0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan41 halaman

RPP Matematika: Pertidaksamaan Rasional

Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) ini membahas pengajaran pertidaksamaan rasional dan irasional satu variabel untuk siswa kelas X di SMA Negeri 2 Malang. RPP ini menjelaskan kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, materi, metode, dan langkah-langkah pembelajaran yang akan digunakan. Metode pembelajaran yang digunakan adalah diskusi kelompok dengan pendekatan saintifik menggunakan model Student Team Achievement Divisions

Diunggah oleh

Tunggal Nugroho
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan41 halaman

RPP Matematika: Pertidaksamaan Rasional

Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) ini membahas pengajaran pertidaksamaan rasional dan irasional satu variabel untuk siswa kelas X di SMA Negeri 2 Malang. RPP ini menjelaskan kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, materi, metode, dan langkah-langkah pembelajaran yang akan digunakan. Metode pembelajaran yang digunakan adalah diskusi kelompok dengan pendekatan saintifik menggunakan model Student Team Achievement Divisions

Diunggah oleh

Tunggal Nugroho
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)
Nama Sekolah : SMA Negeri 2 Malang
Mata Pelajaran : Matematika Umum
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Pertidaksamaan Rasional dan Irasional Satu Variabel
Sub Materi Pokok : Pertidaksamaan Rasional
Alokasi Waktu : 2 × 45 menit

A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku a. jujur, b. disiplin, c. santun, d. peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), e. bertanggung jawab, f. responsif, dan g. pro-aktif,
dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan,
keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan
regional, dan kawasan internasional.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang a. ilmu pengetahuan, b. teknologi, c. seni, d. budaya, dan e.
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara: a. efektif, b. kreatif, c.
produktif, d. kritis, e. mandiri, f. kolaboratif, g. komunikatif, dan h. solutif, dalam ranah
konkret dan abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah,
serta mampu menggunakan metoda sesuai dengan kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


3.2 Menjelaskan dan menentukan penyelesaian pertidaksamaan rasional dan irasional satu
variabel
3.2.1 Menjelaskan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat.
3.2.2 Mendiskripsikan konsep rasional satu variabel.
3.2.3 Mengidentifikasi tentang bentuk pertidaksamaan rasional satu variabel.
3.2.4 Menemukan sifat-sifat pertidaksamaan rasional.
3.2.5 Menjelaskan langkah – langkah penyelesaian pertidaksamaan rasional
satu variabel.
3.2.6 Menunjukkan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional satu
variabel.
3.2.7 Menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional satu
variabel.
3.2.8 Mendeskripsikan konsep irasional satu variabel.
3.2.9 Mengidentifikasi tentang bantuk pertidaksamaan irasional satu variabel.
3.2.10 Menemukan sifat-sifat pertidaksamaan irasional.
3.2.11 Menjelaskan langkah – langkah penyelesaian pertidaksamaan irasional satu
variabel.
3.2.12 Menunjukkan himpunan penyelesaian pertidaksamaan irasional satu variabel.
3.2.13 Menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan irasional satu variabel.
4.2 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional dan irasional
satu variabel
4.2.1 Menggunakan konsep pertidaksamaan rasional satu variabel dalam
memecahkan masalah matematis.
4.2.2 Menggunakan konsep pertidaksamaan rasional satu variabel dalam
memecahkan masalah kontekstual.
4.2.3 Menerapkan konsep himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional dalam
masalah matematis.
4.2.4 Menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan
himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional.
4.2.5 Menggunakan konsep pertidaksamaan irasional satu variabel dalam
memecahkan masalah kontekstual.
4.2.6 Menggunakan konsep pertidaksamaan irasional satu variabel dalam
memecahkan masalah matematis.
4.2.7 Menerapkan konsep himpunan penyelesaian pertidaksamaan irasional dalam
masalah matematis.
Menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan
himpunan penyelesaian pertidaksamaan irasional.

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui proses pembelajaran diskusi, tanya jawab, penugasan, presentasi dan analisis,
diharapkan peserta didik dapat menjelaskan dan menentukan penyelesaian pertidaksamaan
rasional dan irasional satu variabel. Selain itu, peserta didik dapat menyelesaikan masalah
yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional dan irasional satu variabel sebagai realisasi
keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS), mengembangkan sikap sosial seperti
kerjasama dalam belajar kelompok dan bertanggungjawab; kecakapan hidup abad 21 seperti
berpikir kritis, berkreasi, berkolaborasi, dan berkomunikasi (4C); serta mampu mengasses,
memahami dan menggunakan informasi secara cerdas sebagai bentuk konkret dari literasi.

D. Materi Pembelajaran
1) Faktual
 Permasalahan kontekstual yang berkaitan pertidaksamaan rasional dan irasional
satu variabel.

2) Konseptual
 Konsep aljabar dari pertidaksamaan rasional dan irasional satu variabel.
 Selesaian dan himpunan penyelesaian pada pertidaksamaan rasional dan irasional
satu variabel.

3) Prosedural
 Langkah-langkah penyelesaian pertidaksamaan rasional dan irasional satu variabel.
 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional dan
irasional satu variabel.

E. Metode Pembelajaran
a. Pendekatan Pembelajaran : Saintifik
b. Model Pembelajaran : Student Team Achievement Divisions (STAD) dengan
sintaks: penyampaian tujuan dan motivasi, pembagian kelompok, kegiatan belajar
dalam kelompok, presentasi hasil kerja kelompok, pemberian penghargaan terhadap
hasil kerja kelompok.
c. Metode Pembelajaran : Diskusi, tanya jawab, penugasan, dan presentasi.

F. Media/Alat dan Bahan Pembelajaran


1. Media
 Lembar Kerja untuk melaksanakan pembelajaran STAD (LAPD).
 Power point materi pembelajaran “persamaan rasional dan irasional satu variabel”.
2. Alat dan Bahan Pembelajaran: papan tulis, spidol, penggaris, laptop dan LCD
proyektor.

G. Sumber Pembelajaran
1) Sukino, 2016, Matematika untuk SMA/MA Kelas X Semester 1.
2) Modul pembelajaran terkait materi pertidaksamaan rasional satu variabel.

