TATA TERTIB DALAM MUSYAWARAH BESAR BEM POLTEKES
YAPKESBI SUKABUMI 2020
BAB I
UMUM
Pasal 1
Nama
Sidang ini bernama Musyawarah Besar BEM Poltekes Yapkesbi yang merupakan salah satu
jenis pengambilan keputusan di lembaga tinggi mahasiswa BEM Poltekes Yapkesbi yang
selanjutnya disingkat Dalam MUBES BEM Poltekes Yapkesbi.
Pasal 2
Waktu
Dalam Musyawarah Besar BEM Poltekes [Link] pada tanggal 31 Oktober
2020 sampai dengan sidang ini dinyatakan selesai.
Pasal 3
Tempat
Dalam Musyawarah Besar BEM Poltekes [Link] di Kampus Poltekes
Yapkesbi Sukabumi, Jawa Barat.
BAB II
TUGAS DAN WEWENANG
Pasal 4
Tugas
Dalam Musyawarah Besar BEM Poltekes Yapkesbi. Bertugas:
1. Memutuskan tata tertib Dalam Musyawarah Besar BEM Poltekes Yapkesbi.
2. Menetapkan agenda Dalam Musyawarah BEM Poltekes Yapkesbi.
Pasal 5
Wewenang
Dalam Musyawarah Besar BEM Poltekes Yapkesbi. Berwewenang :
1. Membuat ketetapan dan keputusan.
2. Memilih presidium Dalam Musyawarah Besar Rapat BEM Poltekes Yapkesbi dari dan
oleh peserta Dalam Musyawarah Besar BEM Poltekes Yapkesbi.
3. Menetapkan rekomendasi-rekomendasi.
BAB III
PESERTA DALAM MUSYAWARAH BESAR POLTEKES YAPKESBI SUKABUMI
2020
Pasal 6
Peserta
Peserta Dalam Musyawarah Besar BEM Poltekes Yapkesbi adalah anggota Kepengurusan
BEM Poltekes Yapkesbi Sukabumi 2020-2021.
Pasal 7
Hak Peserta
(1) Memiliki hak bicara dan hak suara
(2) Berhak meninggalkan ruangan persidangan dengan seizin presidium sidang
Pasal 8
Kewajiban Peserta
(1) Menghadiri persidangan.
(2) Mematuhi tata tertib persidangan.
(3) Meminta izin kepada presidium sidang jika ingin menggunakan hak bicaranya atau jika
ingin meninggalkan ruangan.
(4) Memakai pakaian yang rapi dan sopan.
(5) Tidak merokok di dalam ruangan persidangan.
(6) Tidak diperkenankan membawa pihak lain yang tidak berkepentingan dan tidak
berhubungan dengan Dalam Musyawarah Besar BEM Poltekes Yapkesbi tanpa seizin
presidium sidang.
(7) Tidak menggunakan kata-kata kotor atau kasar yang dapat merendahkan atau
melecehkan pihak lain selama sidang berlangsung.
(8) Tidak membawa senjata tajam yang dapat membahayakan pihak lain
(9) Tidak membawa minuman keras dan obat-obatan terlarang
(10) Tidak menyinggung SARA dan tidak melanggar HAM
(11) Tidak melakukan kontak fisik dengan pihak lain yang dapat menimbulkan cidera fisik
dan psikis
BAB IV
PELANGGARAN DAN SANKSI
Pasal 9
Pelanggaran
(1) Peserta sidang akan dikenakan sanksi pelanggaran ringan apabila peserta yang
bersangkutan melanggar hal-hal yang tercantum dalam kewajiban peserta ayat (1) sampai
(6).
(2) Peserta sidang akan dikenakan sanksi pelanggaran berat apabila peserta yang
bersangkutan melanggar hal-hal yang tercantum dalam kewajiban peserta ayat (7) sampai
(11).
(3) Peserta sidang yang telah dikenakan sanksi pelanggaran ringan sebanyak tiga kali dalam
satu hari akan diakumulasikan menjadi satu pelanggaran berat dalam satu hari.
Pasal 10
Sanksi
(1) Peserta sidang yang telah melakukan pelanggaran ringan akan dikenakan sanksi berupa
teguran lisan oleh presidium sidang.
(2) Peserta sidang yang telah melakukan pelanggaran berat akan dikenakan sanksi berupa
dikeluarkan dari ruangan persidangan oleh presidium sidang dan tidak diperbolehkan
mengikuti persidangan sampai batas waktu ditentukan oleh presidium sidang.
BAB V
PERSIDANGAN
Pasal 11
Kuorum Persidangan
(1) Kuorum untuk dimulainya Dalam Musyawarah Besar BEM Poltekes Yapkesbi adalah
1/3 n + 1 dari peserta Dalam Musyawarah Besar BEM Poltekes Yapkesbi.
(2) Kuorum untuk pengambilan keputusan dalam Dalam Musyawarah Besar BEM Poltekes
Yapkesbi adalah ½ n + 1 dari jumlah peserta Dalam Musyawarah Besar BEM Poltekes
Yapkesbi yang hadir.
(3) Jika tidak mencapai kuorum maka kesepakatan selanjutnya melalPoltekes Yapkesbi
Sukabumi kesepakatan sidang.
Pasal 12
Dimulainya Persidangan
Persidangan dapat dimulai apabila :
1. Telah tercapainya kuorum dimulainya siding.
2. Apabila kuorum tidak tercapai, sidang ditunda maksimal 2x10 menit, setelah itu sidang
dapat dimulai kembali.
