Kegiatan Belajar 1
A. Tujuan Pembelajaran 1
Diakhir pembelajaran peserta didik diharapkan dapat :
1. menjelaskan sistem persamaan linier tiga variabel
2. menentukan penyelesaian sistem persamaan linier tiga variabel
B. Uraian Materi 1
1. Pengertian dan Bentuk Umum
Sistem persamaan adalah himpunan persamaan yang saling berhubungan.
Persamaan linear adalah suatu persamaan yang memiliki variabel dengan pangkat
tertingginya adalah 1 (satu). Komponen dalam persamaan linear antara lain suku,
variabel, koefisien, dan konstanta.
a. Suku
Suku merupakan bagian dari suatu bentuk aljabar yang terdiri dari variabel, koefisien
dan konstanta. Setiap suku akan dipisahkan dengan tanda baca penjumlahannya
ataupun pengurangannya. Persamaan 6x – y + 4z = 7 terdiri dari empat suku yaitu 6x,
–y, 4z dan 7.
b. Variabel :
Variabel merupakan peubah atau pengganti suatu bilangan yang biasanya dapat
dilambangkan dengan huruf seperti x, y dan z sehingga nilainya dapat berubah–ubah
misalkan
Doni memiliki 2 buah apel, 5 buah mangga dan 6 buah jeruk.
Jika kalimat diatas dituliskan dalam bentuk persamaan adalah sebagai berikut.
Misal : apel = x, mangga = y, dan jeruk = z, bentuk persamannya adalah 2x + 5y + 6z.
c. Koefisien :
Koefisien merupakan suatu bilangan yang bisa menyatakan banyaknya suatu jumlah
variabel yang sejenis. Koefisien dapat juga disebut dengan bilangan yang ada di depan
variabel, karena penulisan sebuah persamaan koefisien berada di depan variabel.
misalkan
Risti memiliki 2 buah apel, 5 buah mangga dan 6 buah jeruk.
Jika kalimat di atas ditulis dalam bentuk persamaan sebagai berikut.
Misal : apel = x , mangga = y dan jeruk = z, maka persamannya 2x + 5y + 6z.
Dari persamaan tersebut, kita ketahui bahwa 2, 5 dan 6 merupakan koefisien di mana 2
adalah koefisien x , 5 adalah koefisien y dan 6 adalah koefisien z.
d. Konstanta :
Konstanta merupakan suatu bilangan yang tidak diikuti dengan variabel, sehingga
nilainya tetap atau konstan untuk berapapun nilai variabel dan peubahnya. Konstanta
pada persamaan 2x + 5y + 6z = 7 adalah 7. Karena 7 nilainya tetap dan tidak
terpengaruh nilai variabel.
Sistem persamaan linear tiga variabel (SPLTV) merupakan sistem persamaan
yang disusun oleh tiga persamaan linear dengan tiga variabel atau peubah yang sama
yang nilainya belum diketahui secara jelas. Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel
(SPLTV) memiliki ciri–ciri antara lain (a) menggunakan relasi tanda sama dengan (=), (b)
memiliki tiga variabel, dan (c) ketiga variabel tersebut memiliki derajat satu (berpangkat
satu). Bentuk umum dari persamaan linear tiga variabel adalah sebagai berikut.
{ax+by+cz=m¿{dx+ey+fz=n¿ ¿ , dengan a, b, c, d, e, f, g, h, i, m, n merupakan bilangan real.
Sebuah Nilai (x, y, z) merupakan himpunan penyelesaian sistem persamaan linear tiga
variabel jika nilai (x, y, z) memenuhi ketiga persamaan yang ada di dalam sistem
persamaan. Contoh sistem persamaan linier tiga variabel
1. x + y + z = – 6, x – 2y + z = 3, –2x + y + z = 9
2. 3x + y = – 6, – 2y + z = 3, –2x + y + z = 9
2. Penyelesaian Sistem Persamaan Linier Tiga Variaabel
a. Metode Subtitusi
Metode substitusi adalah metode penyelesaian sistem persamaan linear dengan
cara menyubstitusikan/mengganti nilai salah satu variabel dari satu persamaan ke
persamaan lain. Metode ini dilakukan sampai diperoleh semua nilai variabel dalam sistem
persamaan linear tiga variabel. Metode substitusi relatif lebih panjang, oleh sebab itu
metode subtitusi lebih mudah digunakan pada sistem persamaan linier tiga variabel yang
memuat persamaan berkoefisien 0 atau 1. Berikut adalah langkah-langkah penyelesaian
dengan metode substitusi.
