100% menganggap dokumen ini bermanfaat (4 suara)
9K tayangan15 halaman

Sambutan Kepala Desa Kalibening

Dokumen tersebut merangkum sejarah Desa Kalibening dan menjelaskan perencanaan pembangunan desa. Ringkasannya adalah: Dokumen tersebut membahas sejarah Desa Kalibening dan rencana pembangunannya untuk periode tertentu.

Diunggah oleh

Putri Listiya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
  • How do celebrities influence fashion, beauty standards, and body image?

    Celebrities often serve as prominent style icons and role models in popular culture. Their clothing choices, grooming, and overall appearance are widely publicized, setting precedents that can reach even casual observers.

  • What are the main periods and movements in British literature?

    British literature spans a vast historical range from the early medieval period to the present day. In its broadest sense it encompasses works produced in the British Isles, in languages including Old English, Middle English, and later modern English (as well as Welsh, Scots, and Irish Gaelic traditions in some contexts). Scholars typically divide this long history into periods or movements named for cultural, historical, or literary characteristics.

  • How can I get over stage fright when performing music live?

    Stage fright – also known as performance anxiety – is a common form of anxiety experienced by musicians when performing live.

100% menganggap dokumen ini bermanfaat (4 suara)
9K tayangan15 halaman

Sambutan Kepala Desa Kalibening

Dokumen tersebut merangkum sejarah Desa Kalibening dan menjelaskan perencanaan pembangunan desa. Ringkasannya adalah: Dokumen tersebut membahas sejarah Desa Kalibening dan rencana pembangunannya untuk periode tertentu.

Diunggah oleh

Putri Listiya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
  • How do celebrities influence fashion, beauty standards, and body image?

    Celebrities often serve as prominent style icons and role models in popular culture. Their clothing choices, grooming, and overall appearance are widely publicized, setting precedents that can reach even casual observers.

  • What are the main periods and movements in British literature?

    British literature spans a vast historical range from the early medieval period to the present day. In its broadest sense it encompasses works produced in the British Isles, in languages including Old English, Middle English, and later modern English (as well as Welsh, Scots, and Irish Gaelic traditions in some contexts). Scholars typically divide this long history into periods or movements named for cultural, historical, or literary characteristics.

  • How can I get over stage fright when performing music live?

    Stage fright – also known as performance anxiety – is a common form of anxiety experienced by musicians when performing live.

SAMBUTAN

KEPALA DESA KALIBENING

Assalamualaikum Wr. Wb.


Dengan mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT yang telah
memberikan rahmat dan karunianya kepada kita semua, sehingga dapat melaksanakan
tugas pekerjaan dalam keadaan sehat dan walafiat. Dalam melaksanakan tugas selaku
Kepala Desa

sebagaimana amanah yang telah diberikan oleh masyarakat, salah satunya adalah
bagaimana melaksanakan pembangunan secara adil dan merata serta memberikan manfaat
yang sebesar besarnya untuk kesejahteraan warganya. Seperti telah kita ketahui bahwa
perencanaan pembangunan Desa adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa
depan desa bersama masyarakat, hal ini mengandung pengertian bahwa tanpa
perencanaan, program pembangunan desa hanya menjadi daftar kegiatan tanpa arah
tujuan.

Oleh karena itu pelaksanaan pembangunan yang baik dan terarah diawali dengan
membuat perencanaan yang baik pula, disamping itu untuk memperoleh hasil yang baik
dalam penyusunan perencanaan pembangunan desa perlu dirumuskan bersama antara
Pemerintah Desa, BPD dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat dengan melibatkan seluruh
elemen masyarakat secara aktif.

Musyawarah Dusun Ini dilaksanakan untuk menciptakan dan memelihara


kehidupan yang demokratis yang didukung dengan semangat gotong-royong, membuka
ruang aspirasi publik terkait pemenuhan kebutuhan dasar, peningkatan kesejahteraan,
sekaligus membangun kesadaran kolektif akan pemasalahan yang dihadapi di desa sehingga
rencana kegiatan pembangunan yang tersusun secara efektip dapat menjawab semua
permasalahan yang ada serta secara simultan adanya kemajuan Desa dari waktu ke waktu.
Perumusan rencana kegiatan pembangunan di Desa menggunakan metode P3MD yang
disesuaikan dengan kearifan lokal, dalam penetapan prioritas diputuskan secara demokratis
dalam musyawarah Desa.

