0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
280 tayangan25 halaman

Model Komunikasi SMCR Berlo

Model komunikasi SMCR Berlo memiliki 4 komponen utama yaitu sumber, pesan, saluran komunikasi, dan penerima pesan. Setiap komponen dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti keterampilan komunikasi, sikap, pengetahuan, sistem sosial, budaya, isi pesan, elemen nonverbal, perlakuan pesan, dan struktur pesan."

Diunggah oleh

Fajartwentyfive
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
280 tayangan25 halaman

Model Komunikasi SMCR Berlo

Model komunikasi SMCR Berlo memiliki 4 komponen utama yaitu sumber, pesan, saluran komunikasi, dan penerima pesan. Setiap komponen dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti keterampilan komunikasi, sikap, pengetahuan, sistem sosial, budaya, isi pesan, elemen nonverbal, perlakuan pesan, dan struktur pesan."

Diunggah oleh

Fajartwentyfive
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODEL KOMUNIKASI

SMCR
(DAVID K. BERLO)
Pada awal abad 20,
komunikasi dipandang
sebagai proses yang
bersifat mekanis dimana
informasi atau pesan
berjalan lurus melalui
saluran komunikasi.
Model mekanis
komunikasi disebut juga
dengan model
komunikasi
linear karena proses
komunikasi dipandang
sebagai sebuah garis
lurus.
Beberapa model komunikasi yang telah kita kenal dikelompokkan ke dalam
model komunikasi linear, diantaranya adalah model komunikasi
Aristoteles, model komunikasi Lasswell, model komunikasi Shannon dan
Weaver, dan model komunikasi Berlo.
Dalam model komunikasi linear, pengirim pesan
melakukan encode terhadap ide atau gagasan
dan perasaan ke dalam bentuk pesan dan
kemudian mengirimkannya kepada penerima
pesan yang melakukan decode terhadap pesan
yang diterima.

Dalam model komunikasi Berlo, terdapat unsure


encoder atau decoder yang dianggap penting.
Encodes artinya menyandi atau
memformulasikan pesan, dan hal ini dilakukan
oleh sang pengirim pesan, sedangkan decodes
artinya membaca sandi atau menerjemahkan
pesan.
Model komunikasi SMCR Berlo memiliki 4
(empat) komponen atau elemen utama yang
menyokong terjadinya proses komunikasi.
ELEMEN-ELEMEN Keempat elemen utama tersebut
DALAM MODEL adalah sender/source atau pengirim
pesan, message atau pesan, channel atau
KOMUNIKASI saluran komunikasi, dan receiver atau
BERLO penerima pesan. Masing-masing elemen
model komunikasi Berlo dipengaruhi oleh
beberapa faktor.
1. S UNTUK SENDER/SOURCE ATAU SUMBER ATAU
PENGIRIM PESAN

Sender/source atau pengirim pesan


adalah sumber berasalnya pesan.
Terdapat beberapa faktor yang
mempengaruhi
elemen sender/source atau sumber
yaitu keterampilan komunikasi, sikap,
pengetahuan, sistem sosial, dan
budaya.
Faktor-faktor yang mempengaruhi elemen Sender/ source yakni:
a. Keterampilan komunikasi (communication
skills)

Merupakan kemampuan individu untuk


berkomunikasi seperti kemampuan untuk
membaca, menulis, berbicara, mendengarkan, dan
lain sebagainya. Keterampilan komunikasi yang
dimiliki oleh sender/source atau sumber merupakan
faktor yang mempengaruhi proses komunikasi.
Jika sender/source atau sumber memiliki
keterampilan komunikasi yang baik, maka pesan
akan dapat dikomunikasikan dengan lebih baik,
begitu juga sebaliknya.
b. Sikap (attitudes)
Merupakan sikap yang diberikan oleh sender/source atau
sumber kepada diri sendiri, khalayak, dan lingkungan
dapat memberikan perubahan makna dan efek pesan.
c. Pengetahuan (knowledge)
merupakan pengetahuan yang dimiliki
oleh sender/source atau sumber tentang subyek pesan
yang membuat pesan dikomunikasikan memiliki efek yang
lebih terhadap khalayak. Dengan memiliki pengetahuan
yang baik tentang subyek akan membuat pesan dapat
dikirimkan secara lebih efektif oleh komunikator. Perlu
dipahami bahwa pengetahuan disini menyangkut
pengetahuan tentang subyek bukan pengetahuan secara
umum.
d. Sistem sosial (social systems)
Meliputi beberapa aspek sistem sosial
seperti nilai-nilai, kepercayaan, budaya,
agama, dan pemahaman umum terkait
masyarakat. Aspek-aspek ini
mempengaruhi cara sender/source atau
sumber dalam mengkomunikasikan
pesan.
e. Budaya (culture)
Merupakan bagian dari masyarakat yang juga berada dalam sistem sosial. Latar belakang budaya
yang dimiliki oleh individu dapat mempengaruhi dalam pembentukan serta penerimaan pesan.
Dengan kata lain, perbedaan budaya mempengaruhi dalam penerimaan pesan.
2. M UNTUK MESSAGE ATAU PESAN

