ASUHAN KEPERAWATAN Tn.
DENGAN RESIKO BUNUH DIRI
PRAKTIK PROFESI NERS STASE KEPERAWATAN JIWA
DOSEN PENANGGUNG JAWAB:
Triyana Harlia Putri, [Link]., Ns., M. Kep
DOSEN PEMBIMBING:
Ikbal Fradianto, S. Kep., Ns., M. Kep
DISUSUN OLEH:
KHAIRUNNISA
I4052201001
PROGRAM PROFESI NERS
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PONTIANAK
2020
FORMAT PENGKAJIAN
KEPERAWATAN KESEHATAN JIWA
PROGRAM PROFESI NERS FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
RUANG RAWAT: MAWAR TANGGAL DIRAWAT:
I. IDENTITAS KLIEN
Inisial : Tn. A (L) Tgl. Pengk : 08 Oktober 2020
Umur : 29 No. RM : 20201008
Alamat : [Link] Pendidikan : SI Ekonomi
Agama : Islam Pekerjaan : -
Status : Lajang Sumber Data : Klien
Marital : Belum Menikah
IDENTITAS PENANGGUNG JAWAB
Nama : Santi Pekerjaan : Pedagang
Umur : 46 Pendidikan : SMP
Alamat : [Link] Hub dgn klien : Ibu Kandung
II. ALASAN MASUK
a. Data pada saat masuk RS
Klien mengurung diri di kamar dan sering menangis
b. Data pada saat dikaji
Klien mengatakan bahwa dia sedih di karnakan tunangan nya meninggal
satu bulan sebelum pernikahan, dan klien berupaya meminum racun untuk
mengakhiri dirinya dan ingin pergi jauh.
c. Masalah Keperawatan
Resiko Bunuh Diri
III. FAKTOR PREDISPOSISI
1. Pernah mengalami gangguan jiwa di masa lalu?
[ ] Ya [√] Tidak
2. Pengobatan sebelumnya:
[ ] Berhasil [ ] Kurang berhasil [ ] Tidak Berhasil Jelaskan: klien
tsebelumnya tidak pernah di rawat di RS dan tidak memiliki Riwayat
pengobatan.
3. (Aniaya Fisik/Aniaya Seksual/Penolakan/Kekerasan dalam Keluarga/Tindakan
Kriminal) : (Pelaku/Usia)-(Korban/Usia)-(Saksi/Usia)
Jelaskan: klien mengatan pernah minum racun untuk mengatasi masalahnya.
4. Adakah anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa?
[ ] Ya [ √ ] Tidak
5. Adakah pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan
(Perceraian/perpisahan/konflik dsb?)
Jelaskan: Ada, klien mengalami perpisahan dengan ayah dan calon istri
IV. PERSEPSI DAN HARAPAN KLIEN
1. Persepsi Klien atas Masalah
Klien mengatan tidak sakit dia hanya sedih setelah tunangannya mengalami
kecelakaan dan [Link] mengatakan ingin pergi jauh dan meminta
tolong kepada perawat untuk menjaga ibu dan adik-adik nya.
2. Harapan Klien sehubungan dengan Pemecahan Masalah
Klien mengatakan ingin pergi jauh dan meminta tolong kepada perawat
untuk menjaga ibu dan adik-adik nya.
V. MEKANISME KOPING
Adaptif Maladaptif
[ √ ] Bicara dengan orang lain [ ] Minum alkohol
[ ] Mampu menyelesaikan masalah [ ] Reaksi lambat/berlebih
[ ] Teknik Relokasi [ ] Bekerja berlebihan
[ ] Aktivitas konstruktif [ ] Menghindar
[ √ ] Olahraga [ √ ] Mencederai diri
[ ] Lainnya [ ] Lainnya
Jelaskan: klien mengatakan sebelum masuk rumah sakit klien sering
berolahraga rutin dan klien melakukan percobaan bunug diri dengan meminum
racun untuk mengatasi masalahnya.
VI. PEMERIKSAAN FISIK
1. Tanda Vital : TD:110 -70 mmHg, N:80 - x/m, S:37 - C, P:20 - x/m
2. Ukur : TB:172 - cm, BB:64 - Kg, [ ] Naik [ ] Turun
3. Keluhan Fisik : [ ] Ya [ √ ]Tidak
Jelaskan: klien tidak di temukan keluhan fisik.
