Proses Pembuatan Tool Post Baja St.37
Proses Pembuatan Tool Post Baja St.37
Estimas
Jenis Mesin / Parameter Pengukuran dan
No Alat i waktu K3
Pekerjaan dan Langkah kerja alat yang Pengefraisan Pengujian hasil
. potong (menit)
gambar kerja digunakan
V Feed n h
1. Menyiapkan Memakai APD - - - - - - 5 menit APD lengkap
APD lengkap yang :
sudah disiapkan Wearpack
Kacamata
-
Sarung
tangan
Sepatu
Safety
2. Menyiapkan A. Mesin Gergaji Mesin - - - - - 10 APD lengkap -
Benda Kerja Menghidupkan Gergaji menit :
dan Mesin saklar utama Mesin Wearpack
Mesin Mengecek Frais Kacamata
Gergaji ragum gergaji Vertikal Sarung
Mesin Frais Tekan tombol tangan
Vertikal on/off untuk Sepatu
mulai Safety
menggergaji
benda kerja
B. Mesin Frais
Menghidupkan
saklar utama
Estimas
Jenis Mesin / Parameter Pengukuran dan
No Alat i waktu K3
Pekerjaan dan Langkah kerja alat yang Pengefraisan Pengujian hasil
. potong (menit)
gambar kerja digunakan
V Feed n h
Mengatur
kecepatan
spindel sesuai
hitungan yang
sudah
dilakukan
Mulai
nyalakan
mesin sesuai
prosedur untuk
memulai
pengefraisan
5. Setting benda Pasang endmill Mesin End mill 40 127.4 637 - 15 APD lengkap Gunakan dial
kerja Ø23 mm pada Frais cutter m/meni mm/menit rpm menit : indicator /
collet, kemudian Vertikal Ø20mm t Wearpack perata dan
pasang pada Ragum Kacamata penyiku untuk
arbor mesin Universal Sepatu memastikan
frais. Pastikan V blok apakah
Safety
endmill Dial pemasangan
terpasang dan Indicator benda kerja
terkunci dengan sudah siku
baik. (tidak miring).
Mengatur
putaran spindel
yang sesuai
untuk jenis
benda kerja,
disini kita
menggunakan
Baja St.37 dan
kecepatan
putaran mesin
yang akan
digunakan
adalah 637 rpm.
Estimas
Jenis Mesin / Parameter Pengukuran dan
No Alat i waktu K3
Pekerjaan dan Langkah kerja alat yang Pengefraisan Pengujian hasil
. potong (menit)
gambar kerja digunakan
V Feed n h
Menempatkan
benda kerja
yang akan
difrais pada
ragum yang
telah dipasang
pada meja frais
(bed) atau
eretan
memanjang.
Setting benda
kerja dengan
kedalamn jepit
benda sedalam
50mm. lalu
setting agar
tegak lurus
dengan endmill
menggunakan
penyiku atau
dial indicator,
cekam sedikit
jangan terlalu
kencang lalu
pukul dengan
palu sampai
benda kerja
benar-benar
telah siku (tidak
miring).
Mencari titik
permukaan/titik
nol pada
permukaan
Estimas
Jenis Mesin / Parameter Pengukuran dan
No Alat i waktu K3
Pekerjaan dan Langkah kerja alat yang Pengefraisan Pengujian hasil
. potong (menit)
gambar kerja digunakan
V Feed n h
benda kerja, jika
sudah nol kan
skala nonius
yang ada pada
mesin .
Lakukan
pengefraisan
sesuai jobsheet
pada gambar
kerja.
6. Mengefrais Setelah setting Mesin End mill 40 127,4 637 N7 10 APD lengkap Ukur atau cek
rata & nol didapatkan Frais diameter m/meni mm/menit rpm menit : kerataannya
bertingkat maka langkah Vertikal 20 mm t Wearpack dengan
(celah sisi pengerjaan Kacamata menggunakan
samping tool pertama adalah Sepatu dial indicator /
post). perataan (sisi perata, apabila
Safety
samping tool sudah rata
post) dengan berarti
mengurangi pekerjaan anda
ketebalan sayat sudah benar
2mm dan
pastikan sisi
tersebut tersayat
seluruhnya.