H. Langkah-Langkah Pembelajaran
Alokasi
No. Kegiatan Deskripsi
Waktu
1. Pendahuluan 1. Guru memberi salam, menanyakan kabar 10 menit
“Bagaimanakah kabar kalian hari ini? Sudah
siap untuk belajar? Siapa saja yang tidak hadir
hari ini?” Kemudian meminta salah satu peserta
didik untuk memimpin doa.
2. Guru meminta peserta didik untuk mengecek
kebersihan kelas, minimal di sekitar meja dan
kursi tempat duduknya.
3. Guru mengajukan pertanyaan terkait materi
yang sudah dipelajari, menanyakan tentang
konsep pertidaksamaan linier dan kuadrat satu
variabel dan penyelesaiannya.
4. Guru memberikan motivasi dengan
menampilkan permasalahan kontekstual yang
berkaitan dengan materi.
5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari
dan garis besar cakupan materi serta kegiatan
yang akan dilakukan peserta didik untuk
menyelesaikan permasalahan atau tugas pada
pertemuan ini, yaitu Student Team
Achievement Divisions, termasuk hal-hal yang
akan dinilai pada pertemuan ini.
2. Inti a. Penyampaian Tujuan dan Motivasi 70 menit
 Guru menyampaikan motivasi dengan
memberikan contoh permasalahan dalam
kehidupan sehari-hari tentang materi
pertidaksamaan rasional satu variabel.
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
serta kegiatan yang akan dilakukan pada
pertemuan ini.
b. Pembagian Kelompok
 Peserta didik diminta membentuk
kelompok yang terdiri atas 4-5 orang.
 Guru membagikan LAPD untuk masing-
masing kelompok.
 Guru memotivasi peserta didik untuk saling
bekerja sama dalam mengerjakan LAPD.
 Masing-masing kelompok diberi tugas
untuk mendiskusikan tentang konsep
rasional.
 Masing-masing kelompok diberi tugas
untuk mendiskusikan penyelesaian
masalah yang berkaitan dengan konsep
pertidaksamaan rasional.
c. Kegiatan Belajar dalam Kelompok
 Guru membimbing peserta didik secara
berkelompok untuk mendiskusikan
bahasan yang ada di dalam LAPD untuk
mengarah pada penemuan konsep
pertidaksamaan rasional.
 Masing-masing kelompok mendiskusikan
LAPD yang telah dibagikan guru.
 Secara berkelompok peserta didik
mendiskusikan bahasan yang ada di dalam
LAPD untuk menemukan konsep
pertidaksamaan rasional berdasarkan fakta
yang sudah diketahui.
 Secara berkelompok peserta didik
mendiskusikan soal yang ada di LAPD
untuk menemukan cara menyelesaikan
masalah yang berkaitan dengan konsep
pertidaksamaan rasional.
d. Presentasi Hasil Kerja Kelompok
 Guru meminta perwakilan tiap kelompok
untuk menyajikan dan mempresentasikan
hasil diskusi kelompoknya masing-masing.
 Kelompok lain menanggapi dan memberi
sanggahan sajian dari perwakilan
kelompok penyaji.
e. Pemberian Penghargaan Terhadap Hasil
Kerja Kelompok
 Guru memberikan penghargaan kepada
kelompok yang memiliki kinerja dan kerja
sama yang paling baik.
Penutupan 1. Peserta didik diarahkan untuk menuliskan 10 menit
kesimpulan pembelajaran pertemuan ini di
papan tulis.
2. Guru meminta peserta didik melakukan refleksi
terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan dan
ditulis dalam buku kerja masing-masing.
3. Guru memberikan kuis untuk dikerjakan pada
lembar jawaban tentang materi yang telah
dipelajari
4. Guru meminta peserta didik mengumpulkan
hasil kuis sebagai nilai pengetahuan.
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran
pertemuan berikutnya, yaitu menyelesaikan
permasalahan dalam kehidupan sehari hari
tentang materi pertidaksamaan rasional.
6. Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan
salam.

I. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Teknik Penilaian
a. Sikap
o Observasi
o Jurnal
b. Pengetahuan
o Kuis tertulis
c. Keterampilan
o Unjuk kerja dalam menyelesaikan permasalahan (LAPD)

Mengetahui,
Kepala Sekolah, Guru Pamong,

Drs. Hariyanto, [Link]. Farida Agustiningsih, [Link]


NIP. 19640105 199003 1 019 NIP. 19760814 201407 2 003

Guru Model.

Nugroho Tunggal Kristanto


NIM 160311600215
Lampiran 1 (Materi)

Dalam suatu pertidaksamaan, nilai x yang mengakibatkan suatu pertidaksamaan menjadi


benar disebut penyelesaian atau solusi dari pertidaksamaan [Link]
penyelesaian pertidaksamaannya disebut himpunan penyelesaian (HP) dari
pertidaksamaan. Dalam suatu persoalan pertidaksamaan, diminta untuk menentukan
himpunan penyelesaian (HP) dari suatu pertidaksamaan.

i. Pertidaksamaan Rasional
Pertidaksamaan rasional disebut juga pertidaksamaan dalam bentuk [Link]
ini bentuk umum dari pertidaksamaan rasional.
𝑓(𝑥)
>0
𝑔(𝑥)

(tanda > dapat diganti ≥, <, 𝑎𝑡𝑎𝑢 ≤


Catatan :
(𝑥)sebagai fungsi pembilang dan
(𝑥)sebagai fungsi penyebut.

Contoh pertidaksamaan rasional :

3𝑥+9
 <0
𝑥+8
3𝑥+5
 ≥ −3
𝑥−2
2 4
 <𝑥
3−𝑥

Langkah-langkah umum menentukan HP pertidaksamaan rasional :


a. Buat ruas kanan pertidaksamaan nol
b. Tentukan titik-titik kritis.
𝑓(𝑥) 𝑓(𝑥)
 Jika 𝑔(𝑥) > 0 𝑎𝑡𝑎𝑢 <0
𝑔(𝑥)
Maka titik – titik kritis tidak termasuk penyelesaian sehingga digambar dngan
bulatan kosong.
𝑓(𝑥) 𝑓(𝑥)
 Jika 𝑔(𝑥) ≥ 0 𝑎𝑡𝑎𝑢 ≤0
𝑔(𝑥)
Maka titik-titik kritis dari (𝑥) termasuk penyelesaian sehingga
digambar dengan bulatan hitam, sedangkan titik-titik kritis dari 𝑔(𝑥)
tidak termasuk penyelesaian sehingga digambar dengan bulatan kosong.

c. Uji Tanda Daerah


 Titik-titik kritis akan membagi garis bilangan menjadi beberapa daerah.
Ambil satu titik (titik uji) di setiap daerah.
 Substitusi titik uji ke (𝑥), kemudian tentukan tandanya (+/-).

d. Tentukan interval daerah HP.


ii. Pertidaksamaan Irasional
Pertidaksamaan irasional atau pertidaksamaan bentuk akar adalah suatu
pertidaksamaan yang mengandung variabel pada bentuk akarnya dan variabel ini
tidak bisa ditarik keluar dari tanda akar.
Contoh pertidaksamaan irasional:
 𝑥 − 2 < √5 − 5𝑥
 √𝑥 + √𝑥 − 1 > −2
 √4𝑦 ≥ √1 + 𝑦

Langkah-langkah umum menentukan HP pertidaksamaan irasional :


a. Tentukan daerah asal (domain) dari fungsi (𝑥)
b. Tentukan titik-titik kritis dengan mengubah pertidaksamaan menjadi persamaan.
Tentukan titik kritis termasuk penyelesaian atau tidak.
c. Buat ruas kanan pertidaksamaan nol (0) kemudian uji tanda daerah.
1) Titik-titik kritis akan membagi daerah asal menjadi beberapa daerah. Ambil
satu titik (titik uji) di setiap daerah.
2) Substitusi titik uji ke (𝑥) kemudian tentukan tandanya (+ atau -).
d. Tentukan interval daerah HP.
Lampiran 2

LEMBAR AKTIVITAS PESERTA DIDIK

Kelompok : _________
Mata pelajaran : Matematika Nama :
Kelas/semester : .............../ 1
Materi Pokok : Pertidaksamaan
Rasional & Irasional Satu
Variabel
: Alokasi Waktu : 30 menit

Kompetensi Dasar
3.2 Menjelaskan dan menentukan penyelesaian pertidaksamaan rasional dan irasional satu
variabel.
4.2 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional dan irasional satu
variabel.

