0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
456 tayangan2 halaman

SOP Penyimpanan Produk di Ruang Chiller

Standar operasional prosedur penyimpanan produk di ruang chiller memberikan pedoman untuk memastikan produk disimpan sesuai persyaratan dan terjaga kualitasnya. Dokumen ini menjelaskan ruang lingkup, peralatan, dan prosedur penyimpanan produk setengah jadi dan intermediate di ruang chiller, termasuk suhu, waktu penyimpanan, dan pengaturan produk.

Diunggah oleh

D Zahra Rahmatika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
456 tayangan2 halaman

SOP Penyimpanan Produk di Ruang Chiller

Standar operasional prosedur penyimpanan produk di ruang chiller memberikan pedoman untuk memastikan produk disimpan sesuai persyaratan dan terjaga kualitasnya. Dokumen ini menjelaskan ruang lingkup, peralatan, dan prosedur penyimpanan produk setengah jadi dan intermediate di ruang chiller, termasuk suhu, waktu penyimpanan, dan pengaturan produk.

Diunggah oleh

D Zahra Rahmatika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENYIMPANAN PRODUK DI RUANG

CHILLER
A. TUJUAN
Untuk memastikan produk-produk yang disimpan sesuai dengan persyaratan dan terjaga
kualitasnya.
B. RUANG LINGKUP
Standar ini mencangkup proses penyimpanan, control terhadap produk-produk yang
disimpan, fasilitas infrastruktur untuk penyimpanan seperti bangunan ruang chiller, suhu
atau kelembaban, kartu barang dan stock opname.
C. PERALATAN
a. Air condition
b. Rack
c. Pallet atau alas penyekat
d. Master carton
e. Isolasi
D. PROSEDUR KERJA
1. Semua produk yang disimpan dalam ruang chiller hanya untuk penyimpanan sementera.
2. Produk yang telah selesai proses harus segera dipindahkan ke ruang gudang dengan batas
waktu maksimal 3 hari sekali.
3. Suhu pada ruang chiller harus selalu dikontrol dengan suhu antara -18 °C hingga -36 °C.
4. Produk-produk di ruang chiller tidak boleh diletakkan langsung diatas lantai tanpa
menggunakan pallet atau alas penyekat.
5. Pintu pada ruang chiller harus selalu dalam keadaan tertutup.
6. Pembersihan pada ruang chiller dilakukan 3 hari sekali. (tent)
7. Barang yang telah digunakan wajib diletakan kembali pada tempatnya.
8. Produk yang disimpan dalam ruang chiller harus memiliki kartu identitas produk.
9. Produk yang dapat disimpan pada ruang chiller adalah :
a. Produk Setengah Jadi
1. Produk yang belum dijemur dapat disimpan pada ruang chiller dengan durasi
waktu penyimpanan maksimal 12 jam.
2. Sebelum disimpan pada ruang chiller, produk harus didinginkan pada ruang
pendinginan dengan durasi waktu kurang lebih 15 menit.
3. Susunan penumpukan rigen tidak boleh terlalu banyak dengan maksimal
tumpukan 5 rigen.
4. Rigen harus segera dikeluarkan dari ruang chiller saat proses produk telah selesai.
5. Produk dengan massa penyimpanan lebih dari 3 jam wajib menggunakan 2 air
condition (AC) dengan suhu masing-masing -18 °C.
b. Produk Intermediate
1. Produk intermediate harus disimpan dalam master carton yang tertutup rapi
menggunakan isolasi.
2. Massa tunggu produk intermediate adalah maksimal 3 hari.
3. Setelah sortasi produk selesai, produk harus dipindahkan ke ruang gudang
penyimpanan dengan dilengkapi identitas produk terbaru yang diletakkan di
master carton.
4. Penyusunan tumpukan master carton tidak boleh terlalu tinggi dengan maksimal
tumpukan 3 master carton.
E. LAMPIRAN
Dokumentasi dari proses penyimpanan produk di ruang chiller meliputi kartu barang dan
stock opname.

Anda mungkin juga menyukai