(ACTIVITY BASED MANAGEMENT)
PENGERTIAN
MANAJEMEN
BERDASARKAN
AKTIVITAS
Pendekatan pengelolaan
terpadu dan bersistem
terhadap aktivitas
dengan tujuan untuk
meningkatkan customer
value dan laba yang
dicapai dari
penyediaan value
tersebut
Customer Value adalah selisih antara
manfaat yang diperoleh customer dari
produk dan jasa yang dikonsumsinya
dengan pengorbanan yang dilakukan
oleh customer untuk memperoleh
manfaat tersebut
DUA DIMENSI MANAJEMEN BERDASARKAN AKTIVITAS
Dimensi biaya
Sumber
daya
Dimensi Proses
Pemacu Ukuran
Aktivitas
(driver) kinerja
Dimensi proses
Dimensi biaya
Produk
dan jasa
PEMANFAATAN INFORMASI TENTANG AKTIVITAS UNTUK
MEMAHAMI MANAJEMEN BERBASIS AKTIVITAS
Process value analysis untuk memahami
aktivitas
• Process value analysis merupakan pendekatan untuk
memahami aktivitas yang digunakan oleh perusahaan
untuk menghasilkan produk dan jasa bagi customer
Pemanfaatan informasi tentang pemacu
(driver)
• Analisis pemacu adalah usaha untuk mencari faktor
penyebab timbulnya biaya suatu aktivitas
Pemanfaatan informasi tentang aktivitas
• Analisis aktivitas adalah proses pengidentifikasian,
penggambaran dan evaluasi aktivitas yang dilaksanakan oleh
organisasi
JENIS AKTIVITAS
• Aktivitas untuk
Aktivitas mempertahankan
penambah perusahaan tetap
bertahan dalam
nilai businessnya
Aktivitas • Aktivitas yang tidak
bukan diperlukan dalam
menghasilkan value
penambah bagi customer
nilai
CYCLE EFFECTIVENESS
Alat analisis terhadap aktivitas-aktivitas produksi, misalnya
berapa lama waktu yang dikonsumsi oleh suatu aktivitas mulai
dari penanganan bahan baku, produk dalam proses hingga
menjadi produk jadi.
Ukuran efektivitas biaya proses produksi dihitung sbb :
Cycle Effectiveness = Processing Time
Throughput time
Unsur Waktu yang Membentuk Throuhtput Time dan
Jenis Aktivitas yang Mengkonsumsi Waktu Tersebut
Throughput
= Processing + Inspection
+ Moving + Waiting/storage
time time time time time
Value-added
Non value added activity
acitvity
Penekanan Manajemen Amerika Terhadap Penyempurnaan Aktivitas
Bukan Penambah Nilai Dan Berbagai Model Untuk
Membenarkan Aktivitas Bukan Penambah Nilai
Time and
Acceptable EOQ
motion
quality level Safety stock
study
Throughput
= Processing + Inspection
+ Moving + Waiting/storage
time time time time time
Value-added
Non value added activity
acitvity
Penekanan Manajemen Jepang terhadap Penghapusan
Aktivitas Bukan Penambah Nilai dan Berbagai Model untuk
Menghilangkan Aktivitas Bukan Penambah Nilai
JIT TQC Cellular JIT
Manufacturing Zero Defect Manufacturing Zero Inventory
Throughput Processing Inspection Moving Waiting/storage
time = + + time +
time time time
Value-added
Non value added activity
acitvity
Aktivitas Bukan Penambah Nilai Pada
Perusahaan Manufaktur
1. Pembuatan skedul
2. Pemindahan
3. Penantian
4. Inspeksi
5. Penyimpanan
ACTIVITY BASED MANAGEMENT
Pemilihan Aktivitas
(Activity Selection)
Aktivitas Penambah Nilai
(Value –Added Activity)
Pembagian Aktivitas
(Activity Sharing)
Pengurangan Aktivitas
(Activity Reduction)
Aktivitas Bukan Penambah Nilai
(Non Value-Added Activity)
Penghilangan Aktivitas
(Activity Elimination)
HUBUNGAN ANTARA ABB, ABM DAN ABC
Alat perencanaan dan
pemotivasian Alat Pemantau
ACTIVITY BASED BUDGETING ACTIVITY BASED COST
(ABB) SYSTEM (ABC)
ABM Sebagai Basis ABB
dan ABC
ABM sebagai Alat
Implementasi ABB
ACTIVITY BASED
MANAGEMENT (ABM)
UKURAN KINERJA KEUANGAN UNTUK
EFISIENSI AKTIVITAS
[Link] Biaya Aktivitas Penambah dan Bukan Penambah Nilai
2. Laporan Trend Biaya Aktivitas
3. Benchmarking
4. Activity Based Budgeting
5. Life Cycle Budgeting
Akuntansi pertanggungjawaban (responsibility
accounting) merupakan alat utama bagi manajemen
dalam melaksanakan fungsi pengendalian
Unsur Utama Akuntansi
pertanggungjawaban
1. Penetapan Tanggung Jawab
2. Penentuan Ukuran Kinerja
3. Evaluasi Kinerja
4. Pemberian Penghargaan
UNSUR SISTEM AKUNTANSI
PERTANGGUNGJAWABAN TRADISIONAL
Individu (Manajer) Unit Organisasi
bertanggung jawab Penetapan Tanggung Jawab Tanggung Jawab
atas unit organisasi Keuangan
Individu (Manajer) Standar Ditetapkan untuk Sistem Biaya Standar
bertanggung jawab Standar yang dapat
atas unit organisasi Pengukuran kinerja dicapai sekarang
Pembandingan biaya
Biaya sesungguhnya dengan
Terkendalikan Pengukuran Kinerja
biaya yang dianggarkan
atau biaya menurut
standar
Promosi Pemberian Penghargaan Berbasis Bonus
Kinerja yang Dianggarkan Kenaikan Gaji
UNSUR SISTEM INFORMASI BIAYA
BERDASARKAN AKTIVITAS
Tim Bersifat Multidimensi
Proses Penetapan Tanggung Jawab Rantai Nilai
Optimal Standar Ditetapkan untuk Dinamis
Proses/Tindakan Customer Value
Pengukuran kinerja
Trend Biaya
Penyerahan Tepat waktu Biaya Per Satuan
Pengurangan Biaya Pengukuran Kinerja
Waktu Siklus
Produktivitas Kualitas
Efisiensi Proses
Rantai Nilai Penghargaan individual berbasis Bonus
Individual kinerja yang bersifat multidimensi Kenaikan Gaji
Berbasis Kelompok Promosi