VII. KELUARGA
GENOGRAM (Tiga Generasi) KETERANGAN :
= laki=laki
= perempuan
= meninggal
= orang terdekat
= Pasien/Klien
1. SISTEM KOMUNIKASI
Klien memilik sistem komunikasi yang baik dan kooperatif saat dilakukan
pengkajian.
2. POLA ASUH KELUARGA
Klien memiliki pola asuh demokratis karena hubungan dengan keluarga
terjalin dengan baik.
3. POLA PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Klien mampu mengambil keputusan berdasarkan keinginan sendiri.
VIII. PSIKOSOSIAL
1. KONSEP DIRI
a. Citra Tubuh : klien mengatakan bahwa ia menyukai tubuhnya
b. Identitas : klien mengatakan sebelum di rawat bahwa dia dulu seorang
pegawai bank
c. Peran Diri : klien mengatakan dahulu dia sebagai pengganti ayahnya dan
tidak bisa mewujudkan harapan ibunya.
d. Ideal : klien mengatakan
e. Harga Diri : klien tidak mengalami masalah dengan yang lain, namun
klien merasakan kesedihan pada dirinya sendiri dengan kondisi yang di
alaminya saat ini.
2. HUBUNGAN SOSIAL
a. Orang yang berarti: klien mengatakan bahwa ayahnya orang yang sangat
berarti bagi klien
b. Peran serta dalam kegiatan kelompok/masyarakat: klien mengatakan
sebelum ayahnya meninggal keluarganya sering berekreasi dan solat
berjamaah, namun setelah ayahnya meninggal klien sibuk dengan
pekerjaannya.
c. Hambatan dalam berhubungan dengan orang lain: semenjak mengalami
perpisahan dan kehilangan dengan calon istrinya klien tidak lagi
berhubungan dengan orang sering mengurung diri dan sering menangis.
3. PENDIDIKAN DAN PEKERJAAN
Klien mengatakan bahwa dia dulu seorang pegawai BANK
4. GAYA HIDUP
Klien mengatakan sebelum sakit klien sering berolahraga secara rutin
sehingga ia sangat sehat namun pada saat di rawat klien tidk lagi merawat
diri sehingga penampilan klien tidak rapi.
5. BUDAYA
Klien tidak mengalami konflik terhadap budaya dan lingkungannya.
6. SPIRITUAL
a. Nilai dan Keyakinan
Klien mengatan bahwa dirinya sehat dan tidak sakit hanya saja sedih
b. Kegiatan Ibadah
Klien mengatakan sebelum ayahnya meninggal klien rajin beribadah
solat berjamah Bersama keluarganya.
IX. STATUS MENTAL
1. Penampilan
[ √ ] Tidak rapi [ ] Penggunaan pakaian tidak sesuai
[ ] Cara berpakaian tidak seperti biasa
2. Pembicaraan
[ √ ] Cepat [ ] Gagap
[ ] Apatis [ ] Membisu
[ ] Keras [ ] Inkoheren
[ ] Lambat [ ] Tidak mampu memulai pembicaraan
3. Aktivitas Motorik
[ ] Lesu [ ] Gelisah [ √ ] Tik [ ] Tremor
[ ] Tegang [ ] Agitasi
[ √ ] Grimasem [ ] Kompulsif
Jelaskan: klien tampak menggunakan oto-otot muka untuk berekpresi namun
klien juga kontak
4. Alam Perasaan
[ √ ] Sedih [ ] Gembira berlebihan
[ ] Khawatir [ √ ] Putus asa
[ ] Ketakutan
Jelaskan: klien tampak sedih dan meras putus asa klien berkeinginan pergi
jauh.
5. Afek
[ ] Datar [ √ ] Labil
[ ] Tumpul [ ] Tidak sesuai
Jelaskan: klien tanpak beruba-ubah sesuai suasana hatinya.
6. Interaksi selama wawancara
[ ] Bermusuhan [ √ ] Defensif
[ √ ] Kontak mata kurang [ ] Mudah tersinggung
[ ] Tidak kooperatif [ ] Curiga
Jelaskan: klien berulangkali mengatakan ingin pergi jauh dan meminta
tolong menjaga ibu dan adiknya.