1) Tentukan persamaan yang memiliki bentuk sederhana. Persamaan dengan bentuk
sederhana memiliki koefisien 1 atau 0.
2) Nyatakan salah satu variabel dalam bentuk dua variabel lain. Contohnya, variabel x
dinyatakan dalam variabel y atau z.
3) Substitusikan nilai variabel yang diperoleh pada langkah kedua ke persamaan lain
yang ada di sistem persamaan linier tiga variabel, sehingga diperoleh sistem
persamaan linear dua variabel (SPLDV).
4) Tentukan penyelesaian sistem persamaan linier tiga variabel yang diperoleh pada
langkah ketiga.
5) Tentukan nilai semua variabel yang belum diketahui.
Contoh 1
x + y +z=−6
Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan
{x−2 y +z=3
−2 x + y +z=9
Penyelesaian
Untuk mempermudah dalam mengidentifikasi ketiga persamaan diberi kode misalkan:
x+ y+ z=−6 ...............(1)
x−2 y+z=3 ...............(2)
−2x+ y+z=9...............(3)
Persamaan (1) dimanipulasi bentuknya sehingga menjadi z = –6 – y – x
Subtitusikan persamaan z = –6 – y – x ke persamaan (2), diperoleh
x−2 y+z=3
⇒ x−2 y + (−6− y−x )=3
⇒ x−x−2 y− y−6=3
⇒−3 y=3+6
⇒−3 y=9
⇒ y=−3
Subtitusikan persamaan z = –6 – y – x ke persamaan (3), diperoleh
−2 x+ y +z=9
⇒−2 x+ y + (−6− y− x ) =9
⇒−2 x−x+ y − y−6=9
⇒−3 x=9+6
⇒−3 x=15
⇒ x=−5
Selanjutnya x = –5 dan y = –3 di subtitusikan ke persamaan z = –6 – y – x
⇒ z=−6−(−3 )−(−5 )
⇒ z=−6+8
⇒ z=2
Jadi Himpunan penyelesaian adalah {–5, –3, 2}
Contoh 2
x− y +2 z=5
Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan
{ 2 x + y −z=9
x −2 y+3 z=4
Penyelesaian
Untuk mempermudah dalam mengidentifikasi ketiga persamaan diberi kode misalkan:
x− y+2 z=5..... . persamaan (1)
2x + y −z=9... .. . persamaan (2)
x− y+3 z=4... .. . persamaan (3)
Persamaan (1) dimanipulasi bentuknya sehingga menjadi x = 5 + y – 2z
Subtitusikan persamaan x = 5 + y – 2z ke persamaan (2), diperoleh
2 x+ y−z=9
⇒2 ( 5+ y−2 z ) + y−z=9
⇒10+2 y−4 z+ y−z=9
⇒2 y+ y−4 z−z=9−10
⇒3 y−5 z=−1 ...... persamaan (4)
Subtitusikan persamaan x = 5 + y – 2z ke persamaan (3), diperoleh
x− y+3 z=4
⇒5+ y−2z− y+3z=4
⇒ y− y−2 z+3z=4−5
⇒ z=−1 ......... persamaan (5)
Subtitusikan persamaan (5) ke persamaan (4), diperoleh
3 y−5 z=−1
⇒3 y−5(−1)=−1
⇒3 y+5=−1
⇒3 y=−6
⇒ y=−2
Selanjutnya z = –1 dan y = –2 di subtitusikan ke persamaan x = 5 + y – 2z
x=5+ y−2 z
⇒ x=5+(−2)−2(−1)
⇒ x=5−2+2
⇒ x=5
Jadi Himpunan penyelesaian adalah {5, –3, –1}
b. Metode Eliminasi
Metode eliminasi adalah metode penyelesaian sistem persamaan linear dengan
cara menghilangkan salah satu variabel pada dua buah persamaan. Metode ini dilakukan
sampai tersisa satu buah variabel. Metode eliminasi dapat digunakan pada semua sistem
persamaan linear tiga variabel. Tapi metode ini memerlukan langkah yang panjang karena
tiap langkah hanya dapat menghilangkan satu variabel. Langkah-langkah penyelesaian
menggunakan metode eliminasi adalah sebagai berikut.
