1
PENGESAHAN
MODUL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II
PENYUSUN:
ALMAWATI SITUMORANG, [Link]., APT.
DRA. FATI MAH NIS MA, [Link].
HARIYANTI, [Link]., APT.
DR. SUP ANDI, [Link]., APT.
JAKARTA, 25 NOVEMBER 2019
KETUA PROGRAM STUDI FARMASI
KORI YATI, [Link]., APT.
2
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, atas berkah, rahmat dan
hidayah-Nya. Penuntun praktikum ini dipergunakan pada praktikum Kimia
Organik II bagi mahasiswa Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas
Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, Jakarta.
Dalam pelaksanaan praktikum Kimia Organik II, mahasiswa diwajibkan
mengisi lembar kerja hasil praktikum yang telah disediakan serta membuat
laporan kelompok dan perorangan. Diharapkan pula mahasiswa membaca
beberapa literatur lain yang berkaitan dengan materi praktikum.
Kami sadari bahwa penuntun praktikum ini masih terdapat banyak
kekurangan, walaupun demikian kami mengharapkan penuntun ini dapat
memberikan sumbangan bagi semua pihak.
Jakarta, September 2019
Penulis
3
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR 3
DAFTAR ISI 4
TATA TERTIB PRAKTIKUM 7
DESKRIPSI MATA KULIAH PRAKTIKUM 10
PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL PRAKTIKUM 11
PRAKTIKUM 1: PENDAHULUAN 12
1. KOMPETENSI DASAR ERROR! BOOKMARK NOT DEFINED.
2. INDIKATOR CAPAIAN ERROR! BOOKMARK NOT DEFINED.
3. TUJUAN PRAKTIKUM ERROR! BOOKMARK NOT DEFINED.
4. URAIAN TEORI ERROR! BOOKMARK NOT DEFINED.
5. PELAKSANAAN PRAKTIKUM ERROR! BOOKMARK NOT DEFINED.
6. EVALUASI ERROR! BOOKMARK NOT DEFINED.
7. SOAL LATIHAN ERROR! BOOKMARK NOT DEFINED.
8. DAFTAR PUSTAKA 16
PRAKTIKUM 2: METODE PEMISAHAN 17
1. KOMPETENSI DASAR 17
2. INDIKATOR CAPAIAN 17
3. TUJUAN PRAKTIKUM 17
4. URAIAN TEORI 17
5. PELAKSANAAN PRAKTIKUM 31
6. EVALUASI 31
7. SOAL LATIHAN 31
8. DAFTAR PUSTAKA 31
PRAKTIKUM 3: IODOFORM 32
1. KOMPETENSI DASAR 32
2. INDIKATOR CAPAIAN 32
3. TUJUAN PRAKTIKUM 32
4. URAIAN TEORI 32
5. PELAKSANAAN PRAKTIKUM 34
6. EVALUASI 36
7. SOAL LATIHAN 43
8. DAFTAR PUSTAKA 43
4
PRAKTIKUM 4: JINGGA II 44
1. KOMPETENSI DASAR 44
2. INDIKATOR CAPAIAN 44
3. TUJUAN PRAKTIKUM 44
4. URAIAN TEORI 44
5. PELAKSANAAN PRAKTIKUM 45
6. EVALUASI 48
7. SOAL LATIHAN 55
8. DAFTAR PUSTAKA 55
PRAKTIKUM 5: ASPIRIN 56
1. KOMPETENSI DASAR 56
2. INDIKATOR CAPAIAN 56
3. TUJUAN PRAKTIKUM 56
4. URAIAN TEORI 56
5. PELAKSANAAN PRAKTIKUM 58
6. EVALUASI 60
7. SOAL LATIHAN 67
8. DAFTAR PUSTAKA 67
PRAKTIKUM 6: METIL SALISILAT 68
1. KOMPETENSI DASAR 68
2. INDIKATOR CAPAIAN 68
3. TUJUAN PRAKTIKUM 68
4. URAIAN TEORI 68
5. PELAKSANAAN PRAKTIKUM 69
6. EVALUASI 70
7. SOAL LATIHAN 78
8. DAFTAR PUSTAKA 78
PRAKTIKUM 7: PARASETAMOL 79
