UNIT GAWAT DARURAT
SPO RESUSITASI JANTUNG PARU
No. Dokumen No. Revisi Halaman
043/SPO/UGD/KIC/XI/2020 1 dari 2
Ditetapkan
Klinik Islamic Center [Link]
Dokter Penanggung Jawab
STANDAR
PROSEDUR Tanggal Terbit
OPERASIONAL 10 Nopember 2019
(SPO)
Dr. Ika Faoziawati
Pengertian Resusitasi jantung paru adalah suatu tindakan untuk mengembalikan fungsi
pernafasan dan jantung guna kelangsungan hidup pasien
Mengembalikan fungsi pernafasan dan fungsi jantung yang terganggu
Tujuan
melalui teknik kombinasi antara pemberian nafas buatan dan kompresi
jantung luar
Surat Keputusan Dokter Penanggung Jawab Klinik Islamic Center Nomor
Kebijakan 001/SK/AKR-2/KIC/XI/2019 Tentang Kebijakan Layanan Klinis Yang
berorientasi Pasien di Klinik Islamic Center Prov. Kal-Tim
1. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesian Nomor
HK.0202/MENKES/514/2015 tentang Panduan Praktek Klinik Bagi Dokter
Referensi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama.
2. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 tahun 2014 tentang Klinik.
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesian Nomor 001 Tahun
2012 tentang Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan Perorangan.
1. Resusitasi kit
Alat dan bahan 2. Jam / arloji
3. Sungkup
4. Handscoon
Prosedur Indikasi :
1. Henti Nafas
2. Henti Jantung
Kontra Indikasi :
1. Terminal ilness
2. Mati secara klinis > 5 menit
Prosedur :
1. Saat menemukan pasien / klien yang tidak sadarkan diri secara tiba-tiba
2. Penolong menggunakan handscoon
3. Cek kesadaran pasien dengan cara :
Memanggil nama / sapaan dengan menepuk bahu
Rangsang nyeri di bagian sternum, alis mata atau cubit
4. Jika pasien tidak sadar, tidak bereaksi, tidak bernapas dan gasping
aktifkan sistem tanggap darurat atau berteriaklah minta pertolongan
terdekat
5. Periksa denyut nadi karotis (<10 detik)
6. Tidak ada denyut nadi, lakukan RJP sebanyak 5 siklus selama 2 menit
(1 siklus 30x kompresi 2x ventilasi)
7. Kecepatan RJP 100-120x per menit, kedalaman kompresi 5-6 cm, rekoil
penuh, minimalkan interupsi
UNIT GAWAT DARURAT
SPO RESUSITASI JANTUNG PARU
No. Dokumen No. Revisi Halaman
043/SPO/UGD/KIC/XI/2020 2 dari 2
8. Cek nadi dan nafas setelah 2 menit atau 5 siklus
9. Jika nadi dan nafas tidak ada, ulangi lakukan RJP 5 siklus lagi
10. Jika nadi ada nafas tidak ada berikan ventilasi setiap 6 detik selama 1
menit
11. Jika nadi ada nafas ada posisikan pasien posisi sim / recovery
Diagram alir -
(jika ada)
Unit Terkait UGD
Dokumen Rekam medis pasien
terkait