Indikator
3.2.2 Mendeskripsikan konsep rasional satu variabel.
3.2.3 Mengidentifikasi tentang bentuk pertidaksamaan rasional satu variabel.
3.2.4 Menemukan sifat-sifat pertidaksamaan rasional.
3.2.5 Menjelaskan langkah – langkah penyelesaian pertidaksamaan rasional satu variabel.

Petunjuk :
1. Bacalah setiap petunjuk dengan seksama.
2. Diskusikan dengan kelompok pertanyaan yang ada kemudian jawablah pertanyaan
tersebut.
3. Tanyakan kepada guru, jika ada yang kurang jelas.

INGAT KEMBALI !
1. Apa itu bilangan rasional?___________________________________________________
2. Berikan contoh bilangan rasional_____________________________________________
KEGIATAN MENGAMATI

Silahkan amati permasalahan yang


ada di bawah ini!

Seorang ahli gizi wajib


memperhitungkan beberapa faktor
saat merancang pola makanan
bernutrisi, seperti berat badan dan
usia. Oleh karenanya, ahli gizi
mempergunakan rumus untuk mengontrol kandungan kalori
pada makanan. Jika unit batas kesehatan tertentu per hari
5𝑘
dirumuskan dengan 𝑝(𝑘) = dimana 𝑘 adalah jumlah kalori
𝑘−2
makanan. Tentukan batasan kalori per hari agar unit batas
kesehatan tidak lebih dari 4 unit.

Bagaimanakah cara
menyelesaikan permasalahan di
atas ?

Untuk menyelesaikan permasalahan


di atas, mari kita ikuti kegiatan yang
ada dalam LKPD berikut ini!
KEGIATAN INTI

Permasalahan 1

Amati contoh dan non contoh pertidaksamaan berikut!

CONTOH NON CONTOH

2𝑥−1 2𝑥 + 6
3𝑥−5
≤0 >0
7
2 4𝑥 𝑥
− 𝑥+2 ≥0 >𝑥+2
𝑥−5 3

𝑥 2 − 3𝑥 − 10
<0 𝑥 2 − 𝑥 − 20 > 0
𝑥+4

3𝑥 2 + 7𝑥 + 4 𝑥2
>0 <𝑥−9
𝑥2 − 𝑥 − 6 6

1. Dari contoh dan bukan contoh di atas, carilah apa yang membedakan dari kedua
bentuk pertidaksamaan tersebut!
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
2. Dari contoh dan bukan contoh di atas, tuliskan bentuk umum dari pertidaksamaan
rasional!
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
3. Dari bentuk umum yang sudah kalian rumuskan, tuliskan pengertian dari
pertidaksamaan rasional!
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
Permasalahan 2

Masih ingatkah kalian tentang sifat-sifat pembagian bilangan bulat? Untuk mengingat kembali,
silahkan lengkapi pekerjaan berikut.
+
a. +
= ___


b. −
= ___


c. = ___
+

+
d. −
= ___

0
e. 𝑓(𝑥)
= ___

𝑓(𝑥)
f. = ___
0

Dari sifat-sifat pembagian tersebut, tentukan notasi pertidaksamaan yang sesuai di bawah ini!

𝑓(𝑥)
1. Jika 𝑔(𝑥) > 0 , maka 𝑓(𝑥) … 0 𝑑𝑎𝑛 𝑔(𝑥) … 0 atau 𝑓(𝑥) … 0 𝑑𝑎𝑛 𝑔(𝑥) … 0
Syarat 𝑔(𝑥) ≠. ..
𝑓(𝑥)
2. Jika 𝑔(𝑥) ≥ 0 , maka 𝑓(𝑥) … 0 𝑑𝑎𝑛 𝑔(𝑥) … 0 atau 𝑓(𝑥) … 0 𝑑𝑎𝑛 𝑔(𝑥) … 0
Syarat 𝑔(𝑥) ≠. ..
𝑓(𝑥)
3. Jika 𝑔(𝑥) < 0 𝑓(𝑥) … 0 𝑑𝑎𝑛 𝑔(𝑥) … 0 atau 𝑓(𝑥) … 0 𝑑𝑎𝑛 𝑔(𝑥) … 0
Syarat 𝑔(𝑥) ≠. ..
𝑓(𝑥)
4. Jika 𝑔(𝑥) ≤ 0 𝑓(𝑥) … 0 𝑑𝑎𝑛 𝑔(𝑥) … 0 atau 𝑓(𝑥) … 0 𝑑𝑎𝑛 𝑔(𝑥) … 0
Syarat 𝑔(𝑥) ≠. ..

Dari kegiatan di atas, sifat-sifat pertidaksamaan rasional adalah

__________________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________________
__________________
Permasalahan 3

𝑥−2
Tentukan himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan
𝑥+3
≥2!

Penyelesaian :
a. Pertidaksamaan diubah menjadi bentuk umum ( membuat ruas kanan menjadi nol)
− … ≥ 0
− ≥ 0
≥ 0
≥ 0
b. Menentukan syarat agar terdefinisi yaitu penyebut tidak sama dengan 0.
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
c. Menentukan nilai-nilai yang membuat pembilang bernilai nol dan penyebut bernilai
nol
Pembuat nol dari pembilang adalah ................ = 0
𝑥 = .....

Pembuat nol dari penyebut adalah ................ = 0


𝑥 = .....
d. Meletakkan nilai-nilai yang pembuat nol pada garis bilangan dan menentukan tanda (
+/- ) pada selang/interval yang terbentuk.

..... ..... .....

..... .....

Garis bilangan di atas terdiri atas 3 selang . Tentukan satu bilangan pada tiap-tiap
selang, lalu substitusikan ke dalam pertidaksamaan.
1) Untuk selang 𝑥 < ......
Misalkan diambil 𝑥 = .... ,lalu substitusikan ke pertidaksamaan rasional diperoleh
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
Sehingga selang bertanda .........

