0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
210 tayangan16 halaman

Identifikasi Bahaya K3 Konstruksi Jembatan

Dokumen ini membahas identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian yang perlu dilakukan untuk pekerjaan pembangunan jembatan. Risiko utama yang diidentifikasi adalah kecelakaan selama mobilisasi alat berat dan kecelakaan terhadap petugas flagman lalu lintas. Upaya pengendalian meliputi pemasangan rambu dan spanduk, briefing keselamatan, serta menyediakan APD seperti helm dan sepatu keselamatan.

Diunggah oleh

ricki 2909
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
210 tayangan16 halaman

Identifikasi Bahaya K3 Konstruksi Jembatan

Dokumen ini membahas identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian yang perlu dilakukan untuk pekerjaan pembangunan jembatan. Risiko utama yang diidentifikasi adalah kecelakaan selama mobilisasi alat berat dan kecelakaan terhadap petugas flagman lalu lintas. Upaya pengendalian meliputi pemasangan rambu dan spanduk, briefing keselamatan, serta menyediakan APD seperti helm dan sepatu keselamatan.

Diunggah oleh

ricki 2909
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

B.1. Identifikasi bahaya, Penilaian resiko, Pengendalian dan Peluang.

Kegiatan : Pembangunan Jalan dan Jembatan


No. Paket Kontrak : 3 (Tiga)
Pekerjaan : Pembangunan Jembatan Tri Mulya Jaya - Air Hitam Kec. Ukui - Jembatan Girder
Prov / Kab / Kodya : Riau / Pelalawan
Tahun Anggaran : 2020

DESKRIPSI RESIKO PERSYARATAN PENGENDALIAN AWAL PENILAIAN TINGKAT RESIKO


PENGALI
PENILAIAN SISA RESIKO
KETERA

HAN
NO URAIAN PEKERJAAN INDENTIFIKASI JENIS BAHAYA (Type PEMENUHAN KEMUN KEPAR NILAI TING KEMUN KEPARA NILAI TING
KAT LANJUTA KAT NGAN
BAHAYA ( Skenario GKINAN AHAN RESIKO GKINAN RESIKO
RESIK RESIK
Bahaya ) Kecelakaan ) PERATURAN (F) (A) ( F X A ) O (TR) N (F) HAN (A) ( F X A ) O (TR)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
A PENYELENGGARAAN
KEAMANAN DAN
KESEHATAN KERJA SERTA
KESELAMATAN
KONSTRUKSI
I PENYIAPAN RKK

1 Pembuatan dokumen rencana


keselamatan konstruksi
2 Pembuatan Prosedur dan instruksi
kerja
II SOSIALIASI, PROMOSI DAN PELATIHAN

1 Induksi K3 ( Safety Induction )


2 Pengarahan K3 ( Safety Briefing )
3 Spanduk (Banner)
4 Poster
5 Papan Informasi K3
III ALAT PELINDUNG KERJA DAN ALAT PELINDUNG DIRI

1 Topi Pelindung (Safety Helmet)


2 Pelindung Pernafasan dan Mulut
3 (Masker)Tangan (safety gloves)
Sarung
4 Sepatu Keselamatan (Safety Shoes)
5 Rompi Keselamatan (Safety Vest)
IV FASILITAS SARANA DAN PRASARANA KESEHATAN
1 Peralatan P3K (Kotak P3K, Obat,
Perban dan lain-lain)
B DIVISI 1

