SATUAN ACARA PENYULUHAN
TENTANG PMT PADA KADER POSYANDU
A. Tujuan Penyuluhan
1. Tujuan umum
Untuk meningkatkan kemampuan kader posyandu dalam melaksanakan
PMT- Penyuluhan melalui video demonstrasi
2. Tujuan khusus
Setelah mengikuti pendidikan kesehatan selama 1x 45 menit kader
posyandu dapat :
- Kader dapat memahami dan menerapkan proses pelaksanaan PMT-
Penyuluhan pada ibu hamil dan balita
- Kader mampu membuat PMT dari bahan pangan lokal untuk balita
dan ibu hamil
B. Sasaran
Ibu kader posyandu di Puskesmas II Denpasar Timur
C. Metode
- Ceramah
- Tanya jawab
- Demonstrasi
D. Waktu dan tempat penyuluhan
Hari/ tanggal : Disesuaikan dengan kegiatan PKL
Tempat : Wilayah balai banjar Kesiman Kertalangu
Waktu : 45 menit
E. Media Penyuluhan
- Leaflet
- Laptop
- Video demo
- PPT
F. Proses Pemberian Penyuluhan
No Kegiatan Penyuluh Peserta Waktu
1 Pembukaan - Memberikan salam - Menjawab 5 menit
pembuka salam
- Menjelaskan - Memperhatikan
tujuan - Menjawab soal
peynyuluhan pretest
- Memberikan soal
pretest
2 Pelaksanaan Memberikan - Mendengarkan 30 menit
penjelaskan tentang : dan
- Pengertian PMT memperhatikan
- Persyaratan jenis
dan bentuk PMT
yang baik dan
sehat
- Tujuan pemberian
PMT
- Bahan makanan
untuk PMT
- Waktu yang tepat
untuk
memberikan PMT
3 Penutup - Memberikan soal - Menjawab soal 10 menit
post test post test
- Memberikan - Bertanya jika
kesempatan pada ada yang ingin
ibu kader ditanyakan
posyandu untuk terkait materi
bertanya yang diberikan
- Menyimpulkan
dan mengevaluasi
hasil penyuluhan
- Berterimakasih
kepada ibu kader
posyandu atas
partisipasi dalam
penyuluhan
G. Evaluasi
1. Evaluasi struktur
- Kesiapan materi oleh penyaji
- Tempat yang digunakan nyaman dan mendukung
2. Evaluasi proses
- Peserta penyuluhan bersedia dengan kontrak tempat dan waktu yang
ditentukan
- Peserta kader posyandu antusias untuk bertanya tentang hal-hal yang
tidak diketahui
- Peserta kader posyandu menjawab semua pertanyaan yang telah
diberikan
3. Evaluasi hasil
- Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan waktu yang telah
ditentukan
- Kader posyandu menerapkan pembuatan PMT dengan pemanfaatan
pangan lokal
H. Materi penyuluhan
1. Pengertian PMT
2. Persyatan jenis dan bentuk makanan
3. Tujuan diberikannya PMT
4. Bahan makanan yang baik untuk PMT dengan pangan lokal
a. Beras, jagung, kentang, singkong, ubi sebagai sumber energi
b. Kacang hijau, kedelai dan kacang merah sebagai sumber protein
nabati
c. Ayam, ikan dan telur sebagai sumber protein hewani untuk
pertumbuhan dan perkembangan terlebih untuk janin pada
kandungan dan pada balita
d. Sayur dan buah seperti jeruk lokal, pepaya, pisang, labu siam,
wortel dll sumber vitamin dan mineral
e. Santan dan gula sebagai sumber lemak dan energi untuk balita
5. Waktu yang tepat untuk memberikan PMT
Pemberian PMT pada ibu hamil diberikan sesuai kebutuhan trimester
kehamilan yaitu trimester 1, 2 dan 3 dan jika berat badan ibu hamil
sudah cukup tidak perlu diberikan PMT tetapi jika ibu hamil berat
badannya kurang dan ibu hamil yang KEK sangat membutuhkan PMT.
Sedangkan pada balita diberikan sesuai AKG ataupun kebutuhan balita
dan PMT dapat diberikan sebagai selingan ataupun sarapan untuk
balita.
DAFTAR PUSTAKA :
Kemenkes RI. 2011. Panduan Penyelenggaraan Pemberian Makanan Tambahan
Pemulihan Bagi balita kurang gizi. Jakarta : Kemenkes RI