2) Untuk selang ..... < 𝑥 < .....


Misalkan diambil 𝑥 = .... ,lalu substitusikan ke pertidaksamaan rasional diperoleh
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
Sehingga selang bertanda .........

3) Untuk selang 𝑥 > .......


Misalkan diambil 𝑥 = .... ,lalu substitusikan ke pertidaksamaan rasional diperoleh
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
Sehingga selang bertanda .........

e. Menentukan penyelesaian berdasarkan tanda


Oleh karena ____________ ≥ __ maka selang yang memenuhi adalah selang yang bertanda
_____________

Jadi,______________________________________________________________________________
____________________________________________________________________
Ayo Berlatih

1. Tentukan penyelesaian dari


pertidaksamaan rasional satu
variabel berikut:
−4
a. ≥ 0
2𝑥 + 6
2𝑥 + 3
b. >0
3𝑥 − 7

𝑥2 − 4
c. <0
25 − 𝑥 2

𝑥 2 − 3𝑥−4
d. ≤0
𝑥2 + 𝑥 − 6

𝑥2 3𝑥 − 2
e. < +2
𝑥− 1 𝑥−1
KESIMPULAN

Pertidaksamaan Rasional adalah ............................................................................................


.............................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.................................................................................................................................................
Ada beberapa bentuk umum pertidaksamaan rasional yaitu
.............................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.................................................................................................................................................
.............................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.................................................................................................................................................
Langkah – langkah penyelesaian dari pertidaksamaan rasional adalah
.............................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.................................................................................................................................................
.............................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.................................................................................................................................................
.............................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.................................................................................................................................................
Lampiran 3
KUNCI JAWABAN

LKPD PERTIDAKSAMAAN RASIONAL

INGAT KEMBALI
𝑎
1. Bilangan yang berbentuk pecahan 𝑏
3 3 5
2. , , , … dst
2 4 2

PERMASALAHAN 1

1. Pada bagian contoh, penyebutnya memuat variabel, sedangkan non contoh,


penyebutnya tidak memuat variabel.
𝑓(𝑥) 𝑓(𝑥) 𝑓(𝑥) 𝑓(𝑥)
2. < 0, 𝑔(𝑥) > 0, 𝑔(𝑥) ≤ 0, 𝑔(𝑥) ≥ 0, 𝑓(𝑥) dan 𝑔(𝑥) merupakan polinom yang dapat
𝑔(𝑥)
berbentuk fungsi linier, fungsi kuadrat maupun fungsi kubik. 𝑔(𝑥) ≠ 0
3. Pertidaksamaan rasional adalah pertidaksamaan bentuk pecahan yang penyebutnya
memuat variabel.
PERMASALAHAN 2
Masih ingatkah kalian tentang sifat-sifat pembagian bilangan bulat? Untuk mengingat kembali,
silahkan lengkapi pekerjaan berikut.
+
g. +
=+


h. −
=+


i. +
=−

+
j. =−

0
k. 𝑓(𝑥)
=0

𝑓(𝑥)
l. 0
= 𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘 𝑡𝑒𝑟𝑑𝑒𝑓𝑖𝑛𝑖𝑠𝑖

Dari sifat-sifat pembagian tersebut, tentukan notasi pertidaksamaan yang sesuai di bawah ini!

𝑓(𝑥)
1. Jika 𝑔(𝑥) > 0 , maka 𝑓(𝑥) > 0 𝑑𝑎𝑛 𝑔(𝑥) > 0 atau 𝑓(𝑥) < 0 𝑑𝑎𝑛 𝑔(𝑥) < 0
Syarat 𝑔(𝑥) ≠ 0
𝑓(𝑥)
2. Jika 𝑔(𝑥) ≥ 0 , maka 𝑓(𝑥) ≥ 0 𝑑𝑎𝑛 𝑔(𝑥) > 0 atau 𝑓(𝑥) ≤ 0 𝑑𝑎𝑛 𝑔(𝑥) < 0
Syarat 𝑔(𝑥) ≠ 0
𝑓(𝑥)
3. Jika 𝑔(𝑥) < 0 𝑓(𝑥) < 0 𝑑𝑎𝑛 𝑔(𝑥) > 0 atau 𝑓(𝑥) > 0 𝑑𝑎𝑛 𝑔(𝑥) < 0
Syarat 𝑔(𝑥) ≠ 0
𝑓(𝑥)
4. Jika 𝑔(𝑥) ≤ 0 𝑓(𝑥) ≤ 0 𝑑𝑎𝑛 𝑔(𝑥) > 0 atau 𝑓(𝑥) ≥ 0 𝑑𝑎𝑛 𝑔(𝑥) < 0
Syarat 𝑔(𝑥) ≠ 0

PERMASALAHAN 3

a. Pertidaksamaan diubah menjadi bentuk umum ( membuat ruas kanan menjadi nol)
𝑥−2
− 2≥ 0
𝑥+3
𝑥−2 2(𝑥+3)
− ≥ 0
𝑥+3 𝑥+3
𝑥−2−2𝑥−6
≥ 0
𝑥+3
−𝑥−8
≥ 0
𝑥+3
b. Menentukan syarat agar terdefinisi yaitu penyebut tidak sama dengan 0.
𝑥+3>0
𝑥 > −3
c. Menentukan nilai-nilai yang membuat pembilang bernilai nol dan penyebut bernilai
nol
Pembuat nol dari pembilang adalah −𝑥 − 8 = 0
𝑥 = −8

Pembuat nol dari penyebut adalah 𝑥 + 3 = 0


𝑥 = −3
d. Meletakkan nilai-nilai yang pembuat nol pada garis bilangan dan menentukan tanda (
+/- ) pada selang/interval yang terbentuk.

- + -

-8 -3

Garis bilangan di atas terdiri atas 3 selang . Tentukan satu bilangan pada tiap-tiap
selang, lalu substitusikan ke dalam pertidaksamaan.
1) Untuk selang 𝑥 < -8
Misalkan diambil 𝑥 = -9 ,lalu substitusikan ke pertidaksamaan rasional diperoleh
−(−9) − 8 9−8 1
= =
−9 + 3 −9 + 3 −6
Sehingga selang bertanda ( - ) negatif
2) Untutk selang -8 < 𝑥 < -3
Misalkan diambil 𝑥 = -5 ,lalu substitusikan ke pertidaksamaan rasional diperoleh
−(−5) − 8 5−8 −3 3
= = =
−5 + 3 −5 + 3 −2 2
Sehingga selang bertanda (+) positif

3) Untuk selang 𝑥 > -3


Misalkan diambil 𝑥 = 0 ,lalu substitusikan ke pertidaksamaan rasional diperoleh
(0) − 8 −8
=
0+3 3
Sehingga selang bertanda (-) negatif

e. Menentukan penyelesaian berdasarkan tanda


−𝑥−8
Oleh karena ≥ 0 maka selang yang memenuhi adalah selang yang bertanda
𝑥+3
Positif (+)

