Internal Training
PENGENALAN BEARING
Maintenance Department Marudut EVMS
DEFINISI
Bearing dalam bahasa indonesia adalah Bantalan
Adalah sebuah elemen mesin yang
berfungsi untuk membatasi gerak
relatif antara dua atau lebih
komponen mesin agar selalu bergerak
pada arah yang diinginkan.
Bearing merupakan komponen mesin
yang fungsi utamanya adalah
mengurangi gesekan antara poros dan
elemen mesin lainnya
JENIS BEARING
Bearing terbagi menjadi 2
1. Plain Bearing 2. Anti Friction Bearing
merupakan bearing yang menerima Merupakan bearing yang terdiri dari
gaya gesek secara langsung dimana beberapa komponen seperti Rolling
poros (shaft) akan berputar secara elemen yang berfungsi untuk
langsung pada permukaan bearing.
mengurangi gesekan
Gesekan yang timbul akan berkurang
secara signifikan tergantung pada Bearing Jenis ini memiliki Usia yang
jumlah dan jenis pelumas serta jenis lebih panjang
material yang digunakan sebagai Contoh :
bearing
Deep Groove Ball bearing
Contoh :
Thrust Bearing
Bushing dan Sleeve Bearing
Angular Bearing
Anti Friction Bearing
Prinsip Kerja Bearing
Anti Friction Bearing
Bagian-Bagian Bearing
Anti Friction Bearing
Menurut Bebannya Dapat di kategorikan menjadi :
1. Radial Load
(Radial Bearing)
2. Axial Load
(Thrust Bearing)
3. Combined load
(Angular Bearing)
Anti Friction Bearing
Anti Friction Bearing
Anti Friction Bearing
Menurut Rolling Element
1. Ball Bearing
Anti Friction Bearing
Menurut Rolling Element
2. Cylinder Roller Bearing
Anti Friction Bearing
Menurut Rolling Element
3. Spherical Roller Bearing
Anti Friction Bearing
Menurut Rolling Element
4. Taper Roller Bearing
Anti Friction Bearing
Menurut Rolling Element
5. Needle Roller Bearing
Anti Friction Bearing
Rolling Element
Ball Cylindrical Needle Tapered Spherical
roller roller roller roller
Anti Friction Bearing
Contact Area
Line contact Point contact
Kodifikasi
Cara Membaca kode Bearing
Material Cage
1. Baja / Steel
Material Cage
2. Kuningan / Brass
Material Cage
3. Polyamide
(Glass Fiber Reinforced Polyamide 6.6
Kodifikasi
Kode ke 2 Kode ke 3
• 8 = Extra thin section • 00 = diameter dalam 10mm
• 9 = Very thin section • 01= diameter dalam 12mm
• 0 = Extra light • 02= diameter dalam 15mm
• 1 = Extra light thrust • 03= diameter dalam 17mm
• 2 = Light
• 3 = Medium
• 4 = Heavy
Kodifikasi
d = diameter dalam D = Diameter Luar l = Lebar
Kodifikasi
Kode Ke 4
Z : Single shielded ( bearing ditutupi plat tunggal)
ZZ : Double shielded ( bearing ditutupi plat ganda )
RS : Single sealed ( bearing ditutupi seal karet)
2RS : Double sealed (bearing ditutupi seal karet ganda )
V : Single non-contact seal
VV : Double non-contact seal
DDU : Double contact seals
NR : Snap ring and groove
M : Brass cage
Kodifikasi
Sealing Effect
Kodifikasi
Keterangan Tambahan
C : Clearance
Mis : C2,CN,C3,C4,C5
P. Precision
Mis P2,P3,P4
Grease Type
Internal Clearance
Kode Penjelasan
C2 Internal Clearance Lebih kecil dari CN
CN Internal Clearance Normal
C3 Internal Clearance Lebih besar dari CM
C4 Internal Clearance Lebih besar dari C3
C5 Internal Clearance lebih besar dari C4
Umum nya Kode CN tidak tertulis pada Nomor Bearing
Internal Clearance
BRAND
Brand/Merk yang Umum Dipakai
• SKF
• FAG
• NSK
• NTN
• KOYO
• TIMKEN
• DLL
End