1. KOMPETENSI DASAR 79
2. INDIKATOR CAPAIAN 79
3. TUJUAN PRAKTIKUM 79
4. URAIAN TEORI 79
5. PELAKSANAAN PRAKTIKUM 81
6. EVALUASI 83
5
7. SOAL LATIHAN 90
8. DAFTAR PUSTAKA 90
PRAKTIKUM 8: ISOLASI COFEIN DARI TEH 91
1. KOMPETENSI DASAR 91
2. INDIKATOR CAPAIAN 91
3. TUJUAN PRAKTIKUM 91
4. URAIAN TEORI 91
5. PELAKSANAAN PRAKTIKUM 92
6. EVALUASI 94
7. SOAL LATIHAN 101
8. DAFTAR PUSTAKA 101
6
TATA TERTIB PRAKTIKUM
Mahasiswa yang diperkenankan melakukan praktikum adalah mereka yang
terdaftar secara akademik, yang selanjutnya disebut sebagai Praktikan.
1. Praktikan wajib hadir 10 menit sebelum praktikum dimulai, keterlambatan
lebih dari 10 menit sejak praktikum dimulai, praktikan dianggap tidak hadir.
2. Jika berhalangan hadir, praktikan harus dapat memberikan keterangan tertulis
kepada dosen pengampu praktikum terkait dengan alasan ketidakhadirannya.
3. Praktikan seperti no. 2 di atas, jika akan mengganti praktikum pada hari lain,
wajib meminta rekomendasi tertulis terlebih dahulu dari koordinator
pengampu praktikum.
4. Gunakan sepatu tertutup yang layak untuk keamanan bekerja di laboratorium.
Sepatu terbuka, sandal atau sepatu hak tinggi TIDAK BOLEH digunakan di
laboratorium.
5. Praktikan memasuki ruang laboratorium dengan telah mengenakan jas
praktikum.
6. Rambut yang panjang harus salalu diikat dan dimasukkan ke dalam jas lab
untuk menghindari kontak dengan zat-zat berbahaya, mesin yang bergerak
dan nyala api.
7. Praktikan wajib membawa: laporan, lembar kerja praktikum, masker, dan
alat-alat yang dibutuhkan pada saat praktikum.
8. Sewaktu-waktu Dosen dapat mengadakan Pre Test atau Post Test, untuk
materi-materi yang akan atau yang telah dikerjakan.
9. Praktikan tidak diperbolehkan makan, minum, dan atau merokok di dalam
laboratorium selama praktikum berlangsung
10. Praktikan tidak diperbolehkan bersenda gurau yang mengakibatkan
terganggunya kelancaran praktikum
Sanksi terhadap pelanggaran tata tertib no.8 dan 9 di atas adalah dikeluarkan
dari laboratorium atau tidak diperkenankan melanjutkan praktikum.
11. Praktikan bertanggung jawab atas peralatan yang dipinjamnya, kebersihan
meja masing-masing, serta lantai disekitarnya.
7
12. Setelah menggunakan reagen, praktikan wajib meletakkan kembali pada
tempat semula.
13. Pilihlah tempat yang tepat untuk melakukan percobaan. Percobaan yang
melibatkan zat-zat berbahaya dan beracun harus dilakukan di dalam lemari
asam.
14. JANGAN MEMBUANG zat-zat kimia ke wasbak!
15. Jika Anda terkena zat kimia, segeralah cuci dengan sabun dan bilaslah
dengan air yang
banyak. Kecuali apabila anda terkena tumpahan/cipratan brom, fenol atau
asam sulfat pekat (H2SO4 pekat), HINDARI MEMBILAS DENGAN
AIR!!!
