Analisis Perubahan Tingkah Laku Mahasiswa
Analisis Perubahan Tingkah Laku Mahasiswa
Dosen Pengampu : Dr. Edy Legowo, [Link] & Adi Dewantoro, S,Pd., [Link]
K3117052
Semester 5
Kelas B
SURAKARTA
2019
PENGANTAR ANALISIS PENGUBAHAN TINGKAH LAKU
Analisis pengubahan tingkah laku definisi yang jelas berisi tentang langkah- langkah,
prosedur, yang dapat dipelajari guru atau konselor untuk mengubah tingkah laku peserta didik.
Langkah- langkah analisis pengubahan tingkah laku:
1. Memilih target untuk diubah
Mengidentifikasi dua perilaku yaitu:
a. Mengidentifikasi perilaku yang akan dikurangi/ dihilangkan (deceleration target)
b. Mengidentifikasi perilaku yang sesuai untuk menggantikannya (acceleration target)
2. mengassesmen lingkungan
Mengidentifikasi peristiwa- peristiwa lingkungan yang menentukan deceleration target dan
acceleration target. Lingkungan meliputi:
a. Antecedent : Peristiwa yang mendahului deceleration target dan acceleration target
b. Consequent : Peristiwa yang mengikuti deceleration target dan acceleration target
3. Merencanakan dan mengimplementasikan strategi untuk perubahan
Menekankan pengembangan keterampilan yang dibutuhkan dari pada berfokus melakukan
penghapusan atau menghilangkan perilaku yang tidak diinginkan atau menyimpang
4. Evaluasi program untuk perubahan
Membandingkan jumlah sebelum dan sesudah jumlah frekuensi kejadian perilaku yang
diubah
A. Identitas Subjek
Nama : ANA
Umur : 18
Asal : Cilacap
Jenis kelamin : Perempuan
TTL : Cilacap, 20 Februari 2001
Status : Mahasiswa (jurusan pendidikan matematika)
Deskripsi kedekatan :
Observer sebagai penulis dari project ini merupakan teman satu kos dari subjek yang akan di
amati perilakunya. Setiap hari selalu bertemu dengan subjek kecuali di saat ada kegiatan di
kampus sehingga tidak bisa bertemu akan tetapi sehari harinya kita sering berlajar bersama
ketika malam hari untuk menyelesaikan tugas kuliah. Subjek merupakan mahasiswa FKIP
yang tinggal di kos wisma putri sejati Jl. Halimun Jebres Surakarta. Hubungan saya dan
subjek merupakan teman satu kos saya dan subjek tinggal di satu kos yang sama sehingga
saya dapat mengamati perilaku subjek. Hubungan yang terbangun antara subjek dan penelliti
cukup baik hal ini di karenakan keadaan kos yang memang di antar satu kamar dengan
kamar lainnya itu saling mengenal dekat sehingga hubungan yang terjalin cukup intens. Pleh
karena itu dalam melakukan observasi peneliti mendapat bantuan dari teman kos lainnya.
B. Sasaran akselerasi
Deceleration target
Mengganggu teman ketika
sedang belajar atau
berkumpul bersama
2
Akseleration target
Berdiskusi bersama
C. Assesmen
Assesmen pertama
Instrumen observasi
Nama subjek :
Hari, tanggal :
No Perilaku yang diamati Frekuensi Tally/turus jumlah
1. Mencubit teman ketika sedang
belajar bersama
2. Mengajak mengobrol teman
yang sedang mengerjakan tugas
3. Menepuk teman di sebelahnya
tanpa sebab
4. Mendorong atau mencolek
temannya ketika bercanda atau
gemas
Jumlah perilaku dalam satu hari
Diagram Pre-Strategy
20
18
16
14
12
10
8
6
4
2
0
Jumat Sabtu Minggu
Perilaku D Perilaku A
Deskripsi Tabulasi
Perilaku D perilaku A
Frekuensi Tertinggi : 18 Frekuensi Tertinggi :3
Frekuensi Terendah : 11 Frekuensi Terendah :0
Total Keseluruhan ( 3 hari) : 42 Total Keseluruhan ( 3 hari) : 5
Rata-rata : 14 Rata-rata : 1,6
Self-Contract
Senin, 16 Desember 2019
Subjek : ANA
Observer : Niniek Nova Arviani
Tujuan : untuk mengurangi perilaku mengganggu teman ketika sedang belajar digantikan
dengan berdiskusi bersama
Persetujuan Akselerasi
Subjek : saya setuju untuk lebih banyak berdiskusi dengan teman ketika berkumpul
bersama mengerjakan tugas di bandingkan mengganggu teman saya belajar.
Observer : ketika ANA berhasil malakukannya maka saya akan memberikan pujian
acungan jempol serta mengajaknya keluar untuk membeli makanan kesukaannya.
Persetujuan Deselerasi
Subjek : jika saya melanggar kontrak ini dan tetap mengganggu teman ketika belajar
bersama maka saya akan diberi peringatan pertama selanjutnya akan diberi
hukuman dilarang berbicara selama 10 menit dan jika dia tetap melakukannya
maka dakan diberikan punishment untuk masuk ke dalam kamar dan tidak boleh
ikut belajar bersama sama.
Observer : saya akan berkomitmen untuk melakukan hal tersebut jika ANA melanggarnya.
Subjek :
Niniek :
1. Strategi A
Strategi A merupakan strategi yang diberikan untuk meningkatkan perilaku yang diinginkan.
