0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
56 tayangan2 halaman

Penanganan Cedera Hamstring pada Atlet

Strain hamstring adalah robekan otot hamstring akibat penggunaan berlebihan yang menyebabkan rasa nyeri dan pembengkakan. Terdapat 3 tingkat strain berdasarkan parah ringannya cedera, dari tarikan ringan hingga robekan penuh disertai "pop" pada kaki. Tiga otot utama yang terkena adalah biceps femoris, semitendinosus, dan semimembranosus. Penanganannya meliputi istirahat, pemberian es, kompresi, dan pemberian bant

Diunggah oleh

Cahya Wahyudi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
56 tayangan2 halaman

Penanganan Cedera Hamstring pada Atlet

Strain hamstring adalah robekan otot hamstring akibat penggunaan berlebihan yang menyebabkan rasa nyeri dan pembengkakan. Terdapat 3 tingkat strain berdasarkan parah ringannya cedera, dari tarikan ringan hingga robekan penuh disertai "pop" pada kaki. Tiga otot utama yang terkena adalah biceps femoris, semitendinosus, dan semimembranosus. Penanganannya meliputi istirahat, pemberian es, kompresi, dan pemberian bant

Diunggah oleh

Cahya Wahyudi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Hamstring Strain

Strain adalah tarikan otot akibat penggunaan berlebihan, peregangan berlebihan atau stress
yang berlebihan. Strain ini merupakan robekan mikroskopis tidak komplek dengan
perdarahan ke dalam jaringan. Pasien-pasien mengalami rasa sakit atau nyeri mendadak
dengan nyeri tekan local pada pemakaian otot dan kontraksi isometric (Dixon, 2009).
Hamstring (tendon) strain adalah tarikan pada otot hamstring.

Tingakatanya
Tingkat 1: Tarikan Otot Ringan
Cedera otot hamstring ringan akan menghasilkan nyeri tiba-tiba pada tungkai atas bagian
belakang. Anda dapat mengalami kesulitan dalam menggerakan tungkai akibat nyeri yang
dirasakan. Akan tetapi, tidak terdapat kelemahan otot pada cedera ringan.
Tingkat 2: Robekan Otot Sebagian
Pada robekan otot hamstring sebagian, rasa nyeri yang dialami akan lebih hebat.
Pembengkakan dan memar juga dapat terjadi pada tingkat ini. Selain itu, tungkai juga dapat
kehilangan kekuatan akibat robekan pada otot hamstring.
Tingkat 3: Robekan Otot Sepenuhnya
Ketika Anda mengalami robekan otot sepenuhnya, nyeri yang dialami akan sangat hebat,
disertai bengkak dan memar. Suara "pop" pada kaki dapat terdengar saat terjadi cedera.
Tungkai tidak dapat digunakan setelah mengalami robekan otot hamstring sepenuhnya.

3 otot yang kemungkinan terkena hamstring strain


The biceps femoris
The semitendinosus and
The semimembranosus.

Gejalanya
Rasa nyeri dan rasa sakit

Pencegahan
Insiden cedera hamstring pada pelari menurun karena kelincahan dan fleksibilitas
ditambahkan ke latihan kekuatan
Penanganannya
Rest the leg. Avoid putting weight on the leg as best you can. If the pain is severe, you may
need crutches until it goes away. Ask your doctor or physical therapist if they're needed.
Ice your leg to reduce pain and swelling. Do it for 20-30 minutes every three to four hours
for two to three days, or until the pain is gone.
Compress your leg. Use an elastic bandage around the leg to keep down swelling.
Elevate your leg on a pillow when you're sitting or lying down.

Sumber
Dixon, [Link], 2009; Curr Rev Musculoskelet Med; Humana Press, USA, hal 74- 75.
[Link] 3
Sugiura, Yusaku; Sakuma, Kazuhiko; Sakuraba, Keishoku; Sato, Yamato (2017). Prevention
of Hamstring Injuries in Collegiate Sprinters. Orthopaedic Journal of Sports Medicine, 5(1),
[Link]

Anda mungkin juga menyukai