Rencana Kegiatan Pembangunan yang telah disepakati dalam Musyawarah Dusun


ini Akan dituangkan dalam Peraturan Desa tentang Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Desa (RPJM Desa) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP-Desa). Dan akan
menjadi bahan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi dan sinergi program yang masuk ke

Pemerintah Desa Kalibening


i
Desa Kalibening Kecamatan Pekalongan Kab. Lampung Timur, dengan model ini Insya Allah
pembangunan di desa dapat dicapai secara efektif dan efisien. Kami berharap dengan
adanya perencanaan yang baik, cita-cita untuk mensejahterakan masyarakat Desa.

Musyawarah Dusun ini Di gelar karena dalam upaya menyesuaikan dengan kondisi
saat ini akibat adanya perubahan mendasar atas kebijakan Pemerintah, Pemerintah Provinsi
dan Kabupaten serta untuk mewujudkan perencanaan pembangunan desa sesuai dengan
kebutuhan masyarakat dan kondisi setempat; menciptakan rasa memiliki dan
tanggungjawab masyarakat terhadap program pembangunan di desa; memelihara dan
mengembangkan hasil-hasil pembangunan di desa; dan menumbuh-kembangkan serta
mendorong peran serta masyarakat dalam pembangunan di desa.

Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak terutama kepada seluruh
Anggota Tim Penyusun yang telah bersusah payah, tanpa pamrih, demi mencapai kemajuan
bersama.

Wassalamualaikum [Link].

KEPALA DESA KALIBENING

SUMIJO

KATA PENGANTAR

Pemerintah Desa Kalibening


i
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan berkah
dan rahmatNya, sehingga kami Tim Penyusun Perencanaan Pembangunan Desa (TP-PPD)
dapat menyelesaikan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM
Desa)Bojonggenteng Kecamatan Jampangkulon Kabupaten SukabumiTahun 2016 – 2021
dengan mengacu pada ketentuan peraturan yang ada.

Penyusunan dokumen RPJM Desa ini merupakan hasil kerja keras kami bersama-
sama masyarakat untuk menyusun rencana kegiatan pembangunan di Desa Bojonggenteng
yakni yang dibingkai dalam bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Pelaksanaan
Pembangunan, Pembinaan Kemasyarakatan, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, sehingga
besar harapan kami dokumen ini dapat menjadi acuan bersama bagi aparat pemerintah
Desa, lembaga kemasyarakatan Desa, dan seluruh elemen masyarakat lainnya dalam
melaksanakan pembangunan di tingkat Desa.

Penyusunan Perubahan RPJM Desa ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor
43 tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 47 tahun 2015, Permendagri 114 Tahun 2014
tentang Pedoman Pembangunan Desa serta pendekatan metode P3MD serta ketentuan
lainnya yang mendorong sistem perencanaan pembangunan secara partisipatif. Dalam
menyusun Perubahan RPJM Desa ini disusun secara partisipatif dengan melibatkan seluruh
elemen masyarakat Desa.

Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-bessarnya kepadapengurus dan


anggota Lembaga Desa yang ada (BPD, LPMD, PKK ),para Ketua RT/RW, Karang Taruna dan
segenap lapisan masyarakat, serta para pihak yang telah banyak membimbing kami dalam
penyelesaian Dokumen RPJM Desa ini. Dan dalam proses perencanaan dan pelaksanaan
pembuatan dokumen RPJM Desa ini masih banyak sekali kelemahan dan kekurangannya,
untuk itu saran dan masukan yang membangun akan dapat memperbaiki Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa), semoga dokumen ini dapat
dipergunakan secara baik untuk kemajuan Desa menuju Desa Mandiri. Terima kasih.

