0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan8 halaman

Motto Inspiratif untuk Study Tour

Monumen Bajra Sandhi di Denpasar, Bali dibangun pada tahun 1981-2013 untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia. Monumen setinggi 45 meter ini berisi museum yang menceritakan sejarah perjuangan rakyat Bali. Pantai Kuta dulunya pelabuhan dagang namun kini menjadi tujuan wisata pantai utama di Bali.

Diunggah oleh

Helmi Yunan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan8 halaman

Motto Inspiratif untuk Study Tour

Monumen Bajra Sandhi di Denpasar, Bali dibangun pada tahun 1981-2013 untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia. Monumen setinggi 45 meter ini berisi museum yang menceritakan sejarah perjuangan rakyat Bali. Pantai Kuta dulunya pelabuhan dagang namun kini menjadi tujuan wisata pantai utama di Bali.

Diunggah oleh

Helmi Yunan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

2.

MOTTO OUTING CLASS


 Masa depan adalah milik mereka yang mampu untuk tetap terus berlatih
dan belajar.
 Kegagalan adalah awal dari kesuksesan.
 Percuma mempunyai mimpi kalau tidak diwujudkan.
 Sukses tidak akan datang pada orang yang malas.
 Kegagalan hanya bisa terjadi apabila kita menyerah.
 Sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan.
 Semua yang terjadi adalah takdir ,namun takdir bisa diubah dengan cara
berikhtiar.
5. Istana Tampak Siring

Sejarah Istana Tampak Siring

Istana yang dibangun setelah Indonesia merdeka ini diprakarsai oleh Ir. Soekarno. Beliau
menginginkan tempat yang sejuk dan damai untuk peristirahatan yang cocok bagi kepala negara
beserta keluarganya dan juga untuk tamu-tamu negara. Maka di Tampaksiring-lah tempat yang
cocok untuk bangunan istana.

Arsiteknya adalah R. M. Soedarsono, kemudian istana ini pun dibangun dengan beberapa
tahap. Pertama kali dibangun pada tahun 1957 sampai akhirnya selesai pada tahun 1963. Dengan
total empat gedung, yaitu wisma negara, wisma bima, wisma yudhistira dan wisma negara.
Istana Tampaksiring ini dibangun di atas ketinggian 700 m dari permukaan laut.

Memasuki gerbang istana, kamu akan disambut dengan rusa-rusa yang jinak dan bisa diberi
makan. Cukup ambil dedaunan yang tersedia di istana, lalu memanggil rusa, maka dengan
sendirinya rusa itu datang. Maju lagi kita akan menemukan aula besar.

Tak jauh dari aula besar, terdapat wisma merdeka yang memiliki luas 1200 meter sebagai
kamar tidur Ir. Soekarno, keluarga tamu-tamu negara dan juga tempat kerja orang nomor satu di
Indonesia itu. Masuk lagi ada wisma negara, di antara kedua wisma itu terdapat jembatan
persahabatan yang mengantarkan kita pada kamar tidur Ir. Soekarno.

Di wisma negara inilah tempat presiden menjamu tamunya. Ada lagi wisma yudhistira yang
digunakan untuk rombongan tamu presiden. Untuk wisma bima sendiri biasanya digunakan
menginap pengawal-pengawal presiden..
Legenda Istana Tampak Siring

Istana Tampak Siring sebenarnya gabungan dari dua kata bahasa Bali, yakni tampak yang
artinya telapak dan siring artinya miring. Konon, menurut legenda yang di tulis di daun lontar
usana Bali dan dipercayai di sana, tampaksiring merupakan tapak kaki seorang raja bernama
Mayadenawa. Mayadenawa adalah raja yang pandai nan sakti.

Sayangnya, Mayadenawa adalah raja yang bersifat angkara murka. Menganggap dirinya
seorang dewa dan menyuruh rakyatnya untuk menyembahnya seperti dewa. Batara Indra pun
marah dan mengirim bala tentaranya untuk mengejar Mayadenawa.

Mayadenawa lari ke hutan dengan memiringkan telapak kakinya untuk bermaksud


mengelabui pengejarnya. Ia berharap bala tentara Batara Indra tak dapat mengenali tapak
kakinya. Sayangnya, para pengejarnya itu mampu menangkapnya.

