0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
33 tayangan5 halaman

Soal Vignette Keperawatan untuk S1

Ringkasan dokumen tersebut adalah sebagai berikut: Dokumen tersebut berisi 5 soal vignette dengan pilihan jawaban untuk soal-soal kasus keperawatan yang mencakup masalah gangguan mobilitas, nyeri akut, dan aktivitas harian pasien.

Diunggah oleh

Nadya Paramitha
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
33 tayangan5 halaman

Soal Vignette Keperawatan untuk S1

Ringkasan dokumen tersebut adalah sebagai berikut: Dokumen tersebut berisi 5 soal vignette dengan pilihan jawaban untuk soal-soal kasus keperawatan yang mencakup masalah gangguan mobilitas, nyeri akut, dan aktivitas harian pasien.

Diunggah oleh

Nadya Paramitha
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Nadya Paramitha

Tingkat : 4A/ S1 Keperawatan


Mata kuliah : Nursing art
Tugas : Membuat soal vignete

No soal 1
Kasus (vignete)

Seorang laki-laki usia 80 tahun, datang ke IGD dengan keluhan ekstrimitas bagian kiri
terasa lemas dan tidak bisa digerakkan setelah terjatuh di kamar mandi. Klien hanya bisa
berbaring ditempat tidur. Saat dilakukan pengkajian, didapatkan TD 150/100 mmHg,
frekuensi nadi 84x/mnt.

Pertanyaan soal
Manakah masalah keperawatan utama yang muncul pada pasien di atas?

Pilihan jawaban
a. nyeri akut
b. intoleransi aktivitas
c. gangguan mobilitas fisik
d. gangguan perfusi jarigan serebral
e. gangguan perfusi jaringan perifer
Kunci C
Jawaban:
Pejelasan Data yang paling banyak didapatkan seperti : Klien mengeluh
ekstremitas bagian kiri terasa lemas, tidak bisa digerakkan dan klien
hanya bisa berbaring di tempat tidur
Referensi: Agustin, A. (2017). Upaya peningkatan mobilisasi pada pasien post
operasi fraktur intertrochanter femur. Jurnal Keperawatan Universitas
Muhammadiyah Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Nama Nadya Paramitha
pembuat
Institusi UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TASIKMALAYA/
No soal 2
Kasus (vignete)

Seorang laki-laki 75 tahun menderita stroke dirawat di Ruang 5 dengan keluhan


ekstremitas bagian kiri terasa lemas dan tidak bisa digerakkan. Saat dilakukan
pengkajian didapatkan Tekanan darah 150/100 mmHg dan Nadi 80x/menit .

Pertanyaan soal
Apakah prioritas tindakan yang dilakukan untuk pasien?

Pilihan jawaban
a. Menjaga kulit bersih dan kering
b. Memeriksa TTV
c. Melakukan latihan ROM ekstremitas sebelah kiri
d. Meninggikan kepala tempat tidur sampai 30 derajat
e. Melakukan pemasangan restrain pada kaki dan tangan
Kunci C
Jawaban:
Pejelasan Keluhan ekstremitas bagian kiri terasa lemas dan tidak bisa digerakkan,
Maka harus dilakukan latihan ROM ekstremitas sebelah kiri untuk
menstimulasi gerak.

Referensi: Agustin, A. (2017). Upaya peningkatan mobilisasi pada pasien post


operasi fraktur intertrochanter femur. Jurnal Keperawatan Universitas
Muhammadiyah Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Nama Nadya Paramitha
pembuat
Institusi UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TASIKMALAYA

No soal 3
Kasus (vignete)

Seorang perempuan berusia 35 tahun mengalami fraktur femur dextra dengan keluhan
nyeri pada paha sebelah kanan yang disebabkan adanya luka fraktur. Hasil pengkajian
didapatkan skala nyeri 7 (0-10), nyeri dirasakan saat bergerak dan nyeri hilang saat
beristirahat. Klien tampak cemas dengan kondisinya.

Pertanyaan soal
Apakah diagnosa keperawatan utama berdasarkan kasus tersebut?

Pilihan jawaban
a. Nyeri akut
b. Defisit pengetahuan
c. Cemas
d. gangguan perfusi jaringan serebral
e. Risiko nutrisi kurang dari kebutuhan
Kunci A
Jawaban:
Pejelasan Data yang paling banyak didapatkan yaitu keluhan nyeri pada paha
sebelah kanan yang disebabkan adanya luka fraktur. Hasil pengkajian
didapatkan skala nyeri 7 (0-10), nyeri dirasakan saat bergerak dan nyeri
hilang saat beristirahat.
Referensi: Agustin, A. (2017). Upaya peningkatan mobilisasi pada pasien post
operasi fraktur intertrochanter femur. Jurnal Keperawatan Universitas
Muhammadiyah Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Nama Nadya Paramitha
pembuat
Institusi UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TASIKMALAYA

No soal 4
Kasus (vignete)
Seorang perempuan usia 32 th, mengalami fraktur Femur dan dipasang gips. 1 jam
setelah pemasangan, Ny W mengeluh nyeri dan tegang pada area distal pemasangan gips,
area distal pemasangan tampak mengalami sembab (edema) serta terjadi penurunan
denyut nadi.

Pertanyaan soal
Apakah tindakan keperawatan yang segera dilakukan pada pasien di atas?

Pilihan jawaban
a. Observasi tanda vital
b. Kolaborasi analgesik
c. Kolaborasi pembukaan gips
d. Mengajarkan teknik distraksi
e. Mengatur posisi tungkai lebih tinggi
Kunci E
Jawaban:
Pejelasan Mengatur posisi tungkai lebih tinggi dapat mengurangi tekanan sehingga
meminimalisir nyeri dan tegang pada area pemasangan gips

Referensi: Agustin, A. (2017). Upaya peningkatan mobilisasi pada pasien post


operasi fraktur intertrochanter femur. Jurnal Keperawatan Universitas
Muhammadiyah Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Nama Nadya Paramitha
pembuat
Institusi UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TASIKMALAYA

No soal 5
Kasus (vignete)

Seorang Laki-laki usia 30 tahun datang ke IGD karena jatuh dari tangga. Setelah
dilakukan pemeriksaan ternyata pasien mengalami dislokasi sendi siku kanan. Oleh
dokter dilakukan reposisi, dipasang gips dan pasien diperbolehkan pulang.
Pertanyaan soal
Apakah penjelasan yang seharusnya diberikan kepada pasien selama menggunakan gips
dirumah?

Pilihan jawaban.
a. Aktifitas harus dibatasi
b. Tanda sindrom kompartemen
c. Melatih pergerakan secara pasif
d. Memberikan kompres bila nyeri
e. Menjaga lokasi pemasangan gips tetap kering
Kunci A
Jawaban:
Pejelasan Pembatasan aktifitas dapat mencegah terjadinya gips yang retak atau
pecah dan mempercepat proses penyembuhan.
Referensi: Agustin, A. (2017). Upaya peningkatan mobilisasi pada pasien post
operasi fraktur intertrochanter femur. Jurnal Keperawatan Universitas
Muhammadiyah Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Nama Nadya Paramitha
pembuat
Institusi UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TASIKMALAYA

Anda mungkin juga menyukai