Jadi, himpunan penyelesaian yang memenuhi adalah HP = {𝑥|−8 ≤ 𝑥 < −3, 𝑥𝜖ℝ}

AYO BERLATIH
−4
a. ≥ 0
2𝑥 + 6
Pembuat nol:
2𝑥 + 6 = 0
𝑥 = −3

Syarat, 2𝑥 + 6 ≠ 0, dengan kata lain 𝑥 ≠ −3

Pembilang Penyebut
Hasil
−4 2𝑥 + 6

𝑥 < −3 - - +

𝑥 > −3 - + -

++ --
-3

𝑥 < −3

𝐻𝑃 = {𝑥|𝑥 < −3, 𝑥 ∈ ℝ}

2𝑥 + 3
b. >0
3𝑥 − 7
Pembuat nol:
Pembilang 2𝑥 + 3 = 0
3
𝑥 = −2
Penyebut 3𝑥 − 7 = 0
7
𝑥=3
Syarat:
7
3𝑥 − 7 ≠ 0, dengan kata lain 𝑥 ≠ 3

Pembilang Penyebut
Hasil
2𝑥 + 3 3𝑥 − 7

3
𝑥≤− - - +
2
3 7
− ≤𝑥< + - -
2 3
7
𝑥> + + +
3

++ -- ++
3 7

2 3
3 7
𝑥≤− 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 >
2 3
3 7
𝐻𝑃 = {𝑥|𝑥 ≤ − 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 > , 𝑥 ∈ ℝ}
2 3

𝑥2 − 4
c. <0
25 − 𝑥 2

Pembuat nol:

Pembilang 𝑥 2 − 4 = 0

(𝑥 − 2)(𝑥 + 2) = 0

𝑥 = 2 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 = −2

Penyebut 25 − 𝑥 2 = 0

(5 − 𝑥)(5 + 𝑥) = 0

𝑥 = 5 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 = −5

Syarat:

25 − 𝑥 2 ≠ 0, dengan kata lain 𝑥 ≠ 5 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 ≠ −5

Pembilang Penyebut
Hasil
𝑥2 − 4 25 − 𝑥 2
𝑥 < −5 + - -

−5 < 𝑥
+ + +
< −2

−2 < 𝑥
- + -
<2

2<𝑥<5 + + +

𝑥>5 + - -

-- ++ -- ++
--

−5 −2 2 5

𝑥 < −5 𝑎𝑡𝑎𝑢 − 2 < 𝑥 < 2 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 > 5


𝐻𝑃 = {𝑥|𝑥 < −5, −2 < 𝑥 < 2 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 > 5, 𝑥 ∈ ℝ}
𝑥 2 − 3𝑥− 4
d. ≤0
𝑥2 + 𝑥 − 6
Pembuat nol:
Pembilang 𝑥 2 − 3𝑥 − 4 = 0
(𝑥 − 4)(𝑥 + 1) = 0
𝑥 = 4 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 = −1
Penyebut 𝑥 2 + 𝑥 − 6 = 0
(𝑥 + 6)(𝑥 − 1) = 0
𝑥 = −6 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 = 1
Syarat:
𝑥 2 + 𝑥 − 6 ≠ 0, dengan kata lain 𝑥 ≠ −6 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 ≠ 1

Pembilang Penyebut
Hasil
(𝑥 − 4)(𝑥 + 1) (𝑥 + 6)(𝑥 − 1)

𝑥 < −6 + + +

−6 < 𝑥
+ - -
< −1

−1 < 𝑥
- - +
<1

1<𝑥<4 - + -

𝑥>4 + + +
++ -- ++ -- ++
−6 −1 1 4

−6 < 𝑥 ≤ −1 𝑎𝑡𝑎𝑢 1 < 𝑥 ≤ 4


𝐻𝑃 = {𝑥| − 6 < 𝑥 ≤ −1 𝑎𝑡𝑎𝑢 1 < 𝑥 ≤ 4, 𝑥 ∈ ℝ}
𝑥2 3𝑥 − 2
e. < +2
𝑥− 1 𝑥−1
2
𝑥 3𝑥 − 2
− −2<0
𝑥 − 1 𝑥 − 1
𝑥2 3𝑥 − 2 2(𝑥−1)
− − <0
𝑥− 1 𝑥−1 𝑥−1
𝑥 2 −3𝑥+2−2𝑥+2
<0
𝑥−1
𝑥 2 −5𝑥+4
<0
𝑥−1
Pembuat nol:
Pembilang 𝑥 2 − 5𝑥 + 4 = 0
(𝑥 − 4)(𝑥 − 1) = 0
𝑥 = 4 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 = 1
Penyebut 𝑥 − 1 = 0
𝑥=1
Syarat:
𝑥 − 1 ≠ 0, dengan kata lain 𝑥 ≠ 1

Pembilang Penyebut
Hasil
(𝑥 − 4)(𝑥 − 1) 𝑥−1

𝑥<1 + - -

1<𝑥<4 - + -

𝑥>4 + + +

-- -- ++
1 4

𝑥 < 1 𝑎𝑡𝑎𝑢 1 < 𝑥 < 4


𝐻𝑃 = {𝑥|𝑥 < 1 𝑎𝑡𝑎𝑢 1 < 𝑥 < 4, 𝑥 ∈ ℝ}

KESIMPULAN

1. Pertidaksamaan rasional adalah pertidaksamaan bentuk pecahan yang penyebutnya


memuat variabel.
2. Bentuk-bentuk pertidaksamaan rasional adalah:
𝑓(𝑥) 𝑓(𝑥) 𝑓(𝑥) 𝑓(𝑥)
< 0, 𝑔(𝑥) > 0, 𝑔(𝑥) ≤ 0, 𝑔(𝑥) ≥ 0, 𝑓(𝑥) dan 𝑔(𝑥) merupakan polinom yang dapat
𝑔(𝑥)
berbentuk fungsi linier, fungsi kuadrat maupun fungsi kubik. 𝑔(𝑥) ≠ 0
3. Langkah-langkah penyelesaian pertidaksamaan rasional adalah..
a. Pertidaksamaan diubah menjadi bentuk umum ( membuat ruas kanan menjadi
nol)
b. Menentukan syarat agar terdefinisi yaitu penyebut tidak sama dengan 0.
c. Menentukan nilai-nilai yang membuat pembilang bernilai nol dan penyebut
bernilai nol
d. Meletakkan nilai-nilai yang pembuat nol pada garis bilangan dan menentukan
tanda ( +/- ) pada selang/interval yang terbentuk.
e. Menentukan penyelesaian berdasarkan tanda
Lampiran 4
INSTRUMEN PENUGASAN

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 2 Malang


Mata Pelajaran : Matematika Umum
Kelas/Semester : X/1
Kompetensi Dasar : 3.2 Menjelaskan dan menentukan penyelesaian pertidaksamaan
rasional dan irasional satu variabel

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK):


3.2.14 Menjelaskan langkah – langkah penyelesaian pertidaksamaan rasional satu variabel.
3.2.15 Menunjukkan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional satu variabel.
3.2.16 Menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional satu variabel.

