STANDAR OPRASIONAL PROSEDUR (SOP)
RANGE OF MOTION
Disusun Oleh:
Intan Juliani Agustin 4006200057
PROGRAM PROFESI NERS
PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN
STIKES DHARMA HUSADA BANDUNG
2020
OPRASIONAL
SOP ROM
PROSEDUR
Pengertian Latihan gerak aktif-pasif atau (ROM) adalah latihan yang dilakukan
untuk mempertahankan atau memperbaiki tingkat kesempurnaan
kemampuan dalam menggerakkan persendian secara normal dan
lengkap. ROM aktif yaitu gerakan yang dilakukan seseorang (pasien)
dengan menggunakan energi sendiri, sedangkan ROM pasif adalah
gerakan yang dilakukan seorang pasien dengan bantuan dari orang lain.
Tujuan 1. Untuk mengurangi kekakuan pada sendi dan kelemahan pada otot
yang dapat dilakukan secara aktif maupun pasif tergantung dengan
keadaan pasien.
2. Meningkatkan atau mempertahankan fleksibilitas dan kekuatan otot
Indikasi 1. Pasien yang mengalami hambatan mobilitas fisik
2. Pasien yang mengalami keterbatasan rentang gerak
Prosedur 1. Persiapan Alat
a. Bantal
b. Minyak hangat, bila diperlukan
c. Tempat duduk/pegangan
2. Pra-Interaksi
a. Melakukan verifikasi program terapi
b. Cuci tangan
c. Tempatkan alat didekat pasien
3. Orientasi
a. Memberi salam
b. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan
c. Menanyakan kesiapan pasien
d. Jaga privasi klien
e. Amati dan jaga keamanan klien
4. Kerja
a. Leher, Spina, Serfikal
1) Fleksi: menggerakan dagu ke dada 450
2) Ekstensi: mengembalikan kepala ke posisi tegak 450
3) Hiperekstensi: Menekuk kepala ke belakang sejauh mungkin
40 – 450
4) Fleksi lateral: memiringkan kepala sejauh mungkin searah
setiap bahu 40 – 450
5) Rotasi: memutar kepala sejauh mungkin dalam gerakan
sirkuler 1800
b. Bahu
1) Fleksi: menaikan lengan dari posisi di samping tubuh ke
depan dan ke posisi diatas kepala 1800
2) Ekstensi: mengembalikan lengan ke posisi samping tubuh
1800
3) Hiperekstensi: menggerakan kebelakang tubuh, siku tetap
lurus 450 – 600
4) Abduksi: menaikan lengan ke posisi samping di atas kepala
dengan telappak tangan jauh dari kepala 1800
5) Adduksi: menurunkan lengan ke samping dan menyilang
tubuh sejauh mungkin 3200
6) Rotasi dalam: dengan siku fleksi, memutar bahu dengan
menggerakan lengan sampai ibu jari menghadap ke dalam
dan ke belakang 900
7) Rotasi luar: dengan siku fleksi, menggerakan lengan sampai
ibu jari je atas dan samping kepala 900
8) Sirkumduksi: menggerakan lengan dengan lingkaran penuh
3600
c. Siku
1) Fleksi: menggerakan siku sehingga lengan bahu bergerak ke
depan sendi bahu dan tangan sejajar bahu 1500
2) Ekstensi: meluruskan siku dengan menurunkan tangan 1500
d. Lengan bawah
1) Supinasi: memutar lengan bawah dan tangan sehingga telapak
tangan menghadap ke atas 70 – 900
2) Pronasi: memutar lengan bawah sehingga telapak tangan
menghadap ke bawah 70 – 900
e. Pergelangan tangan
1) Fleksi: menggerakan telapak tangan ke sisi bagian dalam
lengan bawah 80 – 900
2) Ekstensi: menggerakan jari-jari tangan sehingga jari-jari,
tangan, lengan bawah berada dalam arah yang sama 80 – 900
3) Hiperekstensi: membawa permukaan tangan dorsal ke
belakang sejauh mungkin 80 – 900
4) Abduksi: menekuk pergelangan tangan miring ke ibu jari 300
5) Adduksi: menekuk pergelangan tangan miring ke arah lima
jari 30 – 500
f. Jari-jari tangan
1) Fleksi: membuat gerakan genggaman 900
2) Ekstensi: meluruskan jari-jari tangan 900
3) Hiperekstensi: menggerakan jari-jari tangan ke belakang
sejauh mungkin 30 – 600
4) Abduksi: meregangkan jari-jari tangan ke belakang sejauh
mungkin 30 - 600
5) Abduksi: meregangkan jari-jari tangan yang satu dengan yang
lain 300
6) Adduksi: merapatkan kembali jari-jari tangan 300
g. Ibu jari
1) Fleksi: menggerakan ibu jari menyilang permukaan telapak
tangan 900
2) Ekstensi: menggerakan ibu jari lurus menjauh dari tangan 900
3) Abduksi: nebjauhkan ibu jari dari samping 300
4) Adduksi: menggerakan ibu jari ke depan tangan 300
5) Oposisi: menyentuh ibu jari ke setiap jari-jari tangan pada
tangan yang sama
h. Panggul
1) Fleksi: menggerakan tungkai ke depan dan ke atas 90 – 1200
2) Ekstensi: menggerakan kembali ke samping tungkai yang lain
90 – 1200
3) Hiperekstensi: menggerakan tungkai ke belakang tubuh 30 –
500
4) Abduksi: menggerakan tungkai ke samping menjauhi tubuh
30 – 500
5) Adduksi: tungkai kembali ke posisi media dan melebihi jika
mungkin 30 – 500
6) Rotasi dalam: memutar kaki dan tungkai kea rah tungkai lain
900
7) Rotasi luar: memutar kaki dan tungkai menjauhi tungkai lain
900
8) Sirkumduksi: menggerakan tungkai melingkar
i. Lutut
1) Fleksi: menggerakan tumit ke arah belakang paha 120 – 1300
2) Ekstensi: mengembalikan tungkai ke laintai 120 – 1300
j. Kaki
1) Inversi: memutar telapak kaki ke samping dalam 100
2) Eversi: memutar telapak kaki ke samping luar 100
k. Jari-jari kaki
1) Fleksi: menekukkan jari-jari kaki ke bawah 30 – 600
2) Ekstensi: meluruskan jari-jari kaki 30 – 600
3) Abduksi: menggerakan jari-jari kaki satu dengan yang lain
150
4) Adduksi: merapatkan kembali bersama-sama 150
5. Tahap Terminasi
a. Mengevaluasi hasil tindakan
b. Berpamitan dengan pasien
c. Membereskan dan kembalikan alat ke tempat semula
d. Mencuci tangan
e. Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan