0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan12 halaman

Penyuluhan DBD di Puskesmas Karya Wanita

Ringkasan dokumen tersebut adalah: 1. Dokumen tersebut merupakan satuan acara penyuluhan tentang demam berdarah dengue yang mencakup tujuan, subpokok bahasan, media, metode, tata letak, pengorganisasian, kegiatan, evaluasi, dan materi penyuluhan tentang DBD.

Diunggah oleh

Aulia Gawara
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan12 halaman

Penyuluhan DBD di Puskesmas Karya Wanita

Ringkasan dokumen tersebut adalah: 1. Dokumen tersebut merupakan satuan acara penyuluhan tentang demam berdarah dengue yang mencakup tujuan, subpokok bahasan, media, metode, tata letak, pengorganisasian, kegiatan, evaluasi, dan materi penyuluhan tentang DBD.

Diunggah oleh

Aulia Gawara
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)

DEMAM BERDARAH DENGUE

Disusun Oleh:

Khansa Rizki Syukrina


Silviana
Aulia Gawara
Irman Tabroni
Nurul Intan Rendra Zola
Anggun Melati Putri

FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS RIAU
PEKANBARU
2019

1
SATUAN ACARA PENYULUHAN
( SAP )

Topik : DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)


Sasaran : Pengunjung Puskesmas Karya Wanita
Hari/Tanggal : Kamis, 5 Desember 2019
Waktu : Pukul 9.30 – 10.00 WIB
Alokasi Waktu : 30 menit
Tempat : Puskesmas Karya Wanita
Penyuluh : Kelompok Preklinik A 2016 1

A. Tujuan
1. Tujuan Instruksional Umum (TIU)
Setelah diberikan penyuluhan selama 30 menit tentang Demam
Berdarah dengue (DBD) diharapkan pasien dan keluarga dapat
memahami tentang cara pencegahan penyakit DBD

2. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)


Setelah diberikan penyuluhan selama 1x30 menit, di harapkan
keluarga pasien mampu:
o Menjelaskan pengertian DBD
o Menyebutkan penyebab DBD
o Menyebutkan tanda dan gejala DBD
o Menyebutkan ciri-ciri nyamuk aedes aegypti
o Menyebutkan fase-fase DBD
o Menyebutkan cara pencegahan DBD
o Menyebutkan penanganan DBD

B. Sub-Pokok Bahasan Penyuluhan


1. Defenisi DBD
2
2. Tanda dan gejala DBD
3. Ciri-ciri nyamuk aedes aegypti
4. Cara penularan DBD
5. Fase-fase DBD
6. Cara pencegahan DBD
7. Penanganan DBD

C. Media
1. Lembar Balik pengertian, ciri-ciri nyamuk aedes aegepty, tanda dan
gejala, fase-fase, cara pencegahan, dan penanganan DBD.
2. Leaflet pengertian, tanda dan gejala, ciri-ciri nyamuk aedes aegepty,
fase-fase, cara pencegahan, dan penanganan DDB.

D. Metode Penyuluhan
1. Ceramah
2. Tanya Jawab

E. Rancangan Tempat

2
Ket:
3 1: Pasien
1 2: Penyuluh
5
5 3: Moderator
4: Fasillitator

4 5: Observer
5

F. Pengorganisasi
1. Moderator : Anggun Melati Putri
2. Penyuluh : Nurul Intan Rendra Zola
3. Fasilitator : Khansa Rizki Syukrina
Silviana
3
Irman Tabroni
4. Observer : Aulia Gawara
Pembagian tugas;
o Moderator : Mengarahkan seluruh jalannya acara penyuluhan dari awal
hingga akhir
o Penyuluh : Menyajikan materi penyuluhan
o Fasilitator : Memotifasi peserta untuk bertanya
o Observer : Mengamati jalannya acara penyuluhan dari awal hingga
akhir

G. Kegiatan penyuluhan

No Tahap Estimasi
Kegiatan Penyuluh Respon Metode
Kegiatan Waktu
1 Pendahuluan 1. Mengucapkan salam [Link] salam 5 menit ceramah