Materi Pokok : Pertidaksamaan Rasional dan Irasional Satu Variabel


Sub Materi Pokok : Pertidaksamaan Rasional Satu Variabel

KISI-KISI PENULISAN SOAL PENUGASAN


TAHUN PELAJARAN 2019/2020

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 2 Malang


Jumlah Soal :1
Mata Pelajaran : Matematika-Umum
Penyusun : Nugroho Tunggal Kristanto

No.
No. Kompetensi Dasar Materi Kelas/Smt Indikator Soal
Soal
1. 3.2 Menjelaskan Pertidaksamaan X/1 Disajikan 1a-1e
dan Rasional dan beberapa soal
menentukan Irasional Satu matematis
penyelesaian Variabel tentang
pertidaksamaan pertidaksamaan
rasional dan rasional.
irasional satu Peserta didik
variabel diharapkan
mampu
menemukan
himpunan
penyeselesaian
dari soal yang
tersedia
Lampiran 5. Penugasan

Permasalahan 3
𝑥−2
Tentukan himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan
𝑥+3
≥2!

Penyelesaian :
a. Pertidaksamaan diubah menjadi bentuk umum ( membuat ruas kanan menjadi nol)
− … ≥ 0
− ≥ 0
≥ 0
≥ 0
b. Menentukan syarat agar terdefinisi yaitu penyebut tidak sama dengan 0.
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
c. Menentukan nilai-nilai yang membuat pembilang bernilai nol dan penyebut bernilai
nol
Pembuat nol dari pembilang adalah ................ = 0
𝑥 = .....

Pembuat nol dari penyebut adalah ................ = 0


𝑥 = .....
d. Meletakkan nilai-nilai yang pembuat nol pada garis bilangan dan menentukan tanda (
+/- ) pada selang/interval yang terbentuk.

..... ..... .....

..... .....

Garis bilangan di atas terdiri atas 3 selang . Tentukan satu bilangan pada tiap-tiap
selang, lalu substitusikan ke dalam pertidaksamaan.
1) Untuk selang 𝑥 < ......
Misalkan diambil 𝑥 = .... ,lalu substitusikan ke pertidaksamaan rasional diperoleh
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
Sehingga selang bertanda .........

2) Untuk selang ..... < 𝑥 < .....


Misalkan diambil 𝑥 = .... ,lalu substitusikan ke pertidaksamaan rasional diperoleh
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
Sehingga selang bertanda .........

3) Untuk selang 𝑥 > .......


Misalkan diambil 𝑥 = .... ,lalu substitusikan ke pertidaksamaan rasional diperoleh
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
Sehingga selang bertanda .........

e. Menentukan penyelesaian berdasarkan tanda


Oleh karena ____________ ≥ __ maka selang yang memenuhi adalah selang yang bertanda
_____________

Jadi,______________________________________________________________________________
____________________________________________________________________
Ayo Berlatih
1. Tentukan penyelesaian dari
pertidaksamaan rasional satu
variabel berikut:
−4
a. ≥ 0
2𝑥 + 6
2𝑥 + 3
b. >0
3𝑥 − 7

𝑥2 − 4
c. <0
25 − 𝑥 2

𝑥 2 − 3𝑥−4
d. ≤0
𝑥2 + 𝑥 − 6

𝑥2 3𝑥 − 2
e. < +2
𝑥− 1 𝑥−1
Lampiran 6
INSTRUMEN PENILAIAN PENUGASAN

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 2 Malang


Mata Pelajaran : Matematika Umum
Kelas/Semester : X/1
Kompetensi Dasar : 3.2 Menjelaskan dan menentukan penyelesaian pertidaksamaan
rasional dan irasional satu variabel

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK):


3.2.14 Menjelaskan langkah – langkah penyelesaian pertidaksamaan rasional satu variabel.
3.2.15 Menunjukkan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional satu variabel.
3.2.16 Menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional satu variabel.

Materi Pokok : Pertidaksamaan Rasional dan Irasional Satu Variabel


Sub Materi Pokok : Pertidaksamaan Rasional Satu Variabel

Rubrik

NO PEMBAHASAN SKOR
a. Pertidaksamaan diubah menjadi bentuk umum ( membuat ruas
kanan menjadi nol)
𝑥−2
− 2≥ 0
𝑥+3
𝑥−2 2(𝑥+3)
− ≥ 0 20
𝑥+3 𝑥+3
𝑥−2−2𝑥−6
≥ 0
𝑥+3
−𝑥−8
≥ 0
𝑥+3

b. Menentukan syarat agar terdefinisi yaitu penyebut tidak sama


dengan 0.
𝑥+3>0 20
P.3 𝑥 > −3

c. Menentukan nilai-nilai yang membuat pembilang bernilai nol dan


penyebut bernilai nol
Pembuat nol dari pembilang adalah −𝑥 − 8 = 0
𝑥 = −8
20

Pembuat nol dari penyebut adalah 𝑥 + 3 = 0


𝑥 = −3

d. Meletakkan nilai-nilai yang pembuat nol pada garis bilangan dan


menentukan tanda ( +/- ) pada selang/interval yang terbentuk. 20
- + -

-8 -3

Garis bilangan di atas terdiri atas 3 selang . Tentukan satu bilangan


pada tiap-tiap selang, lalu substitusikan ke dalam pertidaksamaan.
4) Untuk selang 𝑥 < -8
Misalkan diambil 𝑥 = -9 ,lalu substitusikan ke
pertidaksamaan rasional diperoleh
−(−9) − 8 9−8 1
= =
−9 + 3 −9 + 3 −6
Sehingga selang bertanda ( - ) negatif
5) Untutk selang -8 < 𝑥 < -3
Misalkan diambil 𝑥 = -5 ,lalu substitusikan ke
pertidaksamaan rasional diperoleh
−(−5) − 8 5−8 −3 3
= = =
−5 + 3 −5 + 3 −2 2
Sehingga selang bertanda (+) positif

6) Untuk selang 𝑥 > -3


Misalkan diambil 𝑥 = 0 ,lalu substitusikan ke
pertidaksamaan rasional diperoleh
(0) − 8 −8
=
0+3 3
Sehingga selang bertanda (-) negatif

e. Menentukan penyelesaian berdasarkan tanda


−𝑥−8
Oleh karena ≥ 0 maka selang yang memenuhi adalah
𝑥+3
selang yang bertanda Positif (+)
20
Jadi, himpunan penyelesaian yang memenuhi adalah HP =
{𝑥|−8 ≤ 𝑥 < −3, 𝑥𝜖ℝ}