1 Mobilisasi - Amblas, Tidak Rata, Menimpa pengendara lainnya (patah UU RI No. 22 Tahun Eliminasi : Tidak dapat dilakukan 1 3 3 P
berbukit, - Sistem 2009 ttg Lau Lintas dan Substitusi : Tidak dapat dilakukan
tulang, dan luka serius), Meninggal
pengamanan tidak Angkutan Jalan Engineering Controls:
memenuhi standart, - dunia - Sisi kanan, kiri, depan, & belakang flat deck trailer
Kurangnya rambu
dipasangi/ memiliki guarding (pengganjal), agar alat
peringatan
berat tertahan & tidak tergelincir.
- Pengendara tidak
- Alat berat diikat dengan menggunakan rantai
mematuhi rambu peringatan
yang ada Administrative Controls:
- Membuat traffic management (menentukan rute yang
aman untuk dilalui, dan rencana pengendalian jika
melewati jalur padat)
- Melakukan pemeriksaan/ survey kepada pihak yang
akan mengirimkan alat berat (apakah supir sehat,
memiliki SIM B umum yg masih berlaku, dan sudah
mendapatkan induksi K3, apakah trailer dalam kondisi
baik, memiliki guarding yang masih dalam kondisi baik)
- Memasang rambu-rambu penunjuk arah dan railing
pada jalur alat berat di area proyek
- Memberikan penerangan yang memadai saat
melakukan mobilisasi pada malam hari
- Menyediakan petugas parkir dan pemberi aba-aba
saat akan menurunkan alat berat dari trailer
APD:
- Helm, safety shoes, rompi reflektor

2 Manajemen dan Keselamatan Lalu - Ada pengendara yang - Flagman tertabrak kendaraan UU RI No. 22 Tahun Eliminasi : Tidak dapat dilakukan Substitusi : Tidak
2 3 6 P
Lintas tidak tertib lalulintas - 2009 ttg Lau Lintas dan dapat dilakukan Engineering Controls: Tidak dapat
Angkutan JalanYa UU dilakukan Administrative Controls:
Kurangnya rambu - Memasang rambu-rambu 'hati-hati ada pekerjaan
no 1 Tahun 1970
peringatan sebelum proyek' sebelum area proyek/ area flagman
tentang keselamatan
flagman - Flagman kerja
- Memasang spanduk untuk sosialisasi kepada
melamun/ tidak fokus masyarakat lingkungan sekitar proyek
- Memberikan briefing kepada petugas flagman, agar
dalam bekerja (sms
fokus dan berhati-hati saat bekerja, dan menjelaskan
atau mendengarkan mengenai risiko-risiko yang mungkin terjadi
musik saat bekerja - Memberikan informasi mengenai emergency
response
- Bekerja sama dan berkoordinasi dengan petugas
kepolisian daerah setempat
APD: rompi reflector, safety helmet, safety shoes,
masker debu
C DIVISI 3

3 Galian Biasa - Jarak pandang operator 'Terkena swing excavator Peraturan Eliminasi : Tidak dapat dilakukan Substitusi : Tidak
2 3 6 P
terbatas/ terhalang Menteri dapat dilakukan Engineering Controls:
4 Galian Struktur dengan kedalaman 0 - Kurangnya pengawasan Tertabrak Excavator Tenaga Kerja RI No.
- 2 meter - Merencanakan dan menyiapkan proteksi pada diding
PER01/MEN/19
5 Galian Struktur dengan kedalaman 2 - Kurangnya rambu Tertimbun Galian/ longsor galian
80 ttg K3
- 4 meter peringatan Administrative Controls:
Pada
Meninggal dunia
Konstruksi - Melakukan pengujian terhadap stabilitas tanah pada
Bangunan lokasi galian dan lokasi sekitar galian
- Memasang patok-patok pada lokasi-lokasi instalasi
kabel, air, pipa gas, dll.
- Memberikan penjelasan kepeada pekerja mengenai
potensi bahaya yang ada, bahaya longsor dan cara
penyelamatan diri
- Memasang barikade dan rambu tanda bahaya
- Memasang rambu "Hasil galian min. 2 feet atau 0,65
meter dari batas tepi galian"
- Memastikan kalau kondisi/ area bekerja sudah sesuai
dan aman dengan mengisi Ijin Kerja K3LMP pekerjaan
galian > 2 meter
- Melakukan inspeksi pada area galian terutama
setelah kondisi hujan, banjir, dan kondisi-kondisi lain.
APD:
- Helm, sepatu bot, sarung tangan, dan rompi reflektor