7. Persespi
Tidak di temukan gangguan persepsi terhadap klien
-
8. Proses Pikir
[ ] Sirkumstansial [ ] Blocking
[ ] Flight of ideas [ ] Kehilangan asosiasi
[ ] Tangensial [ √ ] Perseverasi
Jelaskan: klien mengatakan secara berulang untuk pergi jauh dan menjaga
ibu dan adiknya kepada perawat.
9. Isi Pikir
[ ] Obsesi [ √ ] Ide terkait
[ ] Depersonalisasi [ ] Hipokondria
[ ] Fobia [ ] Pikiran Magis
Jelaskan: klien meyakini apa yang terjadi pada dirinya berpengaruh kepada
kehidupannya saat ini.
10. Tingkat Kesadaran
[ √ ] Bingung [ ] Disorientasi waktu
[ ] Disorientasi tempat [ ] Stupor
[ ] Sedasi [ ] Disorientasi orang
Jelaskan: klien tampak bingung dan terlihat kacau
11. Memori
[ ] Gangguan daya ingat jangka panjang [ ] Gangguan daya ingat jangka
panjang
[ ] Gangguan daya ingat saat ini [ ] Konfabulasi
Jelaskan: klien memiliki daya ingat yang baik.
12. Tingkat Konsentrasi dan Berhitung -tingkat konsentrasi klien baik.
13. Kemampuan Penilaian
[ ] Gangguan ringan [ ] Gangguan bermakna
Jelaskan: klien dapat mengambil keputusan sendiri
14. Daya Tilik Diri
[ √ ] Mengingkari penyakit yang diderita [ ] Menyalakan hal-hal diluar
dirinya
Jelaskan: klien merasa dirinya sehat/tidak sakit
X. KEBUTUHAN PERSIAPAN PULANG
1. Kemampuan Klien memenuhi Kebutuhan
Jelaskan: Klien diharapkan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya setelah
diberikan dukungan untuk tetap merasa aman dan tidak mencederai dirinya
sendiri.
2. Kegiatan hidup sehari-hari
a. Perawatan Diri
1) Makan
[ √ ] Bantuan minimal [ ] Bantuan total
Jelaskan :
2) Mandi
[ √ ] Bantuan minimal [ ] Bantuan total
Jelaskan: Klien diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasarnya
secara mandiri namun klien membutuhan daftar jadwal harian agar
kebutuhan dapat terpenuhi secara maksimal.
b. Nutrisi
Apakah anda puas dengan pola makan anda
[ √ ] Ya [ ] Tidak
Apakah anda memisahkan diri saat makan
[ ] Ya [ √ ] Tidak
Frekuensi makan sehari 3 -x sehari
Nafsu makan: Meningkat
[ √ ] Meningkat [ ] Berlebihan
[ ] Menurun [ ] Sedikit-sedikit
Berat badan:63 - kg (menurun/meningkat)
Jelaskan: Klien diharapkan mampu memenuhi kebutuhan nutrisinya.
c. Tidur
Apakah ada gangguan tidur:
[ ] Sulit untuk tidur [ ] Gelisah saat tidur
[ ] Terbangun saat tidur [ ] Sonambulisme
[ ] Bangun terlalu pagi
Apakah anda merasa segar saat bangun tidur:
- tidak terkaji
Adakah kebiasaan tidur siang:
-tidak terkaji
Tidur siang, lama:
-tidak terkaji
Tidur malam, lama:
-tidak terkaji
Aktivitas sebelum/sesudah tidur:
-tidak terkaji
3. Kemampuan Klien dalam:
Mengantisipasi kebutuhan sendiri : Ya/Tidak
Membuat keputusan berdasarkan keinginan sendiri : Ya/Tidak
Mengatur penggunaan obat : Ya/Tidak
Melakukan pemeriksaan kesehatan : Ya/Tidak
Jelaskan: Klien dapat mengantisipasi kebutuhannya sendiri. Klien dapat
membuat keputusan berdasarkan keinginan sendiri. Klien tidak
menggunakan obat dan tidak melakukan pemeriksaan kesehatan karena
klien menganggap bahwa dirinya sehat dan tidak sakit.