−4
≥ 0
2𝑥 + 6
Pembuat nol:
2𝑥 + 6 = 0
1a 50
𝑥 = −3

Syarat, 2𝑥 + 6 ≠ 0, dengan kata lain 𝑥 ≠ −3


Pembilang Penyebut
Hasil
−4 2𝑥 + 6

𝑥 < −3 - - +

𝑥 > −3 - + -

50
++ --
-3

𝑥 < −3

𝐻𝑃 = {𝑥|𝑥 < −3, 𝑥 ∈ ℝ}

2𝑥 + 3
>0
3𝑥 − 7
Pembuat nol:
Pembilang 2𝑥 + 3 = 0
3
𝑥 = −2
Penyebut 3𝑥 − 7 = 0 50
7
𝑥=3
Syarat:
7
3𝑥 − 7 ≠ 0, dengan kata lain 𝑥 ≠ 3

Pembilang Penyebut
Hasil
2𝑥 + 3 3𝑥 − 7
1b
3
𝑥≤− - - +
2
3 7
− ≤𝑥< + - -
2 3
7 50
𝑥> + + +
3

++ -- ++
3 7

2 3
3 7
𝑥≤− 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 >
2 3
3 7
𝐻𝑃 = {𝑥|𝑥 ≤ − 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 > , 𝑥 ∈ ℝ}
2 3

𝑥2 − 4
<0
25 − 𝑥 2
Pembuat nol:

Pembilang 𝑥 2 − 4 = 0

(𝑥 − 2)(𝑥 + 2) = 0

𝑥 = 2 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 = −2

Penyebut 25 − 𝑥 2 = 0 50

(5 − 𝑥)(5 + 𝑥) = 0

𝑥 = 5 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 = −5

Syarat:

25 − 𝑥 2 ≠ 0, dengan kata lain 𝑥 ≠ 5 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 ≠ −5

Pembilang Penyebut
1c Hasil
𝑥2 − 4 25 − 𝑥 2

𝑥 < −5 + - -

−5 < 𝑥
+ + +
< −2

−2 < 𝑥
- + -
<2

2<𝑥<5 + + + 50

𝑥>5 + - -

-- ++ -- ++
--

−5 −2 2 5

𝑥 < −5 𝑎𝑡𝑎𝑢 − 2 < 𝑥 < 2 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 > 5


𝐻𝑃 = {𝑥|𝑥 < −5, −2 < 𝑥 < 2 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 > 5, 𝑥 ∈ ℝ}
2
𝑥 − 3𝑥 − 4
≤0
𝑥2 + 𝑥 − 6
Pembuat nol:
Pembilang 𝑥 2 − 3𝑥 − 4 = 0
(𝑥 − 4)(𝑥 + 1) = 0
𝑥 = 4 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 = −1 50
Penyebut 𝑥 2 + 𝑥 − 6 = 0
(𝑥 + 6)(𝑥 − 1) = 0
𝑥 = −6 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 = 1
Syarat:

𝑥 2 + 𝑥 − 6 ≠ 0, dengan kata lain 𝑥 ≠ −6 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 ≠ 1


Pembilang Penyebut
Hasil
(𝑥 − 4)(𝑥 + 1) (𝑥 + 6)(𝑥 − 1)

𝑥 < −6 + + +
1d
−6 < 𝑥
+ - -
< −1

−1 < 𝑥
- - +
<1
50
1<𝑥<4 - + -

𝑥>4 + + +

++ -- ++ -- ++
−6 −1 1 4

−6 < 𝑥 ≤ −1 𝑎𝑡𝑎𝑢 1 < 𝑥 ≤ 4

𝐻𝑃 = {𝑥| − 6 < 𝑥 ≤ −1 𝑎𝑡𝑎𝑢 1 < 𝑥 ≤ 4, 𝑥 ∈ ℝ}


𝑥2 3𝑥 − 2
< +2
𝑥− 1 𝑥−1
𝑥2 3𝑥 − 2
− −2<0
𝑥 − 1 𝑥 − 1
𝑥2 3𝑥 − 2 2(𝑥−1)
− − <0
𝑥− 1 𝑥−1 𝑥−1
1e 𝑥 2 −3𝑥+2−2𝑥+2 50
<0
𝑥−1
𝑥 2 −5𝑥+4
<0
𝑥−1
Pembuat nol:
Pembilang 𝑥 2 − 5𝑥 + 4 = 0
(𝑥 − 4)(𝑥 − 1) = 0
𝑥 = 4 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 = 1
Penyebut 𝑥 − 1 = 0
𝑥=1
Syarat:

𝑥 − 1 ≠ 0, dengan kata lain 𝑥 ≠ 1


Pembilang Penyebut
Hasil
(𝑥 − 4)(𝑥 − 1) 𝑥−1

𝑥<1 + - -

1<𝑥<4 - + -

𝑥>4 + + +
50

-- -- ++
1 4

𝑥 < 1 𝑎𝑡𝑎𝑢 1 < 𝑥 < 4

𝐻𝑃 = {𝑥|𝑥 < 1 𝑎𝑡𝑎𝑢 1 < 𝑥 < 4, 𝑥 ∈ ℝ}

𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑑𝑎𝑝𝑎𝑡


Penilaian: × 100
600
Lampiran 7
INSTRUMEN KUIS

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 2 Malang


Mata Pelajaran : Matematika Umum
Kelas/Semester : X/1
Kompetensi Dasar : 3.2 Menjelaskan dan menentukan penyelesaian pertidaksamaan
rasional dan irasional satu variabel

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK):


3.2.17 Menjelaskan langkah – langkah penyelesaian pertidaksamaan rasional satu variabel.
3.2.18 Menunjukkan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional satu variabel.
3.2.19 Menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional satu variabel.

Materi Pokok : Pertidaksamaan Rasional dan Irasional Satu Variabel


Sub Materi Pokok : Pertidaksamaan Rasional Satu Variabel

KISI-KISI PENULISAN SOAL KUIS


TAHUN PELAJARAN 2019/2020

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 2 Malang


Jumlah Soal :1
Mata Pelajaran : Matematika-Umum
Penyusun : Nugroho Tunggal Kristanto

No.
No. Kompetensi Dasar Materi Kelas/Smt Indikator Soal
Soal
1. 3.3 Menjelaskan Pertidaksamaan X/1 Diberikan 1a
dan Rasional dan model
menentukan Irasional Satu matematika
penyelesaian Variabel pertidaksamaan
pertidaksamaan rasional linier
rasional dan 12𝑥+48
< 0,
𝑥+10
irasional satu
peserta didik
variabel
dapat
menyelesaikan
pertidaksamaan
tersebut serta
dapat
menunjukkan
dan
menentukan
himpunan
penyelesaian
dari
pertidaksamaan
tersebut
2 3.4 Menjelaskan Pertidaksamaan X/1 Diberikan 1b
dan Rasional dan model
menentukan Irasional Satu matematika
penyelesaian Variabel pertidaksamaan
pertidaksamaan rasional
rasional dan kuadrat-linier
irasional satu 𝑥 2 −3𝑥−4
> 0,
variabel 6𝑥−4
peserta didik
dapat
menyelesaikan
pertidaksamaan
tersebut serta
dapat
menunjukkan
dan
menentukan
himpunan
penyelesaian
dari
pertidaksamaan
tersebut
Lampiran 8
INSTRUMEN PENILAIAN KUIS

