Pengertian Polymer
Suatu polimer adalah rantai berulang dari atom yang panjang, terbentuk dari pengikat
yang berupa molekul identik yang disebut monomer. Sekalipun biasanya merupakan organik
(memiliki rantai karbon), ada juga banyak polimer inorganik. Contoh terkenal dari polimer
adalah plastik dan DNA.
2. Jenis-jenis dan Kegunaan polymer untuk bangunan
a. Poly Vinly Chlorine (PVC)
Rumus kimia :
Sifat Fisik : Keras, kuat, tahan terhadap bahan kimia, dan dapat diperoleh dalam berbagai warna
Kegunaan :Polivinil klorida(IUPAC: Poli(kloroetanadiol)), biasa disingkat PVC, Plastik PVC bersifat
termo plastik dengan daya tahan kuat. Plastik ini juga bersifat tahan serta kedap terhadap
minyak dan bahan organik. Ada dua tipe plastik PVC yaitu bentuk kaku dan bentuk [Link] bentuk
kaku digunakan untuk membuat konstruksi bangunan, mainan anak-anak, pipa PVC (paralon), meja,
lemari, piringan hitam, dan beberapa komponen mobil. Adapun plastik bentuk fleksibel, jenis
ini digunakan untuk membuat selang plastik dan isolasi [Link] hal penggunaannya,
plastic PVC menempati urutan ketiga dan sekitar 68% digunakan untuk konstruksi bangunan
(pipa saluran air).
b. Teflon
Rumus kimia :
Sifat Fisik : sangat kuat, berwarna putih, tahan pada temperatur -2400C sampai 2500C, tahan radiasi UV,
tahan segala cuaca dan anti lengket, berat jenis kira-kira 2,2 g/cml, tahan terhadap bahan
kimia.
Kegunaan : Teflon merupakan nama lain dari Politetrafluoroetena (PTFE).Teflon merupakan lapisan tipis
yang sangat tahan panas dan tahan terhadap bahan [Link] digunakan untuk pelapis
wajan (panci anti lengket), pelapis tangki di pabrik kimia, pipa anti patah, dan kabel listrik.
c.
Polietilena
Rumus Kimia :
Sifat Fisik : titik leleh berkisar 12000C hingga 13500C, tingkat resistansi kimia yang sangat
baik, tidak larut pada temperatur ruang, aromatik.
Kegunaan : Terdapat dua jenis plastik PE, yaitu Low Density Polyethylene (LDPE) dan High Density
Polyethylene (HDPE). Plastik LDPE banyak digunakan sebagai kantung plastik serta
pembungkus makanan dan barang.
Plastik HDPE banyak digunakan sebagai bahan dasar membuat mainan anak-anak, pipa yang
kuat, bahan bangunan, tangki korek api gas, badan radio dan televisi, serta piringan hitam.
FAJAR’S WORLD. “Penggunaan Material Polymer Dalam Teknik Sipil.” FAJAR INDO
BUILDING, 22 Oct. 2020, [Link]/2017/08/penggunaan-
[Link]. Accessed 15 Dec. 2020.
Aplikasi Polimer
1. Polimer komersial (commodity polymers).Polimer ini dihasilkan di negara berkembang,
harganya murah dan banyak dipakai dalam kehidupan sehari hari, Contohnya yaitu:
Polietilen (PE), polipropilen (PP), polistirena (PS), polivinilklorida(PVC), melamin formaldehid.
2. Polimer teknik (engineering polymers). Polimer ini sebagian dihasilkan di negara berkembang
dan sebagian lagi di negaramaju. Polimer ini cukup mahal dan canggih dengan sifat mekanik yang
unggul dan daya tahan yang lebih baik. Polimer ini banyak dipakai dalam bidang transportasi
(mobil, truk, kapal udara), bahan bangunan (pipa ledeng), barang- barang listrik dan elektronik
(mesin bisnis, komputer), mesin-mesin industri dan barang-barang konsumsi. Contohnya: Nylon,
polikarbonat, polisulfon, poliester.
3. Polimer fungsional (functional polymers). Polimer ini dihasilkan dan dikembangkan di negara
maju dan dibuat untuk tujuankhusus dengan produksinya dalam skala kecil. Contohnya
yaitu: kevlar, nomex, textura, polimer penghantar arus dan foton, polimer pekacahaya, membran,
biopolimer.