TIM PENYUSUN
Ketua,

Pemerintah Desa Kalibening


i
INDRA GUNAWAN
DAFTAR ISI

SAMBUTAN KEPALA DESA …………………………………………………………………... i


KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………………… ii
DAFTAR ISI …………………………………………………………………………………….... iii
SEJARAH DESA …………………………………………………………………………………. iv
PERATURAN DESA …………………………………………………………………………….. v

BAB I : PENDAHULUAN …………………………………………............................ 1


1.1. Latar Belakang …………………………………………………………… 1
1.2. Maksud dan Tujuan …………………………………………………….. 5
1.3. Dasar Pemikiran …………………………………………………………. 5

BAB II : KONDISI UMUM DESA ………………………………………………………… 12


2.1. Kondisi Desa ……………………………………………………………… 12
2.1.1. Aspek Geografis ………………………………………………………….. 12
2.1.2. Wilayah Desa ……………………………………………………………... 13
2.1.3. Organisasi Pemerintah Desa ………………………………………….. 16
2.2. Penyelarasan Data ………………………………………………………. 17
2.2.1. Sumber Daya Alam …………………………………………………....... 17
2.2.2. Sumberdaya Manusia …………………………………………………… 18
2.2.3. Sumberdaya Pembangunan …………………………………………… 21
2.2.4. Sumberdaya Sosial Budaya …………………………………….. 22

BAB III : ANALISIS PERMASALAHAN DAN ISSU STRATEGIS ………………… 25


3.1. Permasalahan Umum …………………………………………………... 25
3.2. Issu - issu Strategis …………………………………………………….. 34

Pemerintah Desa Kalibening


i
BAB IV : RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA ……………. 37
4.1. Visi dan Misi ………………………………………………………………. 37
4.1.1. Visi ………………………………………………………………………….. 37
4.1.2. Misi …………………………………………………………………………. 39
4.2. Arah Kebijakan Pembangunan .……….……………………………… 40
4.3. Rencana Kegiatan Pembangunan 43
4.3.1. Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa 43
4.3.2. Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 44
4.3.3. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan 44
4.3.4. Bidang Pemberdayaan Masyarakat 45
4.4. Strategi Capaian …………………………………………………….. 46
BAB V : PENUTUP ………………………………………………………………………….. 50

LAMPIRAN – LAMPIRAN :
1. Sketsa Pemetaan Potensi Desa
2. Diagram Kelembagaan
3. Kalender Musim
4. Laporan PKD
5. B.A. Musdes Penyusunan Perencanaan Pembangunan Desa
6. Rekap Data Rencana Pembangunan Desa
7. Berita Acara Musrenbang Desa Penyusunan RPJMDesa
8. SK Tim Penyusun Perubahan RPJMDesa SEJARAH DESA

Pada mulanya nama Desa Bojonggenteng merupakan Desa induk pada tahun 1974
dipekar menjadi Desa Bojonggenteng dan Bojongsari, pada tahun 1978 Desa Bojonggenteng
dipekar lagi menjadi Desa Bojonggenteng dan Desa Ciparay. Jadi Desa

Bojonggenteng dipekar menjadi 3 Desa yaitu Desa Bojonggenteng (induk), Desa Bojongsari
dan Desa Ciparay sebagai pekarannya, walaupun sebenarnya Bojonggenteng tergolong Desa
Lama waktu itu akan tetapi Bojonggenteng mempunyai sejarah tersendiri, sayangnya
peraturan daerah sebagai legalitas pendirian desa Bojonggenteng hingga saat ini belum
ditemukan.

Nama Bojonggenteng terdiri dari dua kalimat, Bojong mengandung arti teguh dan
genteng mengandung arti keyakinan. Jadi Bojonggenteng adalah sebuah desa yang teguh
dan dapat menyakinkan lingkungan sekitar.