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 2 Malang


Mata Pelajaran : Matematika Umum
Kelas/Semester : X/1
Kompetensi Dasar : 3.2 Menjelaskan dan menentukan penyelesaian pertidaksamaan
rasional dan irasional satu variabel

Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK):


3.2.20 Menjelaskan langkah – langkah penyelesaian pertidaksamaan rasional satu variabel.
3.2.21 Menunjukkan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional satu variabel.
3.2.22 Menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan rasional satu variabel.

Materi Pokok : Pertidaksamaan Rasional dan Irasional Satu Variabel


Sub Materi Pokok : Pertidaksamaan Rasional Satu Variabel

Rubrik

No. Penyelesaian Nilai


1a a. Pembuat nol: 30
Pembilang 12𝑥 + 48 = 0
𝑥 = −4
Penyebut 𝑥 + 10 = 0
𝑥 = −10
Syarat:
𝑥 + 10 ≠ 0, dengan kata lain 𝑥 ≠ −10

Pembilang Penyebut 10
Hasil
12𝑥 + 48 𝑥 + 10

𝑥 < −10 - - +

−10 < 𝑥 < −4 - + -

𝑥 > −4 + + +

++ -- ++

−10 −4

−10 < 𝑥 < −4

𝐻𝑃 = {𝑥|−10 < 𝑥 < −4, 𝑥 ∈ ℝ} 10

1b b. Pembuat nol: 30
Pembilang 𝑥 2 − 3𝑥 − 4 = 0
(𝑥 − 4)(𝑥 + 1) = 0
𝑥 = 4 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 = −1
Penyebut 6𝑥 − 4 = 0
6𝑥 = 4
2
𝑥=3
Syarat:
2
6𝑥 − 4 ≠ 0, dengan kata lain 𝑥 ≠ 3

Pembilang Penyebut 10
Hasil
(𝑥 − 4)(𝑥 + 1) (6𝑥 − 4)

𝑥 < −1 + - -

2
−1 < 𝑥 < - - +
3
2
<𝑥<4 - + -
3

𝑥>4 + + +

-- ++ -- ++
−1 2 4
3

2
−1 < 𝑥 < 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 > 4
3

2 10
𝐻𝑃 = {𝑥| − 1 < 𝑥 < 3 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑥 > 4, 𝑥 ∈ ℝ}

Total Nilai 100


Lampiran 9
INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP

PENILAIAN OBSERVASI
Satuan Pendidikan : SMA Negeri 2 Malang
Mata Pelajaran : Matematika Umum
Materi Pokok : Pertidaksamaan Rasional dan Irasional Satu Variabel
Kelas/Semester : X/1
Tahun Pelajaran : 2019/2020
Waktu Pengamatan : Selama Proses Pembelajaran

Kompetensi Dasar :
Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerjasama, konsisten, sikap disiplin, rasa
percaya diri, dan sikap toleransi dalam perbedaan strategi berpikir dalam memilih dan
menerapkan strategi menyelesaikan masalah.

Indikator :
Menunjukkan sikap kerjasama dalam belajar kelompok.

Rubrik Penilaian

Aspek
yang Kriteria Skor
Dinilai

Sikap kerjasama memuat 5 kriteria yaitu: 1) Terlibat aktif dalam 5


belajar kelompok; 2) Kesediaan melakukan tugas sesuai
kesepakatan; 3) Bersedia membantu orang lain dalam satu
kelompok yang mengalami kesulitan; 4) Menghargai hasil kerja
anggota kelompok; 5)Menunjukkan adanya usaha bekerjasama
dalam kegiatan kelompok secara terus menerus dan konsisten.
Kerjasama
dalam Sikap kerjasama hanya memuat 4 kriteria dari 5 kriteria yang 4
seharusnya ada
belajar
kelompok Sikap kerjasama hanya memuat 3 kriteria dari 5 kriteria yang 3
seharusnya ada

Sikap kerjasama hanya memuat 2 kriteria dari 5 kriteria yang 2


seharusnya ada

Sikap kerjasama hanya memuat 1 kriteria dari 5 kriteria yang 1


seharusnya ada

𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 𝑠𝑘𝑜𝑟
Nilai: 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑘𝑟𝑖𝑡𝑒𝑟𝑖𝑎 × 100
Bubuhkan tanda √ pada kolom sesuai hasil pengamatan

Sikap kerjasama dalam


No. Nama kelompok
1 2 3 4 5
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
Lampiran 10: Intrumen Penilaian Keterampilan

Nama Sekolah : SMA Negeri 2 Malang


Tahun Pelajaran : 2019/2020
Kelas/Semester : X/1
Mata Pelajaran : Matematika Umum

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN KETRAMPILAN PENSKORAN UNJUK


KERJA

 Penilaian Kinerja Matematika

Kriteria Skor Indikator


Menyiapkan semua alat dan buku yang menunjang
4
pembelajaran untuk menyelesaikan permasalahan
Menyiapkan sebagian besar alat dan buku yang
3 menunjang pembelajaran untuk menyelesaikan
Persiapan permasalahan
Menyiapkan sebagian kecil alat untuk membuat
2
permasalahan
Tidak menyiapkan sebagian kecil alat untuk
1
membuat permasalahan
Langkah menyelesaikan permasalahan dengan
4
metode yang benar dan teliti
Langkah menyelesaikan permasalahan dengan
3
Proses Menyelesaikan metode yang benar tetapi kurang teliti
Masalah Langkah menyelesaikan permasalahan dengan
2
metode yang kurang benar
Langkah menyelesaikan permasalahan dengan
1
metode yang tidak benar
Memperoleh hasil penyelesaian masalah dengan
4
sangat tepat
Memperoleh hasil penyelesaian masalah dengan
3
Hasil Penyelesaian Masalah cukup tepat
Memperoleh hasil penyelesaian masalah dengan
2
kurang tepat
1 Tidak Memperoleh hasil penyelesaian masalah

𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 𝑠𝑘𝑜𝑟


Nilai: × 100
𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑘𝑟𝑖𝑡𝑒𝑟𝑖𝑎
Bubuhkan tanda √ pada kolom sesuai hasil pengamatan

Kriteria
Proses Hasil
No. Nama Persiapan Menyelesaikan Penyelesaian
Masalah Masalah
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34

Anda mungkin juga menyukai