0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
79 tayangan5 halaman

Balancing Assembly Line Healthy Box

Laporan ini membahas balancing assembly line untuk perakitan kotak kesehatan. Didalamnya terdapat diagram precedence dan jumlah elemen kerja sebanyak 121 detik. Menggunakan software POM QM didapat hasil 5 stasiun kerja optimal dengan waktu teralokasi 150 detik dan waktu yang dibutuhkan 121 detik sehingga idle time 29 detik dan efisiensi 80,67%. Tidak ada perbedaan hasil antara metode Longest Operation Time dan Most Following Tasks. Stasiun dikelompokkan

Diunggah oleh

Yusup Nur Syahid
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
79 tayangan5 halaman

Balancing Assembly Line Healthy Box

Laporan ini membahas balancing assembly line untuk perakitan kotak kesehatan. Didalamnya terdapat diagram precedence dan jumlah elemen kerja sebanyak 121 detik. Menggunakan software POM QM didapat hasil 5 stasiun kerja optimal dengan waktu teralokasi 150 detik dan waktu yang dibutuhkan 121 detik sehingga idle time 29 detik dan efisiensi 80,67%. Tidak ada perbedaan hasil antara metode Longest Operation Time dan Most Following Tasks. Stasiun dikelompokkan

Diunggah oleh

Yusup Nur Syahid
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN BAB X

PRAKTIKUM INTEGRASI TEKNIK INDUSTRI


BAB: ASSEMBLY LINE BALANCING
Dosen : Y. Anton Nugroho, ST., M.T

Laporan Praktikum

Disusun oleh:
Sabrina Egidia Maharani 5170611053
Yusup Nur Syahid 5170611066
Yela Maulia Ahmadi 5170611070

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI


FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA

YOGYAKARTA
2020
Diketahui diagram precedence dalam lingkungan perakitan Healthy Box seperti
pada gambar berikut.

Pada kasus diatas jumlah elemen kerja dihitung dengan menggunakan rumus:
𝑁

∑ 𝑇𝑖 = 121
𝑖=1

Elemen
Deskripsi elemen kerja Ti
kerja
Merakit bagian depan, belakang dan samping Healthy
1 23
Box
Merakit bagian alas tisu dan alas kotak ke kotak healthy
2 14
box
3 Merakit ring handsanitizer ke kotak healthy box 12
4 Merakit pembatas handsanitizer ke kotak healthy box 16
5 Merakit tutup kotak healthy box 29
Merakit bagian sisi depan, belakang, samping dan alas
6 18
laci
7 Merakit laci ke kotak healthy box 9
Jumlah 121

Proses pengolahan data menggunakan software POM QM, berikut hasil pengolahan
data.
1. Penentuan stasiun kerja yang optimal dari elemen kegiatan.
Pada cycle time 30 min (theoretical) of stations terdapat 5 task dengan actual of
stsation yaitu 5 task. Time allocated (cycle time *# station yaitu 150 task dengan
second/cycle. Time needed (sum if task times) yaitu 121 task dengan second/ unit.
Idle time yaitu (allocated-needed) yaitu 29 task second/ unit. Tingkat efficiency
(needed/ allocated) task yaitu sebesar 80,67% serta balance delay (1-efficiency)
task yaitu 19,33%.
2. Perbandingan metode Longest Operation Time dengan Most Following
Tasks
 Longest Operation Time

 Most Following Tasks

Dari hasil metode di atas tidak ada perbedaan berikut analisisnya.


Pada cycle time 30 min (theoretical) of stations terdapat 5 task dengan actual of
stsation yaitu 5 task. Time allocated (cycle time *# station yaitu 150 task dengan
second/cycle. Time needed (sum if task times) yaitu 121 task dengan second/ unit.
Idle time yaitu (allocated-needed) yaitu 29 task second/ unit. Tingkat efficiency
(needed/ allocated) task yaitu sebesar 80,67% serta balance delay (1-efficiency)
task yaitu 19,33%.

3. Pengelompokan stasiun
cycle time 30 terdapat pengelompokkan stasiun kerja yaitu pada gambar
berikut

Anda mungkin juga menyukai