1) Amati ketiga persamaan pada sistem persamaan linier tiga variabel. Jika ada dua
persamaan yang nilai koefisiennya sama pada variabel yang sama, kurangkan atau
jumlahkan kedua persamaan agar variabel tersebut berkoefisien 0.
2) Jika tidak ada variabel berkoefisien sama, kalikan kedua persamaan dengan bilangan
yang membuat koefisien suatu variabel pada kedua persamaan sama. Kurangkan atau
jumlahkan kedua persamaan agar variabel tersebut berkoefisien 0.
3) Ulangi langkah 2 untuk pasangan persamaan lain. Variabel yang dihilangkan pada
langkah ini harus sama dengan variabel yang dihilangkan pada langkah 2.
4) Setelah diperoleh dua persamaan baru pada langkah sebelumnya, tentukan himpunan
penyelesaian kedua persamaan menggunakan metode penyelesaian sistem persamaan
linear dua variabel.
Contoh 3
2x+3 y−z=20
Tentukan himpunan penyelesaian
{3 x+2 y+z=20
x +4 y+2z=15
Penyelesaian
2x + 3y – z = 20 … persamaan (1)
3x + 2y + z = 20 … persamaan (2)
x + 4y + 2z = 15 … persamaan (3)
Persamaan (1) dan (2) dieliminasi variabel z sehingga diperoleh:
2 x +3 y−z=20
3 x+2 y +z=20+
5 x+5 y =40 ⇔ x + y=5 persamaan (4 )
Selanjutnya kita eliminasi variabel z pada persamaan (3), untuk mengeliminasi z
pada persamaan (3) boleh di pasangkan dengan persamaan (1) atau persamaan (2),
pada contoh ini persamaan (3) dipasangkan dengan persamaan (2) untuk
mengeliminasi z.
3 x+2 y+z=20
x+4 y+2 z=15
ternyata disini anda belum bisa langsung mengeliminasi z karena koefesien z pada
persamaan (3) dan (2) belum sama, langkah yang harus dilakukan adalah
memanipulasi bentuk aljabar supaya koefesian z dari kedua persamaan tersebut sama.
manipulasi yang dapat dilakukan adalah mengalikan semua suku pada persamaan (2)
dangan 2 dan mengalikan semua suku pada persamaan (3) dengan 1, sehingga
diperoleh
3 x+2 y + z=20 |¿ 2⇒ 6 x+ 4 y +2 z=40
x+ 4 y +2 z=15 ¿ 1⇒ x+ 4 y +2 z=15 ¿
5 x =25 ⇔ x=5 persamaan ( 5 )
Selanjutnya persamaan 4 dan 5 dieliminasi x, diperoleh
x+ y=8
x =5−
y=3 persamaan (6)
Selanjutnya persamaan 3 dan 5 dieliminasi x sehingga diperoleh
x+4 y+2 z=15
x =5−
4 y+2 z=10 persamaan (7 )
Selanjutnya persamaan 7 dan 6 dieliminasi y sehingga diperoleh
4 y+2 z=10 ¿ 1⇒ 4 y +2 z=10
|
y =3 ¿ 4 ⇒ 4 y =12 −
2 z=−2
z=−1
Sehingga diperoleh himpunan penyelesaian (x, y, z) adalah (5, 3, –1).