“Pengertian Polimer Dan Aplikasi Polimer Dalam Kehidupan Serta Industri.” BMD Training
Centre, 21 May 2012, [Link]/pengertian-polimer-dan-aplikasi-polimer-dalam-
kehidupan-dan-industri. Accessed 15 Dec. 2020.
Bekisting Plastik
Kayu yang biasanya digunakan untuk bekisting (alat cetak beton) sudah semakin sulit untuk
didapatkan. Dalam dunia konstruksi di Indonesia sendiri, penggunaan bekisting kayu hampir
belum ada yang menggantikan. Namun, beberapa tahun terakhir ini telah ada produk bekisting
yang menggunakan bahan dasar plastik yang dikompositkan dengan bahan fiberglass. Bahan
plastik yang dikompositkan dengan fiberglass tersebut memiliki kemampuan yang sama dan
bahkan lebih baik dibandingkan kayu untuk digunakan sebagai bekisting.
Bekisting plastik (Sumber: [Link])
Banyak pabrik di luar negeri yang telah memproduksi sistem bekisting plastik ini secara masal.
Bekisting plastik yang mereka buat bisa digunakan untuk berbagai elemen struktur pondasi,
kolom, dinding, dan juga pelat lantai. Dengan ini berarti, hampir semua elemen struktur beton
dapat menggunakan sistem bekisting plastik. Beberapa perusahaan yang telah memasarkan
produk sistem bekisting plastik (Plastic Formwork System) yaitu:
Hangzhou Yongshun Plastic Industry
EPIC EC
Moladi
Bekisting plastik (Sumber: [Link])
Berikut adalah beberapa keunggulan dari bekisting plastik:
1. Bebas kelembaban dan tidak mengalami perubahan dimensi atau bentuk.
2. Pemasangan lebih mudah dan tanpa perlu minyak bekisting.
3. Mempercepat waktu pelaksanaan bekisting.
4. Tidak berkarat.
5. Tidak gampang rusak oleh air sehingga cocok untuk konstruksi bawah tanah dan lingkungan
berair.
6. Efisien secara biaya.
7. Kualitas hasil yang lebih baik.
8. Gampang dipasang dan dilepas sehingga mengurangi biaya upah.
9. Daya tahan lama, dapat digunakan 40-70 kali. Ada produk yang dapat digunakan hingga
1000 kali.
10. Dapat dibor, dipaku, diketam, dan diproses seperti digerjaji.
PVC (Polivinil Klorida)
PVC merupakan polimer termoplastik yang 50% produksinya digunakan untuk konstruksi.
Sebagai bahan bangunan, PVC tergolong relatif murah, tahan lama dan mudah dirangkai. PVC
yang fleksibel umumnya dipakai sebagai bahan pakaian, perpipaan, atap, dan insulasi kabel
listrik.
Pipa PVC untuk kabel listrik (Sumber: [Link])
Kegunaan PVC pada bangunan:
Kabel listrik, PVC yang digunakan sebagai insulasi kabel listrik harus
memakai plasticizer agar lebih elastis. Namun, apabila terkena api, kabel yang tertutup PVC
akan menghasilkan asap dan menjadi bahan yang berbahaya bagi kesehatan.
Perpipaan, Setengah dari produksi PVC di seluruh dunia digunakan sebagai pipa untuk
berbagai keperluan perkotaan dan industri. Sifatnya yang ringan, kekuatan yang tinggi, dan
reaktifitas rendah, menjadikannya sangat cocok digunakan untuk berbagai keperluan. Pipa
PVC juga dapat dicampur dengan berbagai larutan semen atau disatukan dengan pipa.
Kekurangan PVC
Menimbulkan pencemaran, Penelitian menemukan banyak peralatan medis yang
menggunakan PVC yang ternyata mengandung racun. Peneliti dari Swedia dan Denmark
juga menemukan jika PVC membuat level kandungan udara menjadi buruk.
Arsitag. “Bahan Bangunan Dari Plastik.” Arsitag, 2016,
[Link]/article/bahan-bangunan-dari-plastik. Accessed 15 Dec. 2020.
