PEMBUATAN ROK
1. Pengertian Rok
Rok merupakan busana bagian bawah yang dibuat pas badan, dikerut, dilipit atau
dikembangkan yang terpisah dari bagian atas badan (blus) atau disambungkan (dijahit) dengan
bagian atas busana (Ariyanto (2003:157). Menurut Soekarno (2009:49) rok adalah bentuk atau
jenis pakaian wanita yang dikenakan pada bagian bawah untuk menutupi perut, pinggul, paha,
dan sebagian kaki. Rok dapat dibuat dalam berbagai model dan digunakan dalam berbagai
macam kesempatan. Berdasarkan beberapa pendapat diatas pengertian rok adalah jenis pakaian
wanita yang dikenakan pada bagian bawah tubuh untuk menutupi perut, pinggul, paha, dan
sebagian kaki yang dapat terpisah atau disambung dengan bagian atas busana.
2. Macam – macam rok
Menurut Ariyanto (2003:129) macam-macam rok terdiri dari (1) rok suai; (2) rok lipit hadap;
(3) rok lipit sungkup; (4) rok lipit lepas; (5) rpk lipit searah; (6) rok lipit kipas; (7) rok pias
empat; (8) rok pias enam; (9) rok berkerut biasa; (10) rok berkerut bertingkat; (11) rok berkerut
bersusun; (12) rok lingkaran penuh; (13) rok setengah lingkaran; (14) rok godet; (15) rok
draperi; (16) rok yang dikembangkan di bagian bawah; (17) rok balon; (18) rok harem; (19) rok
dengan peplum; (20) rok terompet; (21) rok yang dibelitkan; (22) rok sapu tangan; (23) rok
ekor ikan; (24) rok belahan dimuka; (25) rok belahan di sisi.
Menurut Ernawati, dkk (2008:319) berdasarkan siluet, desain rok dapat dibedakan atas:
(1) Rok dari pola dasar merupakan rok yang modelnya seperti pada pola dasar tanpa ada lipit
atau kerut. Rok biasanya menggunakan ritsluiting pada bagian tengah muka atau tengah
belakang.
(2) Rok span dan semi span, rok span merupakan rok yang bagian sisi bawahnya dimasukkan
2 sampai 5 cm ke dalam sehingga terlihat kecil ke bawah, sedangkan rok semi span merupakan
rok yang bagian sisinya lurus ke bawah atau bagian bawah sama besarnya dengan bagian
panggul
(3) Rok pias adalah rok yang terdiri dari beberapa bagian. Macam-macam rok pias tergantung
jumlah pias atau potongan yang dibuat, misalnya rok pias 3, rok pias 4, rok pias 6 dan
seterusnya.
(4) Rok kerut adalah rok yang dibuat dengan model ada kerutan mulai dari batas pinggang atau
panggul sehingga bagian bawah lebar
(5) Rok kembang atau rok klok adalah rok yang bagian bawahnya lebar. Rok ini dikenal dengan
rok kembang, rok lingkaran dan rok ½ lingkaran.
(6) Rok lipit, rok lipit ada 3 yaitu rok lipit pipih, rok lipit hadap dan rok lipit sungkup.
Rok lipit pipih yaitu rok yang lipitannya dibuat searah seperti rok sekolah murid SD. Rok lipit
hadap yaitu rok yang lipitnya dibuat berhadapan, baik pada bagian tengah muka, tengah
belakang atau diatur beberapa lipitan pada sekeliling rok. Sedangkan rok lipit sungkup yaitu
rok yang lipitnya dibuat berlawanan arah. Misalnya lipit yang satu dibuat kekanan dan yang
satu lagi dibuat arah ke kiri. Lipit ini juga sama dengan lipit pada bagian dalam atau bagian
buruk bahan pada lipit hadap.
