0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan3 halaman

Pengertian dan Jenis Risiko dalam Bisnis

Risiko didefinisikan sebagai ketidakpastian dan konsekuensi merugikan yang mungkin timbul dari suatu proses atau kejadian. Jenis-jenis risiko mencakup risiko bisnis, strategi, keuangan, dan risiko yang berasal dari faktor politik, lingkungan, manusia, dan teknis. Mitigasi risiko diperlukan untuk meminimalkan kerugian yang dapat terjadi."

Diunggah oleh

Dina Arifianthy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan3 halaman

Pengertian dan Jenis Risiko dalam Bisnis

Risiko didefinisikan sebagai ketidakpastian dan konsekuensi merugikan yang mungkin timbul dari suatu proses atau kejadian. Jenis-jenis risiko mencakup risiko bisnis, strategi, keuangan, dan risiko yang berasal dari faktor politik, lingkungan, manusia, dan teknis. Mitigasi risiko diperlukan untuk meminimalkan kerugian yang dapat terjadi."

Diunggah oleh

Dina Arifianthy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Definisi Risiko

Prof [Link]. Soemarno, M.S: Menurut Soemarno pengertian resiko adalah suatu kondisi yang timbul
karena ketidakpastian dengan seluruh konsekuensi tidak menguntungkan yang mungkin terjadi.

Arthur Williams dan Richard, M.H.:Menurut Arthur Williams dan Richard, M.H, pengertian resiko
adalah suatu variasi dari hasil-hasil yang dapat terjadi selama periode tertentu.

Pengertian risiko adalah suatu keadaan dimana terdapat unsur ketidakpastian dan unsur bahaya,
akibat atau konsekuensi dari suatu proses yang sedang berlangsung maupun kejadian yang akan
datang.

Menurut hanafi pengertian risiko adalah bahaya,dari suatu akibat atau konsekuensi yang dapat
terjadi akibat dari sebuah proses yang sedang berlangsung atau kejadian yang akan akan datang.

- Pure Risk: pengertian risiko murni adalah suatu risiko yang jika terjadi akan mengakibatkan
suatu kerugian dan jika tidak terjadi maka tidak akan mengakibatkan keuntungan. Ada dua
hal yang dapat diakibatkan oleh risiko ini, yaitu rugi atau break eve.
- Risiko Spekulatif: Pengertian risiko spekulatif adalah risiko yang dapat menimbulkan suatu
keuntungan dan suatu kerugian. Ada tiga hal yang dapat diakibatkan oleh risiko ini, yaitu
rugi, untung, break eve.
- Risiko Partikular: Risiko partikular adalah suatu risiko yang yang bersumber dari individu dan
berdampak secara lokal.
- Risiko Fundamental: Risiko fundamental adalah risiko yang bersumber dari alam atau
lingkungan dan berdampak sangat besar.
- Risiko Likuiditas: Resiko ini adalah resiko di mana ketersediaan uang tunai tidak memenuhi.
Resiko ini biasanya terjadi jika ada tagihan yang macet dalam suatu perusahaan dari
pelanggan yang mana menyebabkan terjadinya suatu permasalahan dalam keuangan
tunainya.
- Risiko Pemodalan: Resiko permodalan adalah resiko karena terjadinya kerugian dalam
penjualan suatu perusahaan. Permodalan disini bisa berupa keuangan, likuiditas maupun
dalam penjualan dimana kesemuanya ini membuat modal untuk usaha mengalami
penurunan. Misalnya, pengusaha sepatu pantophel mengalami kekalahan dalam persaingan
yang membuatnya rugi total.
- Risiko Pasar: Resiko pasar adalah resiko yang terjadi karena persaingan dan membuat
perubahan pola pikir dalam persaingan pasar tersebut. Tidak hanya itu, resiko pasar ini juga
terjadi karena perubahan dari gaya hidup masyarakat. Contohnya, seorang pengusaha
celana jeans kalah saing dengan pengusaha celana cinos, karena sekarang banyak yang lebih
menyukai celana cinos dibandingkan dengan celana jeans.

Selanjutnya kita bahas tentang jenis- jenis risiko dalam perusahaan,dalam dunia usaha risiko
diartikan sebagai suatu keadaan atau kejadian yang bisa mengancam pencapaian tujuan dan sasaran
sebuah perusahaan. Sehingga diperlukan adanya manajemen risiko yang dapat meminimalisir suatu
kerugian yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