c) Metode Gabungan (Eliminasi-subtitusi)
Penyelesaian sistem persamaan linier tiga variabel dengan metode eliminasi-
subtitisi adalah sebagai berikut :
a) Mereduksi sistem persamaan linier tiga variabel menjadi sistem persamaan linier dua
variabel, dengan cara mengeliminasi salah satu variabel dari kedua persamaan yang
diketahui.
b) Selesaikan hasil yang diperoleh, yaitu sistem persamaan linier dua variabel
c) Subtitusikan variabel-variabel yang diperoleh pada langkah b ke persamaan awal
untuk memperoleh nilai variabel yang lain.
Contoh 4
3 x+5 y−z=11
Tentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan
{ x−3 y+4 z=12
4 x+2 y−5 z=−1
Penyelesaian
3x + 5y – z = 11 .....persamaan (1)
x – 3y +4z = 12 .....persamaan (2)
4x +2y –5z = – 1 .....persamaan (3)
Eliminasikan z dari persamaan (1) dan (2) preoses eliminasi sama seperti contoh 3.
3x + 5y – z = 11 × 4 Û 12x + 20y – 4z = 44
x – 3y +4z = 12 ×1 Û x – 3y + 4z = 12 +
13x + 17 y = 56 .....persamaan (4)
Eliminasikan z dari persamaan (2) dan (3):
4x + 2y – 5z = –1 × 4 Û 16x + 8y – 20z = 44
x – 3y + 4z = 12 × 5 Û 5x – 15y + 20z = –4 +
21x – 7y = 56 .....persamaan (5)
Eliminasikan variabel y dari persamaan (4) dan (5).
13x + 17 y = 56 × 7 Û 91x + 119 y = 392
21x – 7y = 56 × 17 Û 357x – 119y = 952 +
448x = 1344
x=3
Nilai x = 3 disubstitusikan ke persamaan (4)
Û 13x + 17 y = 56
Û 13(3) + 17y = 56
Û 39 +17y = 56
Û 17y = 56 – 39
Û 17y = 17
Û y=1
Nilai x = 3 dan y = 1 disubstitusikan ke persamaan (1)
3x + 5y – z = 11
Û 3(3) +5(1) – z = 11
Û9 +5 – z = 11
z = 3.
Jadi himpunan penyelesaiannya { 3, 1, 3 }
Contoh 5
4 6 1
{
+ + =5
x y z
2 9 3
− + =1
x y z
6 3 4
+ − =0
x y z
Tentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan
Pembahasan
4 6 1
+ + =5 .. .. . persamaan (1)
x y z
2 9 3
− + =1. .. . . persamaan (2 )
x y z
6 3 4
+ − =0. . .. . persamaan (3)
x y z
Untuk memudahkan menentukan penyelesaian sistem persamaan pada contoh 5, alangkah
baiknya anda memanipulasi bentuk aljabarnya terlebih dahulu, dengan cara membuat
permisalan.
