0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan2 halaman

Prosedur Relaksasi Otot di RS USU

Dokumen tersebut merupakan standar prosedur operasional untuk melakukan latihan relaksasi otot progresif yang bertujuan untuk meredakan ketegangan otot, menurunkan kecemasan, dan meningkatkan kenyamanan pasien dengan melakukan serangkaian gerakan relaksasi otot secara bertahap.

Diunggah oleh

ali sarjunipadang
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan2 halaman

Prosedur Relaksasi Otot di RS USU

Dokumen tersebut merupakan standar prosedur operasional untuk melakukan latihan relaksasi otot progresif yang bertujuan untuk meredakan ketegangan otot, menurunkan kecemasan, dan meningkatkan kenyamanan pasien dengan melakukan serangkaian gerakan relaksasi otot secara bertahap.

Diunggah oleh

ali sarjunipadang
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RUMAH SAKIT

UNIVERSITAS LATIHAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF


SUMATERA
UTARA
NO. DOKUMEN: NOMOR REVISI : HALAMAN :

/ 00 1/2
UNS.[Link].2/KPM/2020

STANDAR Ditetapkan
PROSEDUR TANGGAL TERBIT : Direktur Utama
OPERASIONAL

(Dr. dr. Syah Mirsya Warli, Sp.U (K)


PENGERTIAN Terapi relaksasi otot progresif adalah terapi yang digunakan untuk
penegangan dan peregangan otot untuk meredakan ketegangan otot,
ansietas, nyeri serta meningkatkan kenyamanan, konsentrasi dan
kebugaran (SIKI, 2018).
TUJUAN 1. Meredakan ketegangan otot pasien
2. Menurunkan tingkat kecemasan pasien
3. Meningkatkan kualitas tidur pasien
4. Meredakan nyeri pasien
5. Meningkatkan kenyamanan, konsentrasi dan kebugaran pasien

KEBIJAKAN Sesuai Surat Keputusan Direktur Utama No. 71/


UNS.[Link]/SK/TPU/2019 Tentang Kebijakan Penyelenggaraan
Komite Keperawatan di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara
PROSEDUR 1. Perawat mencuci tangan
2. Perawat menganjurkan pasien pada posisi bersandar pada kursi
atau posisi yang nyaman
3. Perawat menganjurkan pasien untuk mengepal tangan kanan
sambil menarik napas dari hidung lalu mengeluarkannya dari
mulut secara perlahan (lakukan gerakan ini sebanyak dua kali)
4. Perawat menganjurkan pasien mengangkat lengan kanan dan
menekuk tangan sampai terlihat otot-otot (Bisep) sambil menarik
napas dari hidung lalu mengeluarkannya dari mulut secara
perlahan (lakukan gerakan ini sebanyak dua kali)
5. Perawat menganjurkan pasien untuk melakukan gerakan yang
sama sesuai gerakan ketiga dan ke empat pada sisi tangan sebelah
kiri
6. Perawat menganjurkan pasien mengangkat alis setinggi-tingginya
yang bisa dilakukan pasien, dan seolah-olah terkejut sambil
menarik napas dari hidung lalu mengeluarkannya dari mulut
secara perlahan (lakukan gerakan ini sebanyak dua kali)
7. Perawat menganjurkan pasien menutup mata dengan sangat erat
sambil menarik napas dari hidung lalu mengeluarkannya dari
mulut secara perlahan (lakukan gerakan ini sebanyak dua kali)
8. Perawat menganjurkan pasien menarik napas dari hidung lalu
RUMAH SAKIT
UNIVERSITAS LATIHAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF
SUMATERA
UTARA
NO. DOKUMEN: NOMOR REVISI : HALAMAN :

/ 00 1/2
UNS.[Link].2/KPM/2020

membuka mulut selebar –lebarnya, kemudian mengeluarkan


napas secara perlahan (lakukan gerakan ini sebanyak dua kali)
9. Perawat menganjurkan pasien duduk tegak dan mata menghadap
ke depan lalu perlahan menekuk leher ke belakang (lihat ke
langit- langit). sambil menarik napas dari hidung lalu
mengeluarkannya dari mulut secara perlahan (lakukan gerakan ini
sebanyak dua kali)
10. Perawat menganjurkan pasien mengencangkan otot bahu dengan
mengangkat bahu sambil menarik napas dari hidung lalu
mengeluarkannya dari mulut secara perlahan (lakukan gerakan ini
sebanyak dua kali)
11. Perawat menganjurkan pasien menarik bahu kearah belakang
sejauh mungkin sehingga dada menonjol sambil menarik napas
dari hidung lalu mengeluarkannya dari mulut secara perlahan
(lakukan gerakan ini sebanyak dua kali)
12. Perawat menganjurkan pasien posisi duduk dan mengencangkan
otot bokong sambil menarik napas dari hidung lalu
mengeluarkannya dari mulut secara perlahan (lakukan gerakan ini
sebanyak dua kali)
13. Perawat menganjurkan pasien duduk tegak dan melenturkan
kedua paha sambil menarik napas dari hidung lalu
mengeluarkannya dari mulut secara perlahan (lakukan gerakan ini
sebanyak dua kali)
14. Perawat menganjurkan pasien posisi duduk lalu mengangkat otot
betis dan jari-jari menghadap kepala pasien sambil menarik
napas dari hidung lalu mengeluarkannya dari mulut secara
perlahan (lakukan gerakan ini sebanyak dua kali)
15. Perawat menganjurkan pasien menekuk jari kaki sambil menarik
napas dari hidung lalu mengeluarkannya dari mulut secara
perlahan (lakukan gerakan ini sebanyak dua kali)
16. Setiap gerakan dilakukan selama 15 detik
17. Perawat menghentikan sesi relaksasi secara bertahap dengan
menarik napas dari hidung lalu mengeluarkannya dari mulut
secara perlahan
18. Perawat memberi waktu kepada pasien untuk mengungkapkan
perasaannya tentang terapi yang sudah dilakukan.
19. Perawat meninggalkan ruangan dan mencuci tangan
UNIT TERKAIT Seluruh Instalasi Rawat Inap di RS USU

Anda mungkin juga menyukai