3. Apabila setelah ditunda sidang belum juga tercapai kuorum maka persidangan dapat
segera dimulai dengan kesepakatan forum.
BAB VI
PUTUSAN
Pasal 13
Kategori Putusan
(1) Bentuk-bentuk putusan Dalam Musyawarah Besar BEM Poltekes Yapkesbi adalah
keputusan, ketetapan, dan rekomendasi
(2) Keputusan Dalam Musyawarah Besar BEM Poltekes Yapkesbi adalah keputusan yang
mengikat ke dalam persidangan
(3) Ketetapan Dalam Musyawarah Besar BEM Poltekes Yapkesbi adalah putusan yang
mengikat keluar dan ke dalam persidangan
(4) Rekomendasi Dalam Musyawarah Besar BEM Poltekes Yapkesbi adalah putusan yang
tidak mengikat dan ditujukan kepada pihak-pihak terkait.
Pasal 14
Mekanisme Pengambilan Keputusan
(1) Pengambilan putusan diusahakan dengan asas musyawarah untuk mufakat
(2) Apabila ayat (1) tidak tercapai, maka sidang ditunda selama maksimal 1x7 menit untuk
mengadakan lobby, setelah itu sidang dimulai kembali untuk mengambil putusan secara
musyawarah mufakat.
(3) Apabila ayat (2) tidak tercapai, maka sidang akan ditunda maksimal 1x5 menit untuk
persiapan pemungutan suara
(4) Setelah ayat (3) tercapai, maka pengambilan putusan dapat dilakukan secara pemungutan
suara.
BAB VII
PRESIDIUM SIDANG
Pasal 15
1. Presidium sidang dipilih dari dan oleh peserta sidang
2. Presidium sidang terdiri dari tiga orang anggota, yaitu Presidium 1, Presidium 2,
Presidium 3 yang bersifat sejajar.
Pasal 16
Mekanisme Pemilihan Presidium Sidang
Prosedur pemilihan Presidium Sidang adalah
1. Tiap peserta berhak mengajukan satu orang calon
2. Calon presidium sidang ditanya kesediaannya untuk menjadi presidium sidang
3. Apabila calon yang bersedia lebih dari tiga orang, maka presidium sidang dipilih
berdasarkan mekanisme pengambilan keputusan.
4. Apabila calon yang bersedia kurang dari tiga orang, maka presidium sidang akan dipilih
melalPoltekes Yapkesbi Sukabumi mekanisme lain yang disepakati bersama oleh peserta
sidang.
BAB VIII
HAK DAN KEWAJIBAN PRESIDIUM SIDANG
Pasal 17
Hak Presidium Sidang
1. Memimpin kelangsungan sidang
2. Menunda sidang atas persetujuan anggota sidang yang hadir pada saat sidang
3. Mengambil segala keputusan yang dianggap perlu demi kelancaran persidangan
4. Selama persidangan berlangsung, presidium sidang berhak memberikan sanksi kepada
peserta yang melanggar tata tertib dan dianggap mengganggu kelancaran Dalam
Musyawarah Besar BEM Poltekes Yapkesbi.
Pasal 18
Kewajiban Presidium Sidang
1. Presidium Sidang wajib mengenakan pakaian yang rapi dan sopan
2. Menjalankan tata tertib dalam Musyawarah Besar BEM Poltekes Yapkesbi.
BAB IX
PERGANTIAN PRESIDIUM SIDANG
Pasal 19
(1) Presidium sidang dapat digantikan sewaktu-waktu oleh peserta Dalam Musyawarah
Besar BEM Poltekes Yapkesbi apabila :
a) Meninggal dunia dan/atau
b) Berhalangan hadir dan/atau
c) Tidak dapat melaksanakan tugasnya sebagai Presidium menurut peserta Sidang
dan/atau
d) Mengundurkan diri berdasarkan kesepakatan Peserta Sidang
(2) Apabila ayat (1) terpenuhi, maka diadakan mekanisme pemilihan presidium dari peserta
Dalam Musyawarah Besar BEM Poltekes Yapkesbi yang mengacu pada Bab VII Pasal
16.
(3) Presidium sidang 1 dapat digantikan tugasnya oleh presidium lainnya dengan mekanisme
internal.
BAB X
PENINJAUAN KEMBALI
Pasal 20
Mekanisme Peninjauan Kembali
1. Peninjauan kembali diusulkan atau diajukan secara lisan maupun tulisan kepada presidium
di akhir pembahasan.
2. Peninjauan kembali diusulkan atau diajukan sebelum Tata Tertib ini disahkan.
3. Peninjauan kembali harus disepakati oleh ½ n + 1 dari peserta sidang yang hadir.
4. Peninjauan kembali dibacakan oleh presidium sidang.
BAB XI
PENUTUP
Pasal 21
(1) Hal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan diatur kemudian.
(2) Ketetapan ini berlaku sejak tanggal ditetapkannnya sampai dengan selesainya Dalam
Musyawarah Besar BEM Poltekes Yapkesbi.
Ditetapkan di : Kampus Poltekes Yapkesbi Sukabumi
Tanggal : 31 Oktober 2020
Pukul :
BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA
POLTEKES YAPKESBI SUKABUMI
Presidium II Presidium III
Dewi Anggraeni Tasya Aprilia Sofyan
Presidium I
Ujang Wiyanto