Saat
pengefraisan
dilakukan, mata
sayat endmill
dan benda kerja
diberi collant
(pendingin),
sehingga
endmill tidak
Estimas
Jenis Mesin / Parameter Pengukuran dan
No Alat i waktu K3
Pekerjaan dan Langkah kerja alat yang Pengefraisan Pengujian hasil
. potong (menit)
gambar kerja digunakan
V Feed n h
cepat aus.
Setelah perataan
permukaan
bahan frais
bertingkat
selesai
dilanjutkan
dengan perataan
sisi keliling dari
posisi benda
kerja saat
terjepit ragum
dengan
kedalaman sayat
cutter 70 mm
hingga terbentuk
ukuran lebar
120mm
sebanyak 4 sisi.
Pembuatan frais
bertingkat
merupakan
langkah
berikutnya
setelah perataan
yaitu dengan
acuan titik nol
pada permukaan
atas posisi tadi
dan lakukan
penyayatan
secara berulang
dengan
kedalaman
Estimas
Jenis Mesin / Parameter Pengukuran dan
No Alat i waktu K3
Pekerjaan dan Langkah kerja alat yang Pengefraisan Pengujian hasil
. potong (menit)
gambar kerja digunakan
V Feed n h
maksimal setiap
langkah yaitu
2mm hingga
tercapai
kedalaman
35mm dan lebar
frais bertingkat
tersebut 50mm.
frais bertingkat
tersebut sebagai
bagian celah
pada tool post.
Jika sudah buka
ragum dan
bersihkan benda
dengan kuas
7. Mengefrais Balik posisi Mesin End mill 40 127,4 637 N7 10 APD lengkap Ukur atau cek
rata & benda kerja Frais diameter m/meni mm/menit rpm menit : kerataannya
bertingkat (asal posisi Vertikal 20 mm t Wearpack dengan
(celah sisi bawah ke atas) Kacamata menggunakan
samping tool Pasang benda Sepatu dial
post) bagian kerja pada indicator /
Safety
ke-2 ragum mesin perata, lalu
frais. cek
Pukul dengan ukurannya
palu karet menggunakan
sembari jangka
dikencangkan sorong.
ragumnya. Langkah ini
Jika sudah merupakan
hidupkan mesin langkah
dan kemudian finishing
cari titik nol dari ukuran tebal
Estimas
Jenis Mesin / Parameter Pengukuran dan
No Alat i waktu K3
Pekerjaan dan Langkah kerja alat yang Pengefraisan Pengujian hasil
. potong (menit)
gambar kerja digunakan
V Feed n h
benda kerja. benda kerja
Jika sudah nol balok
kan skala nonius nantinya dan
yang ada pada pastikan
mesin. kedua sisi
Lakukan tersebut
langkah yang sejajar dan
sama seperti mencapai
langkah nomor ukuran lebar
6 yaitu perataan 50mm.
permukaan
bahan frais
bertingkat
dilanjutkan
dengan perataan
sisi keliling
benda hingga
terbentuk kubus
120 mm x 120
mm x 120 mm
dan dilanjutkan
dengan
pembuatan frais
bertingkat
dengan
kedalaman
35mm lebar
celah 50 mm.
Langkah diatas
merupakan
langkah
finishing
pembentukan
kubus sebagai
Estimas
Jenis Mesin / Parameter Pengukuran dan
No Alat i waktu K3
Pekerjaan dan Langkah kerja alat yang Pengefraisan Pengujian hasil
. potong (menit)
gambar kerja digunakan
V Feed n h
bahan tool post
dan akan
terbentuk 2 alur
frais bertingkat.
Jika sudah buka
ragum dan
bersihkan benda
dengan kuas
8. Pembuatan 2 Pasang benda Mesin End mill 40 127,4 637 N7 10 APD lengkap Ukur atau cek
alur frais kerja pada Frais diameter m/meni mm/menit rpm menit : kerataannya
bertingkat ragum mesin Vertikal 20 mm t Wearpack dengan
(celah tool frais. Kacamata menggunakan
post). Sepatu dial indicator /
Pukul dengan
perata, lalu cek
palu karet Safety
ukurannya
sembari menggunakan
dikencangkan jangka sorong.
ragumnya.
Jika sudah
hidupkan mesin
dan kemudian
cari titik nol dari
benda kerja.