Pemerintah Desa Kalibening


i
Tabel 1
Sejarah Kepemimpinan Desa Bojonggenteng
No. Nama Kades Periode Keterangan
1. AJIB 1951-1958 Dipinitif
2. AYUB 1958-1966 Depinitif
3. BULOH 1966-1974 Depinitif
4. [Link] 1974-1978 Depinitif
5. DIDI DJUNAEDI 1978-1989 Penjabat
6. ENAN SUHERLAN 1989-1990 Penjabat
7. [Link] 1990-2001 Depinitif
8. [Link] 2001-2007 Depinitif
9. APIDIN SUANDA 2007-2013 Depinitif
10 AGUS KOSWARA 2014-2015 Penjabat
11 SHOLEH, [Link] 2015-2016 Penjabat
12 ENDAN S. 2016 - 2022 Depinitif

PERATURAN DESA BOJONGGENTENG


KECAMATAN JAMPANGKULON KABUPATEN SUKABUMI

NOMOR 12 TAHUN 2017

TENTANG

PERUBAHAN

Pemerintah Desa Kalibening


i
RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA TAHUN
2016 –2021

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPALA DESA BOJONGGENTENG


Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan Pasal 78 dan 79 Undang-Undang
Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Kepala Desa wajib menyusun
Rencana Pembangunan Jangka Menengah yang merupakan bagian
tidak terpisahkan dalam penyelenggaran pemerintahan desa;

b. bahwa Rencana Pembanguan Jangka Menengah Desa yang disusun


untuk jangka waktu 6 (enam) tahun merupakan pedoman untuk
penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa;

c. Bahwa Kepala Desa dapat mengubah RPJM Desa dalam hal terjadi
peristiwa khusus serta terdapat perubahan mendasar atas kebijakan
Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan/atau Pemerintah Kabupaten;

d. bahwa berdasarkan pertimbangan pada butir a, b dan c di atas, perlu


ditetapkan Peraturan Desa tentang Perubahan Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Desa Tahun 2016 – 2021.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950, tentang Pembentukan


Daerah-Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Jawa Barat
(Berita Negara Republik Indonesia, Tanggal 8 Nopember 1950) ;
2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2004 Nomor 104, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
3. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5495);
4. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintah Daerah.( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2014 Nomor 244, Tambahan lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5587) sebagaimana telah dirubah terakhir dengan Undang-
Undang Nomor 9 Tahun 2015
5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014
tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014
tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014
Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor
5539) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor
47 tahun 2015;
6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2014
tentang Dana Desa yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan

Pemerintah Desa Kalibening


i
Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014
Nomor 168, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor
5558) sebagaimana telah diubah terakhir Peraturan Pemerintah Nomor
8 Tahun 2016;
7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 111 Tahun
2014, tentang Teknis Penyusunan Peraturan Desa (Berita Negara
Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 2091);
8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 113 Tahun
2014, tentang Pengelolaan Keuangan Desa (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2014 Nomor 2093);
9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 114 Tahun
2014, tentang Pedoman Pembangunan Desa (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2014 Nomor 2094);
10. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan
Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 Tentang
Pedoman Tata Tertib dan Mekanisme Pengambilan Keputusan
Musyawarah Desa
11. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan
Transmigrasi Nomor 19 Tahun 2017 tentang Penetapan Prioritas
Penggunaan Dana Desa Tahun 2018;
12. Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 22 Tahun 2006,
tentang Mekanisme Pembentukan dan Penyusunan Peraturan
Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Sukabumi Tahun 2006 Nomor 22
Seri B);
13. Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 9 Tahun 2015 tentang
Desa sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten
Sukabumi Nomor 6 Tahun 2017:
14. Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 17 Tahun 2016 Tentang
Kewenagan Desa berdasarkan Hak Asal Usul dan Kewenangan Desa
Berskala Desa;
15. Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 98 Tahun 2016 Tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Desa;
16. Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 100 Tahun 2016 Tentang Pedoman
Pelaksanaan Pembangunan Desa
17. Peraturan Desa Bojonggenteng Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Desa Tahun 2016 – 2021.

Dengan Kesepakatan Bersama


BADAN PERMUSYAWARATAN DESA
Dan
KEPALA DESA BOJONGGENTENG

MEMUTUSKAN :

Pemerintah Desa Kalibening


i
Menetapkan : PERATURAN DESA BOJONGGENTENG NOMOR TAHUN 2017
TENTANG PERUBAHAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA
MENENGAH DESA TAHUN 2016 – 2021

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1 Dalam
Peraturan ini, yang dimaksud dengan :

1. Desa adalah desa dan desa adat atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya
disebut Desa, adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang
berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan
masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak
tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan
Republik Indonesia.