6 Timbunan Biasa dari sumber galian Tertimbun Galian/ longsor - Kondisi tanah tidak stabil Peraturan Eliminasi : Tidak dapat dilakukan
2 3 6 P
Menteri Substitusi : Tidak dapat dilakukan
7 Timbunan Pilihan dari sumber galian - Pekerja penggalian tidak Tenaga Kerja RI No. Engineering Controls: Tidak dapat dilakukan
berkompeten/ tidak berpengalaman PER01/MEN/19 Administrative Controls:
Sistem perlindungan (protective - Memasang barikade rambu atau stop log sebagai
80 ttg K3
system) terhadap galian tidak pembatas roda kendaraan angkut material di lokasi
Pada
galian
direncanakan dengan baik Konstruksi
- Memberikan penjelasan kepada pekerja mengenai
Bangunan
potensi baha yang mungkin terjadi, antara lain bahaya
longsor dan cara penyelamatan diri - Tidak
diperkenankan meletakan hasil galian terlalu dekat
dengan pinggir galian. Jarak aman min. 2 (dua) feet
atau 0,65 m dari batas tepi galian
- Memasang barikade di sekitar timbunan, dan
pemasangan rambu "Dilarang melintas" atau "awas
bahaya longsor"
APD: helem dan sepatu keselamatan
8 Penyiapan Badan Jalan Tertabrak Motor Grader - Area kerja kering (banyak debu) Peraturan Eliminasi : Tidak dapat dilakukan 1 3 3 P
Menteri Substitusi : Tidak dapat dilakukan Engineering
/ Vibro Roller - Kondisi angin kencang
Controls:
Debu - Jarak pandang operator terbatas Tenaga Kerja RI No. - Memberikan pagar pembatas pada area kerja
PER01/MEN/19 Administrative Controls:
- Kurangnya pengawasan
- Operator memiliki SIO yang masih berlaku &
80 ttg K3 Pada
- Kurangnya rambu peringatan pemeriksaan kondisi operator sebelum bekerja
Konstruksi - Melakukan pemeriksaan alat sebelum bekerja (rem,
- Kurangnya penerangan
Bangunan roda gigi, kemudi, kaca spion, dll)
Tidak mematuhi rambu peringatan yg ada - Safety Briefing sebelum pekerjaan dimulai (operator
dan pekerja lainnya)
- Memasang rambu 'Area dilarang untuk umum'
- Memasang lampu penerangan pada alat berat dan
disekitar area kerja (terutama pada malam hari)
- Mengadakan Inspeksi sebelum, saat sedang bekerja,
dan sesudah bekerja
- Memastikan sirine/ alarm mundur berfungsi dengan
baik
- Menetapkan petugas untuk memandu operasi alat
(jika operator terhalang pandangannya, bekerja di area
sempit, atau padat lalu lintas)
APD:
- Helm, safety shoes, rompi reflektor

