persamaan , misalkan persamaan (1)
x+3 y=15
⇔ x+3 ( 5 )=15
⇔ x+15=15
⇔ x=15−15
⇔ x=0
jadi , Himpunan penyelesaian adalah { ( 0,5 ) }
D. Menyelesaikan Masalah Yang berkaitan Dengan SPLDV
Dalam kehidupan sehari-hari sering ditemui suatu masalah yang dapat berkaitan dengan
SPLDV dengan cara mengubah permasalahan tersebut kedalam kalimat matematika,
kemudian menyelesaikanya dengan konsep metode sistem persamaan yang telah dipelajari.
Contoh :
Bayu membayar Rp. 300.000 untuk pembelian 2 baju dan 2 celana. Di toko yang sama, sinta
membayar Rp. 675.000 untuk pembelian 1 baju dan 6 celana. Maka harga 1 baju dan 1 celana
adalah...
Penyelesaian :
Memisalkan : baju = x dan celana = y
2 baju dan 2 celana = Rp. 300.000
1 baju dan 6 celana = Rp. 675.000
Sehingga,
2x + 2y = 300.000
x + 6y = 675.000
mengeliminasikan variabel x,
2 x+2 y=300.000 |¿1| ⇔2 x+2 y=300.000
x+6 y=675.000 |¿2| ⇔2 x+12 y=1.350.000 −
−10 y=−1.050.000
y=105.000
selanjutnya, mensubstitusikan nilai y ke persamaan (2)
x+6 y=675.000
⇔x+6 ( 105.000 )=675.000
⇔x+630.000=675.000
⇔x=675.000−630.000
⇔x=45.000
Sehingga harga 1 baju adalah Rp.45.000 dan harga 1 celana adalah Rp. 105.000.

Anda mungkin juga menyukai