2. Kewenangan Desa adalah kewenangan yang dimiliki Desa meliputi kewenangan di


bidang penyelenggaraan Pemerintahan Desa, pelaksanaan Pembangunan Desa,
Pembinaan Kemasyarakatan Desa, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa berdasarkan
prakarsa masyarakat, hak asal usul dan adat istiadat Desa.

3. Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan dan kepentingan


masyarakat setempat dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

4. Pemerintah Desa adalah kepala Desa atau yang disebut dengan nama lain dibantu
perangkat Desa sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Desa

5. Badan Permusyawaratan Desa atau yang disebut dengan nama lain adalah lembaga
yang melaksanakan fungsi pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari
penduduk Desa berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis.

6. Musyawarah Desa atau yang disebut dengan nama lain adalah musyawarah antara
Badan Permusyawaratan Desa, Pemerintah Desa, dan unsur masyarakat yang
diselenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa untuk menyepakati hal yang
bersifat strategis.

7. Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa atau yang disebut dengan nama lain
adalah musyawarah antara Badan Permusyawaratan Desa, Pemerintah Desa, dan
unsur masyarakat yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa untuk menetapkan

Pemerintah Desa Kalibening


i
prioritas, program, kegiatan, dan kebutuhan Pembangunan Desa yang didanai oleh
Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, swadaya masyarakat Desa, dan/atau
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten/Kota.

8. Pembangunan Desa adalah upaya peningkatan kualitas hidup dan kehidupan untuk
sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa.

9. Perencanaan pembangunan desa adalah proses tahapan kegiatan yang diselenggarakan


oleh pemerintah Desa dengan melibatkan Badan Permusyawaratan Desa dan unsur
masyarakat secara partisipatif guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya desa
dalam rangka mencapai tujuan pembangunan desa.

10. Pembangunan Partisipatif adalah suatu sistem pengelolaan pembangunan di desa dan
kawasan perdesaan yang dikoordinasikan oleh kepala Desa dengan mengedepankan
kebersamaan, kekeluargaan, dan kegotongroyongan guna mewujudkan pengutamaan
perdamaian dan keadilan sosial.

11. Pemberdayaan Masyarakat Desa adalah upaya mengembangkan kemandirian dan


kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan,
perilaku, kemampuan, kesadaran, serta memanfaatkan sumber daya melalui penetapan
kebijakan, program, kegiatan, dan pendampingan yang sesuai dengan esensi masalah
dan prioritas kebutuhan masyarakat Desa.

12. Pengkajian Keadaan Desa adalah proses penggalian dan pengumpulan data mengenai
keadaan obyektif masyarakat, masalah, potensi, dan berbagai informasi terkait yang
menggambarkan secara jelas dan lengkap kondisi serta dinamika masyarakat Desa.

13. Data Desa adalah gambaran menyeluruh mengenai potensi yang meliputi sumber daya
alam, manusia, sumber dana, kelembagaan, sarana prasarana fisik dan sosial, kearifan
lokal, ilmu pengetahuan & teknologi serta permasalahan yang dihadapi desa.
14. Keuangan Desa adalah semua hak dan kewajiban Desa yang dapat dinilai dengan uang
serta segala sesuatu berupa uang dan barang yang berhubungan dengan pelaksanaan
hak dan kewajiban Desa.

15. Aset Desa adalah barang milik Desa yang berasal dari kekayaan asli Desa, dibeli atau
diperoleh atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa atau perolehan hak
lainnya yang syah.

16. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, selanjutnya disebut APB Desa, adalah rencana
keuangan tahunan Pemerintahan Desa.

Pemerintah Desa Kalibening


i
17. Dana Desa adalah dana yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara
yang diperuntukkan bagi Desa yang ditransfer melalui anggaran pendapatan dan
belanja daerah kabupaten/kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan
pemerintahan Desa, pelaksanaan pembangunan Desa, pembinaan kemasyarakatan
Desa, dan pemberdayaan masyarakat Desa.

