0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
82 tayangan40 halaman

FGD Sampah 2

Dokumen ini membahas tentang inovasi teknologi pengelolaan sampah, khususnya pada skala rumah tangga. Beberapa teknologi yang diulas antara lain kompos, biogas, dan biodigester skala kecil.

Diunggah oleh

ariezt nasution
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
82 tayangan40 halaman

FGD Sampah 2

Dokumen ini membahas tentang inovasi teknologi pengelolaan sampah, khususnya pada skala rumah tangga. Beberapa teknologi yang diulas antara lain kompos, biogas, dan biodigester skala kecil.

Diunggah oleh

ariezt nasution
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Ir. Firman L.

Sahwan MSi
Peneliti Teknologi Persampahan
Pusat Teknologi Lingkungan – BPPT

1
Pengelolaan Sampah
Amanat UU No.18 Th 2008 & PP 81 Th 2012

INOVASI
TEKNOLOGI

2
Tantangan Pengolahan Sampah

Tantangan Riset & Sampah Anggaran Skala Riset


Pengelolaan Sampah Belum Jadi Riset Kecil dan
Prioritas Terbatas Parsial

Faktor-faktor Dasar Economically Affordable


Pengembangan
Inovasi
Teknologi Pengolahan Pengolahan Socially Aceptable

Sampah Sampah Environmentally Effective

Faktor-faktor Dasar Regulasi Teknis Operasional


Aplikasi Teknologi Aplikasi
Pembiayaan Peran Masyarakat
Persampahan di Teknologi
Kab/Kota Kelembagaan Stakeholders

Urban Mining
Recovery Material TPA Ramah
GHGs Reduction
dan Energi Lingkungan
Waste to Eergy

3
Pengolahan Sampah: Menjaga Siklus Sumber Daya

Urban Mining
GHGs Reduction Sumber Daya Alam
Pembatasan
Waste to Energy sampah
Produksi

Daur ulang sampah Pemanfaatan


(material recovery) kembali
Konsumsi
sampah

Daur ulang sampah


menjadi energi Sampah
(energy recovery)

Pengolahan
TPA yang berwawasan
TPA lingkungan

4
Pengelolaan Sampah
Pengelolaan Sampah Konvensional
(Kumpul – Angkut – Buang)

Inovasi Pengelolaan Sampah

5
Konsep Desentralisasi/Sentralisasi
Pengelolaan Sampah

Inovasi Pengelolaan
Sampah

Inovasi Pengolahan Inovasi Pengolahan Inovasi Pengolahan


di Sumber di TPS 3R Terpusat di TPST

Kebijakan
Desentralisasi dan Desentralisasi Sentralisasi
Sentralisasi

Tipologi Kota Kota Kecil – Kota Sedang – Kota Besar Kota Metropolitan

Ciri Proximity Principles Industri


Community Based Sektor Swasta

6
Karakteristik Desentralisasi (PSBM) dan Sentralisasi
Aspek Sub-aspek Desentralisasi Sentralisasi
Teknis Skala Teknologi  Skala rumah tangga (individual)  Skala kota (skala besar)
 Skala lingkungan (skala kecil dan skala
medium)
Tipe Teknologi  Sederhana  Rumit
 Dilakukan manual atau dibantu  Dilakukan dengan bantuan mesin
dengan peralatan sederhana
Peralatan yang Digunakan  Peralatan sederhana  Peralatan kompleks (sorting machine,
shredder, wheel loader, compost turning
machine, screening machine)
Lokasi Kegiatan  Dekat dengan sumber sampah  Jauh dari sumber sampah
Lahan  Cukup dengan lahan sempit  Perlu lahan luas
 Tersebar di banyak lokasi  Terpusat di satu lokasi
Sosial Peran Serta Masyarakat  Keterlibatan tinggi  Keterlibatan rendah
 Aktor inti masyarakat  Aktor inti pemerintah/swasta
Inisiator Kegiatan  Masyarakat untuk mengatasi problem  Pemerintah untuk pelayanan kebersihan
lokal
Organisasi Pelaksana  Organisasi masyarakat (Karang taruna,  Swasta (bermodal besar)
PKK, RT/RW, UKM)  Pemerintah
Ekonomi Biaya Investasi, O&M  Relatif rendah  Relatif tinggi
Pembukaan Lapangan  Menyerap banyak tenaga kerja (padat  Menyerap sedikit tenaga kerja
Kerja karya)  Tenaga kerja profesional
 Berpihak pada tenaga kerja dari kaum
pinggiran
Skala Bisnis  UKM  Industri besar
Efisiensi Biaya Pengelolaan  Mereduksi biaya transportasi
Sampah pembuangan sampah ke TPA
Sumber: Wahyono, 2012

7
Klasifikasi Pengelolaan Sampah

Klasifikasi Berdasar Klasifikasi Berdasar Klasifikasi Berdasar


Kebijakan Tingkat Penanganan Kapasitas
Desentralisasi Skala Rumah Tangga -
Skala Lingkungan/ Skala Kecil
Kawasan Skala Medium
Sentralisasi Skala Kota Skala Besar
Sumber: Wahyono, 2012