Misalkan
1
¿ =p
x
1
¿ =q
y
1
¿ =r
z
sehingga bentuk sistem persamaannya menjadi
4 6 1
+ + =5 ⇔ 4 p+6 q +r=5 . .. . . persamaan (1 )
x y z
2 9 3
− + =1⇔2 p−9 q+3 r=1. .. .. persamaan (2 )
x y z
6 3 4
+ − =0 ⇔6 p+3 q−4 r=0 . .. . . persamaan (3 )
x y z
selanjutnya kita selesaikan seperti pada contoh 4
Eliminasi r pada persamaan (1) dan persamaan (2), diperoleh
4 p+ 6 q+r =5 ¿ 3 ⇒12 p+ 18 q+3 r=15
|
2 p−9 q+3 r=1 ¿ 1⇒ 2 p− 9 q + 3 r=1 −
10 p+27 q=14 .. .. . . persamaan ( 4 )
Eliminasi r pada persamaan (3) dan persamaan (2), diperoleh
6 p+3 q−4 r=0 ¿ 3⇒ 18 p+ 9 q−12r =0
|
2 p−9 q+ 3 r=1 ¿ 4 ⇒ 8 p− 36 q + 12r =1+
26 p−27 q=−1 .. . .. . persamaan (5 )
Eliminasi q pada persamaan (4) dan persamaan (5), diperoleh
10 p+27 q=14
26 p− 27 q =−1+
36 p =13
13
p=
36
1
p= .. . persamaan (6)
2
Subtitusikan persamaan (6) ke persamaan (4), diperoleh
10 p+27 q=14
1
()
10 +27 q=14
2
27 q=14−5
9
q=
27
1
q= . .. .. persamaan (7 )
3
Subtitusikan persamaan (6) dan (7) ke persamaan (1), diperoleh
4 p+6 q+r=5
1 1
() ()
4 +6 +r=5
2 3
2+2+r=5
r=5−4
r=1
kita sudah mendapatkan nilai p, q, dan r namun pertanyaannya nilai x, y, dan z maka
untuk mendapatkan nilai x, y, dan z kita subtitukan nilai p, q, dan r ke permisalan yang
kita buat, diperoleh
1
¿ =p
x
1 1
= ⇔ x=2
x 2
1
¿ =q
y
1 1
= ⇔ x=3
y 3
1
¿ =r
z
1
=1 ⇔ z=2
z
Jadi himpunan penyelesaiannya {2, 3, 1}
d) Metode Cramer
Untuk menyelesaiakan sistem persamaan linier tiga variabel dengan metode
cramer adalah dengan menggunakan determinan matrik, metode ini akan anda pelajari di
kelas XI disini hanya pengenalan saja. Pada sistem persamaan
{ax+by+cz=k¿{dx+ey+fz=l¿ ¿ ,
nilai x, y, dan z dalam ditentukan dengan menggunakan metode cramer (determinan
matriks).
Menentukan determinan matrik koefesien x, y, z, tuliskan semua koefesian dari x,
y, dan z dalam tanda nilai mutlak seperti di bawah.
selanjutnya diluar tanda nilai mutlak tambahkan komponen pada kolom pertama dan
kedua seperti tampak dibawah.
selanjutnya kalikan semua komponen yang membuat diagonal, seperti tampak di
bawah.
Menentukan determinan x, dengan cara mengganti komponen/elemen pada kolom
pertama koefesien x dengan konstanta pada persamaan.
Menentukan determinan y, dengan cara mengganti komponen/elemen pada kolom
kedua koefesien y dengan konstanta pada persamaan.
Menentukan determinan z, dengan cara mengganti komponen/elemen pada kolom
ketiga koefesien z dengan konstanta pada persamaan.
Menentukan nilai x, dengan cara membagi determinan x dengan determinan
matriks koefesiaen, perhatikan penyelesaian di bawah
k b c k b
|l e f|l e
Dx m h i m h ( kei+bfm+clh )− ( cem+kfh+bli )
x= = =
D a b ca b ( aei+bfg+cdh )− ( ceg+afh+bdi )
|d e f |d e
g h i g h
Menentukan nilai y, dengan cara membagi determinan y dengan determinan