9 Geotekstil Separator Kelas 2 Luka ringan, luka berat, Terjadi gangguan kesehatan akibat Peraturan Eliminasi : Tidak dapat dilakukan 1 3 3 P
cacat anggota tubuh, Menteri Substitusi : Tidak dapat dilakukan Engineering
meninggal kondisi lingkungan tempat kerja tidak Controls:
Tenaga Kerja RI No. - Memberikan pagar pembatas pada area kerja
memenuhi syarat
PER01/MEN/19 Administrative Controls:
- Operator memiliki SIO yang masih berlaku &
80 ttg K3 Pada
pemeriksaan kondisi operator sebelum bekerja
Konstruksi - Melakukan pemeriksaan alat sebelum bekerja (rem,
Bangunan roda gigi, kemudi, kaca spion, dll)
- Safety Briefing sebelum pekerjaan dimulai (operator
dan pekerja lainnya)
- Memasang rambu 'Area dilarang untuk umum'
- Memasang lampu penerangan pada alat berat dan
disekitar area kerja (terutama pada malam hari)
- Mengadakan Inspeksi sebelum, saat sedang bekerja,
dan sesudah bekerja
- Memastikan sirine/ alarm mundur berfungsi dengan
baik
- Menetapkan petugas untuk memandu operasi alat
(jika operator terhalang pandangannya, bekerja di area
sempit, atau padat lalu lintas)
APD:
- Helm, safety shoes, rompi reflektor
10 Lapis Pondasi Agregat Kelas A Luka ringan, luka berat, - Jarak pandang operator terbatas/ Peraturan Eliminasi : Tidak dapat dilakukan 1 3 3 P
cacat anggota tubuh, Menteri Substitusi : Tidak dapat dilakukan Engineering
Lapis Pondasi Agregat Kelas B terhalang Controls:
meninggal Tenaga Kerja RI No.
Lapis Pondasi Agregat Kelas S - Memberikan pagar pembatas pada area kerja
- Kurangnya pengawasan
PER01/MEN/19 Administrative Controls:
- Kurangnya rambu peringatan 80 ttg K3 - Operator memiliki SIO yang masih berlaku &
pemeriksaan kondisi operator sebelum bekerja
Pada - Melakukan pemeriksaan alat sebelum bekerja (rem,
- Kurangnya penerangan (malam hari)
Konstruksi roda gigi, kemudi, kaca spion, dll)
- Tidak mematuhi rambu peringatan yg - Safety Briefing sebelum pekerjaan dimulai (operator
Bangunan
dan pekerja lainnya)
ada - Memasang rambu 'Area dilarang untuk umum'
- Memasang lampu penerangan pada alat berat dan
disekitar area kerja (terutama pada malam hari)
- Mengadakan Inspeksi sebelum, saat sedang bekerja,
dan sesudah bekerja
- Memastikan sirine/ alarm mundur berfungsi dengan
baik
- Menetapkan petugas untuk memandu operasi alat
(jika operator terhalang pandangannya, bekerja di area
sempit, atau padat lalu lintas)
APD:
- Helm, safety shoes, rompi reflektor

11 Perkerasan Beton Semen dengan Luka ringan, luka berat, Terjadi insiden berupa pekerja terkena Peraturan Menteri PU Para pekerja harus memakai pakaian dan 2 3 6 P
cacat anggota tubuh, alat pengaduk beton Sehingga terjadi perlengkapan seperti sepatu boot, helm,
No. 09 /PRT/M/2008 ;
Anyaman Tulangan Tunggal meninggal sarung tangan dan lainnya sesuai sesuai dengan
luka ringan dan luka berat, Terjadi
Pedoman SMK3 standar,
insiden berupa pekerja terhirup/terkena 2) Pekerja harus memakai pakaian kerja dan
semen (Iritasi), Sehingga terjadi sakit Konstruksi Bidang PU perlengkapan seperti, sarung tangan, helm,
ringan dan sakit berat atau topi baja, kaca mata pengaman, dan sepatu yang
12 Lapis Pondasi bawah Beton Kurus Luka ringan, luka berat, Terjadi insiden berupa pekerja terkena sesuai dengan standar dan bila
cacat anggota tubuh, perlu untuk mencegah bahaya gangguan paru-paru,
alat pengaduk beton Sehingga terjadi
meninggal pekerja harus memakai alat
luka ringan dan luka berat, Terjadi
pengatur pernafasan (respirator) tutup mulut (masker),
insiden berupa pekerja terhirup/terkena 3) Ketika beton sedang dituang dari bak muatan,
semen (Iritasi), Sehingga terjadi sakit pekerja harus mempunyai jarak yang
ringan dan sakit berat aman terhadap setiap percikan beton,
4) Menjaga agar tidak ada orang luar maupun pekerja
lain berada di tempat pengecoran
sewaktu alat penggertar bekerja meratakan adukan
beton,
5) Menjaga agar tidak ada orang luar maupun pekerja
lain berada di tempat pengecoran
sewaktu alat pengaduk beton bekerja mengaduk
adukan beton,
6) Menjaga agar tidak ada orang luar maupun pekerja
lain berada di tempat pengecoran
sewaktu water tanker bekerja menumpahkan air,
7) Menjaga agar tidak ada orang luar maupun pekerja
lain berada di tempat pengecoran
sewaktu alat pengaduk beton bekerja mengaduk
adukan beton,
6) Menjaga agar tidak ada orang luar maupun pekerja
lain berada di tempat pengecoran
sewaktu water tanker bekerja menumpahkan air,
7) Menjaga agar tidak ada orang luar maupun pekerja
lain berada di tempat pengecoran
sewaktu alat penghampar beton bekerja
menumpahkan adukan beton,
8) Membatasi daerah pekerjaan yang akan dilakukan
pengecoran dengan pagar atau
rambu yang informatif. menyediakan lampu
penerangan apabila harus bekerja pada
malam hari.