16. Jika Anda terluka atau mengalami kecelakaan di laboratorium, beritahu
segera dosen atau asisten praktikum. Segera hubungi pihak medis jika
lukanya cukup serius
17. Cek semua peralatan sebelum digunakan. Apabila terdapat kerusakan, segera
laporkan kepada petugas laboratorium untuk segera diganti/diperbaiki
18. JANGAN PERNAH melakukan pekerjaan, penyiapan sampel atau
percobaan TANPA ADANYA PENGAWASAN supervisor laboratorium
(dosen atau asisten praktium,).
19. Jika akan meninggalkan ruang laboratorium, praktikan wajib meminta ijin
kepada dosen
20. JANGAN meninggalkan suatu percobaan tanpa pengawasan, terutama
percobaan yang menggunakan bahan-bahan yang mudah meledak atau
mudah terbakar.
21. Praktikan melakukan analisis sesuai bagiannya masing-masing, mencatat
hasilnya pada lembar kerja praktikum, serta memintakan ”ACC” pada dosen
22. Lakukan selalu pengecekan terhadap hal-hal yang menunjang keselamatan
kerja setiap kali selesai percobaan. PASTIKAN semua keran gas, keran air,
saluran listrik, saluran telah dimatikan
23. Perhiasan, Hand Phone dan barang berharga lain merupakan tanggung jawab
masing-masing praktikan.
8
24. Mahasiswa tidak diperkenankan menggunakan/bermain Hand Phone pada
saat jam praktikum sedang berlangsung.
25. KENALI lokasi-lokasi dan cara pengoperasian fasilitas keselamatan kerja
dan keadaan darurat, seperti pemadam kebakaran, kotak P3K, alarm
kebakaran, pintu darurat, dan sebagainya.
26. Selalu cuci tangan dan lengan Anda sebelum meninggalkan laboratorium.
9
DESKRIPSI MATA KULIAH PRAKTIKUM
Praktikum Kimia Organik II merupakan mata kuliah wajib untuk
mahasiswa program studi Farmasi di Fakultas Farmasi dan Sains UHAMKA.
Perkuliahan praktikum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang
dasar-dasar sintesis senyawa obat, senyawa organik serta isolasi obat dari bahan
alam. Hasil sintesis yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan
intrumentasi modern maupun konvensional. Lingkup perkuliahan meliputi teknik-
teknik pemisahan, sintesis organik, analisis kualitatif dan kuantitatif secara
kualitatif, kromatografi maupun secara spektrofotometri UV-Vis
Perkuliahan Praktikum ini disajikan dalam bentuk Praktek, ceramah,
diskusi. Hasil perkuliahan ini akan diukur melalui pre test, post test, hasil sintesis,
hasil analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa, ujian tengah semester, ujian akhir
semester, tugas-tugas, laporan dan partisipasi dalam diskusi.
10
PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL PRAKTIKUM
Untuk memperoleh hasil praktikum dan belajar yang maksimal dalam
memnggunakan modul ini, maka langkah-langkah yang perlu dilaksanakan antara
lain:
1. Bacalah dan pahami secara seksama uraian materi yang ada pada masing-
masing kegiatan praktikum
2. Kerjakan tugas formatif (soal latihan) untuk mengetahui seberapa
pemahaman saudara terhadap materi yang akan dikerjakan
3. Untuk kegiatan praktikum, perhatikan hal-hal berikut:
a. Perhatikan petunjuk keselamatan
b. Pahami setiap langkah praktikum
c. Sebelum melaksanakan praktikum, identifikasi alat –alat dan bahan
yang akan dipergunakan dengan cermat
d. Gunakan alat sesuai dengan instruksi kerja alat/prosedur kerja alat
dengan benar
e. Untuk kegiatan praktikum yang belum dipahami dengan jelas,
minta izin dosen, asisten atau laboran terlebih dahulu
f. Setelah selesai praktikum, kembalikan alat dan bahan ke tempat
semula.
4. Jika belum memahami materi yang akan dikerjakan bertanyalah kepada
dosen pengampu praktikum
11