8
Prinsip Desentralisasi (PSBM)

Teknik
Operasi
Mudah
Bahan Investasi,
Mudah O&M
Didapat Rendah

Teknologi Perda
Lokasi
Tersedia
Tepat Menduku
Guna ng

Karakter
Organisasi
Sampah Sederhana
Sesuai
Masyarakat
Menerima

9
PSBM Skala Rumah Tangga

Biogas

Bank
Sampah Recyclable

Residu
Sampah Dapur
Sampah Halaman

MagComp

Komposter
Komposter
Aerobik
Aerobik

Budidaya Lele
TPA
TOGA

10
Inovasi Teknologi Skala Rumah Tangga

Kompos
dan
Biogas

11
Inovasi Teknologi Biogas Skala Rumah Tangga
Skala individul/rumah tangga
Khusus untuk sampah makanan (dapur)
Sistem Wet dan Kontinyu
Produksi biogas dapat digunakan untuk
memasak hingga 0,5- 1 jam,
menggantikan elpiji
Dapat dikembangkan untuk Desa
Mandiri Energi
Ujicoba di Kota Probolinggo

12
Evaluasi Serial Biodigester Skala Rumah Tangga
Penggunaan mini digester tidak cocok
untuk individual satu keluarga karena
pengisian digester harus langsung penuh
sedangkan jumlah sampah dari individual
rumah tangga jumlahnya terbatas.
Mini digester yang terbuat dari tong biru
Biodigester sampah makanan bekas memiliki tingkat kebocoran yang
tinggi di bagian tutup.
Sistem dry dan batch
Penggunaan starter kotoran sapi dan efluen
Aplikasi eksisting perlu diteliti biogas mampu mempercepat pembentukan
gas metana secara siginifikan.
RISET

Model Riset

13
Inovasi Komposter Aerobik Sampah Dapur

Komposter Aerobik Inovasi BPPT


Sangat mudah dipraktekkan, bisa
dibuat sendiri
Aman terhadap lingkungan, tidak
berbau, dan tidak berbelatung
Telah dideminasikan di berbagai
daerah

14
Inovasi Komposter Sampah Kebun

Pencacahan Pengkomposan Pebalikan

Pemantauan Pengayakan Pemakaian

15
Inovasi MagComp (Maggot Composter)
Memanjakan Anda mengolah sampah dapur/makanan tanpa
merepotkan: tidak perlu mencacah, tidak perlu mengaduk, tidak
perlu aktivator, dan tidak perlu perhatian khusus. Menghasilkan
sumber protein untuk pakan ternak...

Copyright: Wahyono 16
16
Integrasi MagComp dengan Budidaya Lele
di Rumah

17
Daur Ulang Kertas Skala Rumah Tangga

Bahan baku: Sampah kertas


Berbagai bentuk Handycraft

Pemblenderan Penambahan Lem

Penyaringan Pencetakan Penjemuran

18
Daur Ulang Plastik Skala Rumah Tangga
 Bahan baku: plastik kemasan, PET
 Berbasis Masyarakat, UKM
 Berbagai produk handy craft

19
BANK SAMPAH

Sampah Simpan jual


‘BRANKAS’
NASABAH Teller BSP
BANK
uang uang uang

 Buku Tabungan  Pencatatan transparan  Penyimpanan  Penjualan pada


 No. Rekening  Ditimbang 1-4 pekan pengepul
 Dicatat berat dan jenisnya
dalam buku besar

20
PSBM Skala Lingkungan

Pemilahan
Manual

Komposting
Rumah
Tangga

Rumah
Tangga

TPS 3R
Rumah
Tangga

Biogas

Daur Uang
Plastik

21
Inovasi Komposting Sistem Windrow
Komposting Sistem Windrow Bergulir
Inovasi 1997
Skala Kawasan, kapasitas 1-3 ton/hari
Bahan Baku: Sampah Pemukiman
Produk: Kompos
Aplikasi: Jakarta,Surabaya,Buleleng,dsb.

Area fresh material dan kompos matang


terpisahkan dengan jelas
Pile terkelompokan berdasarkan umur proses
Tidak memerlukan blower dan terowongan
angin
Dapat dioperasikan full manual
Proses koposting dan kualitas produk terjaga
Proses sederhana dan mudah dioperasikan

22
Contoh Aplikasi Komposting Sistem Windrow
Tahun: 2008 -2015
Mitra: BLH Kota Probolinggo
Teknologi: Windrow Bergulir,
Granulator
Kapasitas: 1 ton kompos/hari
Bahan Baku: Sampah Kota
Produk: Kompos & POG

23
Inovasi Komposting Sampah Kantor
Teknologi: Serial Open Box
Kapasitas: 3 ton kompos/bulan
Bahan Baku: Sampah Lansekap
Lokasi Kantor BPPT Thamrin dan
Gedung Geostech Serpong

