0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
80 tayangan1 halaman

SOP Penggunaan Ambulans Jenazah

Standar operasional prosedur penggunaan ambulans jenazah di Klinik Muhammadiyah Cerme memberikan pedoman untuk pengantaran jenazah secara cepat dan aman. Ambulans digunakan untuk mengantar dan membantu jenazah. Sopir ambulan bertanggung jawab atas kesiapan kendaraan dan keselamatan selama perjalanan, serta mengantarkan jenazah ke tujuan. Petugas medis mempersiapkan dokumen kematian dan mengurus administrasi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
80 tayangan1 halaman

SOP Penggunaan Ambulans Jenazah

Standar operasional prosedur penggunaan ambulans jenazah di Klinik Muhammadiyah Cerme memberikan pedoman untuk pengantaran jenazah secara cepat dan aman. Ambulans digunakan untuk mengantar dan membantu jenazah. Sopir ambulan bertanggung jawab atas kesiapan kendaraan dan keselamatan selama perjalanan, serta mengantarkan jenazah ke tujuan. Petugas medis mempersiapkan dokumen kematian dan mengurus administrasi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Standar Operasional Prosedur

(SOP)

No. Dokumen :
No. Revisi :
Tgl. Terbit :
Halaman :

Unit Pelaksana Teknis


Klinik Muhammadiyah PENGUNAAN AMBULANS
Cerme JENAZAH DR. dr. Lestari Sudariyanti
SIP. 446/5825/437.52/2017

Pengertian Ambulans adalah kendaraan yang digunakan untuk mengantar, menjemput dan
membantu keperluan orang sakit dan jenazah
Jenazah adalah orang yang keadaannya telah menunjukkan hilangnya tanda
kehidupan dan tidak ada harapan hidup kembali
Tujuan Sebagai acuan penatalaksanaan pengantaran jenazah sampai tujuan dengan cepat dan
aman
Kebijakan 1. Sopir bertanggung jawab atas kesiapan mobil dan keselamatan dalam perjalanan
2. Ambulan harus dikemudikan oleh sopir ambulan (jika berhalangan digantikan
oleh sopir yang sudah ditunjuk )
3. Ambulan Puskesmas Tumpang memberikan pelayanan 24 jam
Prosedur 1. Apabila ditemukan kasus kematian diruang rawat inap maka petugas UGD/rawat
inap segera setelah pasien meninggal melakukan perawatan jenazah
2. Petugas UGD membuat surat kematian dan membuat kronologi kematian.
3. Petugas UGD / rawat inap yang lain segera menghubungi sopir Ambulan
4. Sopir menyiapkan ambulan (jika sudah siap sopir segera menghubungi petugas
UGD bahwa ambulan sudah siap)
5. Petugas UGD / rawat inap membuat perincian pasien pulang dan perincian
penggunaan ambulan
6. Pasien membayar perincian pasien pulang dan mendapatkan kwitansi perincian
pasien pulang dan surat kematian
7. Petugas UGD / rawat inap menerima pembayaran dari keluaraga pasien
8. Petugas UGD / rawat inap mengantar pasien sampai ke Ambulan dan
menyerahkan mandat selanjutnya ke petugas sopir
9. Sopir mengantarkan pasien ke tempat tujuan
10. Setelah selasai mengantarakan dan kembali keklinik, sopir menulis laporan
kegiatan pada buku kegiatan sopir/ambulan
Unit Terkait Poliklinik rawat jalan, Rawat inap, Petugas Ambulan/ sopir ambulan

Anda mungkin juga menyukai