REFLEKSI DIRI
NAMA : DIVA ALISA DARMATASIA
NIM : 2008010079
Selama saya mengerjakan tugas yang diberikan ini, saya merasakan banyak hal, baik itu
hal yang menurut saya sulit sampai dengan mudah, mudah dalam artiannya disini adalah saya
merasa senang dalam melakukan hal tersebut, senang karena saya bisa mendapatkan banyak
informasi, ilmu, dan tips-tips dalam bidang kedokteran ini yang berasal dari narasumber saya
yaitu dr. Derri R. Tallo Manafe, M. Sc. Hal sulit yang saya maksud ini adalah dalam mengatur
waktu, karena tugas yang diberikan deadline pengumpulannya juga sangat dekat, sehingga
membuat saya agak kewalahan dalam megurusnya, belum lagi waktu wawancara yang terus saja
bertentangan dengan waktu dokter. Karena pada saat dokter bisa, saya sedang ada mata kuliah
juga disaat yang bersamaan sehingga sangat sulit dalam mengatur waktu yang tepat untuk
melakukan sesi wawancara. Sebenarnya saya agak panik dalam mengerjakan tugas ini, karena
waktu wawancara kami baru bisa dilakukan sehari sebelum pengumpulan tugas ini. Tetapi
untung saja tugas ini diberikan dalam bentuk kelompok, sehingga beban yang saya rasakan pun
tidak terlalu banyak karena sudah dibagi-bagi tugasnya. Pembelajaran yang saya dapatkan dari
dr. Derri pun banyak sekali, salah satunya dalam menjalankan kuliah kedokteran ini dibutuhkan
kesabaran yang lebih karena waktu menempuh kuliah kedokteran itu tidak sebentar, dalam
menjalankan kuliah juga kita harus bisa memanajemen waktu dengan baik, agar tujuan kita itu
bisa dicapai tepat waktu. Strategi belajar yang diberikan dr. Derri salah satunya yaitu dengan
cara membuat kelompok belajar bersama dengan teman-teman, agar bisa sharing juga satu sama
lain sehingga memudahkan kita dalam belajar. Pembelajaran yang bisa saya dapatkan dari hasil
wawancara dan dalam mengerjakan tugas ini adalah, saya harus bisa memanajemen waktu
dengan baik, agar bisa mengerjakan dan mengumpulkan tugas yang diberikan tepat waktu, dan
juga saya belajar untuk sabar dan tidak mudah putus asa, karena seperti yang tadi saya bilang,
jadwal wawancara selalu saja bertabrakan dengan jadwal dokter. Sabar dan putus asa juga bukan
dalam hal itu saja, tetapi dalam menjalankan kuliah kedokteran ini.