Dalam project ini perilaku yang ditingkatkan yaitu perilaku berdiskusi bersama teman satu
kos. Seperti yang terdapat di kontrak apabila subjek mampu meningkatkan perilakunya
maka akan diberikan pujian secara verbal dan diberikan acungan jempol serta akan diajak
keluar membeli makanan kesukaannya. Setelah subjek menyetujui untuk melakukan
perubahan pada dirinya maka dimulailah implementasi strategi tersebut yang dilakukan
selama 3 hari mulai tanggal 17 desember 2019 – 19 desember 2019.
2. Strategi D
Strategi D merupakan strategi yang diberikan untuk mengurangi atau menghilangkan
perilaku yang kurang baik atau tidak sesuai dan digantikan dengan perilaku baru. Dalam
project kali ini perilaku yang akan di hilangkan atau dikurangi yakni perilaku mengganggu
teman ketika sedang belajar. Strategi D yang digunakan dalam pengubahan perilaku ini
yakni sesuai denga nyang tertulis di dalam kontrak dimana jika subjek melanggar kontrak ini
dan tetap mengganggu teman ketika belajar bersama maka subjek akan diberi peringatan
pertama selanjutnya akan diberi hukuman dilarang berbicara selama 10 menit dan jika
subjek tetap melakukannya maka akan diberikan punishment untuk masuk ke dalam kamar
dan tidak boleh ikut belajar bersama sama. Setelah subjek menandatangani kontrak maka
langkah selanjutnya yakni mulai mengimplementasikan kontrak tersebut dari tanggal 17
desember 2019 – 20 desember 2019.
Setelah memyepakati kontrak yang di buat langkah berikutnya yakni melakukan observasi
sebanyak 3 kali untuk mengtahui perubahan yang terjadi pada subjek.
a. Observasi pertama
Nama subjek :
Hari, tanggal :
No Perilaku yang diamati Frekuensi Tally/turus jumlah
1. Mencubit teman ketika sedang II 2
belajar bersama
2. Mengajak mengobrol teman II 2
yang sedang mengerjakan tugas
3. Menepuk teman di sebelahnya I 1
tanpa sebab
4. Mendorong atau mencolek I 1
temannya ketika bercanda atau
gemas
Jumlah perilaku dalam satu hari 6
b. Observasi kedua
Nama subjek :
Hari, tanggal :
No Perilaku yang diamati Frekuensi Tally/turus jumlah
1. Mencubit teman ketika sedang I 1
belajar bersama
2. Mengajak mengobrol teman II 2
yang sedang mengerjakan tugas
3. Menepuk teman di sebelahnya I 1
tanpa sebab
4. Mendorong atau mencolek II 2
temannya ketika bercanda atau
gemas
Jumlah perilaku dalam satu hari 6
c. Observasi ketiga
Nama subjek :
Hari, tanggal :
No Perilaku yang diamati Frekuensi Tally/turus jumlah
1. Mencubit teman ketika sedang I 1
belajar bersama
2. Mengajak mengobrol teman I 1
yang sedang mengerjakan tugas
3. Menepuk teman di sebelahnya - 0
tanpa sebab
4. Mendorong atau mencolek - 0
temannya ketika bercanda atau
gemas
Jumlah perilaku dalam satu hari 2
Frekuensi, Durasi,
No Perilaku yang Diamati Latensi, Topografi Tally Jumlah
(Pilih Salah Satu)
1 Mengganggu teman ketika Frekuensi IIIII I 6
belajar bersama
2 Berdiskusi bersama Frekuensi IIII 4
2. Observasi Kedua
Nama Subjek : ANA
Hari, tanggal : RAbu, 18 Desember 2019
Waktu : 20.00 WIB – 21.00 WIB
Frekuensi, Durasi,
No Perilaku yang Diamati Latensi, Topografi Tally Jumlah
(Pilih Salah Satu)
1 Mengganggu teman ketika IIIII I 6
belajar bersama
2 Berdiskusi bersama IIIII I 6
3. Observasi ketiga
Nama Subjek : ANA
Hari, tanggal : Kamis, 19 Desember 2019
Waktu : 20.00 WIB – 21.00 WIB
Frekuensi, Durasi,
No Perilaku yang Diamati Latensi, Topografi Tally Jumlah
(Pilih Salah Satu)
1 Mengganggu teman ketika II 2
belajar bersama
2 Berdiskusi bersama IIIII II 9
Pre - Strategi
Keterangan :
Informasi dari chart di atas menunjukkan rentang Frekuensi dari sasaran perilaku
Deselerasi dan rata- rata durasi selama tiga hari. Terdapat dua kolom yang mana
menunjukkan Frekuensi dari periode base rate (sebelum strategi diberikan) dan durasi dari
periode post rate (setelah strategi diberikan).
Berikut ini perhitungan persentase perubahan dari dari base rate menuju post rate:
( 4,3−14 )
× 100=−69 , 28 %
14
Strategi dapat di katakan berhasil apabila terjadi perubahan perilaku sebesar 50%.
Berdasarkan perhitungan diatas hasilnya menunjukkan perubahan sebesar -69,28%
sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa strategi yang dilakukan untuk mengubah
perilaku memperoleh hasil yang signifikan, Artinya Strategi “D” yang dilakukan dapat
mengurangi sasaran perilaku deselerasi.
Chart Title
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
Jumat Sabtu Minggu Selasa Rabu Kamis
(6,3−2,6)
×100 %=142 , 3 %
2,6
Strategi dapat dikatakan berhasil apabila terjadi perubahan perilaku sebesar 50%. Berdasarkan
perhitungan diatas hasilnya menunjukkan perubahan sebesar 142,3% sehingga dapatdiambil
kesimpulan strategi yang dilakukan untuk pengubahan perilaku menunjukkan hasil yang
signifikan. Artinya strategi “A” yang dibuat dapat meningkatkan sasaran Akselerasi.