Yang dimaksud dengan elemen message atau pesan dalam model komunikasi Berlo adalah substansi
yang dikirimkan oleh sender/source atau sumber kepada penerima pesan. Pesan yang dikirimkan
oleh sender/source atau sumber dapat berbentuk suara, teks, video, ataupun media lainnya.
Faktor-faktor yang mempengaruhi elemen Message/ pesan yakni:

a. Isi (content)
Merujuk pada materi dalam pesan
yang dipilih oleh sender/source atau
sumber untuk mengekspresikan
tujuannya. Isi atau content memiliki
elemen dan struktur.
b. Elemen (elements)
Menyangkut beberapa hal nonverbal
seperti bahasa, gestur, bahasa tubuh
dan lain sebagainya. Dalam pesan
selalu terdapat beberapa elemen yang
melengkapi isi pesan atau content.
c. Perlakuan (treatment)
merujuk pengemasan pesan yang
mencakup bagaimana pesan
dikirimkan kepada penerima pesan
serta memberikan efek terhadap
umpan balik yang diberikan
oleh receiver atau penerima pesan.
Perlu diingat pula bahwa perlakuan
yang berlebihan terhadap pesan justru
akan menghambat jalannya
komunikasi.
d. Struktur (structure)
Merujuk pada struktur pesan yang
berdampak pada keefektifan sebuah
pesan. Pesan bisa jadi sama namun
struktur pesan yang tidak baik akan
membuat pesan tidak dapat diterima
dengan baik oleh receiver atau
penerima pesan.
Sumber :[Link]
e. Kode (code)
merujuk pada kode pesan
dalam artian bagaimana
bentuk pesan yang
dikirimkan misalnya bahasa
sebagai alat komunikasi,
bahasa tubuh, gestur,
musik, dan budaya. Melalui
kode-kode, kita
memberikan atau
menerima pesan. Pesan
akan sangat jelas apabila
kode-kode pesan sangat
baik. Sebaliknya, kode
pesan yang tidak baik
dapat menimbulkan
misinterpretasi.
3. C UNTUK CHANNEL ATAU SALURAN KOMUNIKASI

Dalam melakukan
komunikasi, sender/source atau sumber
harus memilih sebuah saluran komunikasi
untuk membawa atau mengirimkan pesan
yang dimiliki. Misalnya dalam
konteks komunikasi massa, digunakan media
massa sebagai channel atau saluran
komunikasi untuk menyampaikan pesan.
Sementara itu, dalam bidang komunikasi
lainnya seperti misalnya komunikasi
pemasaran atau komunikasi
bisinis atau komunikasi organisasi seringkali
digunakan saluran komunikasi dalam
organisasi lainnya seperti komunikasi
online yang menggunakan media komunikasi
modern seperti internet sebagai media
komunikasi untuk menyampaikan pesan
Faktor-faktor yang mempengaruhi elemen Channel / saluran komunikasi yakni:

a. Hearing
Mendengarkan, yaitu menggunakan
telinga untuk menerima pesan
b. Seeing
Melihat, yaitu saluran komunikasi
visual misalnya televisi yang dapat kita
lihat dan pesan yang disampaikan
dapat kita terima
c. Touching
Menyentuh, yaitu sensasi sentuhan
dapat digunakan sebagai sebuah
saluran komunikasi misalnya ketika
akan membeli gorengan kita akan
menyentuh gorengan tersebut apakah
masih hangat atau tidak

d. Smelling
Mencium dapat menjadi saluran untuk
berkomunikasi. Misalnya ketika kita
mencium bau bawang goreng maka
kita menjadi paham bahwa ada yang
memasak makanan
d. Tasting
Merasa, indera pengecap yakni lidah juga dapat kita gunakan sebagai saluran
komunikasi misalnya ketika kita mencicipi makanan maka komunikasi pun dapat
terjadi
4. R UNTUK RECEIVER ATAU PENERIMA
PESAN