Disain bangunan dapat dibuat artistik


Proses aerobik, tidak berbau
Mudah dioperasikan
Produk kompos berkualitas

24
Inovasi Dry Anaerobic Composting

Profil Produksi Gas Metan

Riset aplikatif berdasarkan tipe digester


yang diterapkan di Cijantung
Hasil riset menjadi dasar konseptual disain.
Model biogas yang cocok untuk sampah
permukiman
Siap diterapkan untuk skala kawasan

25
Konseptual Disain Dry Anaerobic Composting

26
Inovasi Purifikasi Biomethane
 Target purifikasi untuk menaikkan kandungan
metana setinggi mungkin.
 Biometan digunakan sebagai BBG kendaraan
bermotor.
 Masih dalam riset di Kota Probolinggo

27
Teknologi Daur Ulang Plastik

28
Inovasi Teknologi Proses Termal
Konversi sampah menjadi produk gas,
cair (minyak) dan padat (abu/slag)
yang dibarengi dengan pelepasan
energi panas.
Termal  energi listrik
Proses termal dapat dikelompokan
berdasarkan udara (oksigen) yang
dibutuhkannya.

Combustion
(stoichiometric or
excess air)

Proses Gasification
Termal (sub-stoichiometric air)

Pyrolysis
(no air)

29
Pengolahan Sampah Skala Kota

Kawasan
Pemukiman
Sorting
Kawasan
Komposting
Industri

Kawasan
Biogas
Pertokoan

Kawasan
Proses Termal
Perkantoran

LFG to E
Kawasan Sanitary
Pasar Landfill

30
Inovasi Teknologi Komposting Skala Kota

 Sistem Aerobik
 Vessel/Nonvessel
 Masinal, semiotomatis
 Skala Kawasan/Kota

Windrow

Rotary Aerated Pile Open Bin

31
Inovasi Teknologi Komposting Skala Kota
 Riset: 1995-2000, Full scale: 2001
 Sistem Windrow
 Mesin : Wheel loader, turning machine, vibrating screen
 Kerjasama BPPT - Germany

Sortasi Penumpukan Proses Pengomposan

Pembalikan Pengayakan Kompos

32
Inovasi Teknologi Pupuk Organik Granul
 Bahan baku: sampah, kotoran ternak, blotong,
serbuk gergaji, dsb.
 Modul : kapasitas 10 - 30 ton POG/hari
 Mesin : pan granulator, rotary drayer, rotary
screen, mixer

Pan Granulator Screener

Microbe
Rotary Drayer Enrichment POG
33
Teknologi Biogas Skala Kota

Anaerobic
Digestor

Genset

34
Teknologi Incinerator
Untuk Kota Metropolitan
FS BPPT tahun 1987 untuk
Modul : kapasitas 300 - 1000 ton sampah/hari
DKI Jakarta
Teknologi tinggi – SDM high qualified
Rencana baru: akan dibangun
di Marunda – Jakarta Utara
Investasi Rp 1,3 triliyun
tahun 2015 Menghasilkan energi listrik 15 M Watt
Dilengkapi flue gas treatment
Reduksi volume sampah 85 – 95%
Abu  ke TPA

35
Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPA)

Kota Besar dan Metropolitan:


Sanitary Landfill
Kota Kecil dan Sedang: Controled
Landfill
Recovery gas metan  Energi
Pengolahan lindi

36
1. Karakterisasi dan Pengukuran 3. Peningkatan Kualitas Gas
Gas Metana TPA Metana

Gas Metana didistribusikan kepada


penduduk sekitar TPA

4. Pemanfaatan Gas Metana


sebagai sumber Energi
TPA Kota Probolinggo
TPA Kota Depok
TPA Kota Tebing Tinggi

2. Instalasi Sumur Gas Metana Purifikasi Gas Metana

Pemasangan sumur gas lateral dan vertikal Energi Listri dari Gas Metana

37
Inovasi Eksplorasi Gas Metana TPA
Tujuan : Mengetahui
komposisi gas TPA dan
jumlah produksinya.
Data jumlah waste in place,
komposisi sampah di TPA, Landfill Gas
dan sampling gas. Sampling
Waste
Menggunakan metode IPCC Composition
2006 and US-EPA.

Waste in place

IPCC default value Value


Starting year 1950 2008
DOC (Degradable organic carbon)
(weight fraction, wet basis) Range Default
Food waste 0.08-0.20 0,15 0,15
Garden 0.18-0.22 0,2 0,2
Paper 0.36-0.45 0,4 0,4
Wood and straw 0.39-0.46 0,43 0,43
Textiles 0.20-0.40 0,24 0,24
Disposable nappies 0.18-0.32 0,24 0,24
Sewage sludge 0.04-0.05 0,05 0,05
Industrial waste 0-0.54 0,15 0

38
Pemanfaatan Gas Metana TPA untuk Energi

39
Dr. Sri Wahyono
Pusat Teknologi Lingkungan - BPPT
HP: 0812 857 6046
Email: swahyono@[Link]

Anda mungkin juga menyukai