Pembuatan frais
bertingkat sisi
ke-3 dengan
acuan titik nol
pada permukaan
atas dan lakukan
penyayatan
secara berulang
dengan
Estimas
Jenis Mesin / Parameter Pengukuran dan
No Alat i waktu K3
Pekerjaan dan Langkah kerja alat yang Pengefraisan Pengujian hasil
. potong (menit)
gambar kerja digunakan
V Feed n h
kedalaman
maksimal setiap
langkah yaitu
2mm hingga
tercapai
kedalaman
35mm dan lebar
frais bertingkat
tersebut 50mm.
Matikan mesin
lalu lepas benda
kerja dan balik
posisinya.
Setting ulang
posisi dan
lakukan
pengenolan lagi.
Lakukan
langkah
pembuatan alur
faris bertingkat
sisi ke-4 dengan
langkah yang
sama seperti
langkah
pembuatan frais
bertingkat
sebelumnya.
Setelah selesai
lalu matikan
mesin, lepas
benda kerja, dan
bersihkan dari
tatal.
Estimas
Jenis Mesin / Parameter Pengukuran dan
No Alat i waktu K3
Pekerjaan dan Langkah kerja alat yang Pengefraisan Pengujian hasil
. potong (menit)
gambar kerja digunakan
V Feed n h
9. Pembuatan Setting mata bor Mesin End mill 40 127,4 637 N7 10 APD lengkap Ukur kerataan
lubang center Ø23 mm pada Frais diameter m/meni mm/menit rpm menit : bidang 4
dan lubang arbor dan atur Vertikal 20 mm t Wearpack dengan dial
baut (8 ulang parameter Kacamata indicator /
lubang). mesin sesuai Sepatu perata dan cek
perhitungan Safety kesikuan
antara bidang
Pasang benda
4 dengan
kerja pada bidang 1 & 2
ragum mesin menggunakan
frais. penyiku.
Pukul dengan Gunakan
palu karet jangka sorong
sembari untuk
dikencangkan mengukur
ragumnya. hasil
Jika sudah pengerjaan
hidupkan mesin yang
seharusnya
dan kemudian
membentuk
cari titik nol dari ukuran akhir
benda kerja dari panjanjg
untuk balok yaitu
mendapatkan 100mm.
posisi center
untuk
pelubangan.
Lakukan secara
perlahan hingga
lubang tembus
tercapai.
Setelah selesai
lalu matikan
Estimas
Jenis Mesin / Parameter Pengukuran dan
No Alat i waktu K3
Pekerjaan dan Langkah kerja alat yang Pengefraisan Pengujian hasil
. potong (menit)
gambar kerja digunakan
V Feed n h
mesin, lepas
mata bor
tersebut dan
digantikan
dengan mata bor
Ø10,5mm untuk
pelubangan
lubang baut.
Untuk
penentuan
koordinat 8 titik
lubang bisa
menggunakan
nonius pada
langkah
penentuan titik
center atau bila
titik referensi
sudah berubah
dapat dilakukan
pengenolan
ulang.
Setting
parameter mesin
sesuai
perhitungan
karena adanya
pergantian mata
bor lebih kecil
sehingga
kecepatan mesin
akan bertambah
kencang.
Nyalakan mesin
Estimas
Jenis Mesin / Parameter Pengukuran dan
No Alat i waktu K3
Pekerjaan dan Langkah kerja alat yang Pengefraisan Pengujian hasil
. potong (menit)
gambar kerja digunakan
V Feed n h
lalu lakukan
pelubangan
secara hati-hati
dan teliti dimana
nonius harus
dijaga karena
penentuan titik
lubang yang lain
akan saling
berkaitan.
Setelah selesai
melakukan
pelubangan 8
titik lubang,
matikan mesin
lalu lepas benda
kerja dan
bersihkan area
karena langkah
tersebut
merupakan
langkha terakhir
pada
penggunaan
mesin frais.
Ukur ulang
semua bagian
benda dan
dibantu dengan
pembuangan
tatal dengan
kikir halus
terlebih dahulu.
Rapihkan semua
Estimas
Jenis Mesin / Parameter Pengukuran dan
No Alat i waktu K3
Pekerjaan dan Langkah kerja alat yang Pengefraisan Pengujian hasil
. potong (menit)
gambar kerja digunakan
V Feed n h
perlengkapan
mesin dan
bersihkan area
mesin tersebut.