Sebelumnya dengan sisa kesaktiannya, ia berhasil menciptakan mata air beracun untuk
membunuh pengejar ketika meminum mata air tersebut. Untuk itu, Batara Indra menciptakan
mata air penawar racun yang bernama Tirtal Empu yang berarti air suci. Kawasan hutan tersebut
kemudian disebut dengan Tampak Siring.
[Link] Bajra Sandhi

Sejarah Museum Bajra Sandhi

Pencetus ide pembangunan monumen ini adalah Prof Ida Bagus Matra saat itu menjabat
sebagai Gubernur Bali, pada tahun 1980. Arsitektur dari monumen ini adalah Ir. Ida Bagus Gede
Yadnya, beliau yang memenangkan kompetisi arsitektur monumen ini pada tahun 1981. Design
arsitektur dari Ir. Ida Bagus Gede Yadnya memiliki arti hari kemerdekaan Republik Indonesia 17
Agustus 1945, dengan design 17 gerbang pintu masuk, 8 pilar utama dan ketinggian monumen
45 meter.

Monumen Bajra Sandhi Renon, awal pembangunan di mulai pada tahun 1981 kemudian
sempat terhenti dan dilanjutkan pada tahun 1987. Peresmian dari Monumen Bajra Sandhi
dilakukan oleh Presiden menjabat saat itu, Ibu Megawati Soekarno Putri, pada tanggal 14 Juni
2013. Di depan Monumen Bajra Sandhi inilah diadakannya parade pesta kesenian Bali setiap
tahunnya, yang biasanya dibuka oleh Presiden Indonesia.

Monumen ini berdiri di lapangan Niti Mandala Renon. Lapangan yang yang sangat hijau dan
kawasan Niti Mandala Renon setiap hari digunakan oleh masyarakat kota Denpasar, sebagai
tempat untuk berolahraga seperti joging dan bermain sepakbola. Terutama saat sore hari,
lapangan Niti Mandala Renon sangat ramai pengunjung.

Kawasan Renon Denpasar adalah kawasan pusat pemerintahan provisi Bali. Di kawasan
Renon inilah kantor Gubernur Bali berada dan tepat berada di belakang Monumen Bajra Sandhi.
Selain kantor Gubernur Bali, dikawasan Renon banyak terdapat kantor administratif lain dan
kantor konsulat negara lain. Tentunya kami tidak akan membahas mengenai kantor pemeritahan
di halaman ini.
Nama Bajra Sandi berasal dari kata Bajra dan Sandhi. Bajra artinya Genta dan Sandhi artinya
suci. Jika dilihat dari bentuk bangunan monumen, memang terlihat seperti Genta Suci yang
digunakan oleh para pendeta agama Hindu, saat mengucapkan mantra dalam upacara
persembahyangan.

Keunikan Bajra Sandhi Denpasar Bali

Bagi wisatawan Asia seperti Jepang, China, Korea, keunikan monumen Bajra Sandhi
terlihat seperti Pagoda. Oleh karena itu, banyak wisatawan Asia yang mengangap monumen ini
adalah Pagoda, seperti di negara mereka.

Jadi jika anda mengunjungi tempat wisata di Denpasar ini, jangan terkejut jika anda melihat
sebagian besar wisatawan adalah wisatawan Asia. Seperti apa pendapat wisatawan akan
monumen ini, dapat anda lihat reviewnya disini,

Fasilitas monumen Bajra Sandhi selain museum, juga terdapat perpustakaan, kolam ikan,
kerajinan tangan dan tentunya toilet buat pengunjung. Di tengah-tengah bangunan dibagian
dalam, terdapat 4 anak tangga, yang mana saja boleh anda gunakan untuk menaiki lantai 2.

Di lantai dua monumen terdapat museum yang menceritakan tentang perjuangan rakyat Bali


dari masa pra sejarah, perkembangan peradaban rakyat Bali, sejarah perkembangan kerajaan
Bali, hingga jaman perjuangan rakyat Bali merebut kemerdekaan. Cerita perjuangan rakyat Bali
ini digambarkan dalam 33 diorama. Oleh karena itu monumen ini juga sering disebut
sebagai museum Bajra Sandhi.