2. Memperkenalkan 2. memperhatikan
kelompok penyuluh

3. Menjelaskan tujuan 3. memperhatikan


umum

4. Kontrak waktu
4. memperhatikan
2 Penyampaian Penyampaian Materi; 1. Memperhatikan 20 menit Ceramah
materi 1. Materi penjelasan dan &
mencermati materi
a. Menjelaskan Tanya
pengertian DBD jawab

b. Menjelaskan ciri-ciri
nyamuk aedes aegepty

c. Menjelaskan tanda
dan gejala DBD

d. Menjelaskan fase-fase
DBD

4
e. Menjelaskan cara
pencegahan DBD

f. Menjelaskan
penanganan DBD

2. Memberikan 2. Bertanya
kesempatan untuk
bertanya

3. Menjawab pertanyaan
3. Memperhatikan
peserta
jawaban
3 Penutup Penutup 5 menit ceramah

1. Menyimpulkan hasil 1. Memperhatikan


penyuluhan

2. Mengakhiri dengan 2. Menjawab salam


salam

H. Evaluasi

Aspek Waktu Metode Alat Evaluator


Kognitif Setelah materi Daftar
Wawancara Tim penyaji
Afektif selesai pertanyaan
Daftar pertanyaan
1. Jelaskan pengertian DBD?
2. Sebutkan penyebab DBD?
3. Sebutkan ciri-ciri nyamuk aedes aegepty?
4. Sebutkan tanda dan gejala DBD?
5. Bagaimana fase DBD?
6. Sebutkan pencegahan DBD?
7. Bagaimana penanganan DBD?

5
6
I. Materi (Lampiran)
1. Definisi
Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue (DBD) ialah penyakit yang
disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes
aegypti dan Aedes albopictus betina. (Abdullah, 2013)

2. Tanda dan Gejala


Menurut Dinas Kesehatan Dan Sosial Kota Surakarta (2012), demam
Dengue atau Dangue Fever (DF) memiliki tanda dan gejala awal berupa
panas yang berlangsung antara 4 - 7 hari setelah gigitan nyamuk pembawa
virus tersebut disertai dengan gejala-gejala berikutnya yang meliputi:
a. Panas tinggi hingga >38ºC
b. Nyeri kepala dan nyeri diretro-orbital (belakang mata)
c. Nyeri pada otot dan sendi
d. Rasa mual dan muntah, tidak nafsu makan
e. Adanya gangguan pencernaan (konstipasi atau diare)
f. Nyeri perut
g. Adanya rash (tanda kemerahan) pada kulit

3. Ciri – Ciri Nyamuk Aedes Aegypti

7
a. Badan kecil, berwarna hitam dengan bercak – bercak putih pada badan
dan kaki
b. Bertelur + 100 telur dan menetas dalam sehari
c. Berkembang biak pada air bersih seperti gentong, pas bunga, ban
bekas dsb
d. Menghisap darah pada pagi hari + jam 08.00 – 10.00 dan sore
hari + jam 15.00 – 17.00

4. Cara Penularan
3 faktor yang berperan:
a. Manusia
b. Virus (Dengue)
c. Vektor Perantara (nyamuk Aedes aegypti)
Aedes mengandung virus saat menggigit manusia yang mengalami
viremia. Virus berkembang dalam liur nyamuk 8-10 hari (extrinsic incubation
period) Ditularkan kembali ke manusia saat gigitan berikutnya. (Mutiarawati,
2010).

5. Fase-fase DBD
Setelah seorang pasien diinfeksi oleh virus Dengue melelui gigitan
nyamuk, maka virus itu akan berkembang di dalam tubuh kita tanpa
8
menimbulkan gejala selama 3 sampai 14 hari. Untuk itu sangat penting bagi
kita terutama ibu yang memiliki anak untuk mengetahui fase demam berdarah
dan tanda bahaya yang mungkin timbul guna mencegah terjadi hal yang tidak
kita inginkan. Setelah terinfeksi virus Dengue, pasien akan mengalalm 3 fase
demam berdarah sebagai berikut:
a. Fase demam
Umumnya pasien mengalami fase demam selama 2-7 hari, yang
diikuti dengan fase kritis selama 2-3 hari. Pada waktu fase ini pasien
sudah tidak demam, akan tetapi mempunyai risiko untuk terjadi
renjatan jika tidak mendapatkan pengobatan yang adekuat.