13 Beton struktur, fc’30 MPa Luka ringan, luka berat, Terjadi insiden berupa pekerja terkena Peraturan Menteri PU Para pekerja harus memakai pakaian dan 2 3 6 P
cacat anggota tubuh, alat pengaduk beton Sehingga terjadi perlengkapan seperti sepatu boot, helm,
No. 09 /PRT/M/2008 ;
meninggal sarung tangan dan lainnya sesuai sesuai dengan
luka ringan dan luka berat, Terjadi
14 Beton strukur, fc’20 MPa Pedoman SMK3 standar,
insiden berupa pekerja terhirup/terkena 2) Pekerja harus memakai pakaian kerja dan
semen (Iritasi), Sehingga terjadi sakit Konstruksi Bidang PU perlengkapan seperti, sarung tangan, helm,
15 Beton struktur, fc’15 MPa atau topi baja, kaca mata pengaman, dan sepatu yang
ringan dan sakit berat
sesuai dengan standar dan bila
perlu untuk mencegah bahaya gangguan paru-paru,
16 Beton struktur, fc’10 MPa
pekerja harus memakai alat
pengatur pernafasan (respirator) tutup mulut (masker),
3) Ketika beton sedang dituang dari bak muatan,
pekerja harus mempunyai jarak yang
aman terhadap setiap percikan beton,
4) Menjaga agar tidak ada orang luar maupun pekerja
lain berada di tempat pengecoran
sewaktu alat penggertar bekerja meratakan adukan
beton,
5) Menjaga agar tidak ada orang luar maupun pekerja
lain berada di tempat pengecoran
sewaktu alat pengaduk beton bekerja mengaduk
adukan beton,
6) Menjaga agar tidak ada orang luar maupun pekerja
lain berada di tempat pengecoran
sewaktu water tanker bekerja menumpahkan air,
7) Menjaga agar tidak ada orang luar maupun pekerja
lain berada di tempat pengecoran
sewaktu alat penghampar beton bekerja
menumpahkan adukan beton,
8) Membatasi daerah pekerjaan yang akan dilakukan
pengecoran dengan pagar atau
rambu yang informatif. menyediakan lampu
penerangan apabila harus bekerja pada
malam hari.
17 Baja Tulangan Sirip BjTS 280 Jari Terpotong alat, Jari - Tidak mengetahui cara kerja yang Permenaker Eliminasi : Tidak dapat dilakukan Substitusi : Tidak 2 3 6 P
tangan luka/cacat aman/ SOP nya RI No. PER- dapat dilakukan Engineering Controls:
01/MEN/19 - Memasang guarding pada alat Administrative
- Bercanda/ Tidak konsentrasi dalam 80 ttg K3 pada Controls:
bekerja/merokok Konstruksi - Sebelum bekerja, operator diberikan pembekalan
Bangunan mengenai cara bekerja yang aman & bahaya-bahaya
dari pekerjaan tersebut
- Melakukan pengawasan saat pelaksanaan pekerjaan
- Dibuatkan peraturan larangan merokok di area kerja
& menyediakan area khusus merokok
- Memasang rambu larangan merokok, wajib APD
APD:
- Sarung tangan keselamatan

Mata terkena percikan besi - Posisi wajah terlau dekat dengan a. Eliminasi : Tidak dapat dilakukan
b. Substitusi : Tidak dapat dilakukan
pengoperasian alat c. Engineering Controls:
- Memasang guarding pada alat
d. Administrative Controls:
- Sebelum bekerja, operator diberikan pembekalan
mengenai cara bekerja yang aman & bahaya-bahaya
dari pekerjaan tersebut
- Memasang informasi mengenai postur kerja yang
aman
e. APD:
- Kacamata Keselamatan
- Menggunakan baju lengan panjang
- Sarung tangan Keselamatan