4. Aktivitas didalam rumah
a. Menyajikan makanan : Ya/Tidak
b. Merapihkan rumah : Ya/Tidak
c. Mencuci pakaian : Ya/Tidak
Jelaskan: Klien diharapkan mampu melakukan aktivitas di dalam rumah
seperti menyajikan makanan, merapihkan rumah dan mencuci pakaian.
5. Aktivitas diluar rumah
a. Belanja keperluan sehari-hari : Ya/Tidak
b. Aktivitas lain diluar rumah : Ya/Tidak
Jelaskan: Klien diharapkan mampu melakukan aktivitas di luar rumah
seperti belanja keperluan sehari-hari atau aktivitas lain di luar rumah.
6. Klien memiliki sistem pendukung
Keluarga : Ya/Tidak
Terapis : Ya/Tidak
Teman sejawat : Ya/Tidak
Kelompok sosial : Ya/Tidak
Jelaskan: Klien memiliki sistem pendukung yaitu ibu dan adik-adiknya.
XI. KURANG PENGETAHUAN TENTANG
[ ] Penyakit Jiwa [ ] Sistem pendukung
[ ] Faktor Presipitasi [ ] Penyakit fisik
[ √] Koping [ ] Obat-obatan
Jelaskan: Klien tidak mampu mengatasi masalahnya secara adaptif sehingga
klien memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan meminum racun.
XII. ASPEK MEDIK
Diagnosa Medik : - Depresi
Terapi Medik : - Tidak ada
XIII. DAFTAR MASALAH KEPERAWATAN
1. Risiko Bunuh Diri berhubungan dengan perpisahan dan/atau perceraian
2. Defisit Perawatan Diri berhubungan dengan gangguan psikologi
3.
XIV. ANALISA DATA
No DATA Masalah keperawatan
1 DS: Risiko Bunuh Diri
- Pasien mengatakan sedih ditinggal calon berhubungan dengan
istrinya meninggal karena kecelakaan perpisahan dan/atau
- Pasien mengatakan minum racun dan ingin perceraian
pergi jauh -
- Pasien mengatakan sedih dan merasa tidak
bisa sesuai dengan harapan ibunya sebagai
pengganti ayahnya yang sudah meninggal.
DO:
- Mengungkapkan kata-kata seperti “Suster
tolong jaga kedua adik saya dan ibu saya, saya
ingin pergi jauh”
- Mengungkapkan ingin mati
- Mengungkapkan isyarat untuk melakukan
bunuh diri, tetapi tidak disertai dengan
ancaman
melakukan bunuh diri ataupun percobaan bunuh
diri.
- Murung, tak bergairah
- Terlihat sedih
2 DS: Defisit Perawatan Diri
- Pasien mengatakan sering mengurung diri berhubungan dengan
dan menangis di kamar. gangguan psikologi
- Pasien mengatakan ingin makan dahulu
daripada merapikan jenggot dan kumis
DO:
- Menolak melakukan perawatan diri :
kebersihan diri
- Penampilan tidak rapi
- Jenggot dan kumis tidak rapi
- Kulit, rambut, gigi dan kuku tampak kotor
XV. DAFTAR DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Resiko Bunuh Diri berhubungan dengan perpisahan dan/atau perceraian
2. Defisit Perawatan Diri berhubungan dengan gangguan psikologi
RENCANA KEPERAWATAN JIWA
Namal Klien : Tn. A Ruang : Garuda
Usia : 29 No RM :
Rencana Tindakan Keperawatan
No. Hari/Tanggal Diagnosa Keperawatan Tujuan
Kriteria Evaluasi Tindakan Keperawatan
1. Jumat, 8 Risiko bunuh diri 1. Kognitif, pasien mampu: Keberhasilan pemberian Pengkajian
Oktober 2020 berhubungan dengan a. Menyebutkan penyebab asuhan keperawatan apabila 1. Kaji tanda dan gejala risiko bunuh diri,
perpisahan risiko bunuh diri pasien dapat: penyebab, dan kemampuan
b. Menyebutkan tanda dan 1. Mengendalikan mengatasinya
gejala risiko bunuh diri lingkungan yang aman Diagnosis
c. Menyebutkan akibat yang 2. Melatih diri berpikir 1. Jelaskan proses terjadinya risiko bunuh
positif dan afirmasi diri dan akibatnya serta skala intervensi