18. Alokasi Dana Desa, selanjutnya disingkat ADD, adalah dana perimbangan yang diterima
kabupaten/kota dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kabupaten/kota
setelah dikurangi Dana Alokasi Khusus.

19. Lembaga Kemasyarakatan desa atau disebut dengan nama lain adalah lembaga yang
dibentuk oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan merupakan mitra pemerintah
desa dalam memberdayakan masyarakat,

20. Pemerintah Pusat selanjutnya disebut Pemerintah adalah Presiden Republik Indonesia
yang memegang kekuasaan pemerintahan negara Republik Indonesia sebagaimana
dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

21. Pemerintahan Daerah adalah Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
yang menyelenggarakan urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas
pembantuan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsip Negara
Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

22. Visi adalah gambaran tentang kondisi ideal desa yang diinginkan pada masa yang akan
datang.

23. Misi adalah Pernyataan tentang sesuatu yang harus dilaksanakan sehingga Visidapat
terwujud secara efektif dan efisien.

Pasal 2
Pemerintah Desa menyusun Rancangan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Desa (RPJMDesa) bersama Badan Permusyawaratan Desa dengan melibatkan
unsur masyarakat dengan mengedepankan nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan
kegotong-royongan guna mewujudkan pengarusutamaan perdamaian dan
keadilan sosial.

Pasal 3

Pemerintah Desa Kalibening


i
Penyusunan Perubahan RPJM Desa sebagaimana dimaksud pada Pasal 2, dilakukan dengan
kegiatan yang meliputi:

a. pembentukan tim penyusun Perubahan RPJM Desa;


b. penyelarasan arah kebijakan perencanaan pembangunan kabupaten;
c. pengkajian keadaan Desa;
d. penyusunan rencana pembangunan Desa melalui musyawarah Desa;
e. penyusunan rancangan Perubahan RPJM Desa;
f. penyusunan rencana pembangunan Desa melalui musyawarah perencanaan
pembangunan Desa; dan

g. penetapan Perubahan RPJM Desa.

BAB II
SISTEMATIKA RPJM DESA
Pasal 4
(1) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Bojonggenteng Tahun 2016 – 2022
disusun dengan sistematika sebagai berikut :

BAB I : PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
1.2. Maksud dan Tujuan
1.3. Dasar Pemikiran
BAB II : KONDISI UMUM DESA
2.1. Kondisi Umum
2.1.1. Aspek Geografis
2.1.2. Luas Wilayah
2.1.3. Struktur Organisasi Pemerintahan Desa
2.2. Penyelarasan Data Desa
2.2.1. Sumber Daya Alam
2.2.2. Sumber Daya Manusia
2.2.3. Sumber Daya Pembangunan
2.2.4. Sumber Daya Sosial Budaya
BAB III : ANALISIS PERMASALAHAN DAN ISU STRATEGIS
3.1. Permasalahan
3.2. Isu Strategis
BAB IV : RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA
4.1. Visi dan Misi

Pemerintah Desa Kalibening


i
4.1.1. Visi
4.1.2. Misi
4.2. Arah Kebijakan Pembangunan
4.3. Rencana Kegiatan Pembangunan
4.3.1. Bidang Penyelenggaraan Pemerintah Desa
4.3.2. Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
4.3.3. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
4.3.4. Bidang Pemberdayaan Masyarakat
4.4. Strategi Capaian
BAB V : PENUTUP
LAMPIRAN
(Data Penyelarasan Program Pembangunan, Data Desa, Laporan Hasil PKD)

(2) Dokumen Perubahan RPJMDesa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) termuat dalam
lampiran dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan Peraturan Desa ini.

Pasal 5
Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa ( RPJM-Desa) merupakan
landasan dan pedoman bagi Pemerintah Desa dalam Pelnyelenggaraan Pemerintah di Desa
Bojonggenteng dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2021.

BAB III
RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA
Pasal 6
(1) Berdasarkan Peraturan Desa ini disusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RPKDesa)
setiap tahun yang dilaksanakan dengan melibatkan semua elemen masyarakat dan atau
semua pemangku kepentingan melalui mekanisme musyawarah perencanaan
pembangunan di desa.