18 Penyediaan Baja Struktur Grade 250 luka bakar, luka gores, - Kecelakaan akibat pemotongan baja Peraturan Menteri PU 1) Pekerja-pekerja las harus memakai pakaian 2 2 4 P
lecet, tertimpa potongan
(Kuat Leleh 250 MPa) dengan menggunakan mesin potong No. 09 /PRT/M/2008 ; pelindung tahan api dan perlengkapan
baja seperti kaos tangan tahan api dan baju las/apron, topi
atau las listrik Tertabrak kendaraan Pedoman SMK3
baja dan kaca mata pelindung
pada saat pengukuran. Konstruksi Bidang PU dengan lensa penyaring yang cocok,
2) Pekerja las harus memakai pakaian yang bebas dari
lemak/ semir, minyak dan bahan-
bahan lain yang mudah terbakar,
3) Pengerjaan pengelasan dan pemotongan tidak
boleh dilakukan di dekat tempat
penyimpanan bahan yang mudah terbakar, atau di
dekat bahan yang mudah meledak
atau serbuk yang mudah terbakar, gas atau
penguapan yang mungkin terjadi, kecuali
apabila telah diarnbil tindakan keamanan yang
memadai. Alat pemadam api yang cocok
harus disiapkan untuk penggunaan sewaktu-waktu di
tempat di mana pengelasan
sedang dilakukan,
19 Pemasangan Baja Struktur luka bakar, luka gores, Kecelakaan akibat alat Peraturan Menteri PU 1) Harus diusahakan sedemikian rupa agar 2 2 4 P
lecet, tertimpa potongan
pengangkat/crane/takel, Potensi No. 09 /PRT/M/2008 ; keselamatan dari para pekerja, konstruksi
baja baja dijamin dengan cara-cara antara lain sebagai
kecelakaan para pekerja yang Pedoman SMK3
berikut : menyediakan tangga, gang,
melakukan pengencangan baut dan Konstruksi Bidang PU
pelataran kerja tetap, pelataran kerja (platform) bak
mur pada
pengangkut, kursi pengawas dan
proses erection, peralatan lain yang digantung pada alat pengangkat
(Lifting Apliances), tali dan sabuk
pengaman, jala (jaring) pengaman penahan orang
jatuh,
2) Proses erection baja tak boleh dikerjakan sewaktu
ada angin ribut, angin kencang atau
dalam keadaan licin. Bagian-bagian konstruksi yang
menahan gaya-gaya tidak boleh
diperlemah penampangnya dengan jalan memotong,
melubangi atau cara-cara lain
semacamnya. Sebelum melakukan proses erection
semua peralatan dan perlengakapan
yang digunakan diperiksa secara seksama oleh orang
yang ahli dibidangnya. Para
pekerja yang melakukan pengencangan baut dan mur
pada proses erection dilengkapi
dengan helm, sepatu boot dan bila bekerja pada
ketinggian tertentu juga harus
dilengkapi dengan sabuk pengaman. Ketika proses
erection sedang berjalan daerah di
bawah tempat kerja itu harus dipagari atau dijaga,