(7) Rok bertingkat yaitu rok yang dibuat beberapa tinggkat. Rok ini ada yang dibuat 2 atau 3
tingkat yang diatur panjangnya. Umumnya bentuk rok ini sering dijumpai pada busana anak-
anak.
Menurut Ernawati, dkk (2008:319) berdasarkan ukuran panjangnya rok dapat dibagi atas:
(1) Rok micro yaitu rok yang panjangnya sampai batas pangkal paha.
(2) Rok mini yaitu rok yang panjangnya sampai pertengahan paha atau 10 cm di atas lutut.
(3) Rok kini yaitu rok yang panjangnya sampai batas lutut.
(4) Rok midi yaitu rok yang panjangnya sampai pertengahan betis.
(5) Rok maxi yaitu rok yang panjangnya sampai mata kaki.
(6) Rok floor yaitu rok yang panjangnya menyentuh lantai
Rok Suai
Ukuran : Lingkar Pnggang = 66 cm
Lingkar Panggul = 88 cm
Tinggi Panggul = 20 cm
Panjang Rok = 55 cm
Keterangan Pola:
Keterangan pola rok bagian belakang:
A-B = Panjang rok
A-C = Tinggi Panggul
A-A’ = 1 cm
D-D’ = 0,7 cm
D’-F’ = Panjang rok
A’-G = 1/10 Lingkar pinggang
G-G’ = 3 cm
Keterangan pola rok bagian depan:
a-b = Panjang rok
a-c = Tinggi panggul
d-d’ = 0,7 cm
d’- f’ = Panjang rok
a-g = 1/10 Lingkar pinggang + 1 cm
g-g’ = 3 cm
Rok Lipit Hadap
Ukuran : Lingkar Pnggang = 66 cm
Lingkar Panggul = 88 cm
Tinggi Panggul = 20 cm
Panjang Rok = 55 cm
Keterangan Pola:
Keterangan pola rok bagian belakang:
- Jiplak pola dasar rok (rok suai) bagian belakang (A’-B-D’-F’)
- Jiplak kup (G-G’-I)
Keterangan pola rok bagian depan:
- Jiplak pola dasar rok (rok suai) bagian belakang (a’-b-d’-f’)
- Jiplak kup (g-g’-i)
- Tambahkan 10 cm dari (a-a’) = b-b’ untuk besarnya lipatan
- a-a’ = 0,5 cm
Rok Lipit Sungkup
Ukuran : Lingkar Pnggang = 66 cm
Lingkar Panggul = 88 cm
Tinggi Panggul = 20 cm
Panjang Rok = 55 cm
Keterangan Pola:
Keterangan pola rok bagian belakang:
- Jiplak pola dasar rok (rok suai) bagian belakang (A’-B-D’-F’)
- Jiplak kup (G-G’-I)
Keterangan pola rok bagian depan:
- Jiplak pola dasar rok (rok suai) bagian belakang (a’-b-d’-f’)
- Jiplak kup (g-g’-i)
- Buat garis lurus dari titik i ke bawah (b’)
- Gunting dari titik g’-i-b’
- Buat kup g’-g-i
- Tambahkan 10 cm dari i-i = b’-b’ untuk besarnya lipatan
Rok A Line
Ukuran : Lingkar Pnggang = 66 cm
Lingkar Panggul = 88 cm
Tinggi Panggul = 20 cm
Panjang Rok = 55 cm
Pecah Pola Rok A Line
Hasil Akhir Pola Rok A Line
Rok Setengah Lingkaran
Ukuran : Lingkar Pnggang = 66 cm
Lingkar Panggul = 88 cm
Tinggi Panggul = 20 cm
Panjang Rok = 55 cm
Keterangan pola:
A-B = A-D = A-C = 1/3 Lingkar pinggang – 1 cm
B-G = D-F = C-E = Panjang rok
Rok Pias
Enam Ukuran : Lingkar Pnggang = 66 cm
Lingkar Panggul = 88 cm
Tinggi Panggul = 20 cm
Panjang Rok = 55
cm