INVITATION
(UNDANGAN)
Definition/Pengertian Invitation Letter
An invitation is a request, a solicitation, or an attempt to get another person to join you at a
specific event (invitation adalah sebuah permintaan, ajakan, atau upaya terhadap orang lain
agar bersedia bergabung atau datang dengan kita pada suatu acara tertentu)
Invitation a text which containing a request, a solicitation, or an attempt to get another person to
join you at a specific event (sebuah teks yang berisi sebuah permintaan)
The Purpose/Tujuan Invitation (Undangan)
“To invite someone attend/come an event.”
(Untuk mengajak atau mengundang seseorang untuk hadir dalam suatu acara tertentu)
Sebuah undangan dapat digunakan untuk mengundang seseorang untuk datang ke suatu
acara, adapun beberapa hal diantaranya adalah:
Birthday : Ulang tahun
Weeding : Pernikahan
Anniversary : Hari jadi
Meeting : Rapat
Graduation : Kelulusan
Dinner : Makan malam
Kinds of Invitation Letter ( Jenis Surat undangan)
1. Formal Invitation ( undangan resmi)
Jenis Invitation ini adalah surat undangan dalam konteks resmi. Invitation Letter ini
mempunyai format baku yang harus kita gunakan saat membuat surat undangan formal
( Formal Incvitation Letter).
contoh Formal Invitation Letter :
Surat undangan pernikahan, Surat undangan wisuda dll.
2. informal invitation letter ( Undangan tidak resmi)
informal Invitation Letter digunakan dalam konteks tidak resmi. contoh Informal Invitation letter
adalah seperti: Undangan Pesta, Undangan ulang tahun, undangan makan malam dan beberapa
undangan tidak resmi lainnya.
Struktur Invitation Letter
Adapun beberapa struktur yang terdapat dalam Invitation Letter yaitu:
1. Invitee: Siapa yang diundang
2. Body of invitation: Isi undangan biasanya berupa hal hal berikut ini:
Occasion: Undangan ini dibuat untuk acara apa
Day or Date: Hari dan tanggal
Time: Waktu yang ditetapkan
Place: Tempat yang diharapkan kehadirannya para undangan
3. Inviter: Siapa yang mengundang
Contoh
FORMAL INVITATION ( undangan resmi)
Date and place ketika surat dibuat
Palangkaraya, 28th September 2012
To : Mr. Stewart
Invitee Jalan Hiu Putih No. 9
At Palangkaraya
Good morning, Mr. Stewart. We are from the jewelry company want to inform you that
we have make a meeting on :
B Day/date : Monday, 5th October 2012
o Time : at 8.00 a.m. – 11.00 a.m.
d Place : at Aquarius Hotel Ballroom
y
o It’s a pleasure that you would like to come.
Sincerely,
inviteer
Jewelry Company
INFORMAL INVITATION
Hi, guys.
I’d like to invite you to come to my halloween party on :
Saturday, 2nd November 2012
Tonight at 9 p.m.
At my home, jalan Badak No. 97
Don’t be late guys ! trick or treat ! yeaahh .....
With love,
Ghina
Expression of making, accepting and declining invitation.
Making invitation (Mengajak)
Would you like to … (go with me)? (Maukah kamu … (pergi denganku?)).
Do you want to … (dance with me)? (Apakah kamu mau … (menari denganku?)).
How about … (having dinner together tonight)? (Bagaimana jika … (makan
malam bersama malam nanti?)).
Let’s … (go to the park)! (Ayo kita … (pergi ke taman)!).
Can you … (come to my birthday party)? (Bisakah kamu … (datang ke pesta
ulang tahunku)?).
Do you think … (you can come)? (Apakah menurutmu … (kamu bisa datang)?).
Would you be able to come? (Bisakah kamu datang?).
We hope you will join us. (Kami harap kamu bisa bergabung dengan kami?).
If you are not busy, please … (come to my wedding party). (Jika kamu tidak
sibuk, tolong … (datang ke pesta pernikahanku)).
Accepting invitation: (menerima ajakan / menerima undangan)
I’d love to. (Dengan senang hati).
I’d like to. (Dengan senang hati).
I’d be happy to. (Dengan senang hati/ saya akan senang).
I’d be glad to. (Dengan senang hati/ saya akan senang).
That sounds great! (Kedengarannya bagus!).
That would be terrific. (Itu akan menyenangkan).
Declining invitation: (menolak ajakan/ menolak undangan)
I’m terribly sorry. I don’t think I can. (Saya sungguh meminta maaf. Saya rasa
saya tidak bisa).
I really want to, but … (Saya sangat ingin, namun …).
I’d really like to, but … (Saya benar-benar ingin, namun …).
I’m sorry, but … (Maaf, namun …).
Sorry, I’m already tied up. (Maaf, saya sangat sibuk).
I’m very sorry, I can’t. (Saya sungguh meminta maaf, saya tidak bisa).