PERTAMBANGAN BATU BARA
Kelompok 1
Salmah Nasution (180704067)
Diana Mardiana (180704029)
Adinda Aora Nissa (180704068)
Intan Rahmatika (180704058)
UlfaUtari (180704009)
Nora Silvainanta (180704025)
Repi Mutiara (180704026)
Armaya Rosa (180704042)
Dosen pengampu : Febrina Arfi, S. Si. M Si.
Pertambangan batubara
Pertambangan batubara merupakan salah satu sumber daya
alam yang memberikan kontribusi sangat berarti bagi
pembangunan perekonomian di indonesia. Undang-undang
nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan batubara atau
mineral dengan sistem undang-undang yang baru didalamnya
diharapkan dapat membawa perbaikan dalam pengelolaaan
sektor pertambangan di tanah air.
Metode penelitian RKL-RPL
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif
• Pendekatan Kualitatif
Tehnik pengumpulan data dengan kualitatif ini dilakuakan dengan
observasi. Tehnik analisa data dengan metode ini dilakukan dengan model
interaktif yang di kembangkan oleh Miles dan Huberman secara naratif
deskriptif.
• Pendekatan kuantitatif
Analisis data dengan metode ini atau disebut dengan data sekunder hasil
studi pustaka menggunakan kriterial yang diadopsi dan dimodifikasi dari
proper yang ada dalam peraturan menteri lingkungan hidup No 5 tahun
2011 tentang penelitian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan
lingkungan hidup.
Pengendalian pencemaran udara, kebisingan dan getaran
Penanganan pencemaran udara, kebisingan dan getaran yang
tercantum dalam dokumen RKL-RPLdan izin lingkungan. Untuk
penanganan getaran karena blasting (peledakan ) tidak termuat dalam
RKL-RPL sehingga dilakukan pengelolaan pada sumber dampak
angkutan batu bara, penangan utama yang dilakukan adalah :
a. Dengan melakukan kecepatan kendaraan truk angkut batu bara
antara 940-60 km/jam terutama apabila melintasi daerah
pemukiman penduduk.
b. Memperbaiki secepatnya jika diketahui ada jalan yang rusak
c. Pengangkutan batu bara disesuaikan dengan kapasitas angkut.
Dampak eksplotasi pertambangan batu bara terhadap lingkungan hidup
● Usaha pertambangan dalam waktu relatif singkat dapat mengubah
bentuk topografi dan keadaan permukaan tanah (land impact)
sehingga dapat mengubah keseimbangan sistem ekologi bagi
daerah sekitarnya.
● Usaha pertambangan dapat menimbulkan berbagai macam
gangguan, antara lain pencemaran akibat debu dan asap yang
mengotori udara dan air.
● Pertambangan yang dilakukan tanpa mengindahkan keselamatan
kerja dan kondisi geologi lapangan dapat menimbulkan tanah
longsor, ledakan tambang, keruntuhan tambang dan gempa.
Dampak pertambangan batu bara terhadap perubahan bentang
alam
Ada 3 hal yang dapat disorot berkaitan dengan aspek-aspek HAM dari kegiatan pertambangan batu
bara mulai dari poses eksplorasi, eksploitasi dan pengangkutan hasil, ketiga hal tersebut adalah
sebagai berikut :
1. Kecenderungan terjadinya pelanggaran HAM berkitan dengan aspek lingkungan.
2. Kecenderungan terjadinya pelanggaran HAM berkaitan dengan penggusuran warga masyarakat
setempat dari sumber-sumber kehidupan mereka.
3. Kecenderungan pelanggaran Ham berkaitan dengan keterlibatan aparat yang bertindak selaku
pihak keamanan dari perusahaan berhadapan dengan masyarakat dan warga sekitar lokasi
tambang.
Perizinan untuk pembuangan limbah
Untuk perizinan dari perusahaan
pertambangan telah memiliki izin
pembuangan limbah cair dalam bentuk izin
titik penataan untuk kolam pengendapan.
Selain itu pertambangan melakukan
pengelolaan dengan cara pengiriman
kepihak ketiga yang telah mendapati izin
dari KLH atau pengelola limbah B3
beriizin.
Reklamasi dan revegetasi
Reklamasi secara progresif terhadap lahan yang
terkena dampak operasi setelah aktivitas
penambangan, dengan menanam pepohonan supaya
untuk menciptakan lingkungan hijau, pelaksanaan
reklamasi lahan bekas tambang oleh sebuah
perusahaan dilakukan dengan sebagai berikut:
a. Penataan lahan (penataan timbunan tanah
penutup, pengendalian erosi dan sedimentasi).
b. Melakukan penanaman kembali (revegetasi).
DAFTAR PUSTAKA
Listiyani, Nurul. 2017. Dampak Pertambangan Terhadap lingkungan hidup
Lingkungan Hidup di Kalimantan Selatan dan Implikasinya Bagi
Hak-Hak Warga Negara. Jurnal Fakultas Hukum Universitas Islam
[Link]. IX, No 1.
Wahid, Lid Moh Abdul, [Link] Pelaksanaan Amdal Pertambangan
Batu Bara [Link] Indonesia di Kabupaten Tabalong Provinsi
Kalimantan selatan. Jurnal Penelitian Thesis.
THANKS!