Pengertian
Polimer berasal dari 2 kata yakni poly dan meros, atau bisa disebut merupakan
sejumlah molekul besar yang terdiri dengan unit unit berulang yaitu monomer.
Sekalipun biasanya adalah sebuah organik, kemudian ada juga banyak polimer
inorganik.
Contoh yang terkenal pada polimer yaitu plastik dan DNA
Jenis Jenis
1. Polimer Alam – Terdapat dialam
Polimer Monomer Sumber
Karet Alam Isoprena Getah pohon karet
Amilum Glukosa Beras, Gandum, Sagu
Protein Asam Amino Wol, Rambut, Sutera
Asam Nukleat Nukleotida DNA, RNA
Selulosa Glukosa Kapas, Kayu
2. Polimer Sintetis – Tidak Terdapat dialam
Polimer Monomer Sumber
Polietilena Etena Bungkus Plastik
Polipropilena Propena Botol Plastik, Tali Plastik
PVC Vinil Klorida Pelapis Lantai, Pipa Paralon
Polistirena Stirena Styrofoam
PTFE (Teflon) Tetrafluoroetena Gasker, Panci Anti Lengket
3. Jenis Pada Susunan Monomer
1. Homopolimer
Homopolimer merupakan suatu polimer yang disusun pada satu jenis monomer.
Contohnya: polietilena (etena), polipropilena (propena), polistirena (stirena), PVC
(vinil klorida), PVA (vinil asetat), poliisoprena (isoprena), dan PAN (akrilonitril).
2. Kopolimer
Kopolimer merupakan suatu polimer yang disusun pada dua jenis atau lebih
monomer.
Contohnya: nilon 6,6 (heksametilendiamina + asam adipat), dakron (asam tereftalat
+ etilena glikol), SBR (stirena + butadiena), dan ABS (akrilonitril + butadiena +
stirena).
4. Jenis Berdasarkan Sifat
1. Termoplas
Termoplas merupakan suatu polimer yang melunak ketika sedang dipanaskan, dan
bisa dicetak ulang menjadi bentuk lainnya. Hal ini disebabkan karena struktur
termoplas yang terdiri pada rantai-rantai panjang dan memiliki gaya interaksi antar
molekul lemah. Sifat lainnya dari termoplas yaitu ringan, kuat, dan
transparan. Contohnya : termoplas yaitu polietilena, polipropilena, PET, dan PVC.
2. Termoset
Termoset merupakan suatu polimer yang telah memiliki bentuk permanen dan tidak
bisa lunak ketika dipanaskan. Hal ini disebabkan karena adanya banyak ikatan
kovalen yang kuat pada rantai-rantai molekul. Pemanasan pada termoset akan suhu
yang terlalu tinggi bisa memutuskan ikatan-ikatan rantainya dan bisa membuat
termoset terbakar.
Contohnya: termoset yaitu bakelit dan melamin.
3. Elastomer
Elastomer merupakan suatu polimer yang elastis, bentuknya bisa ditarik, tetapi bisa
kembali pada bentuk semula ketika saat menariknya dilepaskan. Hal ini disebabkan
karena struktur pada elastomer yang terdiri pada rantai-rantai yang saling
menumpang yang adanya ikatan silang (cross-link) dapat menarik kembali rantai-
rantai tersebut pada susunan awalnya.
Contohnya : elastomer yaitu karet alam (poliisoprena) kemudian karet sintetis SBR.
Kegunaan
Kegunaan sangat banyak yang bisa ditemukan pada kehidupan sehari – hari.
Polimar bisa merupakan senyawa polieseter, vinil, nilon, poliakrilat, dan
polipropilena. Berikut dibawah ini kegunaan dan manfaatnya :
1. Polietilena
Polietilena adalah sebuah polimer adisi yang merupakan monomer etilena.
Polietilena ini tidak memiliki bau, tidak berwarna dan juga tidak beracun.
Polietilena telah banyak dipakai dalam membuat kantong plastik, jas hujan, botol
plastik, dan pembungkus lainnya. Polietilena adalah plastik yang sering sekali
digunakan.
2. Polipropilena
Polipropilena adalah sebuah polimer adisi yang merupakan monomer propilena,
hampir sama dengan polietilena, tetapi jenis ini lebih kuat. Polimer satu ini telah
digunakan dalam membuat benang untuk karpet, seprai, dan baju.