b. Fase Kritis
Gejala DemamBerdarah Dengue yaitu demam tinggi mendadak antara
38 –40 % C selama 2 –7 hari, demam tidak dapat teratasi maksimal
dengan penularan panas biasa, mual, muntah, nafsu makan menurun,
nyeri sendi atau nyeri otot (pegal –pegal), sakit kepala, nyeri atau rasa
panas di belakang bola mata, wajah kemerahan, sakit perut (diare),
kelenjar pada leher dan tenggorokan terkadang ikut membesar.

c. Fase Penyembuhan
Gejala lanjutannya terjadi pada hari sakit ke 3 –5, merupakan saat-saat
yang berbahaya pada penyakit demam berdarah dengue yaitu suhu
badan akan turun, seolah–olah sembuh karena tidak demam lagi. Perlu
di perhatikan tingkah laku si anak, apabila demamnya menghilang, si
anak tampak segar dan mau bermain serta mau makan atau minum,
biasanya termasuk demam dengue ringan. Tetapi apabila demam
menghilang tetapi si anak bertambah lemah, ingin tidur, dan tidak mau
makan atau minum apapun apabila disertai nyeri perut, ini merupakan
tanda awal terjadinya syok.

Proses penyembuhan DBD dengan atau tanpa adanya syok


berlangsung singkat dan sering kali tidak dapat diramalkan, bahkan
dalam kasus syok stadium lanjut, segera setelah syok teratasi, pasien

9
sembuh dalam waktu 2 –3 hari. Timbulnya kembali selera makan
merupakan prognostic yang baik. Fase penyembuhan ditandai dengan
adanya nadi lemah atau aritmia jantung serta. Sebagai tanda
penyembuhan kadang kala timbul bercak –bercak merah menyeluruh
di kedua kaki dan tangan dengan bercak putih di antaranya. Pada anak
besar mengeluh gatal dibercak tersebut. Jadi, bila telah timbul bercak
merah yang sangat luas di kaki dan tangan anak itu pertanda telah
sembuh dan tidak perlu di rawat. (Kemenkes, 2013).

6. Cara Pencegahan DBD


Hal-hal yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan agar terhindar dari
penyakit demam  berdarah, sebagai berikut:
a. Melakukan kebiasaan baik, seperti makan makanan bergizi,
rutin olahraga, dan istirahat yang cukup
b. Perhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggal dan melakukan 3M,
yaitu Menguras bak mandi, tempayan dan tempat penampungan air
minimal 1 x seminggu (perkembangan telur nyamuk lamanya 7 –  10
hari), Menutup wadah yang dapat menampung air, dan mengubur
barang-barang bekas yang dapat menjadi sarang perkembangan jentik-
jentik nyamuk, meski pun dalam hal mengubur barang-barang bekas
tidak baik, karena dapat menyebabkan polusi tanah. Akan lebih baik
bila barang-barang bekas tersebut didaur-ulang
c. Fogging atau pengasapan hanya akan mematikan nyamuk dewasa,
sedangkan bubuk abate akan mematikan jentik pada air. Keduanya
harus dilakukan untuk memutuskan rantai perkembangbiakan nyamuk
d. Segera berikan obat penurun panas untuk demam apabila penderita
mengalami demam atau panas tinggi.
e. Diperlukan tindakan yang bersifat preventif melalui pemakaian kasa
dan menghindari kebiasaan mengantung pakaian yang biasanya
dijadikan sebagai tempat peristirahatan nyamuk. (Abdullah, 2013).

7. Penanganan DBD di rumah

10
a. Obat demam berdarah yang terpenting adalah asupan cairan yang
cukup  Mencegah dehidrasi akibat proses kebocoran pada pembuluh
darah.
b. Di rumah kita bisa memberikan minuman baik ASI bagi bayi maupun
jenis cairan rumah tangga lainnya dengan jumlah yang cukup.
c. Mengatasi demam disa dengan kompres dan obat parasetamol yang
bisa dibeli di apotik maupun toko-toko terdekat.
d. Namun kita tetap harus mewaspadai fase kritis pada penyakit ini, jika
kita melihat tanda-tanda perburukan segera bawa pasien ke rumah
sakit.

11
12

Anda mungkin juga menyukai