20 Fondasi Cerucuk, Penyediaan dan Tertusuk, Memar, Terluka, 1) Kecelakaan akibat pengukuran Peraturan Menteri PU 1) Memasang rambu-rambu pada lokasi pekerjaan 1 3 3 P
Pemancangan Tergores yang dilakukan di jalan raya, No. 09 /PRT/M/2008 ; untuk melindungi personil yang bekerja
2) Luka akibat kena pukul palu, luka Pedoman SMK3 dari kendaraan yang melintasi proyek dan
akibat kena gergaji, luka akibat kena Konstruksi Bidang PU menempatkan petugas bendera di semua
paku. tempat kegiatan pelaksanaan,
2) Pelaksanaan pengukuran, pemotongan dan
pematokan harus dilakukan oleh pekerja
yang terampil dan berpengalaman.
21 Penyediaan Tiang Pancang Beton Tertimpa, Terbentur, 1) Gangguan pendengaran akibat Peraturan Menteri PU 1) Para pekerja harus diberi sumbat telinga, 1 3 3 P
suara pemancangan, No. 09 /PRT/M/2008 ; 2) Diusahakan sedemikian rupa peruncingan bagian
Pratekan Pracetak diameter 400 mm Meninggal
2) Luka akibat meruncingkan bagian
Pedoman SMK3 bawah dilakukan dengan hati-hati dan
bawah cerucuk,
3) Melesetnya palu/hammer pancang, Konstruksi Bidang PU para pekerja menggunakan sarung tangan,
4) Mengangkat bahan pancang. 3) Pemancangan harus dipancang secara simetris
untuk menghindari resiko bahaya
kecelakaan,
4) Pemancangan mengikuti prosedur yang berlaku.
22 Pemancangan Tiang Pancang Beton Tertimpa, Terbentur, 1) Gangguan pendengaran akibat Peraturan Menteri PU 1) Para pekerja harus diberi sumbat telinga, 1 3 3 P
suara pemancangan, No. 09 /PRT/M/2008 ; 2) Diusahakan sedemikian rupa peruncingan bagian
Meninggal
2) Luka akibat meruncingkan bagian
Pratekan Pracetak diameter 400 mm Pedoman SMK3 bawah dilakukan dengan hati-hati dan
bawah cerucuk,
3) Melesetnya palu/hammer pancang, Konstruksi Bidang PU para pekerja menggunakan sarung tangan,
4) Mengangkat bahan pancang. 3) Pemancangan harus dipancang secara simetris
untuk menghindari resiko bahaya
kecelakaan,
4) Pemancangan mengikuti prosedur yang berlaku.

23 Sambungan Siar Muai Tipe Baja luka bakar, luka gores, Kecelakaan akibat alat Peraturan Menteri PU 1) Harus diusahakan sedemikian rupa agar 2 2 4 P
lecet, tertimpa potongan
Bersudut pengangkat/crane/takel, Potensi No. 09 /PRT/M/2008 ; keselamatan dari para pekerja, konstruksi
baja baja dijamin dengan cara-cara antara lain sebagai
kecelakaan para pekerja yang Pedoman SMK3
berikut : menyediakan tangga, gang,
melakukan pengencangan baut dan Konstruksi Bidang PU pelataran kerja tetap, pelataran kerja (platform) bak
mur pada pengangkut, kursi pengawas dan
proses erection, peralatan lain yang digantung pada alat pengangkat
(Lifting Apliances), tali dan sabuk
pengaman, jala (jaring) pengaman penahan orang
jatuh,
2) Proses erection baja tak boleh dikerjakan sewaktu
ada angin ribut, angin kencang atau
dalam keadaan licin. Bagian-bagian konstruksi yang
menahan gaya-gaya tidak boleh
diperlemah penampangnya dengan jalan memotong,
melubangi atau cara-cara lain
semacamnya. Sebelum melakukan proses erection
semua peralatan dan perlengakapan
yang digunakan diperiksa secara seksama oleh orang
yang ahli dibidangnya. Para
pekerja yang melakukan pengencangan baut dan mur
pada proses erection dilengkapi
dengan helm, sepatu boot dan bila bekerja pada
ketinggian tertentu juga harus
dilengkapi dengan sabuk pengaman. Ketika proses
erection sedang berjalan daerah di
bawah tempat kerja itu harus dipagari atau dijaga,
24 Papan Nama Jembatan Luka ringan, luka berat, Tertimpa besi/material saat Peraturan Menteri PU Akan di berikan panduan keselamatan, diberi rompi 2 2 4 P
cacat anggota tubuh, pembongkaran No. 09 /PRT/M/2008 ; berwarna, helm, sarung tangan, kacamata, sepatu
meninggal Pedoman SMK3 safety dan penempatan rambu yang dapat terlihat
Konstruksi Bidang PU dengan jelas. Peralan K3 dilapangan