- Risiko Bisnis: Pengertian risiko bisnis adalah risiko yang dihadapi suatu perusahaan terhadap
kualitas dan keunggulan dari hasil produk mereka yang beredar dipasaran. Munculnya
inovasi di bidang teknologi desain [Link] pemasaran mengakibatkan ketidakstabilan
pada berbagai aktivitas dalam bisnis.
- Risiko Strategi: Pengertian risiko strategi adalah merupakan risiko yang dihadapi oleh suatu
perusahaan akibat dari adanya perubahan fundamental pada lingkungan ekonomi atau
politik. Risiko ini cenderung sulit untuk di prediksi karena sangat berkaitan dengan berbagai
hal makro di luar perusahaan. Contohnya kebijakan ekonomi suatu negara, kebijakan politik
dan lain-lain.
- Risiko Keuangan: Pengertian risiko keuangan adalah risiko yang muncul karena adanya
pergerakan dari pasar finansial yang tidak bisa diprediksi. Risiko ini sangat berhubungan erat
dengan kerugian yang mungkin dialami pasar finansial, misalnya kegagalan “defaults’ dalam
obligasi finansial, kerugian karena pergerakan tingkan suku bunga.

Selain hal tersebut, jenis-jenis risiko juga dapat diklarifikasikan berdasarkan konsekuensi yang
diakibatkan. Berikut ini adalah jenis-jenis berdasarkan konsekuensi yang diakibatkannya:

Risiko yang tidak bisa diterima (Unaceptable Risk), yaitu suatu risiko yang dihilangkan atau bila
memungkinkan ditransfer kepada pihak lain karena tidak dapat diterima.

Risiko yang tidak diinginkan (Undesirable Risk), yaitu suatu risiko yang membutuhkan penanganan /
mitigasi risiko sampai pada level yang dapat diterima.

Risiko yang dapat diterima (Acceptable Risk), yaitu jenis risiko yang dapat diterima karena
dampaknya masih dalam batas yang dapat diterima.

Risiko yang dapat diabaikan (Negligible Risk), yaitu suatu risiko yang dampaknya sangat kecil
sehingga dapat kita abaikan.

Sumber-sumber risiko

1. Politik: risiko yang berasal dari kebijakan-kebijakan berpolitik. Salah satu contohnya:
kebijakan pemerintah, pendapat publik. Perubahan ideologi, peraturan dan lain-lain yang
ada disuatu negara.
2. Lingkungan: Resiko lingkungan adalah risiko yang berasal dari lingkungan sekitar. Contohnya:
pencemaran,perizinan, opini publik, kebijakan internal/ perusahaan, dampak lingkungan
hidup, dan lain-lain.
3. Perencanaan: Resiko Perencanaan adalah suatu risiko yang berasal dari proses perencanaan
suatu bisnis. Contohnya: persyaratan perizinan, tata guna lahan, dampak sosial dan
ekonomi, opini publik dan lain-lain.
4. Pemasaran: Resiko pemasaran adalah suatu risiko yang bersumber dari proses pemasaran.
Resiko dari pemasaran ini ada dua yaitu resiko untung dan resiko rugi, resiko terjual dan
resiko gagal. Salah satu contohnya: permintaan (perkiraan), persaingan, kepuasan
pelanggan, tren, dan lain-lain.
5. Ekonomic: Resiko ekonomi adalah suatu risiko yang bersumber dari kebijakan ekonomi.
Contohnya:kebijakan keuangan, perpajakan, inflasi, suku bunga, kurs mata uang ,dan lain-
lain.
6. Keuangan: Resiko keuangan adalah suatu risiko yang bersumber dari keuangan perusahaan.
Resiko keuagnan ini sangat berpengaruh sekali untuk perkembangan masyarakat.
Contohnya: kebangkrutan, keuntungan, asuransi, dan lain-lain.
7. Alami: Resiko alami adalah suatu risiko yang bersumber dari alam. contohnya: kondisi tanah,
cuaca, gempa, temuan situs arkeologi, dan lain-lain.
8. Proyek: Resiko proyek adalah suatu risiko yang ditimbulkan dari kegiatan suatu proyek.
contohnya: strategi pengadaan, persyaratan untuk kerja, standart, kepemimpinan, rencana
kerja, dan lain-lain.
9. Teknis: Resiko teknis adalah suatu risiko yang ditimbulkan dari hal-hal teknis. Contohnya:
kelengkapan desain, efisiensi operasional, keandalan, dan lain- lain.
10. Manusia: Resiko manusia adalah suatu risiko yang sumbernya di sebabkan oleh manusia.
Contohnya: keasalahan dalam melakukan prosedur, tidak kompeten, kelalaian, kelelahan,
budaya, dan lain-lain.
11. Kriminal: Resiko kriminal adalah suatu risiko yang disebabkan oleh adanya potensi tindak
kriminal. Contohnya: perusakan, pencurian, penipuan, korupsi, dan lain-lain.
12. Keselamatan: Resiko keselamatan adalah suatu risiko yang berhubungan dengan
keselamatan kerja. Contohnya: zat berbahaya, tabrakan, keruntuhan, kebanjiran, kebanjiran,
kebakaran dan ledakan.

Definisi Mitigasi

Propose

Matrix

Anda mungkin juga menyukai