Di lantai dua bangunan, terdapat tangga melingkar untuk menuju lantai tiga dan terasa
sedikit pusing saat menaikinya. Di lantai tiga bangunan monumen, terdapat ruangan yang cukup
luas dan dikelilingi oleh jendela kaca. Dari bangunan di lantai tiga ini, anda dapat melihat 360
derajat pemandangan kota Denpasar dan sekitarnya. Tentunya anda tidak akan melihat bangunan
pencakar langit di kota Denpasar, karena adanya Perda (peraturan daerah) larangan membangun
lebih tinggi dari 30 meter.
[Link] Kecak

Tarian yang sakral

Tari Kecak biasa disebut Tari Cak atau tari api. Tarian ini merupakan tarian pertunjukkan
hiburan masal yang menggambarkan seni peran dan tidak diiringi oleh alat musik atau gamelan.
Namun, hanya diiringi oleh paduan suara sekelompok penari laki-laki berjumlah sekitar 70 orang
yang berbaris melingkar memakai kain penutup kotak-kotak berbentuk papan catur. Tarian ini
sangat sakral, terlihat dari penarinya yang terbakar api, namun mengalami kekebalan dan tidak
terbakar.

Tari Kecak juga sering disebut Tari Sanghyang yang dipertunjukkan sewaktu-waktu untuk
upacara keagamaan. Penari biasanya kemasukan roh dan bisa berkomunikasi dengan para dewa
atau para leluhur yang telah disucikan. Penari tersebut dijadikan sebagai media untuk
menyatakan sabda-Nya. Saat kerasukan, mereka juga akan melakukan tindakan yang di luar
dugaan, seperti melakukan gerakan berbahaya atau mengeluarkan suara yang mereka tidak
pernah keluarkan sebelumnya.

Asal mula nama Kecak

Wayan Limbak merupakan sosok yang menciptakan Tari Kecak. Pada tahun 1930, Limbak
sudah mempopulerkan tarian ini ke mancanegara dan dibantu oleh Walter Spies, pelukis asal
Jerman. Para penari laki-laki yang menari kecak akan meneriakkan kata ‘cak cak cak’. Dari
situlah nama Kecak tercipta. Selain teriakan tersebut, alunan musik Tari Kecak juga berasal dari
suara kincringan yang diikatkan pada kaki penari pemeran tokoh-tokoh Ramayana.

Di dalam lingkaran, para penari lainnnya beraksi. Mereka memainkan tarian yang diambil
dari episode cerita Ramayana yang berusaha menyelamatkan Shinta dari tangan jahat Rahwana.
Tak jarang, Tari Kecak juga melibatkan pengunjung yang tengah menonton aksi tarian tersebut.
[Link] Kuta

Sejarah pantai kuta

Sebelum terkenal menjadi tempat wisata pantai dulunya tempat ini adalah perkampungan
nelayan tradisional. Namun kini telah berubah menjadi tempat pertemuan wisatawan dari
berbagai negara. Selain itu, pantai Kuta dulunya adalah pelabuhan dagang dan banyak pedagang
dari luar Bali melakukan transaksi dagang di sini.

Pada abad ke 19, seorang pedagang yang berasal dari Denmark bernama Mads Lange,
mendirikan tempat perdagangan di pantai ini. Karena kepandaiannya dalam bertransaksi dan
negosiasi dagang, Mads Lange terkenal di kalangan raja-raja Bali.

Pantai Kuta Bali, terletak di sebelah selatan pulau dewata, dengan pemandangan laut
samudra Hindia. Kuta adalah salah satu tempat wisata menarik di Bali yang menjadi tujuan
utama wisatawan liburan ke pulau Bali.

Pantai pasir putih ini sangat tekenal dan menjadi andalan pulau Bali, sebagai tempat wisata
pantai, sejak tahun 70-an. Tempat wisata Kuta Bali khususnya area pantai, sampai saat ini masih
menjadi daya tarik utama wisatawan liburan ke pulau Bali. Terutama wisatawan muda yang
berasal dari Australia dan wisatawan Indonesia.

Anda mungkin juga menyukai