25 Pipa Drainase Baja diameter 75 mm Luka ringan, luka berat, Tertimpa besi/material saat Peraturan Menteri PU Akan di berikan panduan keselamatan, diberi rompi 2 2 4 P
cacat anggota tubuh, pemasangan No. 09 /PRT/M/2008 ; berwarna, helm, sarung tangan, kacamata, sepatu
Pedoman SMK3 safety dan penempatan rambu yang dapat terlihat
Konstruksi Bidang PU dengan jelas. Peralan K3 dilapangan

Pekanbaru, 02 Juli 2020


PT. JAYA PERDANA KONSTRUKSI

Ir. RENKY YUDIARMAN


Direktur Utama
B.2. Rencana tindakan (sasaran khusus & program khusus)

Kegiatan : Pembangunan Jalan dan Jembatan


No. Paket Kontrak : 3 (Tiga)
Pekerjaan : Pembangunan Jembatan Tri Mulya Jaya - Air Hitam Kec. Ukui - Jembatan Girder
Prov / Kab / Kodya : Riau / Pelalawan
Tahun Anggaran : 2020

SASARAN KHUSUS PROGRAM


NO URAIAN PEKERJAAN PENGENDALIAN RESIKO
URAIAN TOLAK UKUR SUMBER DAYA JANGKA WAKTU INDIKATOR PENCAPAIAN MONITORING PENANGGUNG JAWAB
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

DIV 1. UMUM
1 Mobilisasi Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
SDM Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya System lengkap tawarkan
sesuai Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

2 Manajemen dan Keselamatan Lalu Lintas Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai SDM bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

3 Galian Biasa Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai SDM bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard
4 Galian Struktur dengan kedalaman 0 - 2 Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
SDM Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

5 Galian Struktur dengan kedalaman 2 - 4 Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai SDM bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

6 Timbunan Biasa dari sumber galian Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai SDM bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

7 Timbunan Pilihan dari sumber galian Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai SDM bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

8 Penyiapan Badan Jalan Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai SDM bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard
9 Geotekstil Separator Kelas 2 Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
SDM Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

10 Lapis Pondasi Agregat Kelas A Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai SDM bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

11 Lapis Pondasi Agregat Kelas B Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai SDM bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

12 Lapis Pondasi Agregat Kelas S Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai SDM bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

13 Perkerasan Beton Semen dengan Anyaman Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai SDM bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard
14 Lapis Pondasi bawah Beton Kurus Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
SDM Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

15 Beton struktur, fc’30 MPa Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai SDM bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

16 Beton strukur, fc’20 MPa Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai SDM bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

17 Beton , fc’15 Mpa Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai SDM bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard
18 Beton, fc’10 Mpa Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
SDM Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

19 Baja Tulangan Sirip BjTS 280 Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
SDM Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

20 Pemasangan Baja Struktur Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
SDM Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya System lengkap tawarkan
sesuai Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

21 Fondasi Cerucuk, Penyediaan dan Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Pemancangan Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai SDM bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

22 Penyediaan Tiang Pancang Beton Pratekan Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Pracetak diameter 400 mm Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
Paham mengenai SDM Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard
23 Pemancangan Tiang Pancang Beton Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Pratekan Pracetak diameter 400 mm Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
SDM Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

24 Sambungan Siar Muai Tipe Baja Bersudut Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
SDM Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

25 Papan Nama Jembatan Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
SDM Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya System lengkap tawarkan
sesuai Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

26 Pipa Drainase Baja diameter 75 mm Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Lulus Test dan Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3
Menggunakan Rambu peringatan dan Instruksi Kerja / Paham mengenai SDM bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di
Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Tersedia Metodenya lengkap tawarkan
sesuai System Kebutuhan, Masker, JOHANSEN, ST.
/ Seluruh Lokasi
Keselamatan Kerja Sepatu Safety,
diberikan rambu
peringatan dan Helm, Kaca mata,
barikade sesuai Sarung Tangan
standard

Pekanbaru, 02 Juli 2020


PT. JAYA PERDANA KONSTRUKSI

Ir. RENKY YUDIARMAN


Direktur Utama

Anda mungkin juga menyukai