3. Poli vinilklorida (PVC)
Poli vinilklorida adalah polimer adisi yang merupakan monomer vinil klorida. Poli
vinilklorida ini paling banyak dibuat kedua setelah jenis polietilena. PVC banyak
digunakan dalam membuat pipa, pelapis lantai, jalan kereta api, kantong sampah
dan juga kaset.
4. Poliakrilonitril
Poliakrilonitril adalah sebuah polimer adisi yang merupakan monomer akrilonitril. Ini
biasa disebut sebagai orion yang telah digunakan dalam membuat baju, kaus kaki,
dan karpet.
Akrilonitril adalah sebuah senyawa turunan asam akrilat (2-propenoat), CH2=CH-
COOH. Sudah banyak polimer yang diproduksi pada bahan dasar asam akrilat.
Contohnya yaitu poli (metil akrilat) (PMMA) dikenal sebagai nama dagang flexiglass,
yakni plastik bening, keras, dan ringan untuk dipasang pada kaca jendela pesawat
terbang dan lampu bagian belakang mobil. PMMA adalah sebuah adisi yang
merupakan monomer metil akrilat.
5. Teflon
Teflon adalah nama dagang pada politetra fluoroetilena yang sifatnya tahan panas
dan tidak lengket. satu ini telah banyak digunakan pada alat – alat masak, keranjang
dan pelapis tangki pada pabrik berbahan kimia.
6. Polistirena
Polistirena adalah sebuah adisi yang telah digunakan pada pembuatan tangkai sikat
gigi dan karet busa.
7. Bakelit
Bakelit adalah sebuah kondensasi yang berasal dari metanal dan fenol. Polimer ini
sifatnya tahan panas dan telah digunakan dalam membungkus alat–alat listrik.
8. Poliester
Poliseter adalah merupakan monomer ester. Contoh pada poliester yaitu dakron
yang dapat dipakai dalam serat tekstil.
“Artikel [Link].” [Link], 27 Mar. 2020, [Link]/polimer/.
Accessed 15 Dec. 2020.
Pengertian Polimer
Polimer adalah senyawa molekul besar berbentuk rantai atau jaringan yang tersusun
dari gabungan ribuan hingga jutaan unit pembangun yang berulang. Plastik
pembungkus, botol plastik, styrofoam, nilon, dan pipa paralon termasuk material yang
disebut polimer.
nit kecil berulang yang membangun polimer disebut monomer. Sebagai contoh,
U
polipropilena (PP) adalah polimer yang tersusun dari monomer propena.
Jenis-jenis Polimer
Jenis polimer berdasarkan sumbernya
Polimer alam,
yaitu polimer yang terdapat di alam. Contoh:
Polimer sintetis,
yaitu polimer yang tidak terdapat di alam. Contoh:
Jenis polimer berdasarkan monomer penyusunnya
Homopolimer,
yaitu polimer yang tersusun dari satu jenis monomer. Contoh: polietilena (etena),
polipropilena (propena), polistirena (stirena), PVC (vinil klorida), PVA (vinil asetat),
poliisoprena (isoprena), dan PAN (akrilonitril).
Kopolimer,
yaitu polimer yang tersusun dari dua jenis atau lebih monomer. Contoh: nilon 6,6
(heksametilendiamina + asam adipat), dakron (asam tereftalat + etilena glikol), SBR
(stirena + butadiena), dan ABS (akrilonitril + butadiena + stirena).
Jenis polimer berdasarkan sifatnya
1. Termoplas
yaitu polimer yang melunak jika dipanaskan, dan dapat dicetak kembali menjadi bentuk
lain. Sifat ini disebabkan oleh struktur termoplas yang terdiri dari rantai-rantai panjang
dengan gaya interaksi antar molekul yang lemah. Sifat-sifat lain dari termoplas adalah
ringan, kuat, dan transparan. Contoh termoplas adalah polietilena, polipropilena, PET,
dan PVC.
2. Termoset
yaitu polimer yang memiliki bentuk permanen dan tidak menjadi lunak jika dipanaskan.