(2) Musyawarah perencanaan pmbangunan Desa sebagaimana dimaksud pada Ayat (1)
diatas menetapkan prioritas, program, kegiatan, dan kebutuhan Pembangunan Desa
yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, swadaya masyarakat Desa,
dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten.

(3) Prioritas, program, kegiatan, dan kebutuhan Pembangunan Desa sebagaimana


dimaksud pada ayat (2) dirumuskan berdasarkan penilaian terhadap kebutuhan
masyarakat Desa yang meliputi:

Pemerintah Desa Kalibening


i
a. peningkatan kualitas dan akses terhadap pelayanan dasar;
b. pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur dan lingkungan berdasarkan
kemampuan teknis dan sumber daya lokal yang tersedia;

c. pengembangan ekonomi pertanian berskala produktif;


d. pengembangan dan pemanfaatan teknologi tepat guna untuk kemajuan ekonomi;

e. peningkatan kualitas ketertiban dan ketenteraman masyarakat Desa berdasarkan


kebutuhan masyarakat Desa.

(4) RKPDesa yang telah diputuskan dalam Musyawarah perencanaan Pembangunan Desa
sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditetapkan dengan Peraturan Desa.

Pasal 7
RKP Desa sebagaimana dimaksud pada Pasal 6 merupakan landasan dan pedoman bagi
Pemerintah Desa dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa).

BAB IV
KETENTUAN PERUBAHAN
Pasal 8
(1) Perubahan RPJM Desa dapat dilakukan apabila:
a. terjadi peristiwa khusus, seperti bencana alam, krisis politik, krisis ekonomi,
dan/atau kerusuhan sosial yang berkepanjangan; atau

b. terdapat perubahan mendasar atas kebijakan Pemerintah, pemerintah daerah


provinsi, dan/atau pemerintah daerah kabupaten.

(2) Perubahan RPJM Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dibahas dan disepakati
dalam musyawarah perencanaan pembangunan Desa dan selanjutnya ditetapkan
dengan peraturan Desa.

BAB V
KETENTUAN PERALIHAN
Pasal 9 Dengan
ditetapkannya peraturan Desa ini, maka:

a. Peraturan Desa Nomor 2 Tahun 2015 tentang Perubahan RPJM-Desa Tahun 20132018
dinyatakan tidak berlaku.

Pemerintah Desa Kalibening


i
b. Peraturan Desa Nomor 7 Tahun 2016 Tentang RPJM Desa Tahun 2016 – 2021
dinyatakan tidak berlaku.

BAB VI
PENUTUP
Pasal 10
(1) Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Desa ini sepanjang mengenai teknis
pelaksanaannya akan diatur lebih lanjut dalam Peraturan Kepala Desa.
(2) Peraturan Desa ini mulai berlaku sejak tanggal diundangkan
Ditetapkan di :Bojonggenteng
Pada tanggal :11 September 2017
KEPALA DESA BOJONGGENTENG,

ENDAN S.

Diundangkan di : Bojonggenteng
Pada tanggal : 12 September 2017
SEKRETARIS DESA BOJONGGENTENG,

INDRA GUNAWAN

LEMBARAN DESA BOJONGGENTENG TAHUN 2017 NOMOR 12

Pemerintah Desa Kalibening


i

  • How do celebrities influence fashion, beauty standards, and body image?

    Celebrities often serve as prominent style icons and role models in popular culture. Their clothing choices, grooming, and overall appearance are widely publicized, setting precedents that can reach even casual observers.

  • What are the main periods and movements in British literature?

    British literature spans a vast historical range from the early medieval period to the present day. In its broadest sense it encompasses works produced in the British Isles, in languages including Old English, Middle English, and later modern English (as well as Welsh, Scots, and Irish Gaelic traditions in some contexts). Scholars typically divide this long history into periods or movements named for cultural, historical, or literary characteristics.

  • How can I get over stage fright when performing music live?

    Stage fright – also known as performance anxiety – is a common form of anxiety experienced by musicians when performing live.

Anda mungkin juga menyukai