matriks koefesiaen, perhatikan penyelesaian di bawah
a k ca k
|d l f |d l
Dy g m i g n ( ali+kfg+cdm )− ( c lg+afm+kdi )
y= = ==
D a b c a b ( aei+bfg+cdh )−( ceg+afh+bdi )
|d e f |d e
g h i g h
Menentukan nilai z, dengan cara membagi determinan z dengan determinan
matriks koefesiaen, perhatikan penyelesaian di bawah
a b k a b
|d e l |d e
Dz g h mg h ( aem+b lg+kdh )− ( keg+alh+bdm )
z= = ==
D a b c a b ( aei+bfg+cdh )−( ceg+afh+bdi )
|d e f |d e
g h i g h
Contoh 6
x+ y−z=5
Tentukan himpunan penyelesaian persamaan
{2 x−3 y+6 z=−6
x+4 y−3z=9
Penyelesaian
Menentukan determinan matriks koefesien
Menentukan determinan x
5 1 −1 5 1
D x=|−6 −3 6 | −6 −3 =(45+54+24)−(27+120+18)=−42
9 4 −3 9 4
Menentukan determinan y
1 5 −1 1 5
D y =|2 −6 6 | 2 −6 =(18+30−18)−(6+54−30)=0
1 9 −3 1 9
Menentukan determinan z
1 1 5 1 1
Dz =|2 −3 −6 | 2 −3 =(−27−6+40)−(−15−24+18)=28
1 4 9 1 4
Sehingga penyelelesaiannya
D x −42
x= = =3
D −14
Dy 0
y= = =0
D −14
D z 28
z= = =−2
D −14
Jadi himpunan penyelesaiannya adalah {3, 0, - 2}
Contoh 7
x+2 y +z=−3
Tentukan himpunan penyelesaian persamaan
{
2 x−3 y +z=4
3 x− y+3 z=5
Penyelesaian
Menentukan determinan matriks koefesien
1 2 11 2
D=|2 −3 1 |2 −3
3 −1 3 3 −1
= [ (1 ) (−3 ) ( 3 ) + ( 2 ) ( 1 )( 3 ) +( 1 ) ( 2 )(−1 ) ] −[ ( 1 )(−3 ) ( 3 ) + ( 1 ) ( 1 )(−1 ) + ( 2 ) ( 2 )( 3 ) ]
= (−9+6−2 )−(−9−1+12 )
=−5−2
=−7
Menentukan determinan x
−3 2 1 −3 2
D x=|4 −3 1 |4 −3
5 −1 3 5 −1
= [ (−3 )(−3 )( 3 )+ ( 2 ) ( 1 ) (5 )+ ( 1 )( 4 ) (−1 ) ] −[ ( 1 ) (− 3 )( 5 )+ (− 3 )( 1 ) (−1 ) + ( 2 ) ( 4 )( 3 ) ]
= ( 27+10−4 )−(−15+3+24 )
=33−12
=21
Menentukan determinan y
1 −3 1 1 −3
D y =|2 4 1|2 4
3 5 33 5
= [ (1 ) ( 4 ) ( 3 ) + (−3 ) ( 1 )( 3 ) + ( 1 ) ( 2 )( 5 ) ] −[ ( 1 )( 4 ) ( 3 ) + ( 1 ) (1 ) ( 5 ) + (−3 ) ( 2 ) (3 ) ]
= (12−9+10 ) −( 12+5−18 )
=13−(−1 )
=14
Menentukan determinan z
1 2 −3 1 2
D=|2 −3 4 |2 −3
3 −1 5 3 −1
= [ (1 ) (−3 ) ( 5 ) + ( 2 ) ( 4 )( 3 ) + (−3 )( 2 ) (−1 ) ]−[ (−3 ) (−3 ) ( 3 ) + ( 1 ) ( 4 )(−1 ) + ( 2 ) ( 2 )( 5 ) ]
= (−15+24+6 )−( 27−4 +20 )
=15−43
=−28
Sehingga nilai x, y, dan z adalah
D x 21
x= = =−3
D −7
D y 14
y= = =−2
D −7
Dz −28
z= = =4
D −7
Jadi himpunan penyelesaiannya adalah {-3, - 2, 4}
C. Tugas 1
1. Susunlah sebuah sistem persamaan linier tiga variabel yang memenuhi kreteria
a. mempunyai himpunan penyelesaian {2, 1, -3}
b. salah satu persamaan hanya terdiri dari 2 variabel
ax +by +3 z=3
2. Diketahui {x, y, z} merupakan penyelesaian sistem persamaan
{cx+ay−az=2
bx−ay+az=−4
tentukan nilai a, b dan c, jika x + y = 7, y - z = 6 dan 2x = 4.
ax+by +3 z=3
3. Tentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan
{ cx +ay−az=2
bx−ay+az=−4
x + y +z x+ y+2 z
x= −2 y= −1
4. Tentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan 2 , 3
3 x +2 y + z
z= +1
dan 5