10. Pembuatan ulir Pasang ragum Mesin End mill 40 127,4 637 N7 10 APD lengkap Gunakan jangka
(center & pada mesin tap Frais diameter m/meni mm/menit rpm menit : sorong untuk
lubang baut) otomatis lalu Vertikal 20 mm t Wearpack mengukur hasil
menggunakan pasang benda Kacamata pengerjaan.
mesin tap kerja pada Sepatu
otomatis. ragum tersebut Safety
pastikan ragum
dan benda
posisinya tidak
berubah saat
tersentuh atau
tersenggol.
Setting mata tap
yang sesuai
diawali dengan
tap M25 x 2 lalu
M12 x 1.25.
Setting posisi
benda kerja
disesuaikan
dengan cutter
untuk penentuan
titik koordinat
proses
pengetapan.
Setelah
pengaturan titik
koordinat maka
pengetapan
Estimas
Jenis Mesin / Parameter Pengukuran dan
No Alat i waktu K3
Pekerjaan dan Langkah kerja alat yang Pengefraisan Pengujian hasil
. potong (menit)
gambar kerja digunakan
V Feed n h
lubang center
bisa dilakukan
menggunkan
mata tap M25
x2 dengan
parameter mesin
sesuai
persyaratannya.
Setelah
pengetapan
lubang center
selesai
dilanjutkan
dengan
pengetapan
lubang baut
sejumlah 8
lubang.
Proses
pengetapan
lubang baut
dilakukan
dengan langkah
yang sama
seperti diatas
hanya perlu
setting
parameter mesin
ulang karena
ada perubahan
mata tap
menjadi M12 x
1.25.
Langkah ini
Estimas
Jenis Mesin / Parameter Pengukuran dan
No Alat i waktu K3
Pekerjaan dan Langkah kerja alat yang Pengefraisan Pengujian hasil
. potong (menit)
gambar kerja digunakan
V Feed n h
merupakan
langkah terakhir
dalam proses
pembuatan
rumah tool post
pastikan ukur
ulang
menggunakan
alat ukur terkait.
Matikan mesin
tap otomatis lalu
lepas benda
kerja dan
rapihkan
perlengkapan
mesin tersebut
serta
pembersihan
area mesinnya.
PARAMETER PERHITUNGAN
Sebuah benda kerja berbentuk balok persegi panjang, berbahan jenis aluminium dengan ukuran Ø3” x panjang benda 105 mm akan
difrais sesuai dengan ukuran dan bentuk seperti yang telah ditentukan pada gambar jobsheet diatas . Dalam proses pengfraisan akan
digunakan endmill ukuran Ø20mm dan Ø10mm dengan kecepatan potong (Cs) sebesar 40 m/menit. Hitunglah kecepatan putaran mesin dan
feeding yang bisa didapatkan dengan besar pemakanan 0,2 mm/putaran !
Diketahui : Diameter awal : 76.2 mm lu dan la (gerak bebas sebelum/setelah pemakanan), misal = 10 mm
Panjang awal : 105 mm
Diameter end mill : 20 &10 mm
Cs Aluminium : 40 m/menit
Besar pemakanan (f) : 0,2 mm/putaran
Ditanya :n=...?
Feeding (F) = . . . ?
Tm (lama pengefraisan) = . . . ?
Jawab :
1000. Cs
n=
π .d
1000× 40 m/menit
¿
3,14 ×10 mm
40000
¿
31.4
¿ 1.274 rpm
Jadi, besar putaran yang digunakan untuk proses pengefraisan sebesar 1.274 rpm. Jika besar putaran tersebut tidak ada
dalam mesin, maka gunakanlah besar putaran yang paling mendekati.
F=f × n
mm
¿ 0,2 ×637 rpm
putaran
¿ 127.4 mm /menit
Jadi, pisau bergeser 127.4 mm selama satu menit
Kecepatan pemakanan (Feed-F) (endi mill cutter Ø10mm)
F=f × n
mm
¿ 0,2 ×1.274 rpm
putaran
¿ 254.8 mm/menit
Jadi, pisau bergeser 254.8mm selama satu menit
Waktu proses pengefraisan
L=l+lu+la
¿ 76,2+10+10
¿ 96,2 mm
F
Tm=
L
127,4 mm/menit
¿
96,2mm
¿ 1,3 menit
F
Tm=
L
254,8 mm/menit
¿
96,2mm
¿ 2,6 menit
Jadi waktu yang dibutuhkan untuk pengefraisan tiap 1 bidang menggunakan end mill cutter Ø20mm adalah 1,3 menit dan pada
end mill cutter Ø10mm adalah 2,6 menit.