0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
287 tayangan3 halaman

Penataan Vertikal Barang di Toko

Ada beberapa posisi letak barang di toko seperti menurut kelompok barang, ukuran, bentuk, warna, dan desain dasar posisi penampilan produsen. Barang dapat diletakkan secara vertikal atau horizontal menggunakan gantungan ganda, rak, dan alat pajangan lainnya. Penempatan harus mempertimbangkan faktor seperti ukuran, warna, dan harga barang.

Diunggah oleh

Ridwan Nur Alamsyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
287 tayangan3 halaman

Penataan Vertikal Barang di Toko

Ada beberapa posisi letak barang di toko seperti menurut kelompok barang, ukuran, bentuk, warna, dan desain dasar posisi penampilan produsen. Barang dapat diletakkan secara vertikal atau horizontal menggunakan gantungan ganda, rak, dan alat pajangan lainnya. Penempatan harus mempertimbangkan faktor seperti ukuran, warna, dan harga barang.

Diunggah oleh

Ridwan Nur Alamsyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

POSISI LETAK BARANG DI TOKO

Berikut ini ialah beberapa posisi letak berang di toko:


1. Pemajangan Menurut Kelompok Barang
Barang yang sanggup dikelompokkan berdasarkan jenisnya, contohnya kelompok
makanan, susu, biskuit, masakan ringan, kopi, teh, masakan kecil, dikelompokkan
sendiri-sendiri.
2. Pemajangan Menurut Ukuran
a. Secara Vertikal
Pemajangan berdasarkan ukuran dilakukan dengan bab paling atas paling kecil
semakin kebawah semakin besar untuk barang yang sama akan tetapi berbeda
ukurannya. Dengan menempatkan barang dagangan secara vertikal, kita
sanggup memamerkan barang dagangan lebih banyak, sanggup memanfaatkan
setiap jengkal ruangan, meningkatkan nilai jualnya dan juga sanggup
menghemat biaya.
Pelanggan sanggup dengan gampang melihat penjabaran jenis barang secara
eksklusif dihadapannya, sebatas penglihatannya dan juga jangkauan tangan
pelanggan dengan gampang menjangkau barang dagangan yang ia butuhkan.
Dengan penempatan barang secara vertikal pelanggan tidak perlu mondar
mandir mencari jenis dan penjabaran barang yang dijual ditoko, penempatan
barang secara vertikal ini berarti menempatkan dengan cara sebagai berikut:
1) Menempatkan barang dari atas ke bawah secara sistimatis.
2) Barang disusun berdasarkan ukuran, dari jenis yang terkecil hingga
dengan ukuran besar ataupun sebaliknya.
3) Disusun sesuai dengan jenis dan klasifikasinya.
4) Harga barang diurutkan dari harga murah ke harga mahal.
5) Warna barang disusun dari warna termuda hingga dengan warna bau
tanah atau sebaliknya.
6) disusun dari atas ke bawah atau sebaliknya sesuai dengan jenisnya,
katagorinya, bentuk serta sifatnya.
b. Secara Horizontal
Penataan secara horizontal ialah penataan barang dengan cara barang paling
besar paling kiri makin ke kanan semakin kecil.
Penempatan barang secara vertikal ataupun horizontal sanggup dilakukan diberbagai
peralatan display, diantaranya sebagai berikut:
1) Penempatan Barang Pada Gantungan Ganda
Biasanya gantungan ganda ini digunakan untuk kelompok banyak sekali macam
busana menyerupai contohnya pakaian pria, pakaian wanita, pakaian anak anak dan
bayi. Alat ini sangat simpel digunakan alasannya ialah barang hanya cukup
digantungkan tanpa perlu melipatnya, sehingga barang akan tetap higienis dan rapih.
Keuntungan bagi
pembeli ialah mudahkan dalam memilih, simpel untuk menilai karakteristik barang
serta eksklusif sanggup dipegang.
Untuk menarik perhatian para pembeli, penjual tinggal menata secara apik, tersusun
dan tetap menjaga kerapihannya. Menata barang sebaiknya dimulai dari
pengelompokkan, contohnya pakaian pria, ditata dimulai dari ukuran (size) besar ke
ukuran kecil, warna muda ke warna yang lebih bau tanah dan seterusnya. Untuk
menjaga kebersihan dan kerapihan barang sebelum digantung terlebih dulu dilapisi
atau dibungkus oleh plastik transparan.
2) Penempatan Barang Pada Rak
Rak barang biasanya digunakan untuk barang-barang kebutuhan sehari-hari
menyerupai contohnya sabun mandi, pasta gigi, shampo dan sebagainya. Susunan
barang disusun mulai dari atas ke bawah sesuai dengan kelompok serta spesifikasinya,
usahakan penataan barang memperlihatkan kesan bahwa barang tersebut lengkap dan
simpel bagi para pembeli, jagalah jangan hingga menempatkan barang terlalu bawah
sehingga sulit untuk dilihat oleh pembeli dan perlakukanlah setiap barang dengan
sangat baik.

3) Pemajangan Menurut Bentuk


Untuk barang-barang yang homogen (beda merek) akan tetapi bentuknya sama akan
lebih menarik bila dipajang berdekatan.

4) Pemajangan Menurut Warna


Untuk pemajangan barang homogen dengan ukuran serta bentuk yang sama bila akan
dipajang berdekatan hendaknya selalu memperhitungkan kombinasi warna dari
barang-barang tersebut sehingga akan tampak lebih menarik. Kombinasi warna yang
paling dianjurkan ialah kombinasi warna pelangi.
5) Pemajangan Menurut Desain Dasar Posisi Penampilan Produk dari Produsen
a) Setiap barang yang diproduksi sudah didesain dengan sedemikian rupa
sehingga terang posisinya saat dipajang di toko, baik itu dalam posisi bangun
(vertikal) ataupun dalam posisi tidur (horizontal).
b) Setiap barang hendaknya diberi kesempatan untuk tampil serta
memperlihatkan penampilan tebaiknya.
c) Petugas pemajangan barang (display) harus mempelajari bagaimana posisi
terbaik bagi setiap barang sebagaimana yang dikehendaki oleh produsen.

6) Pemajangan Barang Menurut Harga Barang


a) Barang-barang yang harganya mahal ditempatkan di rak paling atas.
b) Barang-barang yang harganya murah ditempatkan di rak yang paling bawah.
c) Barang-barang yang cepat laris ditempatkan di rak bab tengah (eye level)
setinggi pandangan mata rata-rata orang.

Anda mungkin juga menyukai