Sifat ini disebabkan oleh ada banyaknya ikatan kovalen yang kuat antara rantai-rantai
molekul. Pemanasan termoset pada suhu yang terlalu tinggi dapat memutuskan ikatan-
ikatan tersebut dan bahkan membuat termoset menjadi terbakar. Contoh termoset
adalah bakelit dan melamin.
3. Elastomer
yaitu polimer yang elastis; bentuknya dapat diregangkan, namun dapat kembali ke
bentuk semula setelah gaya tariknya dihilangkan. Elastisitas ini disebabkan oleh struktur
elastomer yang terdiri dari rantai-rantai yang saling tumpang tindih dengan adanya
ikatan silang (cross-link) yang akan menarik kembali rantai-rantai tersebut kembali ke
susunan tumpang tindihnya. Contoh elastomer adalah karet alam (poliisoprena) dan
karet sintetis SBR.
Reaksi Polimerisasi
Reaksi pembentukan polimer dari monomernya disebut reaksi polimerisasi. Reaksi
polimerisasi dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
Polimerisasi adisi
Polimerisasi adisi umumnya terjadi pada monomer yang mempunyai ikatan rangkap.
Umumnya monomer yang direaksikan dalam polimerisasi adisi adalah senyawa alkena
dan turunannya. Dari reaksi polimerisasi adisi dihasilkan polimer adisi sebagai produk
tunggal. Contoh reaksi polimerisasi adisi:
a. Pembentukan poliester: PET dari dimetil tereftalat dan etilena glikol
b. Pembentukan poliamida: nilon 66 dari asam adipat dan heksametilend
Aplikasi Polimer Sintetis
1. PVC
Poli(vinil klorida) (PVC) yang bersifat lunak digunakan untuk selang air, jas hujan, dan
insulasi listrik. Sedangkan, PVC yang bersifat kaku digunakan untuk pipa dan pelapis
lantai.
2. PS
Polistirena (PS) memiliki beberapa macam bentuk. Polistirena yang berbentuk kaku dan
mudah pecah digunakan untuk kotak kaset, peralatan makan—sendok, garpu, dan pisau
—plastik. Polistirena berbentuk foam, yakni styrofoam, memiliki sifat insulator panas
yang baik. Oleh karena itu, styrofoam banyak digunakan untuk wadah
makanan/minuman dan juga gabus penahan benturan dalam kemasan alat elektronik.
3. PE (LDPE dan HDPE)
Polietilena (PE) memiliki beragam bentuk. HDPE (high-density polyethylene) adalah
polietilena dengan sifat lebih kuat dan kaku yang banyak digunakan untuk botol plastik
dan mainan. LDPE (low-density polyethylene) adalah polietilena dengan sifat lebih
plastis dan titik leleh lebih rendah dibanding HDPE. LDPE banyak digunakan untuk
plastik lembaran, kantong plastik, dan pembungkus kabel.
4. PP
Polipropilena (PP) digunakan untuk botol plastik, tali, karung plastik, karpet, peralatan
laboratorium, dan mainan.
5. PTFE
Politetrafluoroetilena (PTFE) yang dikenal juga dengan nama dagang Teflon, memiliki
sifat kuat, tidak reaktif, dan tahan panas. PTFE digunakan sebagai gasket, pelapis
tangki bahan kimia, dan pelapis panci anti lengket.
6. PMMA
Poli(metil metakrilat) (PMMA) yang dikenal juga dengan nama dagang Plexiglas atau
Lucite atau Perspex, memiliki sifat kuat, keras, ringan, dan transparan. PMMA
digunakan untuk alat optik, kaca jendela pesawat terbang, furnitur, dan glove box.
7. PET
Poli(etilena tereftalat) (PET) yang dikenal juga dengan nama dagang Dacron atau
Terylene, banyak digunakan sebagai serat tekstil. Selain itu, PET juga banyak
digunakan sebagai botol minuman. Dalam bentuk film tipis, PET dengan nama dagang
Mylar bersifat kuat dan tahan terhadap robekan, sehingga digunakan untuk pita
perekam magnetik, layar perahu, dan kemasan barang.
8. Nilon
Nilon merupakan polimer berbentuk serat yang bersifat kuat, ringan, dan tahan terhadap
tegangan. Oleh karena itu, nilon banyak digunakan untuk membuat tali, jala, parasut,
tenda, jas hujan, karpet, dan sebagainya.