Receiver atau penerima pesan merujuk


pada individu yang menerima pesan
yang dikirimkan oleh pengirim pesan.
Sebagaimana sender/source atau
sumber atau pengirim pesan,
maka receiver atau penerima pesan
juga memiliki berbagai elemen yang
dipengaruhi oleh beberapa faktor.
a. Keterampilan komunikasi (communication skills)

Merupakan kemampuan individu


dalam hal ini penerima pesan atau b. Sikap (attitudes)
receiver dalam menerima pesan.
Keterampilan komunikasi yang Merupakan sikap yang diberikan oleh
dimaksud meliputi kemampuan penerima pesan sebelum dan setelah
mendengarkan, menulis, berbicara, menerima pesan.
membaca, dan lain-lain. c. Pengetahuan (knowlwdge)
Merupakan pengetahuan yang
dimiliki oleh receiver atau penerima
pesan agar pesan dapat diterima
dengan baik.
d. Sistem sosial (social systems)
Meliputi nilai-nilai, kepercayaan,
agama, dan lain-lain mempengaruhi
receiver atau penerima pesan dalam
menerima pesan yang dikirimkan oleh
pengirim pesan.
e. Budaya (culture)
Bagian dari sistem sosial
mempengaruhi cara receiver atau
penerima pesan dalam menerima
pesan
REFERENCE SOURCE:
[Link]
[Link]
[Link]

Common questions

Didukung oleh AI

Social systems influence both the sender and receiver by shaping the values, beliefs, norms, and expectations that dictate how messages are generated, interpreted, and responded to. These systems include the cultural background, religious beliefs, and societal conventions that impact behaviors and perceptions in the communication process, potentially altering the intended meaning and effectiveness of the communication .

Improper selection of a communication channel can lead to issues such as message distortion, reduced engagement, and misunderstanding. For instance, choosing a written channel for complex emotions might fail to convey the intended sentiment effectively. Similarly, technical jargon conveyed through a non-interactive channel might be misunderstood, highlighting the need for channel appropriateness based on the message content and audience needs .

Knowledge in the sender ensures the message is accurate and relevant, enhancing credibility and persuasiveness. For receivers, it facilitates the understanding and assimilation of information. A lack of knowledge can lead to misinterpretation, rejection, or indifference toward the message, significantly affecting communication outcomes by creating gaps in comprehension and feedback .

Berlo's SMCR model extends the basic linear models by emphasizing the importance of the encoding and decoding processes as well as the roles of the sender/source and receiver. While Shannon and Weaver's model primarily focuses on the technical components of communication and reducing noise, Berlo's model incorporates socio-cultural factors that affect communication, like attitudes, knowledge, and cultural background, for both the sender and receiver .

Although not explicitly a component of Berlo's SMCR model, feedback is recognized as critical in refining and adjusting the communication process. It allows both sender and receiver to correct errors and clarify misunderstandings in real-time, enhancing mutual understanding and communication effectiveness, something earlier linear models often overlooked .

Understanding 'code' is crucial because it involves the symbols or language used in the message. If the sender and receiver do not share a common understanding of the code, it can lead to misinterpretation or complete failure of communication due to differing interpretations of the message content, resulting in ineffective information exchange .

Culture affects the receiver's interpretation of a message by providing the context for understanding the symbols, language, and gestures used in communication. Cultural differences can lead to varying interpretations, where a gesture or phrase may have different meanings in different cultural contexts, potentially causing misunderstandings or offense if the receiver's cultural background is not considered .

Factors affecting the sender in Berlo's SMCR model include communication skills, which are crucial for encoding the message effectively, attitudes toward oneself and the audience, knowledge of the subject matter to provide accurate and impactful information, social systems that determine communication norms and values, and cultural background which influences the interpretation and presentation of messages .

The 'structure' of a message is significant because it organizes the content logically and coherently, facilitating comprehension and retention by the receiver. Poor structure can lead to confusion, misinterpretation, and loss of interest by the receiver, thus diminishing the communication's effectiveness regardless of the message's importance or content .

In Berlo's SMCR model, 'treatment' refers to how the message is packaged and presented, which can significantly affect the reception and feedback processes. It includes aspects like tone, style, and emphasis, which help in making the message appealing and understandable. However, excessive treatment might hinder effective communication by confusing the receiver or causing misinterpretation .

Anda mungkin juga menyukai