ditimbulkan bunuh diri
positif bunuh diri
d. Menetapkan harapan dan Tindakan keperawatan
masa depan 3. Menggunakan kelompok
1. Mengamankan lingkungan dari risiko
e. Menyebutkan aspek positif untuk bercakap-cakap
bunuh diri (lingkungan aman)
dan kemampuan diri sendiri dalam menyelesaikan
2. Membangun harapan dan masa depan
2. Psikomotor, pasien mampu: masalah
3. Latih cara mengendalikan dorongan
a. Mengendalikan lingkungan 4. Melakukan aspek positif bunuh diri
yang aman dalam mencapai harapan 4. Berikan motivasi untuk membangun
b. Melatih diri berpikir positif dan masa depan harapan dan mengendalikan dorongan
dan afirmasi positif Merasakan hidup lebih bunuh diri
optimis 5. Minta klien menghubungi tenaga
c. Menggunakan kelompok
untuk bercakap-cakap dalam kesehatan jika tidak dapat
menyelesaikan masalah mengendalikan dorongan bunuh diri
d. Melakukan aspek positif 6. Berikan pengawasan ketat dan
dalam mencapai harapan dan terkendali jika klien tidak dapat
masa depan mengendalikan dorongan bunuh diri
(perawatan intensif)
3. Afektif, pasien mampu:
Kolaboratif
a. Merasakan manfaat diri
Memberikan program terapi obat edukasi
sendiri
8 benar pemberian obat dan memberikan
b. Membedakan perasaan
sesuai dengan konsep safety obat
sebelum dan sesudah latihan
c. Merasa hidup lebih optimis
2. Jumat, 8 Defisit perawatan diri 1. Kognitif, pasien mampu: Keberhasilan pemberian Pengkajian
Oktober 2020 berhubungan dengan a. Menjelaskan perawatan diri asuhan keperawatan apabila 1. Kaji tanda dan gejala perrawatan diri
gangguan psikologis b. Mengidentifikasi masalah pasien dapat: serta penyebabnya
perawatan diri yang dialami 1. Melakukan kebersihan Diagnosis
c. Mengetahui cara perawatan diri: mandi, keramas,1. Penjelasan proses terjadinya masalah
diri: kebersihan diri sikat gigi dan berdandan perawatan diri: kebersihan diri Tindakan
2. Psikomotor, pasien mampu: 2. Merasa nyaman dengan1. Melatih kebersihan diri: mandi,
keramas, sikat gigi dan berhias
a. Melakukan kebersihan diri: perawatan diri a) Mandi
mandi dan berdandan Mempertahankan perawatan
diri - Diskusikan gunanya mandi
b. Menciptakan lingkungan - Diskusikan alat-alat yang
rumah yang bersih dan diperlukan
aman - Diskusikan jadwal harapan
3. Afektif, pasien mampu: - Diskusikan langkahlangkah
a. Merasa nyaman dengan mandi
perawatan diri - Latih mandi sesuai dengan
b. Merasakan manfaat langkah-langkah yang telah
perawatan diri dijelaskan. Bantu klien jika
belum dapat melakukan
c. Mempertahankan perawatan
- Jadwalkan mandi dengan
diri
teratur
- Berikan pujian
b) Keramas
- Diskusikan gunanya
keramas
- Diskusikan alat-alat untuk
keramas
- Latih klien keramas. Bantu
klien jika belum dapat
melakukan
- Jadwalkan keramas dua
hari sekali
- Berikan pujian
c) Sikat gigi
- Diskusikan gunanya sikat
gigi
- Diskusikan alat-alat untuk
sikat gigi
- Latih klien sikat gigi.
Bantu jika klien belum
dapat melakukannya
- Jadwalkan sikat gigi 2 kali
perhari
- Berikan pujian
d) Berhias
- Diskusikan gunanya
berdandan
- Diskusikan alat dandan
- Latih menyisir rambut
- Latih cukur rambut
- Jadwalkan cukur 1 kali
perminggu
- Beri pujian
Kolaboratif
1. Memberikan program terapi obat
edukasi 8 benar pemberian obat dan
memberikan sesuai dengan konsep
safety obat